Anda di halaman 1dari 1

PENYAKIT JANTUNG KONGENITAL

Predisposisi

Penyakit jantung kongenital dapat mempunyai beragam penyebab. Penyebab-penyebabnya termasuk


faktor lingkungan (seperti bahan-bahan kimia, obat-obatan dan infeksi-infeksi), penyakit-penyakit
tertentu ibu, abnormalitas chromosome, penyakit-penyakit keturunan (genetic) dan faktor-faktor yang
tidak diketahui (Idiopathic).

Faktor-faktor lingkungan:

- seorang ibu mendapat German measles (rubella) selama kehamilan, maka infeksinya dapat
mempengaruhi perkembangan jantung dari bayi kandungannya (dan juga organ-organ lainnya).

- Penyakit-penyakit tertentu pada ibu dapat meningkatkan risiko mengembangkan PJB pada fetus.
Bayi-bayi dari wanita dengan diabetes mellitus, terutama pada wanita-wanita yang gula darahnya
kurang optimal terkontrol selama kehamilan, berisiko tinggi mendapat PJB. Dan wanita yang
mempunyai penyakit keturunan phenylketonuria (PKU) dan tidak berada pada special dietnya
selama kehamilan, bertendensi juga mempunyai bayi dengan PJB.

- Jika ibunya mengkonsumsi alkohol selama kehamilan, maka fetusnya dapat menderita fetal alcohol
syndrome (FAS) termasuk PJB.

- Exposure terhadap obat-obatan tertentu selama kehamilan dapat juga menyebabkan PJB. Satu
contoh adalah retinoic acid (nama merek Accutane) yang digunakan untuk jerawat(acne). Contoh-
contoh lain adalah obat-obat anticonvulsant, terutama hydantoins (seperti Dilantin) dan valproate.

Faktor genetik:

Kelainan chromosome dapat menyebabkan penyakit jantung congenital (chromosome mengandung


materi genetic, DNA). Pada kira-kira 3% dari seluruh anak-anak dengan PJB dapat ditemukan kelainan
chromosome.

Anda mungkin juga menyukai