Anda di halaman 1dari 4

Merumuskan Alternatif Solusi

Identifikasi Masalah :
Rumusan indikator Pencapaian Kompetensi dalam RPP belum memuat Kata Kerja
Operasional HOTs (C4, C5 dan C6)

Rencana Aksi :
Menerapkan Rumusan Indikator Pencapaian Kompetensi Dalam RPP Memuat Kata
Kerja Operasional (C4, C5 dan C6)

Contohnya rumusan indikator pencapaian Kompetensi Kelas IV pada Tema 9 Sub


Tema 3 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia:
3.4.1. Menganalisis unsur-unsur dan ciri-ciri iklan yang terdapat pada gambar
iklan di media cetak (c4)
3.4.2. Mengaitkan informasi isi teks paparan iklan media cetak secara lisan dan
tulisan secara tepat (C4)
3.4.3. Mengarahkan dan Menyimpulkan informasi isi teks paparan iklan media
cetak secara lisan dan tulisan secara tepat (C5)
3.4.4. Membuat isi teks paparan iklan media cetak secara tepat (C6)

Identifikasi Masalah :
Rumusan Tujuan Pembelajaran Dalam RPP Belum Memuat Aspek ABCD

Rencana Aksi :
Menerapkan Tujuan Pembelajaran dalam RPP memuat Aspek ABCD

Contohnya rumusan tujuan pencapaian Kompetensi Kelas IV pada Tema 9 Sub


Tema 3 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia :
3.4.1. Melalui Pengamatan Terhadap gambar, Siswa Dapat membuat kesimpulan
tentang isi Iklan media cetak.

Identifikasi Masalah :
Penanaman Konsep Pembelajaran dalam menyelesaikan masalah belum berkaitan
dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Rencana Aksi :
Menanamkan Konsep Pembelajaran dengan tepat dalam menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Contohnya : Penanaman Konsep dalam pembelajaran IPA pada materi Jenis-jenis


capmuran berdasarkan kelarutannya dengan diberikan gambar segelas teh dan
menghubungkannya dengan materi tersebut.
Identifikasi Masalah :
Motivasi Belajar Siswa Masih Rendah

Rencana Aksi :
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa melalui pendekatan pembelajaran,
memaksimalkan pemberian Stimulus dan Penguatan Pembelajaran Kepada Siswa
Melalui Reinforcement Positif agar siswa lebih responsif terhadap masalah dan
pertanyaan dari guru, sehingga Fokus Belajar Siswa Menjadi Lebih Aktif.

Contohnya :
1. Dalam usaha meningatkan motivasi belajar siswa adalah memberikan perhatian
dan pujian kepada Siswa. Pujian merupakan ucapan yang bisa memberikan
sentuhan positif secara verbal. Melalui pujian, seseorang akan merasa dihargai,
begitu juga dengan para peserta didik. misalnya memberikan apresiasi berupa
pujian pada siswa yang berhasil menyelesaikan tugas dengan baik. 
2. Seorang anak yang mempunyai sifat pemalu. diminta oleh guru untuk maju ke
depan kelas guna menceritakan sebuah gambar yang dibuatnya sendiri. Setelah
selesai membacakan cerita tersebut, guru pun memberikan pujian kepada
siswa. Teman-teman sekelasnya juga bertepuk tangan. Hal tersebut tidak hanya
terjadi sekali dua kali, tetapi berlangsung berulang-ulang. Pada akhirnya, anak
lebih berani untuk maju ke depan kelas. Ia menjadi seorang anak yang
pemberani bahkan sifat pemalunya itu juga berangsur-angsur hilang.

Identifikasi Masalah :
Penggunaan media pembelajaran dan Alat Peraga kurang tepat

Rencana Aksi :
Mendesain dan membuat Media Pembelajaran dan Alat Peraga dengan tepat dan
komprehensif.

Contohnya pada materi Jenis-jenis campuran sub materi Campuran homogen


1. Guru Membuat Media Sederhana yang di proyeksikan melalui gambar dan
video Pembelajaran Yaitu Resep Membuat Minuman Teh Tarik.

https://youtu.be/wQimeZecGJc

2. Kemudian guru dan Siswa melakukan uji coba secara langsung (praktikum)
membuat Teh Tarik . Dari kegiatan tersebut siswa dapat menyimpulkan dan
memahami dengan penguatan pembelajaran dari guru bahwa:
2.1. Teh tarik yang tersusun dari air mineral, teh, dan susu.
2.2. Campuran tersebut tersusun dari dua senyawa (air mineral dan teh) dan
satu campuran (susu).
2.3. Teh Tarik adalah Campuran Homogen
2.4. Campuran homogen merupakan campuran ang zat penyusunnya
tercampur sempurna.
2.5. Pada campuran homogen, zat penyusunnya tidak bisa dibedakan lagi.

Identifikasi Masalah :
Model dan metode Pembelajaran yang dilaksanakan tidak Bervariasi, Guru hanya
menggunakan sesuatu yang abstrak dengan metode ceramah

Rencana Aksi :
Mendesain dan Membuat Model Pembelajaran yang leih bervariasi melalui Model
Pembelajaran Kooperatife Tipe STAD dan Model Pembelajaran PBL dalam
meningkatkan motivasi dan hasil Belajar Siswa.

Misalnya :
pada Saat pembelajaran siswa dikelompokkan dalam kelompok-kelompok Kecil
dengan membuat tahapan kegiatan sesuai dengan tahaan kegiatan Model
Pembelajaran kooperatif Tipe STAD yaitu :
1. Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa
sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai.
2. Guru memberikan tes/kuis kepada setiap siswa secara individual sehingga akan
diperoleh skor awal.
3. Guru membentuk beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa
dengan kemampuan yang berbeda-beda (tinggi, sedang, dan rendah). Jika
mungkin anggota kelompok berasal dari ras, budaya, suku yang berbeda tetapi
tetap mementingkan kesetaraan jender.
4. Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk
mencapai kompetensi dasar. Pembelajaran kooperatif tipe STAD biasanya
digunakan untuk penguatan pemahaman materi.
5. Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman, mengarahkan, dan
memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari.
6. Guru memberikan tes/kuis kepada setiap siswa secara individual.
7. Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai
peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya
(terkini).

Identifikasi Masalah :
Alat evaluasi Pembelajaran dan Teknik penilaian tidak dikembangkankan
menggambarkan tahapan proses penilaian secara runtut dan jelas

Rencana Aksi :
Membuat dan mengembangkan Alat Evaluasi Pembelajaran dan Teknik Penilaian
secara runtut dan Jelas
Contohnya : membuat rubrik penilaian prtofolio, proyek dan Tes Tertulis.
Identifikasi Masalah :
Tidak adanya LKPD disebabkan dalam proses pembelajaran belum menerapkan
Model Pembelajaran Berbasic Problem Based Learning

Rencana Aksi :
Membuat LKPD dengan runtut dan jelas sesuai dengan tahapan Model
Pembelajaran Berbasic Problem Based Learning

Contoh pada masalah ini juga masih Keterkaitan dalam tahapan dengan Membuat
dan mengembangkan Alat Evaluasi Pembelajaran dan Teknik Penilaian secara
runtut dan Jelas