Anda di halaman 1dari 12

English Scientific Competition (ESC) 2019

“GUBUG IWAK”: OPTIMALISASI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA BAHARI


MELALUI WISATA INOVATIF IKAN HIAS DI PANTAI RANDUSANGA, BREBES
GUNA MEWUJUDKAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS

Oleh:
Tina Listianti 7101419275 2019
Nida Aurahmah 7101419052 2019
Puji Lestari 7101418252 2018

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG


SEMARANG
2019
Latar belakang: Pantai Randusanga Indah (Parin) yang perlu di kembangkan obyek
wisatanya
Di wilayah Brebes bagian utara terdapat Pantai Randusanga Indah yang merupakan salah
satu obyek wisata unggulan Brebes. Namun ironisnya, potensi wisata tersebut belum dikelola
secara maksimal disamping masih sangat kurangnya sarana dan prasarana di bidang pariwisata,
ditambah dengan kondisinya saat ini yang sangat memprihatinkan, baik kondisi fisik, penataan,
perawatan, maupun penunjang.

Pemerintah Kabupaten sebenarnya telah membuat semacam rencana guna pengembangan


pembangunan obyek wisata Pantai Randusanga Indah (Parin) ini, namun jika dikaji lebih lanjut,
masih terdapat kekurangan di dalamnya, yang bila dilihat dari segi kapasitas dan penataan
fasilitasnya, masih perlu diadakan perbaikan, dengan kajian beberapa analisis yang lebih
mendalam (Prayitno, April 2019).

Pengembangan kawasan Pantai Randusanga Indah merupakan salah satu upaya


pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan semua potensi sumber daya di sektor pariwisata.
Tuntutan tersebut memaksa pemerintah kabupaten Brebes untuk segera membenahi segala
kekurangan dalam bidang pariwisata, terutama obyek pariwisata pantai. Pantai Randusanga
adalah satu-satunya obyek wisata pantai yang dimiliki oleh pemerintah kabupaten Brebes. Hal
ini berkaitan dengan tujuannya sebagai penunjang perekonomian pemerintah maupun
masyarakat sekitar kawasan Randusanga yang ada dan sedang berkembang di kabupaten Brebes.
Salah satu prioritas utama adalah meningkatkan kualitas pantai Randusanga sebagai salah satu
obyek wisata kebanggaan dengan harapan dapat meningkatkan wisatawan baik lokal maupun
regional sekaligus dapat menjadi andalan dalam pemasukan pendapatan asli daerah dari sektor
pariwisata.

Dengan dasar pemikiran inilah kami menawarkan gagasan untuk membangun “GUBUG
IWAK”: Optimalisasi Pengembangan Obyek Wisata Bahari Melalui Wisata Inovatif Ikan
Hias di Pantai Randusanga, Brebes Guna Mewujudkan Suistanable Development Goals.
Pembangunan Gubug Iwak di Pantai Randusanga Indah Brebes ini diharapkan mampu untuk
memperkenalkan dan mempromosikan produk pariwisata pantai kabupaten Brebes ke pasar lokal
maupun regional. Di samping itu perencanaan dan perancangan ini diharapkan dapat menjadi
sebuah wadah yang mampu untuk melestarikan budaya setempat dan daerah dengan lebih baik.
Dengan semakin majunya industri pariwisata di kabupaten Brebes, diharapkan akan
meningkatkan peran serta Brebes dalam meramaikan dunia pariwisata, serta meningkat pula taraf
hidup masyarakat sekitar kawasan wisata Pantai Randusanga ini.

Adapun Gubuk Iwak ini dibangun untuk mewujudkan salah satu tujuan sustainable
development goals yaitu dapat dilihat pada gambar berikut ini:

Sumber: Sustainable Finance OJK, 30 Maret 2017

Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa salah satu tujuan SDG’s adalah Decent Work
and Economic Growth atau pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan Gubug
Iwak ini diharapkan dapat memenuhi tujuan SDG’s tersebut yang salah satu poinnya adalah
mendorong kebijakan yang berorientasi pembangunan yang mendukung aktivitas-aktivitas
produktif, penciptaan lapangan kerja, kewirausahaan, kreativitas, inovasi, dan mendorong
pembentukan dan pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah, termasuk melalui akses
terhadap layanan pendanaan/permodalan.

Selayang Pandang tentang Konsep Gubuk Iwak


Gubug Iwak merupakan pariwisata yang digagas oleh penulis untuk dibangun di Pantai
Randusanga Indah (parin) yang berlokasi di Randusanga Kulon Brebes bagian utara. Pengelola
dari Gubug Iwak ini adalah Dinas Pariwisata kabupaten Brebes yang bekerjasama dengan
masyarakat setempat untuk bersama-sama membangun dan menjalankan wisata ini. Dana yang
digunakan untuk pembangunan Gubug Iwak ini berasal dari dana desa, dimana Presiden Jokowi
mengatakan penggunaan desa bisa dipakai untuk mengembangkan potensi yang terdapat di desa.
Menurutnya penggunaan dana desa tak semestinya hanya berkutat di pembangunan infrastruktur
semata (CNN Indonesia, 2018).
Gubug Iwak ini akan dibangun di dekat pintu masuk Parin dengan dinding tembok yang
kokoh yang didalamnya terdapat objek wisata menarik dengan hiasan yang sedemikian rupa dan
artistik modern.
Objek wisata yang ditawarkan
1. Beuty Fish
yaitu tempat budidaya ikan hias dengan sentuhan teknologi terbaru. Disana
wisatawan bisa melihat kolam dan aquarium penuh cahaya dan artistik dengan visualisasi
tiga dimensi. Wisatawan juga bisa belajar secara langsung tentang proses budidaya ikan
hias dari ahlinya. Untuk jenis ikan hiasnya dapat dilihat pada tabel lampiran 3.
2. Indo Fish Market
tempat belanja dengan konsep swalayan modern yang menjual produk lokal asli dari
UMKM seperti inovasi bakso ikan dengan cup instan, kripik kulit ikan dengan tujuh rasa,
dsb. Selain itu indo fish market menawarkan berbagai jenis ikan dan kerang laut segar
yang di kemas dalam kemasan unik sehingga menambah nilai jual. Keungulan Indo Fish
Market adalah pengunjung bisa nyaman dalam berbelanja dengan tempat yang bersih dan
pelayanan yang ramah tanpa harus pergi ke pasar tradisional untuk membeli oleh-
oleh,karena tempatnya sudah didesain terintegrasi antara tempat yang satu dan lainnya.

Langkah langkah implementasi penerapan program Gubug Iwak

a.Tahap Persiapan

Dalam tahap persiapan program ini memiliki dua kegiatan utama yaitu penataan tempat
dan pengadaan sarana penunjang. Dalam program wisata unggulan Gubug Iwak: Beauty Fish
dan Indo Fish Market di pilih lokasi yang strategis di sekitar pantai Randusanga sehingga
memudahkan integrasi antara spot alami dari pantai Randusanga dengan Gubug Iwak.

Selain itu untuk pengadaan sarana program Gubug Iwak akan disediakan kolam dan
aquarium yang dibuat dengan desain yang praktis, artistik (tiga dimensi),dan penuh
pencahayaan sebagai wadah pembudidayaan ikan hias. Tempat ini akan di lengkapi sarana
modern dengan konsep swalayan,berbagai produksi lokal asli dari UMKM akan di tata pada
rak makanan yang di hias unik bertema seaworld.
b. Tahap Pembangunan

Pembangunan Gubug Iwak dilakukan oleh Tukang Bangunan sesuai dengan tema yang
telah ditentukan, yaitu sea world.

c. Tahap Penyuluhan dan Publikasi

Tahap kedua dalam program wisata unggulan Gubug Iwak adalah tahap penyuluhan dan
publikasi. Tahap penyuluhan dapat dilakukan Dinas Pariwisata kabupaten Brebes sebagai
bentuk pengarahan dan optimialisasi program pada pelaku UMKM serta masyarakat yang ikut
bergabung dan mengsukseskan program ini.

Tahap selanjutnya adalah Publikasi, hal ini dapat dilakukan pada media cetak seperti
koran harian Brebes dan juga dilakukan pada media sosial yang di miliki oleh Dinas
Pariwisata Kabupaten Brebes, seperti instagram,Fb,dan twitter dalam medsos ini akan
ditampilkan spot instagramable yang ada di wisata ungulan Gubug Iwak, seperti aquarium
artistik (tiga dimensi) dan area belanja oleh-oleh yang modern. Masyarakat kab. Brebes
diharapkan juga bisa turut serta mempromosikan wisata baru ini pada masyarakat luas untuk
menambah daya tarik wisatawan lokal bahkan mancanegara.

c. Tahap Pelaksanaan

Tahapan yang ketiga adalah pelaksanaan program Gubug Iwak. Pertama wisatawan
bisa menikmati pemandangan alami dari pantai Randusanga, kemudian akan di ajak masuk
dan berkeliling Gubug Iwak dengan dikenakan biaya tiket masuk yang terbagi dalam tiga
kategori yaitu Tiket Dewasa,Anak-anak,dan Balita. Setelah itu, wisatawan akan di arahkan ke
Beauty Fish yang juga di sediakan spot foto instagenic. Setelah mengunjungi Beauty Fish
tempat selanjutnya adalah Indo fish Market.

d.Tahap Pengawasan dan Evaluasi Program

Tahap yang terakhir adalah Tahap Pengawasan dan Evaluasi program untuk
memastikan program ini berjalan dengan baik dan mengalami progres dalam setiap
pelaksanaan kegiatan program ini. Dan dalam tahapan ini akan di analisis faktor hambatan apa
saja yang bisa mempengaruhi program ini.

Pihak-pihak yang Diharapkan dapat Membantu Implementasi Gagasan


a. Dinas pariwisata kabupaten Brebes

Dalam program gubug iwak ini, dukungan dari dinas pariwisata kabupaten Brebes
sangat diperlukan untuk memastikan program ini dapat terlaksana dengan baik. Peran dinas
pariwisata kabupaten Brebes dapat terlihat dalam sokongan dana maupun dalam bentuk
publikasi dan promosi kepada masyarakat luas melalui media online yang dimiliki oleh dinas
pariwisata kab brebes.

b. Pelaku UMKM

Sebagai bentuk program pariwisata unggulan di pantai randusanga kabupaten Brebes,


pelaku UMKM memiliki peranan penting dalam program Gubug Iwak ini untuk di
perkenalkan kepada wisatawan akan produk produk asli dari laut yang di jual dalam indo fish
market, yaitu tempat belanja oleh oleh khas dari pantai randusanga dengan konsep swalayan
modern, selain itu Gubug Iwak juga menawarkan wisata edukasi yaitu beauty fish, berupa
budidaya ikan hias di dalam kolam dan aquarium yang di desain khusus secara artistik.kedua
area ini sudah terintegrasi dalam satu tempat yaitu Gubug Iwak.Hal ini sangat menguntungkan
bagi kesejahteraan pelaku UMKM sekaligus memperkenalkan program wisata unggulan dan
produk lokal asli dari pantai randusanga kabupaten brebes.

C. Masyarakat Setempat
Peran masyarakat sangat diperlukan dalam membantu kelancaran dan kesuksesan
program ini. Merekalah yang akan berkontribusi besar dalam menjalankan program gubug
iwak dari tahap persiapan sampai pelaksanaan, termasuk menyambut dan memberikan
layanan yang diperlukan oleh wisatawan.
d. Akademisi
kontribusi para akademisi di dalam program ini adalah mereka dapat bekerjasama dengan
masyarakat setempat dalam merancang, membuat, dan mengembangkan program gubug iwak
agar diminati banyak wisatawan, baik wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

e. Mitra
membangun mitra sangat diperlukan untuk kemudahan berjalanya wisata gubug iwak ini.
Mitra yang diperlukan yaitu pengusaha atau pembudidaya ikan hias yang nantinya sebagai
sumber pembelian ikan hias untuk objek wisata beuty fish.
Kesimpulan
Program Gubug Iwak ini merupakan model untuk mengembangkan dan mengoptimalisasi
pariwisata di pantai Randusanga kab. Brebes berupa Beauty Fish dan Indo Fish Market.
Program ini bertujuan untuk mengolah potensi lokal menjadi wisata unggulan di kab.
Brebes.dan mensejahterahkan UMKM setempat . Program Gubug Iwak menawarkan 2 objek
wisata yaitu Beauty Fish dan Indo Fish Market. Dengan adanya program ini diharapkan dapat
meningkatkan perokonomian masyarakat lokal serta menambah pendapatan asli daerah kab.
Brebes di sektor pariwisata.

DAFTAR PUSTAKA
CNI. 2017. Budidaya Ikan Hias. https://www.cni.budidayaikanhias.co.id. 29 September 2019
DARTARco. 2016. Pantai Randusanga. https://www.daftar.co/tempat-wisata-di-brebes/pantai-
randusanga/. 29 September 2019
OJK. 2017. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. https://www.ojk.o.id/sustainable-
finance/id/publikasi/prinsip-dan-kesepakatan-internasional/Pages/Tujuan
-Pembangunan-Berkelanjutan.aspx. 30 September 2019
CNN. 2019. Jokowi Minta Dana Desa untuk Pengembangan Pariwisata.
https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20181202133423-92-350496/jokowi-minta-dana-
desa-untuk-pengembangan-pariwisata. 1 Oktober 2019
Prayitno. 2019. Kondisi Pantai Randusanga Indah Memprihatinkan.
https://radartegal.com/berita-lokal/kondisi-pantai-randusanga-indah-
memprihatinkan.29496.html. 1 Oktober 2019

Lampiran 2. Biodata Peserta ESC 2019


DAFTAR RIWAYAT HIDUP PESERTA ESC 2019
Nama Lengkap : Tina Listianti
NIM : 7101419275
Sebagai : Ketua
TTL : Wonogiri, 06 November 2000
Agama : Islam
Golongan Darah :A
Jurusan/Prodi : Pendidikan Ekonomi Akuntansi
E-mail : tinalistiantii0611@gmail.com
No. Handphone : 082264601709
Alamat : Selorejo, RT 05 RW 01, Sirnoboyo, Griwoyo, Wonogiri

Karya Yang Pernah Dibuat


No Judul Karya Jenis Lomba/Kegiatan Tahun
1. Essay Go Green Essay 2019

Penghargaan yang Pernah Diraih


No Jenis Penghargaan Institut Pemberi Penghargaan Tahun
1. Juara 2 Essay Go Green Go Green Wonogiri 2019

DAFTAR RIWAYAT HIDUP PESERTA ESC 2019

Nama Lengkap : Nida Aurahmah


NIM : 7101419052
Sebagai : Anggota
TTL : Tegal, 10 November 2001
Agama : Islam
Golongan Darah :O
Jurusan/Prodi : Pendidikan Ekonomi Akuntansi
E-mail : nidaarora1@gmail.com
No. Handphone : 085803414036
Alamat : Jl. Koesbiyono, Patemon
Karya Yang Pernah Dibuat

No Judul Karya Jenis Lomba/Kegiatan Tahun


1. Essay tentang Patih Gajah Mada Essay Sejarah 2018

Penghargaan yang Pernah Diraih


No Jenis Penghargaan Institut Pemberi Penghargaan Tahun
1. Juara 1 Kompetensi Sains Kemenag Kota Tegal 2018

DAFTAR RIWAYAT HIDUP PESERTA ESC 2019

Nama Lengkap : Puji Lestari


NIM : 7101418252
Sebagai : Anggota
TTL : Blora, 05 Mei 2000
Agama : Islam
Golongan Darah :O
Jurusan/Prodi : Pendidikan Ekonomi Akuntansi
E-mail : puji94389@gmail.com
No. Handphone : 0895377230386
Alamat : Ds. Medalem Kec. Kradenan Kab. Blora
Karya Yang Pernah Dibuat

No Judul Karya Jenis Lomba/Kegiatan Tahun

Penghargaan yang Pernah Diraih


No Jenis Penghargaan Institut Pemberi Penghargaan Tahun

Lampiran 3
Tabel daftar Ikan Hias yang Akan di Tempatkan Di Gubug Iwak
NAMA IKAN JUMLAH
Ikan Cupang 50 Ekor
Ikan Guppy 72 Ekor
Ikan Mas Koki 40 Ekor
Ikan Louhan 40 Ekor
Ikan Discus 56 Ekor
Ikan Aligator Gar 50 Ekor
Ikan Neon Tetra 68 Ekor
Ikan Black Ghost 87 Ekor
Ikan Manfish 30 Ekor
Ikan Hias Harimau Sumatra 50 Ekor
Ikan Hias Lemon 50 Ekor
Ikan Molly 50 Ekor
Ikan Pedang 50 Ekor