Anda di halaman 1dari 12

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. VARIABEL PENELITIAN

Variabel adalah ukuran atau ciri yang dimiliki oleh anggota-anggota suatu
kelompok yang berbeda dengan yang dimiliki oleh kelompok yang lain
(Notoatmodjo, 2010).
Variabel penelitian dibedakan menjadi 2 macam yaitu variabel terikat dan
variabel bebas (Sugiyono, 2010).
1. Variabel Bebas (Independent Variable)

Variabel independen merupakan variabel yang menjadi sebab perubahan


atau timbulnya variabel dependen. Variabel ini dikenal dengan nama variabel
bebas artinya bebas dalam mempengaruhi variabel lain. Variabel bebas dalam
penelitian ini adalah aplikasi pengingat diet

2. Variabel Terikat (Dependent Variable)

Variabel dependen adalah variabel yang dipengaruhi atau menjadi akibat


karena variabel bebas. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kepatuhan
konsumsi diet pada pasien gagal ginjal kronis di RSUD Dr.Loekmono Hadi Kudus.

B. HIPOTESIS

Hipotesis dalam penelitian berarti jawaban sementara penelitian yang


kebenarannya akan dibuktikan dalam penelitian tersebut, dikatakan sementara
karena jawaban yang diberikan baru berdasarkan pada teori dan belum
menggunakan fakta atau data (Riyanto, 2011).
Hipotesis alternative (Ha) merupakan hipotesis yang menyatakan ada
hubungan antara variabel satu dengan variabel yang lain atau hipotesis yang
menyatakan ada perbedaan sesutu kejadian antara kedua kelompok (Riyanto,
2011).
Hipotesis nol (Ho) merupakan hipotesis yang menyatakan tidak ada hubungan
antara variabel satu dengan variabel yang lain atau hipotesis yang menyatakan
tidak ada perbedaan sesuatu kejadian antara kedua kelompok (Riyanto, 2011)
Ha : Ada pengaruh aplikasi pengingat diet terhadap kepatuhan konsumsi diet
pada pasien gagal ginjal kronis di RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus
Ho : Tidak pengaruh pengaruh aplikasi pengingat diet terhadap kepatuhan
konsumsi diet pada pasien gagal ginjal kronis di RSUD Dr. Loekmono
Hadi Kudus

C. KERANGKA KONSEP

Kerangka konsep adalah kerangka hubungan antara konsep-konsep yang


ingin diamati atau diukur melalui penelitian-penelitian yang akan dilakukan
(Notoatmodjo, 2010).
Berdasarkan ruang lingkup penelitian dan teori yang telah diuraikan, maka
kerangka konsep penelitian adalah sebagai berikut :

Tabel 3.1 Variabel penelitian


Variabel Independent Variabel Dependent

Kepatuhan konsumai diet


pada pasien gagal ginjal di
Aplikasi pengingat diet
RSUD Dr. Loekmono Hadi
Kudus

D. RANCANGAN PENELITIAN

1. Jenis Penelitian

Rancangan penelitian ini menggunakan Jenis penelitian Quasy


Ekperimental, desain ini mempunyai kelompok kontrol, tetapi tidak dapat
berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel-variabel luar yang
mempengaruhi pelaksanaan eksperiment (Notoadmodjo, 2010).
Dalam rancangan ini, kelompok eksperimental diberi perlakuan yaitu
aplikasi pengingat diet. Untuk kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan
apapun. Pada kelompok eksperimental dan kontrol diawali dengan pre test
(pengukuran awal) kepatuhan konsumsi diet gagal ginjal dan setelah
pemberian perlakuan diadakan pengukuran kembali (post tes) . Kepatuhan
melakukan konsumsi diet gagal ginjal. Rancangan penelitian sebagaimana
pada gambar 3.2.
Gambar 3.2 Desain Penelitian

K- Intervensi O1 X1 O2 Y1 = (O1 : O2)

Subyek Pre Perlakuan


K-Kontrol O3 O4 Y2Post
= (O3 : O4)

Keterangan :

O1 dan O3 : Observasi awal pengambilan data awal (pre test)


O2 dan O4 : Post Test pengambilan data awal dengan dan
tanpa menggunkan aplikasi pengingat diet
Y1 : Hasil Perbandingan dari Pre test dan Post Test
pada Kelompok Intervensi (kelompok yang
menggunakan aplikasi pengingat diet)
Y2 : Hasil Perbandingan dari Pre test dan Post Test
pada Kelompok Kontrol (kelompok yang tanpa
menggunakan aplikasi pengingat diet)
X1 : Perlakuan kelompok intervensi menggunkan
aplikasi pengingat diet
K- Kontrol : Kelompok Kontrol ( kelompok yang tidak digunkan
sebagai sumber data)
K-Intervensi : Kelompok Intervensi (kelompok yang digunakan
sebagai sumber data)

2. Metode Pengumpulan Data


a. Jenis data
Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa :
a) Data primer
Data primer atau data tangan pertama adalah data yang diperoleh
langsung dari subjek penelitian dengan menggunakan alat
pengukuran atau alat pengambilan data langsung pada subjek
debagai sumber informasi yang dicari (Azwar, 2012). Dalam
penelitian ini data primer berupa kepatuhan konsumsi diet pasien
dengan gagal ginjal kronis di RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus
diperoleh menggunakan kuesioner dan pelaksanaan aplikasi
pengingat diet dengan menggunakan lembar obsevasi.
b) Data sekunder
Data sekunder atau data tangan kedua adalah data yang
diperoleh dari pihak lain, tidak langsung diperoleh oleh peneliti dari
subjek penelitiannya. Data sekunder biasanya berwujud data
dokumentasi atau data laporan yang telah tersedia (Azwar, 2012).
Data sekunder pada penelitian ini diperoleh dari: RSUD Dr.
Loekmono Hadi Kudus berupa data jumlah pasien CKD yang akan
menjadi subjek penelitian.
b. Teknik pengumpulan data
Pengumpulan data adalah suatu proses pendekatan pada subjek
yang diperlukan dalam suatu penelitian. Rencana pengumpulan data
pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
a) Penelitimeminta surat permohonan dari Universitas Muhammadiyah
Kudus untuk melakukan ijin penelitian.
b) Peneliti mengajukan ijin Ke RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus untuk
melakukan research.
c) Peneliti melakukan kunjungan ke Ruang Hemodialisa dan
memperkenalkan diri untuk memulai penelitian

d) Selanjutnya peneliti memberikan informed consent kepada


responden untuk menjadi responden penelitian.
e) Setelah bersedia menjadi responden, kemudian kelompok
perlakuan diberikan tentang aplikasi pengingat diet.
f) Hasil eksperiment pada responden setelah terkumpul sesuai dengan
besar sampel dilakukan pengolahan serta menganalisis data yang
telah diperoleh.
3. Populasi Penelitian
Populasi merupakan keseluruhan atribut, dapat berupa manusia, objek,
atau kejadian yang menjadi fokus penelitian yang mempunyai kualitas
karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari kemudian
ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2010).
Populasi pada penelitian ini adalah pasien dengan gagal ginjal di RSUD
Dr. Loekmono Hadi Kudus. Populasi diambil dari Jumlah pasien pada bulan
November 2019, yaitu sebanyak 40 pasien.
4. Sampel Penelitian
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh
populasi tersebut (Sugiyono, 2010).
Sampel dalam penelitian ini adalah pasien dengan gagal ginjal di RSUD
Dr. Loekmono Hadi Kudus yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi
tersebut dibawah ini, yaitu :
a. Kriteria Inklusi
1) Pasien dengan gagal ginjal dalam kondisi sadar
2) Pasien gagal ginjal tidak disertai penyakit menular
3) Pasien yang hanya menjalankan perawatan hemodialisa.
b. Kriteria Eksklusi
Kriteria eksklusi adalah kriteria dimana subjek tidak dapat mewakili
sampel karena tidak memenuhi syarat sebagai sampel penelitian
karena ada hambatan, Kriteria eksklusi dalam penelitian ini adalah :
1) Pasien mengalami gangguan jiwa
2) Pasien disertai penyakit menular
3) Pasien yang mengalami perburukan kondisi
4) Pasien yang diluar ruang hemodialisa.
Dalam penelitian ini menggunakan Simple random sampling, dengan
menggunakan rumus sebagai berikut :
N
n
1 N d 
2

Keterangan:
N = Besar populasi = 40 n = Besar sampel
d = Tingkat kepercayaan/ketepatan yang diinginkan = 0,1

N
n
2
1  N (d )
40
2 
1  40(0,1)
40
1  40(0,01) 

40
1  0,4 

40
 1,4
 28,5
 28
Jadi Jumlah Sampel yang digunanakan adalah 28 responden, dengan
14 responden sebagai Kelompok Intervensi dan 14 responden sebagai
kelompok Kontrol.

E. DEFINISI OPERASIONAL PROSEDUR


Tabel 3.2 Definisi Operasional
Variabel Definisi Operasional Alat Ukur Kategori Skala

Variabel
Independen
Edukasi Pemberian Informasi Lembar jika total skor Nominal
Berbasis tentang diet pasien observasi hasil
Aplikasi gagal ginjal dengan penjumlahan
Android menggunakan alat Lembar
“Buku Saku bantu media aplikasi Observasi :
Pasien buku saku pasien 1. Diberikan
Dialysis” dialisis, yang Edukasi sesuai
didalam buku saku dengan SOP
tersebut terdapat 2. Tidak diberikan
jenis makanan yang Edukasi Sesuai
dikonsumsi, makanan dengan SOP
yang tidak boleh
dikonsumsi
dan akan dievaluasi
selama 6 hari

Variabel
Dependent

kepatuhan tindakan yang Kuisioner jika total skor Ordinal


diet pada dilakukan oleh hasil
pasien gagal pasien gagal ginjal penjumlahan
ginjal dalam mengontrol Lembar
makanan yang observasi :
dimakan dan pola 1. Patuh Jika Nilai
makan sehari-hari 11-20
seperti makanan apa 2. Tidak Patuh jika
saja yang boleh Nilai 0-10
dimakan, makanan
yang harus dihindari
sesuai panduan pada
buku saku pasien
dialisis.
F. Instrumen Penelitian dan Cara Pengumpulan Data
1. Instrumen penelitian
Instrument penelitian adalah alat- alat yang digunakan untuk
pengumpulan data (Notoatmodjo, 2010). Dalam penelitian ini menggunakan
instrument berupa lembar observasi yang dibuat oleh peneliti berdasarkan
acuan bab 2. adapun uraian dari lembar observasi adalah sebagai berikut :
a. Instrumen A digunakan untuk mengetahui karakteristik responden (Umur,
jenis kelamin, pekerjaan).
b. Instrumen B lembar observasi digunakan untuk mengetahui Pemberian
aplikasi pengingat diet oleh petugas kesehatan terdiri dari 10 item
pertanyaan tertutup dengan alternatif jawaban, Ya dan tidak, dengan
pertanyaan positif.
c. Instrumen penelitian C digunakan untuk mengetahui kepatuhan diit gagal
ginjal, terdiri dari 20 pertanyaan tertutup dengan alternatif jawaban : Ya
dan tidak dengan model pertanyaan positif dan negatif. Pertanyaan Positif
terdapat pada poin pertanyaan 1,4,7,8,9,10,12,13,14,16,18,19,20 dan
pertanyaan negatif pada poin pertanyaan 2,3,5,6,11,15 dan 17.
Kuisioner dalam penelitian ini akan dilakuakan uji validitas dan
reliabilitas seperti dibawah ini:
a. Uji Validitas
Validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu
butir pertanyaan. Skala butir pertanyaan disebut valid, jika melakukan
apa yang seharusnya dilakukan dan mengukur yang seharusnya diukur
(Sunyoto, 2011).
Untuk menguji validitas maka dilakukan uji korelasi antar skor (nilai)
tiap item pertanyaan dengan skor total kuesioner tersebut. Bila item
pertanyaan mempunyai korelasi yang bermakna (construct validity)
dengan skor total instrument maka kuesioner dinyatakan valid
(Notoatmodjo,2010). Pada penelitian ini kuisioner yang akan dilakukan
uji validitas adalah kuisioner kepatuhan diit gagal ginjal. Uji validitas
pada penelitian ini menggunakan uji statistik korelasi Pearson Product
Moment, dengan rumus sebagai berikut:

𝑛(∑𝑥𝑦)−(∑𝑥).(∑𝑦)
r=
√{𝑛∑𝑥2− (∑𝑥)2} .{𝑛∑𝑦2− (∑𝑦)2}
Keterangan:
r = koefisien korelasi
∑x = jumlah skor item
∑y = jumlah skor total (item)
xy = jumlah skor total responden kali tiap pertanyaan

n = jumlah responden
Berdasarkan jumlah responden, instrument dinyatakan valid bila
didapatkan nilai rhitung lebih besar dari rtabel (0.361) pada taraf signifikansi
5% (Sugiyono, 2010). Uji validitas kuesioner dilakukan di RSUD RA.
Kartini Jepara dengan jumlah responden sebanyak 20 responden
dengan taraf signifikan 0,05 maka rtabel di peroleh 0,423.
b. Uji Reliabilitas
Menurut Arikunto (2010), reliabilitas adalah suatu instruksi yang
dipercaya untuk dapat digunakan sebagai alat pengumpulan data,
karena instrument tersebut sudah baik. Uji reliabilitas menggunakan
rumus alpha.Instrument dinyatakan reliable jika mempunyai nilai
minimum 0,623 atau ≥ 0.60 sampai mendekati angka 1 dan nilainya
positif.Reliabilitas disini menunjukkan tingkat konsistensi dan stabilitas
dari data berupa skor hasil persepsi suatu variabel, baik variabel bebas
maupun variabel terikat (Sunyoto, 2011). Secara matematis besarnya
reliabilitas dirumuskan (Riwidikdo, 2009) sebagai berikut:

Keterangan:

𝑘 . ∑ 𝑎𝑏2
r=
𝑘−1
{1 −𝑎𝑏
2 }

r = reliabilitas instrument
k = jumlah item dari instrument
2
∑ab = mean skor total ab2 = varian total
G. Tehnik Pengolahan Data dan Analisis Data
1. Tehnik Pengolahan Data
a. Memeriksa (Editing)
Editing dilakukan dengan cara memeriksa kebenaran jawaban dari
responden yang ada pada kuesioner. Editing dilakukan pada tahap
pengumpulan data.
b. Coding (memberi tanda kode)
Koding merupakan kegiatan pemberian kode numeric (angka) terhadap
data yang terdiri atas beberapa kategori.
c. Entry Data
Entry data dilakukan dengan cara setelah pemberian kode, selanjutnya
memasukkan data ke dalam data base komputer untuk kemudian membuat
distribusi frekuensi sederhana atau tabel kontigensi.
d. Tabulasi (pengumpulan data)
Tabulasidibuat peneliti dalam bentuk tabel yang berisi tentang distribusi
frekwensi dan prosentase.

2. Teknik Analisa Data


Analisa hasil penelitian ini akan menganalisis pengaruh Aplikasi pengingat
Diet terhadap kepatuhan konsumsi diet pada pasien gagal ginjal kronis di
RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus. Analisa nyata yang digunakan dalam
penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat.
a. Analisis Univariat
Analisa univariat yang dilakukan terhadap tiap variabel dari hasil
penelitian. Pada umumnya dalam analisis ini hanya menghasilkan
distribusi frekuensi dan presentase dari tiap variabel (Notoatmodjo, 2010).
Analisa univariat pada penelitian adalah pemberian Aplikasi Pengingat
Diet dan kepatuhan konsumsi diet pasien dengan gagal ginjal kronis.
Rumus analisa univariat :
Keterangan :
f : Frekuensi yang dihasilkan
N : Jumlah seluruh sample

b. Analisa Bivariat
Analsis bivariat yaitu analisis data yang dilakukan pada dua variabel
yang diduga mempunyai hubungan atau korelasi (Notoatmodjo, 2010).
Analisa bivariat dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
Aplikasi Pengingat Diet terhadap kepatuhan konsumsi diet pasien gagal
ginjal kronis di RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus. Data yang terkumpul
dalam penelitian ini akan dilakukan uji normalitas data, apabila didapatkan
data normal, maka data akan dilakukan uji statistik dengan uji statistik non
parametrik wilcoxon.
Uji Wilcoxon untuk menganalisis hasil-hasil yang berpasangan dari
dua data apakah berbeda atau tidak. Uji Wilcoxon ini digunakan untuk tipe
data yang bertipe nominal dan ordinal. Dengan syarat sampel pasien
hemodialisa yang melakukan cuci darah di RSUD Dr. Loekmono Hadi
Kudus dapat membaca dan menggunakan android. Uji Wilcoxon di bantu
dengan Komputerisasi.
H. Etika Penelitian
Dalam melakukan penelitian, peneliti menekankan pada masalah etika
menurut Hidayat (2009), meliputi :
1. Lembar Persetujuan (Informed Concent)
Untuk menghindari suatu keadaan atau hal-hal yang tidak diinginkan, maka
yang menjadi responden adalah pasien yang benar-benar setuju menjadi
responden dengan menandatangani lembar persetujuan (Informed
Concent). Apabila subjek menolak untuk diteliti maka peneliti tidak akan
memaksa dan akan menghormati hak-haknya.
2. Tanpa Nama ( Anonimity)
Untuk menjaga kerahasiaan responden, peneliti tidak akan mencantumkan
nama responden pada lembar pengumpulan data, lembar tersebut hanya
diberi kode tertentu.
3. Kerahasiaan (Confidentiality)
Informasi yang diberikan responden serta semua data yang terkumpul
dijamin kerahasiaannya oleh peneliti, hal ini tidak dipublikasikan untuk
diberikan kepada orang lain tanpa seizin responden.

I. Jadwal Penelitian
Terlampir

J. Alur Penelitian
Popolasi
N = 28 Responden

1-14 15-28
Sempel Kelompok Intervensi Sempel Kelompok kontrol
N1 = 14 Responden N2= 14 Responden

Pengukuran kepatuhan diet Pengukuran kepatuhan doet


pada pasien gagal ginjal kronis pada pasien gagal ginjal di
di RSUD Dr. Loekmono Hadi RSUD Dr. Loekmono Hadi
Kudus (Kelompok Intervensi) Kudus (Kelompok Kontrol)
Sebelum diberikan aplikasi
pengingat diet

Pengukuran kepatuhan diet

Pemberian Aplikasi Pengingat


diet pada pasien gagal ginjal
kronis di RSUD Dr. Loekmono
Hadi Kudus selama 2-4 hari

Pengukuran kepatuhan diet pada


pasien gagal ginjal kronik di
RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus
setelah diberikan aplikasi
pengingat diet

Analisa Data

Pengajian Data