Anda di halaman 1dari 6

A.

Lab Game Edukasi 1 (Makanan Bergizi)


1. Hari Tanggal: Kamis, 19 Maret 2020
2. Dilakukan Oleh
3. Materi yang dipelajari
Game Edukasi (Makanan Bergizi)
Tujuan Umum
Setelah mendapatkan penyuluhan selama 30 menit diharapkan peserta mampu
memahami dan mengerti pentingnya makan-makanan yang bergizi.
Tujuan Khusus
1. Setelah mendapatkan penyuluhan, peserta diharapkan dapat :
2. Menyebutkan kembali pengertian makanan bergizi dengan benar
3. Menyebutkan makanan bergizi dengan benar
4. Menjelaskan  Tanda-tanda Kurang Makanan Bergizi dengan
5. Membantu mempercepat penyembuhan
6. Sebagai fasilitas komunikasi

Game Edukasi

Cara Bermain :

1. Terlebih dahulu peserta diberikan materi tentang makanan bergizi sebagai


kisi-kisi untuk bermain game.
2. Pemateri mengajarkan 6 langkah cuci tangan.
3. Pemateri mengarahkan untuk memilih perwakilan siswa untuk bermain
game.
4. Perwakilan siswa diberikan gambar-gambar makanan secara acak dan
diharuskan mengelompokkan atau menempel gambar makanan bergizi atau
tidak bergizi di kertas yang disediakan
5. Mahasiswa memeriksa gambar yang telah ditempel siswa bersama-sama agar
siswa mengingat makanan mana yang bergizi dan tidak bergizi.

BENAR SALAH
6. Peserta yang salah mengelompokkan gambar tersebut akan dihukum
mempraktekkan kembali 6 langkah cuci tangan.

4. Dokumentasi
B. Lab Game Edukasi 2 (Terapi Bermain)
1. Hari Tanggal: Kamis, 26 Maret 2020
2. Dilakukan Oleh
3. Materi yang dipelajari
Game Edukasi (Terapi Bermain)
Pengertian
Bermain merupakan kegiatan yang dilakukan untuk kesenangan yang
ditimbulkannya tanpa mempertimbangkan hasil akhirnya (Hurlock, 1978).
Kegiatan yang dilakukan sesuai dengan keinginan dalam mengatasi konflik dari
dalam dirinya yang tidak disadari serta dengan keinginan sendiri untuk
memperoleh kesenangan (Roster, 1987)
Tujuan
1. Meminimalisir tindakan perawatan yang traumatis
2. Mengurangi kecemasan
3. Membantu mempercepat penyembuhan
4. Sebagai fasilitas komunikasi
5. Persiapan untuk hospitalisasi atau surgery
Sasaran
Anak yang di rawat di ruang anak yang memenuhi kriteria sebagai berikut:
1. Kesadaran kompos mentis
2. Kondisi stabil
3. TTV stabil
4. Umur 2-4 tahun
Kebijakan
Dilakukan di Ruang rawat inap, Poli tumbuh kembang, Poli rawat jalan dan
Tempat penitipan anak.
Media, alat, dan bahan
Keterangan Macam Klasifikasi
Jenis permainan Menyusun balok
Menangkap bola
Bernyanyi bersama
Julmlah anak 2 anak
Alat-alat yang 1. Balok susun berbagai bentuk

diperlukan 2. Bola karet


Tujuan khusus 1. Meningkatkan hubungan perawat
pada permainan dengan klien
ini 2. Meningkatkan kreativitas pada
anak
3. Membina tingkah laku positif
4. Mengalihkan perhatian dari nyeri
dan ketidaknyamanan
5. Membantu eksplorasi perasaan
gembira/ senang, sedih dan bosan
6. Menimbulkan rasa kerjasama
perawat-klien-keluarga
Sebagai alat komunikasi antara
perawat-klien
Prinsip bermain 1. Tidak banyak mengeluarkan
yang dilakukan energy, singkat, dan sederhana
2. Mempertimbangkan keamanan
3. Kelompok umur 2-3 tahun
4. Melibatkan orang tua
5. Tidak bertentangan dengan
pengobatan
Hambatan- Anak lelah, anak bosan, anak merasa
hambatan yang takut dengan lingkungan, kecemasan pada
mungkin terjadi orang tua

Antisipasi untuk 1. Membatasi waktu bermain


meminimalkan 2. Permainan bervariasi/ tidak
hambatan monoton
3. Jadwal bermain disesuaikan tidak
pada waktu terapi
4. Terlebih dahulu memberikan
penjelasan pada anak dan orang
tua
5. Melibatkan perawat/ petugas
ruangan dan orang tua
6. Konsultasi dengan pembimbing

Prosedur
Persiapan Pasien
1. Pasien dan keluarga diberitahu tujuan bermain
2. Melakukan kontrak waktu
3. Tidak ngantuk
4. Tidak rewel
5. Keadaan umum mulai membaik
6. Pasien bisa dengan tiduran atau duduk sesuai kondisi klien
Peralatan
1. Rancangan program bermain yang lengkap dan sistematis
2. Alat bermain sesuai dengan umur/jenis kelamin dan tujuan
Prosedur Pelaksanaan
A. Tahap Pra Interaksi

1. Melakukan kontrak waktu

2. Mengecek kesiapan anak (tidak ngantuk, tidak rewel, keadaan umum


membaik/kondisi yang memungkinkan)
3. Menyiapkan alat

B. Tahap Orientasi

1. Memberikan salam kepada pasien dan menyapa nama pasien


2. Menjelaskan tujuan dan prosedur pelaksanaan

3. Menanyakan persetujuan dan kesiapan klien sebelum


kegiatan dilakukan
C. Tahap Kerja

1. Memberi petunjuk pada anak cara bermain

2. Mempersilahkan anak utuk melakukan permainan sendiri atau dibantu


3. Memotivasi keterlibatan klien dan keluarga

4. Memberi pujian pada anak bila dapat melakukan

5. Mengobservasi emosi, hubungan inter-personal, psikomotor anak saat


bermain
6. Meminta anak menceritakan apa yang dilakukan/ dibuatnya
7. Menanyakan perasaan anak setelah bermain
8. Menanyakan perasaan dan pendapat keluarga tentang permainan
D. Tahap Terminasi
1. Melakukan eveluasi sesuai dengan tujuan

2. Berpamitan dengan pasien

3. Membereskan dan kembalikan alat ke tempat semula


4. Mencuci tangan

5. Mencatat jenis permainan dan respon pasien serta keluarga kegiatan


dalam lembar catatan keperawatan dan kesimpulan hasil bermain
meliputi emosional, hubungan inter-personal, psikomotor dan anjuan
untuk anak dan keluar