Anda di halaman 1dari 19

A.

Pertanyaan Probing (point 9-12)

1. Latar Belakang Pendidikan


 Bapak namanya siapa ?
 Dari guru SMA mana ?
 Mengajar kelas berapa ?
 Bapak dulu kuliah dimana ?
 Mengapa bapak tidak memilih S2 saja ?
 Bagaimana latar belakang bapak
2. Alasan guru memilih profesinya
 Mengapa memilih menjadi guru pak ? kenapa tidak memilih profesi
lain ?
3. Lama guru tersebut menjalani profesinya
 Berapa lama bapak sudah mengajar di sekolah ini ?
 Sebelumnya bappak pernah mengajar di sekolak mana saja ?
4. Karakteristik pembelajaran biologi dibandingkan dengan pelajarin lain di
sekolah
 Apa yang membedakan pembelajaran bioologi dengan pelajaran lain?
 Dalam pelajaran bapak sering menggunakan metode apa ?
 Apakah metode tersebut efektif ?
5. Pengembangan kompetensi profesional
 Apa tujuan dan manfaat dari sertifikasi guru?
 Bagaimana pengembangan kompetensi profesional?
 Berapa skala pengembangan kompetensi profesional? Berapa bulan
atau brapa tahun sekali?

6. Persepsi dan pengalaman tentang MGMP


 Apakah bapak mengikut kegiatan MGMP ?
 Lalu kegiatan MGMP di SMA 1 Tuban sendiri seperti apa?
 Bagaimana cara mencari keanggotaan MGMP di daerah Tuban? Apakah
secara sukarela bergabung atau bagaimana?
 Pertemuan MGMP dilakukan kapan saja?
 Berapa jumlah anggota MGMP se Tuban?

7. Persepsi dan pengalaman tentang lesson study


 Bagaimana kegiatan lesson study yang sudah bapak lakukan?
 Lama mengetahui kegiatan lesson study itu sudah berapa bulan atau
berapa tahun?
 Lama dipraktekkannya lesson study?
 Bagaimana menurut pandangan bapak mengenai adakah perbedaan
antara siswa yang telah bapak terapkan lesson study dengan yang
sebelumnya itu?
 Apakah ada kekurangannya?

8. Harapan untuk masa depa tentang kebijakan sekolah maupun pemerintah


 Bagimana harapannya untuk masa depan tentang kebijakan sekolah
atau kebijakan pemerintah untuk pembelajaran Biologi maupun untuk
sekolah?

B. Transkrip Wawancara (point 9-12)

Pewawancara :Assalamualaikum bapak

Bapak Indro : Waalaikum slam

Pewawancara : Oke bapak Namanya siapa

Bapak Indro : Nama saya indro bayuwono

Pewawancara :Kemudian, nahhh sekarang guru dimana nggih pak ?

Bapak Indro : Di sma negeri 1 tuban

Pewawancara : kemudian sudah mengajar berapa tahun

Bapak Indro :mulai 91 sampe 2020, berapa tahun ya itusekitar 30 tahun ya

Pewawancara :yaa bakap. Kemudia kalau dulu kuliahnya dimana atau sejarah

Bapak Indro : kuliah saya dulu di ikip malang dri 84 smpe 88

Pewawancara : memang pengen di ikip malang ato gimana

Bapak Indro : ikip malang itu pilihan kedua, pilihan pertama di kedokteran brawijaya.
Saya memang memilih malang karena hawanya sejuk, jadi itu pilihan sya

Pewawancara :hahaha trus aa kemudian selain mungkin lokasinya dimalang karena


hawanya sejuk. Kenapa memilih guru pak kenapa tidak murni atau
bagaimana pak ?

Bapak Indro : Krena bapak saya guru sd, dan semacam ada teladan ada idola yang saya
lihat. Sejarahnya dari smp. Nilai niologi saya selalu menonjol bahkan
terkenal satu sekolahan sehingga guru smp biologi saya memberi motivasi
lebih semangat lagi belajar. Waktu saya ditanya citacita apa . nah kmudian
saya jawab citacita saya dokter

Pewawancara :dokter ?

Bapak Indro : nah hal yang mirip satu rumpun yaitu biologi jdi itu ada kesinambungan
antara citacita dokter dengan guru biologi

Pewawancara :mencerdaskan calon dokter gtu yaa? Hahah


Bapak Indro : yaakk. Jadi kalo saya jadi guru biologi , toh nanti murid saya juga calon
dokter

Pewawancara :terus kenapa ndak dilanjut apa namanya menjadi dosen , kenapa
memilih guru sma gtu pak ?

Bapak Indro : sebenarnya dulu saya ada peluang menjadi dosen, ketika itu tahun 88
saya lulus pas 4 tahun itu tidak memilih skripsi waktu itu boleh karena
adik saya sudah antri dua mau kuliah jadi menghemat biaya orang tua jadi
saya mempercepat lulus supaya segera kerja. Menjadi guru smp maupun
sma siap

Pewawancara : hahah. Terus apakah langsung di sma 1 tau bagaimana pak ?

Bapak Indro : saya lulus keduian menunggu buat program tid yaitu tunjangan ikatan
dinas beasiswa dan ditempatkan seluruh indonesia. Lah ternyata harus
menunggu sk tahun 90 itupun ditempatkan di sma 1 pulau bawean
kabupaten gresik

Pewawancara : kemudian baru di sma 1 tuban ?

Bapak Indro : bukan sya mutasi ke sma 1 tambakboyo tuban kemudian tahun 2010
pindah ke sma 1 tuban

Pewawancara : nggih kemudian pengajaran sendiri di sma 1 sering menggunakan


metode apa pak untuk pembelajarannya?

Bapak Indro : Ya untuk pembelajarann sma1 karena kualitas muridnya juga unggul saat
ini menggunakan ukbm yaitu unit kegiatan belajar mandiri jadi murid
muridi itu lebih aktif mencari sumber belajar, guru seperti fasilitator jadi
anakanak lebih aktif memberikan jawaban, mencari sumber jawaban atas
pertanyaan yang di ukbm. Jadi siswanya aktif, lebih aktif. Guru aktif
memonitor sehigga tidak bisa dikatakan pasif ya. Jadi selalu keliling anak
peranak itu kita pantau aktivitasnya bagaimana kalau ada yang pasif atau
gimna kita menginterfresi memberikan motivasi knpa? Apa masalahnya ?

Pewawancara :Berarti secara persoal ya pak ?

Bapak Indro : Iyaaa jadi ukbm itu memang anak anak mengerjakan pesonal ada juga
dikerjakan perkelompok jadi kita mematau setiap mengerjakan mandiri
atau kelompok. Kita harus mantau. Pasti anak anak klau tidak pantau
seenaknya sendiri jadi tetep butuh motivasi guru

Pewawancara :Jadi kalau siswanya ada yang kurang ditanyain langsung gtu ?

Bapak Indro : Iya sip jadi ada yang kurang perhatian juga bisa, kurang merhatikan
pelajaran aa kita harus tanggap jadi ibaratnya. 36 anak itu harus dalam
pantauan. Anggapannya mata guru menjadi cctv tidak lepas dari
pandangan guru

Pewawancara :Tapi kan bapak mengajarnya tidakk hanya satu kelas pak?

Bapak Indro : Ketika didalam kelas itu artinya kita harus tau. Mana siswa yang aktif
atau yang tidak aktif artinya juga nanti dalam penilaian juga harus
dibedakan. Anak yang aktif mengerjakan tugas-tugas ukbm ada yng aktif
mengerjakan tugas tapi nilaina biasa ada yang aktif nilainya bagus. Jdi ini
kan harus dipertimbangkan sendiri. Ada yang malas nilainya kurang bagus
jadi motivasinya beda juga artinya nilainya kurang bagus karena kurang
sungguh sungguh lah ini itu yang ukbm. Skrang sma 1 sistemnya sudah
sks. Ini sebenarnya sks di sma satu kan diantara yang saya ajar itu 2 tahun
jadi 6 semester selama 2 tahun

Pewawancara :Jadi tidak ada akselerasi gtu pak

Bapak Indro : Tidak ada ekselerasi namanya tapi ada yang menempuh selama 2 tahun
ttapi tetep 6 semesterkebetulan sya memegang disemester 4 sampe 6

Pewawancara :2 tahun tapi 6 semester mksudnya gmna pak

Bapak Indro : Jadi 6 semester itu disistem reguler ditempuh selama 3 tahun.
Setahunnya kan 2 smester. Lha klau sistem sks itu bisa satu tahunnya 3
semester jadi anaknya lebih cepat lebih aktif untuk mengerjakan ukbm. Itu
sma ukbm cumak dengan teknik teknik itu jadi mereka harus melampaui
dari 6 semester itu 2 tahun

Pewawancara :Berpa pak anak sma 1 yang menempuh sistem sks selama 2 tahun

Bapak Indro : Sma1 ini yang menempuh sistem percepatan ada 13 anak

Pewawancara :Terus untuk pembelajaran biologi sendiri yang menonjol dari mata
pelajaran lain itu apanya pak ?

Bapak Indro : Yang jelas banyak praktek. Praktek dibeberapa topik tertentu ini kan
istilahnya a tidak dilakukan dikelas tapi dilakukan di laboratorium, ada
juga praktiknya diluar laboratorium seperti anak anak msalkan kegiatan
praktikum fotosintesis ini kan dilakukan diluar ruangan jadi kan suasaya
berbeda semacam rekreasi kayak permainan tapi tetep ilmiah kemudian
ada percobaan pertumbuhan ini juga praktiik hidroponik ini juga
dilakukan di dalam ruangan maupun di dalam ruangan yang membuat
anak anak itu yaa ada suasana yang segar tidak jenuh di dalam ruangan
saja

Pewawancara :Lebih referensi gtu yaa ? kemudian untuk projek-projeknya ?


Bapak Indro : Iyaaaa. Projek yaaa, jadi untuk yang mumpung sya banyak di kelas 12
project misalkan untuk kelas 12 aa anak-anak membuat satu rancangan
hidroponik yaa jadi bahkan membuat design itu bisa terjadi di
hidroponiknya kemudian mereka mempragakan dipresentasikan itu
menggunakan pembelajaran stem sains teknologi engenering mathematic
itu sangat menarik bagi anakanak itu membuat biya besar untuk
membelanjakan perangkatnya namun berkelompok sehingga iuran
berkelompok

Pewawancara :Itu designnya dibawa pulang atau ditinggal di dalam kelas

Bapak Indro : Itu semuanya ditinggal di depan kelas kebetulan di sma1 kan tiap kelas
ada icon yak untuk adiwiyata trus untuk hasil praktik hidroponik itu
sekalian bisa menjadi hiasan di kelas sehingga dapet nilai biologinya
dapet nilai projectnya dapet kemudian nilai estetika sehingga
mempercantik kelas itu sendiri

Pewawancara :Tapi kan setiap tahun berubah gitu pak

Bapak Indro : Ya setiap tahun berubah jadi berubah dan adik kelasnya membuat yang
baru

Pewawancara :Berarti itu dibawa pulang gtu pak

Bapak Indro : Ya diawa pulang yang alama dibawa pulang kemudian adik kelas yang
bru merancang yang baru gitu

Pewawancara: Mengenai perbedaan karakter pembelajaran zaman sekarang dengan


beberapa tahun yang lalu itu seperti apa nggih, Pak? bapak sendiri sudah
mengajar kurang lebih 30 di SMA.
Bapak Indro : Iya, jadi kalau sistem pembelajarannya, kalau kita cerita itu ya dari saya
menjadi murid, saya menjadi guru awal, sampek yang jaman now ya,
jaman dulu aa.. ketika guru menerangkan pakek kapur tulis, pakek papan
hitam aa.. kemudian guru banyak bercerita ceramah, sedangkan siswanya
tidak memiliki buku yang lengkap, bahkan jaman dulu kan gaada internet
seperti sekarang. Di jaman sekarang ini sangat berubah sekali, untuk
medianya sudah banyak pakek papan putih dan spidol, kemudian aa.. LCD
adalah tidak lagi dimanapun, kemudian sumber belajar pakek berbagai
sumber baik dari buku maupun internet. Yaa.. jadi saat ini anak-anak
sangat mudah sekali, untuk mengakses berbagai sumber pelajaran, bukan
hanya dari guru, bahkan ketika terjadi diskusi kelas itu dimungkinkan
pertanyaan anak-anak ini sangat berkembang update dari informasi yang
terkini sehingga anak lebih kritis, bahkan kita sering mengadakan jalur
diskusi hal-hal yang sifat terkini, sehingga aa.. mereka juga bisa mencari
dari internet, sehingga apa yang dibahas itu hal-hal yang terjadi saat ini.
Kalau dari buku yang cetakan lama, jadi ini gak update, tapi kalau
diangkat hal-hal yang baru mereka dapat mencari itu dari sumber internet
sumber yang bisa dipercaya, maka mereka bisa mengikuti perkembangan
terkini
Pewawancara: Gitu ya Pak ya, berarti dari fasilitas, proses pembelajarannya, siswanya
sendiri sudah sangat -sangat berbeda gitu ya Pak ya..
Bapak Indro : Sangat-sangat berbeda, jamannya sudah berbeda, teknologinya berbeda,
Pewawancara: hehehe sangat memepengaruhi ya pak ya. Kemudian, terkait dengan
materi yang diajarkan pak? Apakah berbeda jauh?
Bapak Indro : Ada yang update misal materi tentang stem cell atau sel punca,
klasifikasi dari 5 kingdom jd 6 kingdom, dalam topik evolusi ada teori
intellegen design maaf kl salah tulis, bioteknologi banyak hasil penemuan
baru cangkok gen hibridoma,cloning,tanaman transgenik dll
Peawancara: Bagaimana karakteristik materi saat ini nggih, Pak? Apakah terintegrasi
antara mapel yang lain atau terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari?
Bapak Indro : Terkait kehidupan sehari hari ada termuat di dalam UKBM banyak
diskusi yg mengangkat kejadian sehari hari. Dalam praktek pembelajaran
memang harus terintegrasi dengan mapel lain misal biologi banyak
membahas reaksi kimia, ucapan salam dan doa sblm dan sesudah
pelajaran adalah penanaman nilai agama demikian juga mengkaitkan
materi reproduksi dengan dalil agama, dalam membuat produk dalam
pembelajaran PJBL nilai seni juga jadi dasar penilaian, dan lain-lain
Pewawancara: Kemudian, ini mengenai pengembangan, pengembangan kompetensi
kepribadian bapak sendiri itu bagaimana nggih Pak untuk
mengembangkannya. apakah bapak sendiri setiap harinya merefleksi
setiap pulang sekolah hehe atau bagaimana Pak?
Bapak Indro : Iyak, jadi untuk kompetensi kepribadian, ini memang aa.. di UKBM itu
juga anak-anak ada refleksi diri untuk anak-anak, tapi kadang-kadang juga
kita lakukan bahwa kita sendiri merefleksi aa.. menanyakan pada para
siswa, kira-kiraa aa.. bagaimana apakah sudah jelas dengan apa yang
bapak jelaskan, kira-kira apa yang menjadi kekurangan bapak ini, aa..
mungkin bapak mohon masukkan, jadi kita mohon masukkan anak-anak
terhadap kekurangan yang ada pada diri kita. Sehingga untuk
pengembangan berikutnya
Pewawancara: Lalu untuk mungkin ketaqwaan, kan biologi nyambung ketaqwaan itu,
itu termasuk kepribadian seperti apa pak?
Bapak Indro : Iya untuk kepribadian ini jugak, berhubungan dengan ketaqwaan. Iya
jadi di SMA satu ni, untuk menanamkan jiwa nasionalisme, setiap pagi itu
disamping berdoa, awal pelajaran, jugak diawali dengan menyanyikan
lagu Indonesia Raya lagu wajib nasional. Kemudian, aa
Pewawancara: Itu berarti baru nggih, Pak?
Bapak Indro : Baruu.. yaa baru setahun ya, beru setahun ini hasil dari kebijakakn
provinsi Jawa Timur, ini aa.. selain berdoa, kemudian aa.. Indonesia Raya,
kemudian ada jugak literasi, jadi sebelum KBM dimulai mereka ada yang
membaca Al-Qur’an, setiap hari bersambung, ada yang berapa ayat-
berapa ayat tiap pagi itu, untuk menunggu KBM jam 06.45 jadi mereka
mungkin setengah tujuh sudah mulai aa.. literasi membaca Al-Qur’an itu,
kemudian di akhir mereka juga berdoa penutup sebelum pulang.
Kemudian kami sebagai guru jugak selalu berpesan, sebelum pulang ini
untuk berhati-hati, diperjalanan berdoa semoga sampek rumah, Nah ini
pesan-pesan yang selalu kita sampaikan. Dan disela-sela pelajaran pada
materi-materi penting, disela-sela materi ini kadang juga kita sisipkan
moral agama, jadi diberbagiai topik itu bisa masuk unsur-unsur imtaq,
iman dan taqwa selalu ada kita kaitkan yaa,
Pewawancara: Enggeh-enggeh, KI nya hehe..
Bapak Indro : Iya KInya, ada masalah pertumbuhan, masalah reproduksi kan ada
hubungannya ya, kemudian evolusi, kita hubungkan, jadi evolusi itu
pendapat aa.. para ahli kita kontrol dari kitab, bagaimana penjelasan
evolusi, penciptaan manusia menurut agama, sehingga beragamanya tetep
ada gitu yaa..
Pewawancara: Baik itu untuk kepribadian, untuk kompetensi sosial sendiri seperti apa
pak, mungkin antar guru, antar warga sekolah?
Bapak Indro : Iyak jadi, pengembangan kompetensi sosial ini, di SMA 1 Tuban ini,
antar guru ini kan juga ada keakraban tersendiri, kemudian dengan TU,
setiap bulan kita ada rapat dinas itu, rapat dinas ini akan mengevaluasi,
hal-hal yang berhubungan dengan aa.. aktivitas siswa, aktivitas guru dan
sebaginya, jadi dengan rapat ini terbangunlah, hubungan sosial antar guru,
antar guru dengan guru, antar guru dengan kepala sekolah ini aa.. menjadi
lebih baik, demikian jugak antara guru dengan siswa, Kemudian jugak
setiap hari ada guru yang piket 5S (Senyum, Sapa, Salam..) di depan itu,
setiap pagi, aa.. saya mendapat jadwal itu setiap hari rabu, ini datang
lebih awal kemudian ada salaman dengan murid, sambal disitu ngontrol
murid-murid yang tidak tertib, Nahh jadi murid yang terlambat hubungan
sosialnya itu antar guru dengan murid dimana ada tegur sapa dan kontrol
kedisiplinan keterlambatan.
Pewawancara: Terus misalnya, ada guru yang tidak berangkat atau gimana itu seperti
apa pak, misalnya telat,
Bapak Indro : Untuk guru itu dikontrolnya ada, ada guru piket yang mengabsen KBM
di kelas-kelas yang mana hasil rekapannya ini selalu dibacakan kepala
sekolah di saat rapat dinas, ini termasuk kontrol sosial dengan kepala
sekolah ya, jadi seumpama ada guru yang mungkin satu minggu tidak
ngajar ini karena apa? Ohh mungkin karena sakit, andaikata itu tanpa
keterangan tentu akan ada teguran dari kepala sekolah, jadi ada guru piket
yang keliling, ada guru piket itu yang piket 5S termasuk saya, untuk yang
piket-piket harian yang keliling itu diambil dari guru BPT guru tidak tetap
aa.. jadi secara bergantian mereka saling memiket, saling piket, saling
mengawasi keas mana yang kosong sehingga setiap hari itu terupdate,
mana kelas yang kosong dan jam berapa, jam pertama sampai jam
kesembilan itu selalu termonitor, sehingga ketika guru tidak masuk ada
tugasnya atau ndak, sehingga tetap tertib di dalam kelas, ini ada
catatannya semuanya..
Pewawancara: itu udah berlangsung berapa tahun pak?
Bapak Indro : Itu sejak Pak Mu’tin, Pak Mu’tin itu tahun berapa yaa… jadi sejak
kepemimpinan kepala sekolah yang baru ini, itu sudah 4 tahun berarti
2015 atau 2016 sampai 2020 ini. Empat tahun ini, sudah diberlakukan
seperti itu, itu juga atas permintaan pengawas, jadi aa.. disamping
dibacakan di itu, Kepala sekolah melaporkan ke pengawas. Jadi, walaupun
pengawas tidak hadir ke sekolah, dia juga mendapatkan data itu dari
kepala sekolah, bagaimana aktivita guru SMA 1, ini tiap hanrinya
bagimana? Apa ada yang tidak masuk? tiap harinya bagaimana? Tentu ya
sebagai manusia ada aral melintang yang membuat tidak masuk nah ini
macem-macem, sehingga terapantau disitu alasannya apa, kadang kadang
ada ijin, ada yang gak ijin, ada yang kebentur ada tugas dinas workshop,
dan seterusnya
Pewawancara: Berarti murid tertib, guru pun harus tertib hehehe
Bapak Indro : Iya betul jadi sam-sama ada kontrol, jadi murid dikontrol guru, guru
dikontrol kepala sekolah, kepala sekolah dikontrol oleh pengawas jadi
berjenjang disini..
Pewawancara: Engehh, lalu untuk ke warga disekitar skolah bagaimana pak?,
maksudnyakan interaksi dengan warga disekitar situ lalu bagaimana pak?
B: Iya, jadi kalau warga, dulu pada saat ada lomba lingkungan sehat, ini ada interaksi
antara warga ini dilibatkan, jadi ada bimbingan masalah toga dan
kesehatan, jadi ada apa memberikan motivasi sumbangan toga untuk
warga sekitar agar membiasakan, menanam toga di depan rumahnya..
Pewawancara: Jadi untuk masyarakat?
Bapak Indro : Kemudian untuk menjalin hubungan dengan sekolah ini, saat sekolah ada
kegiatan mungkin ulang tahun SMA, mungkin ada beberapa tokoh
masyarakat yang diundang di ulang tahun SMA
Pewawancara: Jadi ada interaksi sosialnya ya pak, apa ada ada agenda khusus untuk
memperkut hubungan anatara guru dan guru atau pegawai lainnya?
Bapak Indro : Di SMANSA itu tiap satu atau dua tahun ada family gathering klg guru
dan TU misal ke jogya, Malang bahkan ke bali biasanya diagendakan jika
ada bapak/ibu guru yang pensiun
Pewawancara: Lalu, untuk pengembangan kompetensi pedagoginya sendiri seperti apa
bapak pengembangannya?
Bapak Indro : Untuk Pedagogik itu, aa.. yang kami, kami apa alami adaa memang
namanya program PKB Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan ada
diklat PKB yang kebetulan aaa.., yang saya juga terlibat didalamnya. Ini
dalam PKB ada 2 materi, yaitu pedagogik dan keprofesionalan, yaitu
materi yang dijabarkan dalam 10 modul jadi 10 modul itu, ada
pedagogiknya ada keprofesionalannya sekaligus, yang mana pada diklat
itu diakhiri dengan satu ujian akhir atau posttest. Yang posttest itu yang
menentukan nilai dari guru-guru itu apakah nilainya amat baik, baik,
cukup ataupun sedang. Jadi, ada 10 modul yang mana ada pedagogik dan
keprofesionalan. Nah disitulah kami para guru, termasuk guru biologi
mengikuti itu, saya kira juga guru mata pelajaran yang lain juga ada
seperti itu untuk PKB.
Pewawancara : emm.. dalam skala pertemuannya berapa bulan sekali atau berapa tahun
sekali atau bagaimana pak?

Bapak Indro : Yang dulu pernah dilakukan itu, sistemnya adalah sistem in on in. Jadi
ada yang daring, jadi dalam jaringan ya...jadi sistem online. ada beberapa
tatap muka tapi lebih banyak yang daring waktu itu. jadi
aaa...pembelajaran diklatnya itu dilakukan daring, jadi para guru itu
komunikasi dengan narasumber dari rumah-rumah atau dari sekolah
mereka, jadi aaa… ada apa kegiatan diskusi, ada forum dan sebagainya,
mungkin mahasiswa sudah mengenal itu ya. Ini waktu itu, ada daring
nanti akhirnya ada aa.. diakhiri dengan posttest. Ya itu, jadi itu tahun 2015
sudah ada PKB itu, 2014-2015 ya itu pernah ada PKB. Kemudian, untuk
biologi kebetulan saya juga menjadi pengurus biologi atau MGMP itu, eeh
ada peningkatan kompetensi guru itu melalui namanya diklat inkuiri, ada
diklat STEM. Nah ini juga meningkatkan keprofesionalan bapak dan ibu
guru biologi di kabupaten tuban.
Pewawancara : menurut pandangan bapak apa tujuan dan manfaat dari sertifikasi
guru?

Bapak Indro : tujuan dan manfaat sertifikasi guru antara lain sangat membantu guru
bisa menambah referensi misalnya dengan pembelian buku-buku
referensi, pembelian laptop, pembelian brbagai alat dan bahan yang
mendukung tugas guru, pemasangan wifi di rumah sehingga melancarkan
dalam mengupdate informasi

Pewawancara : terus untuk pengembangan kompetensi pedagogik sendiri itu


bagaiaman bapak pengembangannya?

Bapak Indro : untuk pedagogik itu ee...yang kami...kami apa alangi ada memang
ee...namanya program PKB (Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan).
Ada diklat PKB yang kebetulan ee...saya juga terlibat di dalamnya ini.
Dalam PKB (Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan) itu ada 2 materi
yaitu pedagogik dan keprofesionalan ya... jadi 2 itu pedagogik dan
keprofesionalan itu adalah materi yang dijabarkan dalam 10 modul. Jadi
10 modul itu ada pedagogiknya ada keprofesionalannya sekaligus yang
mana diklat itu akan diambil dengan satu apa... ujian akhir atau posttest,
yang posttest itu akan menentukan nilai dari guru-guru itu apakah
nilainya amat baik, baik, cukup ataupun sedang. Jadi ada 10 modul ya...10
modul yang... mana di dalam 10 modul itu ada pedagogik dan
keprofesionalan. Nah...disitulah kami para guru termasuk guru biologi
mengikuti itu. Saya kira juga pada pelajaran lain juga ada itu PKB

Pewawancara : itu berapa maksudnya skalanya pertemuannya berapa bulan sekali


apa berapa tahun sekali. Apa bagaimana pak?

Bapak Indro : yang dulu pernah dilakukan itu sistemnya adalah sistem in on in,
nahh...jadi ada yang daring. Daring dalam jaringan ya.. sistem online ya..
ada beberapa tatap muka tapi lebih banyak yang daring waktu itu. Jadi
ee...pembelajaran diklatnya itu dilakukan daring jadi para guru itu
komunikasi dengan narasumber dari rumah-rumah atau dari sekolah
mereka jadi ee...ada apa kegiatan diskusi ada forum dan sebagainya.
Mungkin untuk mahasiswa sudah megenal itu yaa... Ini waktu itu ada
daring dan nanti artinya ee...ada diakhiri oleh postetest. Nah itu, jadi itu
tahun...tahun 2015 sudah ada PKB itu. 2014-2015 yaa...itu pernah ada
PKB. Kemudian untuk biologi guru biologi Tuban kebetulan saya juga
menjadi pengurus biologi atau MGMP itu ee...ada peningkatan
kompetensi guru itu melalui namanya ee...diklat inkuiri ada diklat STEM
nah...ini juga meningkatkan kerpofesionalan bapak ibu guru biologi di
kabupaten Tuban.

Pewawancara : hmmm...berarti ini nyambung sekalian MGMP ya pak ya...terus


untuk MGMP sendiri berarti semua guru di SMA 1 apa namanya gimana
pak?

Bapak Indro : yaa...MGMP ini untuk sekarang MGMP ini ee...semua guru, semua
guru itu diwajibkan menjadi anggota komunitas MGMP nahh... jadi
semua guru...

Pewawancara : honorer pun?

Bapak Indro : iyaa.. menjadi itu supaya data mereka itu masuk ke pusat. Nahh...
jadi data mereka masuk ke pusat. Nah...kebetulan saya sebagai ketua
MGMP disitu saya sebagai ketua komunitas sehingga kalo ada...

Pewawancara : berapa tahun pak?

Bapak Indro : ehmm... saya lepas sudah berapa tahun sudah lama sekali. Yaa.. dulu
pernah menjadi sekertaris, menjadi wakil terus jadi ketua ini ee... mau
mundur ndak ada yang mau ganti hehe... Maunya ini sudah...sudah
maunya tahun ini tahun terakhir. Yaa.. itu ee... jadi setiap guru yang baru
ini kita ajukan untuk menjadi apa anggota komunitas. Mereka saya minta
berhubungan dngan petugas di cabang dinas sehingga nanti kalo mereka
sudah diusulkan ke pusat ke operator ini saya nanti tinggal meng ACC
untuk menerima menjadi anggota komunitas. Nahh...untuk pelatihan-
pelatihan yang berskala nasional artinya yang ee...pelatihan itu biasanya
untuk biologi ini kita kerjasama dengan P4TK Bandung P4TK IPA
Bandung. Kebetulan MGMP biologi Tuban untuk biologi ini ada kerja
sama denga P4TK Bandung sejak tahun 2017 yaa.. 2017 itu ada pealatihan
inkuri ini cuman ada keterbatasan waktu itu yang menjadi guru disana
hanya 20 nahh...hanya 20 demikian juga waktu diklat STEM itu juga 20
yang terakhir itu ada namanya PKP juga 20...20 peserta. Sehingga kita
pilih kita kalo yang...yang inkuiri ini kita pilih secara merata semua
sekolah satu...satu yaa.. tapi untuk yang PKP kemarin berzonasi sehingga
zonasi berarti yang terdekat dengan SMA 1 yaa...jadi karena ini program
dari pusat, keterbatasan dana sehingga yaa...yang mendapatkan hanya
terbatas hanya 20 yang lain menyimak dan dapat share dari desiminasi
yaa...dapat pada pertemuan berikutnya kita memberi desiminasi pada
semua anggota apa apa..yang dilatihkan itu.

Pewawancara : pertemuannya itu setiap apa pak?

Bapak Indro : setiap hari sabtu

Pewawancara : tiap setiap minggu itu...

Bapak Indro : tidak...tidak setiap sabtu karena mereka harus ada uang dari sekolah
transaport maka dibatasi satu semester itu 5 pertemuan

Pewawancara : 1 semester 5 pertemuan...

Bapak Indro : 5 pertemuan... kalo setiap sabtu kan nanti malah apa ya... sekolahnya
nanti nggak kuat sangunya nanti yaa...nah ini mereka kan harus dapat
transprot itu dan ada iuran adminsitrasi di MGMP

Pewawancara : berapa pak jumlah guru di...di Tuban ??

Bapak Indro : kalo yang terdata di ee...komuntias itu ada sekitar 40 lebih.. 40 tapi
tidak semua

Pewawancara : itu SMA saja ya pak??

Bapak Indro : itu SMA dan MA yaa...dari MA...MA swasta kalo yang MA negeri
nggak masuk...nggak nggak

Pewawancara : beda sendiri ya??


Bapak Indro : yaa... beda sendiri yang MA swasta ada yang masuk swasta ya
swasta...swasata ada yang masuk tapi MA... sebentar ndak ada...ndak ada
maaf saya tarik yang MA nggak masuk karena mereka dibawah Depag ya
yaa...ya ya berarti SMA...SMA Negeri dan swasta ada SMA
Muhhamadiyah SMA NU ya itu.

Pewawancara : ehmm... heeh... heeh... heeh... itu yang MGMP sendiri. Nahh..
sekarang untuk yang Lesson Study pak itu nyambungnya tadi kan yang
apa pembelajaran menggunakan STEM itu tadi ya

Bapak Indro : Lesson Study kita sudah lama mendapat materi Lesson Study

Pewawancara : sekitar berapa tahun pak??

Bapak Indro : ohh.. sudah lama ya saya ya mungkin 10 tahun. Sudah 10 tahunan.
Ee... mungin saat saya di SMA Tambak Boyo itu sudah pernah
mendapatkan materi lesson study yang mana yang saya tangkap bahwa
dalam pembelajaran menggunakan lesson study itu ee... seorang guru bisa
melibatkan kerjasama kolaborasi dengan guru mapel lain ya... cuman
prakteknya dilapangan masih susah dilakukan yaa.... Ee... cuman tahun
apa 3 tahun yang lalu... 3 tahun yang lalu ee... kami di...apa... dipanggil di
Bandung di P4TK IPA itu untuk di diklat menjadi narsaumber STEM
yaa...pembelajaran STEM itu sebenernya kayaknya mirip dengan lesson
study. heeh... dimana pengembangan STEM yang merupakan
kepanjangannya adalah Sains Technologoy Engineering Mathematics
yaa...disitu ee...memang membutuhkan kolaborasi antara IPA atau sains
kemudian ilmu tekonologinya engineering dan mathematics yaah.. cuman
dalam pakteknya itu ee...kita sebagai guru ee...dengan murid itu kita tidak
melibatkan guru lain secara langsung tapi yang...yang dilibatkan itu
ilmunya. Nah... ilmu matematikanya itu yang diaplikasikan. Jadi STEM
yang kami dapatkan dari P4TK IPA itu adalah STEM yang melibatkan
beberapa ilmu yaa.. beberapa pelajaran menjadi satu kesatuan yang
diberikan sepenuhnya kepada murid untuk merancang, engineering jadi
anak-anak kita latih merancang, mendesain sehingga nanti di
kehidupannya yang akan datang itu mereka terbiasa merancang. Karena di
dalam merancang itu ternyata membutuhkan perhitungan-perhitungan
matematik. Baik itu panjang ukurannya, harga berapa yang dibutuhkan,
harga produksi mbek harga jual. Mereka itu butuh itu, bahkan kalo perlu
butuh juga ilmu ekonomi nahh...ilmunya...Jadi STEM yang kami
kembangkan tidak semata-mata memang berhubungan dengan guru mapel
lain tapi ee... berhubungan dengan ilmunya

........................................................(jeda adzan maghrib).............................................


Pewawancara : nah... tadi masalah STEM apa tadi lanjutnya...

Bapak Indro : yaa... STEM tadi adalah lesson study yaa...

Pewawancara : nggih... berarti udah lama ya pak ya untuk...

Bapak Indro :iya...sudah kita praktekkan ee...sudah saya praktekkan 2 angkatan. 2


angkatan 2020 ini saya praktekkan. 2019 yaa...2018 yaa.. 2 tahun yaa..
jadi saya dapatnya 2018 sehingga yang saya praktekkan itu angkatan 2019
mbek iki sing 2020 ini

Pewawancara : ini untuk apa ya untuk perbedaan antara siswa yang telah bapak
terapkan itu sama yang dulu sebelunya itu bagaimana pak?

Bapak Indro : yang jelas anu... ada... ada skill yang bertambah ada skill yang tergali
itu adalah kemampun merancang sesuatu nah...ini kan sebelumnya tidak
ada merancang. Dalam arti merancang yang dihitung dengan cermat dari
segala hal ini gini kalo anak suruh mebuat projek gitu aja ya... membuat
projek sudah tapi di...di STEM ini yaa..memang projek tapi rancangannya
itu dirancang sedemikian rupa melibatkan ukuran-ukuran, panjang, lebar,
tinggi kemudian volume itu kan membutuhkan matematik yaa...kemudian
sampe nanti ketika rancangan ini sudah jadi membuhkan bahan apa.
Nah... nanti mereka menentukan bahannya, ketika ini saya terapkan untuk
membuat rancangan hidroponik yang sistem pipa kemudian membutuhkan
apa filter atau pompa air ini mereka menghitung nahh... ketika mereka
menentukan harga ini saya sarankan kamu bisa mengetahui harga ini bisa
dari internet bisa dihitung ketika harga satuan di internet itu pipa
panjangnya sekian meter nahh... kamu yang... kamu butuhkan itu berapa
meter, bisa diprediksi disana ee...berapa kebutuhan produksi kalo kamu
merancang ukuran hidroponik sekian... ini berapa. Kemudian nanti ketika
alatmu sudah jadi nanti membutuhkan bahan apa ketika panen itu bisa
menghasilkan berapa produksi nahh...sehingga keuntungannya berapa.
Nahh... sampe disitu, artinya kalo ini dibiaskan anak-anak itu nanti lulus
SMA sudah biasa...biasa apa yaa... mandiri. Artinya ada ee... entrepreneur
nya kan disini karena ini produknya bisa untuk menghasilkan produk uang
nahh...sementara ada bab-bab lain yang bisa dibuat STEM seperti rumah
jamur yaa...rumah jamur. Kebetulan saya kan mengajar kelas 12 sehingga
jamur itu materi kelas 10 yaa..yang kebetulan kita dilatihkan di Bandung
itu memang STEM hidroponik itu yang kami terapkan di kelas 12, yang
kelas 12 itu yang bisa di STEM kan sementara yaa...hidroponik yang
menarik yaa...andai kata apa...kulitur jaringan ini kan agak sulit bahanya
lebih rumit yaa...agak susah untuk anak-anak SMA, untuk bahannya ini
lebih rumit sekali. Jadi, yaa...gitu kemampuan merancang ini kalo
dibiaskan mungkin juga di mapel-mapel lain STEM ini akan...kebetulan di
Tuban ini SMA 1 yang mendaptkan program STEM itu ada 3. Fisika bu
Dewi kemudian Kimia pak Jay yang mendapatkan pelatihan di Bandung
sama saya. Jadi ada berarti SMA 1 ini ada 2...2 generasi ini 2 angkatan ini
ada berarti...ada berapa STEM itu di Fisika, Kimia, Biologi yang sama-
sama dilatih di Bandung. Nahh...ini jadi apa...ada 2 segi positifnya
nah...apa kemampuan meng engineering merancang sesuatu kemudian
juga kemampuan untuk ber enterpreneur. Ini ee...harapannya bisa menjadi
satu kebiasaan lah lebih ahli dalam merancang sesuatu

Pewawancara : trus untuk kekurangannya sendiri apa pak?

Bapak Indro : kekurangannya tentu bahwa ee... kalo STEM ini dalam merancang ini
diwujudkan menjadi produk ini adalah membutuhkan biaya yang tentu
mereka iurannya lebih besar ya...kalo mau membuat produk yang bagus
tentu akan membutuhkan biaya yang lebih besar kalo hanya merancang
mereka hanya nggambar tidak banyak keluar uang, tapi kalo yang
dirancang itu diwujudkan seperti ee...yang sudah kita lakukan 2 tahun
yang lalu itu jadi ada yang sampe habis 250 karena pompa air kan juga
mahal. Jadi ada yang ada satu..satu klompok yang sempat di...apa...diberi
apreiasi oleh kami. Kebutulan waktu itu waktu praktek STEM ini kan
dikunjungi dari Bandung yaa...ada yang membuat ee...bianglala jadi
ee...mereka ini ee...STEM nya berputar ada jadi dibuat bolang-baling
berputar sehingga apa tanamannya ini ikut berputar sambil kena air yang
menetes dari atas jadi ini unsur seninya sangat bagus. Ada...ada unsur
seninya ini...ini...kreatifitas murni katanya anaknya kamu pernah liat ini
sebelumnya? tidak pak ini murni dari ide kami. Terus ini kamu
kembangkan kamu punya bakat yang hebat nanti kalo kuliah kamu
teruskan merancang sepeti ini. Itu motivasi saya pada kelas IPA 1 waktu
itu kalo gak salah anak IPA 1 namanya saya lupa ada satu ee...satu
kelompok IPA 1 yang karyanya bagus sempat diapresiasi jempol 5.
Hahaha....

Pewawancara : hahahaha....ooohhh...oke...oke...oke...oke...selesai pak. Kita


sebelum.... sebelum ini berkahir. Harapan apa untuk masa depan tentang
mungkin kebijakan sekolah atau kebijakan pemerintah untuk
pembelajaran Biologi maupun untuk apa ya... untuk sekolah yaa... yang
akan datang

Bapak Indro : yaa...jadi ehm...kalo sekarang ini kan pak mentri yang sekarang ini
yang dielu-elu kan namanya merdeka belajar

Pewawancara : nggih..
Bapak Indro : nahh...merdeka belajar, tentu kita tunggu kedepannya bagaimana
aplikasi yang dimaksud pak mentri mas bro mentri ini kan masih muda
yaa...jadi merdeka belajar itu yang kayak apa. Yaa...kalo sepanjang yang
sudah saya lakukan nahh... merdeka belajar ini ya... mungkin yang... yang
dimaksud itu sudah saya lakukan dalam merdeka belajar itu anak-anak
bisa menggunakan media apapun, sumber apapun yang penting mereka
bisa melampaui ee...target atau kompetensi dasar yang minimal yang
diminta oleh silabus nahh...mereka ee...targetnya ini tapi mereka bisa
menempuh dengan cara-cara yang kreatif. Ini yang dinamakan merdeka
belajar menurut saya seperti itu. Demikian juga gurunya juga diberi
kemerdekaan bagaimana ee...membuat anak-anak itu mengerti,
memahami, dan ee...mampu menguasai sesuatu dengan berbagai metode
yaa...jadi ee...merdeka belajar ini saya sangat mendukung apa...yang
di...di himbau oleh pak menteri cuman ini kan ee...baru berjalan beberapa
bulan pak menteri dan kita semua ini terhambat oleh corona ya...sehingga
ini yang merdeka belajarnya menjadi apa sekarang ini menjadi teruji
pembelajaran online. Ini hal-hal yang tidak dirancang oleh manusia jadi
ini diluar manusia. UN dihapus sehingga ini hal-hal yang artinya bahwa
ya...manusia itu harus... harus siap mengahadapi seperti ini apa yang
terjadi adalah diluar rencana manusia. Nah... ini butuh cara-cara kreatif
para guru agar siswa ini tetap bisa apa ya...tetep mengembangkan
pembelajaran dari rumah nahh... gitu...jadi kalo ada beberapa ee...apa
pejabat yang tidak setuju kalo anak-anak terlalu banyak tugas yaa... tapi
satu sisi lain kalo tidak di beri tugas yaa...kan anak-anak menjadi lain
nanti ya... malah dirumah ee...tidak ada aktivitas pendidikan. Jadi itu
harapan kedepan merdeka belajar itu betul terwujud baik dari segi
gurunya maupun siswanya

Pewawancara :okee... hehe... terimakasih bapak hehe...

C. Resume (dari poin yang diwawancarai)

Bapak Indro banyuwono mengajar di SMA Negeri 1 Tuban. Mengajar sudah


mulai dari 1991 ampai 2000, jadi sekitar 30 tahun. Pak indro kuliah di IKIP Malang
yang sekarang menjadi UM pada tahun 1984-1988. Kuliah pendidikan biologi di IKIP
malang adalah pilihan ke-1, pilihan pertama di kedokteran Universitas Brawijaya,
memilih dimalang karena lokasi sejuk. Alasan beliau juga arena waktu smp nilai yang
paling menonjol yaitu biologi dan ayahnya guru menjadi teladan beliau. Menjadi guru
biologi dapat juga mecerdaskan calonn dokter yang dulu menjadi citacitanya. Setalah
kuliah peluang menjadi dosen sangat besar namun beliau menghemat biaya orang tua
karena 2 adik juga akan kuliah dan ingin segera kerja. Lulus kuliah menunggu
program TID (Tunjangan Ikatan Dinas ) beasiswa dan ternyata menunggu SK selama
2 tahun kemudian ditempatkan di pulau bawean kabupaten gresik. Kemudia mutasi
menjadi guru di SMA Negeri 1 Tambakboyo Tuban, pada 2010 pindah di SMA
Negeri 1 Tuban.

Metode yang diigunakan menggunakan UKBM karena kualitas muridnya


unggul dan siswa lebih aktif alam mencari sumber belajar. Guru sebagai fasilitator
dan tetap memonitor kepada semua siswa bahkan untuk siswa yang kurang diberikan
motivasi secra personal. Untuk penilaian juga dibedakan mana siswa aktif dan tidak
aktif dalam pengerjaan UKBM. Di SMA Negeri 1 Tuban sudah menerapkan sistem
SKS, paling cepat dapat ditempuh selama 2 tahun namun tetap 6 semester. Tahun
2020 sudah ada 13 anak yang menempuh sks selama 2 tahun

Pembelajaran biologi yang sangat menonjol yaitu pembelajaran praktik dari


mata pelajaran lain. Praktik sendiri dilakukan di dalam laboratorium ataupun luar
sekolah seperti pada praktik materi pertumbuhan, hidroponik. Kemudian projek
hidroponik sendiri menggunakan metode STEM (Science Tecnology Engineering
Mathematics) dilakukan setiap kelas dan dapat berfungsi sebagai icon kelas, selain
mendapat nilai pratik biologi, namun juga mendapat nilai aestetic sebagai icon kelas.
Perbedaan karakter pembelajaran zaman sekarang dengan beberapa tahun yang lalu,
dulu medi yang digunakan guru kapur tulis, papan hitam, metode yang dugunakan
guru banyak ceramah dan siswanya tidak memiliki buku yang lengkap serta tidak ada
internet seperti sekarang. Zaman sekarang sangat berubah, untuk medianya sudah
menggunkan papan putih, spidol, LCD dan siswa dapat mendapatkan smber belajar
dengan mudah, seperti buku yang lengkap dan difasilitasi internet sehingga guru lebih
membahas hal-hal yang bersifat up to date dan kontekstual.
Pengembangan kompetensi kepribadian Bapak Indro dilakukan dengan
menanyai kembali kepada siswa, terkait kejelasan materi yang disampaikan Bapak
Indro dan meminta masukkan dari para siswa untuk pembelajaran selanjutnya.
Kompetensi kepribadian siswa juga dilatih dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya
sebelum pembelajaran, berdoa, dan membaca Al-Qur’an.
Pengembangan kompetensi sosial antara guru dengan guru dan staf dilakukan
dengan mengadakan rapat dinas untuk mengevaluasi, hal-hal yang berhubungan
dengan aktivitas siswa, aktivitas guru dan sebaginya. Selain itu interaksi antara guru
dengan siswa dengan cara guru bergantian piket 5S di depan sekolah setiap pagi.
Pengembangan kompetensi pedagogik dilakukan dengan mengikuti program
PKB Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan, yang di dalam PKB ada 2 materi,
yaitu pedagogik dan keprofesionalan, yaitu materi yang dijabarkan dalam 10 modul
dan pada akhir diklat dilakukan satu ujian akhir atau posttest

Pengembangan kompetensi profesional yang dilakukan oleh bapak Indro


Banyuwono yaitu adanya sertifikasi guru yang dilakukan. Beliau menjelaskan bahwa
tujuan dan manfaat dari sertifikasi guru antara lain membantu guru menambah
referensi misalnya dengan pembelian buku-buku referensi, pembelian laptop,
pembelian berbagai alat dan bahan yang mendukung tugas guru, pemasangan wifi di
rumah sehingga melancarkan dalam mengupdate informasi. Sedangkan untuk
pengembangan kompetesi profesionalnya ada program PKB (Pengembangan
Kompetensi Berkelanjutan) yang didalamnya terdapat dua materi yaitu pedagogik dan
keprofesionalan yang dijabarkan dalam 10 modul.
Bapak Indro Bayuwono juga tergabung dalam kepengurusan MGMP biologi di
Tuban yaitu menjadi ketua. Di dalam kegiatan MGMP ini, beliau berkata bahwa
adanya peningkatan kompetensi guru itu melalui diklat inquiry dan diklat STEM yang
juga bisa meningkatkan keprofesionalan bapak ibu guru. Adapun pelatihan berskala
nasional, kabupaten Tuban bekerjasama dengan P4TK IPA Bandung sejak tahun 2017
yang melakukan pelatihan inquiry. Kegiatan MGMP dilakukan setiap hari sabtu yang
satu semester hanya ada 5 pertemuan dan memiliki anggota sekitar 40 orang lebih.
Pengalaman lesson study yang diketahui oleh bapak Indro Bayuwono itu
sudah lama yaitu sekitar 10 tahun. Beliau pernah mndapat materi lesson study ketika
berada di sekolah yang diajarnya dahulu yaitu SMA Tambak Boyo. Menurut pendapat
bapak Indro Bayuwono pembelajaran lesson study ini melibatkan kerjasama dan
kolaborasi antar guru dimana dalam prakteknya dilakukan masih susah dilakukan.
Beliau juga berkata bahwa pernah diundang oleh P4TK IPA Bandung untuk
mengikuti diklat menjadi narasumber STEM. Dalam pembelajaran STEM sudah
beliau praktekkan dua angkatan yaitu pada tahun 2018 dan 2019. Perbedaan yang
menonjol dari adanya penerapan STEM dan tidak yaitu siswa yang mendapat STEM
itu jadi lebih memiliki skill yang tergali yaitu kemampuan merancang sesuatu.
Sedangkan untuk kekurangan dari penerapan STEM itu adalah ketika siswa
merancang suatu produk dan ingin diwujudkan maka akan membutuhkan biaya yang
lebih mahal.
Harapannya untuk masa depan tentang kebijakan pemerintah untuk
pembelajaran Biologi maupun untuk sekolah menurut bapak Indro Bayuwono yaitu
adanya canangan menteri terkait “merdeka belajar”. Beliau berkata bahwa merdeka
belajar ini sudah dilakukannya pada siswanya dengan sudah menggunakan media dan
sumber dari manapun sesuai dengan target atau kompetensi dasar minimal dari
silabus. Target yang ingin diberikan yaitu siswa bisa menempuh cara-cara yang kreatif
sehingga siswa mengerti, memahami, dan mampu menguasai sesuatu dengan brbagai
metode

D. Refleksi (min 500 kata) terkait calon guru biologi yang belajar dari pengalaman
guru senior
Dliya Amaliya (160341606104)
Guru tidak hanya mengajar materi dan juga sebagai fasilitator namun selalu
memonitoring semua siswa, jika terdapat siswa yang kurang dalam pemahaman
ataupun nilai akhir maka guru harus mengevaluasi dan memonitoring. Siswa yang
kurang diberikan motivasi yang lebih agar dapat mengimbangi dengan siswa lainnya.
Nah monitoring tersebut dilakukan pada setiap petemuan. Siswa yang kurang
pemahaman terlihat kurang aktif. Maka dengan ini guru dapat memberikan petanyaan
kepada siswa yang kurang aktif tersebut agar proes pembelajaran berjalan dengan
lancar. Dalam menerapkan metode pembelajaran, guru terlebih dahulu menganalisis
siswa. Siswa dapat menerima metode tersebut dengan efektif ataupun tidak. Dapat
dilihat juga pada hasil evaluasi metode pembelajaran, jika metode tersebut efektif
maka hasil evaluasi siswa sesuai target yang dicapai. Pada SMA tersebut
menggunakan metode UKBM dikarenakan siswanya yang unggul dan lebih aktif
dalam mencari sumber belajar. Penerapan UKBM juga diiringi oleh sistem SKS.
Pembelajaran Biologi sangat menonjol dalam metode praktikum ataupun ke luar
ruangan dan menjadikan siswa lebih refresing. Metode STEM (Science Technology
Engineering and Mathematics) juga diterapkan dalam beberapa materi contohnya
materi hidroponik pertumbuhan. Nah langkah ini dapat di implementasikan oleh
semua SMA karena dapat membuat anak lebih kreatif, kristis dan dapat bersaing
dengan dunia luar. Maka dari itu guru harus selalu mendapatkan informasi terbaru
dalam menggunakan perangkat untuk diterapkan dalam proses pembelajaran
Mahesti Puspa Parnasukma (170341615091)

Sebagai calon guru biologi diharapkan bisa berinteraksi dengan siswa.


Interaksi antara guru dengan siswa akan membuat pembelajaran berjalan dengan baik.
Supaya terbentuk pemahaman yang baik, maka guru perlu memberikan dorongan
kepada siswa untuk bisa membuat dan membangun gagasan yang ingin mereka
ungkapkan. Sebab tanggung jawab belajar dimiliki oleh siswa sedangkan guru
berfungsi sebagai fasilitator, penanggungjawab dan motivator untuk siswa belajar.
Seorang guru juga harus menjadi contoh yang baik dalam memberikan materi
pelajaran kepada siswa. Sebagai guru biologi, tentu saja harus bisa menjadi teladan
kepada murid. Pembentukan karakter terhadap guru juga penting dalam
pelaksanaannya. Karakter guru yang baik dan menginspirasi sebagai guru biologi
adalah guru yang dapat memberikan dorongan yang membuat siswa aktif untuk
belajar. Seorang calon guru supaya bisa meraih keberhasilan dalam memberikan
pengajaran kepada siswa maka juga harus menguasai bidang studi yang diajarkan
(profesional) dan memiliki penguasaan yang cukup dalam bidang studi yang
diajarkan. Maka dengan menguasai ilmu yang diampu akan mudah mengarahkan
siswa untuk berbuat dan bertindak sesuai dengan teori yang diajarkan. Juga sebagai
calon guru biologi harus memiliki kreatifitas dimana mampu melakukan proses
belajar efektif dengan menggabungkan kehidupan sehari-hari dari siswa (kontekstual)
sebagai bahan, strategi,media dan pengalaman pembelajaran di kehidupan nyata.