Anda di halaman 1dari 4

Naskah Drama Role Play

Memberikan Kekuatan Dan Motivasi Kepada Pasien Untuk Kesembuhan HIV

1.1 Tujuan :
a. Lebih menerima sakit yang diderita
b. Meninggal dalam keadaan khusnul khotimah

2.1 Pemain Drama

a. Perawat : Ani Safitri (1130015028)

b. Pasien : Lailatus Sa’adah (1130015111)

c. Narator : Radinda Ayu Putri Hekza (1130015137)

d. editor video : Jazzem B. Abdul (1130015004)

3.1 Skenario Cerita :

Suatu hari di ruang marwah ada seorang pasien remaja yang masih
berumur 20 tahun yang telah terdiagnosa HIV. Dari data yang di temia pasien
memang berhubungan dengan laki-laki secara bergantian, dimana hal itu terjadi
pergaulan bebas dilingkungan masyarakatnya dan klien sudah hidup sebatang
kara selama 3 tahun ini karena ditinggal ayah dan ibunya meninggal dalam
keadaan. Klien pun putus asa atas sakit yang diderita dan klien pun terkucilkan
oleh teman dan masyarakat di sekitar klien, karena sudah tidak ada penyemangat
akhirnya klien pun nekat untuk bunuh diri.

 Kamar Inap klien

Klien : “ sedang menangis “

Perawat : assalamuallaikum …

1
Klien : waallaikumsalam sus

Perawat : bagaimana keadaannya mbak ? loh kok nangis ada apa


mbak ?

Klien : baik sus.. gak papa kok sus

Perawat : sambil mengelus pundaknya ” cerita saja gak papa


mbak, mungkin setelah cerita sedikit bias mengurangi
beban yang ada dipikirannya mbak dan mungkin saya
juga bias kasih solusi untuk masalahnya mbak.

Klien : “nangis lebih keras” sus saya gak kuat hidup, saya
ingin mati saja sus

Perawat : astagfirullah mbak gak boleh bicara seperti itu, mbak


harus sabar gak boleh mendahului takdir yang sudah di
tentukan oleh Allah

Klien : saya sudah gak sanggup sus, saya sudah di kasih sakit
begini, bukanya mendapat bantuan tapi malah di
kucilkan oleh teman dan tetangga saya.

Perawat : Allah berfirman di dalam Al-quran surah Al-Taubah


ayat 40 “ La tahzan innallaha ma ana “ yang artinya “
janganlah kau bersedih, sesungguhnya Allah senantiasa
bersama kami ” dimana maksud pada ayat tersebut
adalah bahwa Allah menyuruh kita tidak boleh sedih,
harus lebih sabar dalam ujian yang Allah kasih. Allah
kasih ujian ini tidak serta merta allah maha tau
semuanya. Mungkin Allah memberikan ujian ini untuk
lebih dekat kepada-Nya .

2
Klien : iya sus … mungkin selama ini aku sudah tidak pernah
lagi menghadapnya “ ya Allah .. ampuni aku … ampuni
aku Ya Allah … selama ini aku tidak pernah
menjalankan perintah mu . aku salah, maafkan aku Ya
Allah ( sambail nangis terisak-isak)

Perawat : astagfirullah haladzim … astagfirullah haladzim …

Klien : “ sambil mengikuti perawat “ tiba-tiba berhenti dan


bertanya “ sus apakah tobat saya di terima ?”

Perawat : pintu taubat Allah selalu terbuka untuk hambanya


yang bersungguh-sungguh taubat kepada nya, di mana
dijelaskan pada hadist Al-zumar Ayat 53 yang berkata
“hai hamba-hambku yang melampaui batas terhadap
diri mereka sendiri janganlah kamu berputus asa dari
Rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-
dosa hambanya, sesungghnya Dia-lah yang Maha
pengampun lagi maha penyayang.

Perawat : iya sus, terima kasih motivasi dan dukungannya

# Tiba-tiba adzan berkumandang #

Perawat : mbak sudah adzan …

Klien : alhamdulilah sus

Perawat : mari mbak shalat dulu supaya lebih tenang


menjalankan ujian ini

Klien : iya sus, makasih

Perawat : mbak mau shalat disini ? saya siap kan air buat
tayamumnya dulu ya mbak …

3
Klien : iya sus, terima kasih

Perawat : mari mbak …. (sambil tersenyum )

Klien : iya sus, terima kasih ya sus

Perawat : mbak permisi saya mau mengangkat lengan bajunya


(sambil melakukannya)

Perawat : mbak sudah selesai, silahkan untuk sholat langsung

Klien : baik sus (melaksanakan ibadah sholat)

Perawat : bagaimana mbak setelah melaksanakan sholat

Klien : Alhamdulillah sus lebih baik

Perawat : Alhamdulillah kalau begitu, jangan tinggalkan sholat


ya mbak, dan usahan selalu berdzikir didalam hati
supaya lebih tenang dan jangan lupa makannya
dihabisin ya ,mbak dan obatnya diminum secara teratur

Klien : iya sus, terima kasih ya sus.

Perawat : oh ya mbak saya permisi dulu mau ke nurse station,


kalau memang ada yang perlu dibicarakan atau ada
masalah lain silahkan nanti tekan tombol disamping ya
mbak

Klien : iya sus, sekali lagi saya ucapkan terima kasih sus,
entah saya gak tahu lagi apa yang akan terjadi bila tidak
ada suster

Perawat : sama-sama mbak, Assalamualaikum

Klien : Waalaikumsalam