Anda di halaman 1dari 2

Nama :Dara Puspita

Kelas :XI MIPA 3

Mapel : Seni Budaya

1. Perencanaan Pameran

Tahap awal dari penyelenggaraan pameran seni rupa adalah perencanaan. Rencana kegiatan pameran
meliputi berbagai aspek yaitu:

• Menentukan Tujuan Pameran. Pameran seni rupa bisa bisa bertujuan untuk edukasi, sosial,
kemanusiaan, kebudayaan, atau tujuan komersial dalam bentuk penggalangan dana.
• Menentukan Tema Pameran. Tema pameran dapat disesuaikan dengan isu kebudayaan atau isu
pendidikan yang sedang ramai diperbincangkan tapi yang jelas tema harus mempertegas tujuan
yang sudah ditentukan.
• Menentukan Materi Pameran. Materi pameran tentu saja merupakan bentuk karya-karya seni
rupa. Beberapa contoh karya seni rupa yang dapat dijadikan materi pameran antara lain adalah
lukisan, patung, kerajinan tangan, dan lain sebagainya.
• Menyusun Kepanitiaan. Kepanitiaan pameran pada umumnya terdiri atas panitia inti dan
sejumlah seksi pendukung. Masing-masing seksi bertanggung jawab kepada ketua panitia
sebagai pimpinan pameran tersebut.
• Menentukan Tempat dan Waktu Pameran. Pameran seni rupa umumnya dilaksanakan pada saat
tidak ada kegiatan belajar mengajar di kelas. Panitia juga harus merencanakan tempat atau
ruangan yang akan digunakan untuk mengadakan pameran seni rupa tersebut.
• Menyusun Agenda Kegiatan Pameran. Agenda kegiatan pameran biasanya disusun dalam bentuk
tabel atau diagram dengan mencantumkan seluruh kegiatan pameran disertai waktu
pelaksaannya secara jelas.
• Menyusun Proposal Pameran. Proposal meliputi semua aspek terkait kegiatan yang akan
dilaksanakan mulai dari latar belakang, tema, tujuan, susunan paniti, anggaran biaya, jadwal, dan
sebagainya. Proposal ini digunakan untuk memperoleh perizinan, dukungan dan bantuan dana
dari berbagai pihak atau sponsor.

2. Persiapan Pameran Seni Rupa di Sekolah

Pada tahap ini hal-hal yang perlu dilakukan adalah:

• Pengumpulan dan Pemilihan Karya Seni Rupa. Seksi yang bertugas mengumpulkan berbagai karya
seni rupa dan menyeleksi karya-karya yang memenuhi syarat untuk dipamerkan. Dalam proses
seleksi karya, panitia dapat melibatkan guru kesenian.
• Menyiapkan Ruang Pameran. Seksi dekorasi dan penataan ruang bertanggung jawab untuk
mempersiapkan ruangan pameran. Ruang pameran harus didekorasi sedemikian rupa agar
terlihat menarik dan selaras dengan tema yang diusung.
• Penyesuaian Waktu Pameran. Terkadang jadwal pameran masih harus disesuaikan kembali
dengan situasi dan kondisi yang ada. Oleh karena itu, panitia harus terus berkoordinasi dengan
pihak terkait untuk memastikan waktunya.
• Menyiapkan Perlengkapan untuk Pameran. Seksi perlengkapan bertanggung jawab menyiapkan
berbagai perlengkapan yang dibutuhkan selama pameran.
• Penempatan Karya Seni Rupa. Seksi dekorasi dan penataan ruang bertanggung jawab untuk
penempatan karya yang akan dipamerkan. Ruang pameran harus ditata sedemikian rupa agar
setiap karya dapat terpajang dengan baik.
• Menyiapkan Sound System. Pameran seni rupa juga membutuhkan sound system yang digunakan
dalam acara pembukaan dan untuk memperdengarkan musik instrumental selama pameran
berlangsung.
• Menyiapkan Media Publikasi. Seksi publikasi bertanggung jawab menyiapkan materi publikasi
untuk permberitahuan kepada siswa-siswa yang lain mengenai pameran yang akan dilaksanakan.

3. Pelaksanaan Pameran Seni Rupa

Pelaksanaan pameran dilakukan sebagai berikut:

• Pembukaan Pameran Seni Rupa


• Menyambut Tamu dan Para Pengunjung
• Memandu Para Pengunjung
• Mengamati Situasi dan Kondisi Pameran yang Berlangsung
• Mendokumentasikan Kegiatan Pameran

4. Pelaporan Kegiatan Pameran

Melalui data-data dokumentasi yang dikumpulkan, dibuatlah sebuah laporan tertulis sebagai
pertanggungjawaban atas pelaksanaan pameran seni rupa. Laporan kegiatan tersebut kemudian
diserahkan kepada kepala sekolah selaku pihak yang bertangungjawab terhadap segala kegiatan di
sekolah.