Anda di halaman 1dari 14

LK 2: Lembar Kerja Refleksi Modul Bidang Studi/Jurnal Harian

Judul Modul Modul 5 Bilangan


Judul Kegiatan 1. Keterbagian, Faktor Bilangan, Bilangan Prima, Kelipatan Bilangan
Belajar (KB) 2. Kongruensi Modulo
3. Notasi Sigma, Barisan dan Deret
4. Induksi Matematika
N Uraian Respon/Jawaban
o
1 Uraikan hasil Berdasarkan diskusi bersama teman dan dosen pada modul 5 materi
diskusi Bilangan yang dirasa sulit ditemukan pada materi, yaitu:
bersama
1. Kongruensi Modulo
teman dan
2. Barisan sebagai Fungsi
dosen
mengenai 3. Induksi Matematika
pemecahan
masalah Berdasarkan materi yang dirasa sulit di atas, kami memperoleh penjelasan
dalam bahwa:
memahami
materi yang
mengalami Pada materi ke-1, adalah
kesulitan 1. Kongruensi Modulo
Beberapa bagian yang perlu diperhatikan adalah definisi kongruensi,
teorema-teorema kongruensi, dan keterkaitan konsep
kongruensi dengan keterbagian, FPB, dan KPK.
Definisi 2.1: 𝑎 = 𝑏(𝑚𝑜𝑑 𝑚) jika dan hanya jika 𝑚¦𝑝– 𝑞
Definisi 2.2: Suatu himpunan {𝑥, 𝑥, … , 𝑥} disebut suatu sistem residu
lengkap
modulo 𝑚. Jika dan hanya jika untuk setiap y dengan 0 = 𝑦 < 𝑚, ada
satu dan
hanya satu 𝑥 dengan 1 = 𝑖 < 𝑚, sedemikian hingga 𝑦 = 𝑥(𝑚𝑜𝑑 𝑚) atau
𝑥 = 𝑦(𝑚𝑜𝑑 𝑚).
Definisi 2.3: Suatu himpunan bilangan bulat {𝑥1, 𝑥2, … , 𝑥𝑘} disebut
suatu sistem residu tereduksi modulo 𝑚 jika dan hanya jika:
(a) (𝑥𝑖, 𝑚) = 1, 1 = 𝑖 < 𝑘
(b) 𝑥𝑖= 𝑥𝑗(𝑚𝑜𝑑 𝑚) untuk setiap 𝑖 ≠ 𝑗
(c) Jika (𝑦, 𝑚) = 1, maka 𝑦 = 𝑥𝑖(𝑚𝑜𝑑 𝑚) untuk suatu 𝑖 = 1, 2, … , 𝑘
Definisi 2.4: Ditentukan 𝑚 adalah suatu bilangan bulat positif.
Banyaknya residu di dalam suatu sistem residu tereduksi modulo 𝑚
disebut fungsi 𝜙-Euler dari 𝑚, dan dinyatakan dengan 𝜙(𝑚).
Pada materi ke-2, adalah
2. Barisan sebagai Fungsi
Untuk menentukan suku-suku suatu barisan kita melihat
keteraturan pola dari suku suku sebelumnya. Salah satu cara untuk
menentukan rumus umum suku ke-n suatu barisan adalah dengan
memperhatikan selisih antara dua suku yang berurutan. Bila pada
satu tingkat pengerjaan belum diperoleh selisih tetap,
makapengerjaan dilakukan pada tingkat berikutnya sampai
diperoleh selisih tetap. Suatu barisan disebut berderajat satu
(linear) bila selisih tetap diperoleh dalam satu tingkat pengerjaan,
disebut berderajat dua bila selisih tetap diperoleh dalam dua
tingkat pengerjaan dan seterusnya.
Pada Materi ke-3, adalah
3. Induksi matematika
Induksi matematika adalah proses pembuktian teorema umum atau
rumus dari kasus-kasus khusus. Misalkan{𝑃𝑛} adalah suatu barisan
proposisi (pernyataan) yang memenuhi kedua persyaratan ini:
i. 𝑃𝑁 adalah benar (biasanya 𝑁 adalah 1).
ii. Kebenaran 𝑃𝑘 mengimplikasikan kebenaran 𝑃𝑘+1= 𝑁.
Maka, 𝑃𝑛 adalah benar untuk setiap bilangan bulat 𝑛 = 𝑁
Contoh:
2 Uraikan hasil Berdasarkan hasil diskusi bersama teman dan dosen mengenai miskonsepsi
diskusi pada materi di modul 5 ini yaitu pada materi:
bersama 1. KB 2 Kongruensi Modulo
teman dan 2. KB 3 Notasi Sigma, Barisan dan Deret
dosen 3. KB 4 Induksi Matematika
mengenai
miskonsepsi Inilah hasil persentasi kami masing-masing kelompok
di modul ini Kelompok 5 :

Penyelesaian :
Bisa kita lihat bersama-sama terdapat di Teorema 2.1 pada halaman 59 di
modul 5 untuk menyelesaikan soal di atas.

KELOMPOK 3 :
PEMBUKTIAN TEOREMA 2.3

KELOMPOK 1 :
KELOMPOK 4.
KELOMPOK 2.
3 Hambatan Pada analisis materi di Modul 5 ini hambatan yang saya rasakan adalah
yang dialami materi pada KB 2, KB 3 dan KB 4, antara lain:
pada contoh soal yang diberikan kurang banyak,beberapa istilah yang masih baru
pembelajaran dan harus mencari dari sumber lain, belum terbiasa dengan pembelajaran
analisis materi berbasis masalah.
pembelajaran
berbasis
masalah di
modul ini
4 Hal yang akan Dari pembelajaran pada modul 5 ini, ada beberapa hal yang akan saya
dilakukan lakukan untuk sukses pada modul berikutnya yaitu dengan memahami
untuk sukses modul dengan seksama terlebih dahulu, mencari sumber-sumber informasi
di dari berbagai literature, kemudian mendiskusikan materi yang saya anggap
pembelajaran sulit dan masih terdapat miskonsepsi kepada teman satu kelas serta akan
modul menanyakan langsung kepada dosen.
berikutnya

Anda mungkin juga menyukai