Anda di halaman 1dari 16

PRAKTIKUM

LAPORAN PRAKTIKUM PENGAMATAN PADA ANATOMI BATANG

Laporan Praktikum

Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Struktur Perkembangan Tumbuhan 1

Yang Dibina Oleh Dr. Murni Sapta Sari, M. Si. dan

Rahmi Masita, S. Si., M. Sc.

Disusun oleh:

Meita Kusuma Irawati

200342616867

Offering H Tahun 2021-Biologi

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

PROGRAM STUDI S1 BIOLOGI

April 2021
A. Topik Praktikum : Anatomi Batang
B. Waktu Praktikum : Kamis, 15 April 2021
C. Tujuan Praktikum :
1. Mengamati struktur primer dan sekunder batang dikotil dan monokotil.
2. Mengamati struktur anomali pada batang dikotil dan monokotil.
3. Menyimpulkan struktur batang normal dan anomali.
D. Alat dan Bahan :

Alat :

1. Mikroskop cahaya
2. Gelas benda
3. Gelas penutup
4. Jarum preparat
5. Silet
6. Kobokan
7. Pipet tetes
8. Empelur ketela pohon
9. Lampu spirtus

Bahan :

1. Bahan segar:
a. Batang Amaranthus sp.
b. Batang Aloe sp.
c. Batang sirih
2. Preparat awetan:
a. Penampang melintang batang Cucurbita moschata
b. Penampang melintang batang Hibiscus rosa-sinensis
c. Penampang melintang batang Zea mays
3. Reagen:
a. Floroglusin
b. HCL 25%
c. Kloral hidrat
E. Dasar Teori
Bagian tumbuhan yang berada di atas tanah yang mendukung daun dan alat-alat
reproduksi disebut batang. Batang juga terdiri dari 3 sistem jaringan seperti akar. Ketiga
sistem jaringan tersebut, yaitu: epidermis, korteks, dan stele.
Batang primer memiliki epidermis yang umumnya satu lapis, pada waktu masih muda
ada yang memiliki trikomata dan stomata. Korteks terdiri dari beberapa lapis sel yang
bersifat parenkimatis, pada waktu muda sel-sel penyusunnya ada yang mengandung
kloroplas. Jaringan penguat ada yang berupa kolenkima yang umumnya terletak di
bawah epidermis atau sklerenkima yang mungkin di bawah epidermis atau bagian yang
lebih dalam. Jaringan sekretorik mungkin ditemukan juga dalam kortek. Kristal kalsium
oksalat maupun butir amilum juga terdapat pada batang tumbuhan tertentu. Bagian
terdalam dari kortek yang disebut endodermis tidak tampak jelas. Perisikel umumnya
satu lapis dan biasa disebut dengan perikambium. Batang yang muda perikambiumnya
seringkali mengandung butir amilum sehingga disebut sarung tepung. Stele terdiri dari
berkas pengangkut tipe kolateral (normal) dan tersusun dalam satu lingkaran. Empulur
seringkali terdapat di dalam stele.
Batang sekunder memiliki periderm yang menggantikan epidermis. Lenti sel terbentuk
pada periderm, sebagai jalan masuknya udara untuk pernafasan. Sel-sel penyusun
korteks umumnya juga mengandung kristal, sel minyak, sel lendir, sel getah, dan dan
lain-lain tergantung jenis tanamannya. Kolenkima kadang-kadang sudah tidak
ditemukan karena mungkin berubah menjadi sklereida. Batang antara korteks dan stele
tidak jelas bahkan pada batang monokotil korteks sangat sempit daerahnya. Berkas
pengangkut yang normal pada dikotil terdiri dari satu lingkaran yang teratur dan bertipe
kolateral terbuka sedang pada monokotil yang normal berkas pengangkut tersebar dan
tipenya kolateral tertutup. Tipe stele pada dikotil eustele sedang pada monokotil
ataktostele. Anomali mungkin terjadi pada tipe berkas pengangkut dan jumlah berkas
pengangkut dalam batang.
F. Hasil Pengamatan
ANATOMI BATANG Nama Preparat : Irisan Melintang Batang Amaranthus sp
Familia : Amaranthaceae
Waktu Kegiatan: Kamis, 15 April 2021
Reagen : Air, Floroglusin dan HCL 25%
Perbesaran :10 x 0,25

Tujuan :
1. Mengamati struktur primer dan sekunder batang dikotil dan
monokotil.
2. Mengamati struktur anomali pada batang dikotil dan monokotil.
3. Menyimpulkan struktur batang normal dan anomali.
Keterangan Gambar
1. Xylem
2. Floem
3. Kutikula
4. Hipodermis
5. Epidermis
▪ Tipe stele: Diktiostele
▪ Berkas pengangkut: Konsentris amfikribal
▪ Struktur batang: Anomali yaitu adanya kambium ekstrastelar
atau di luar stele.
Nama Preparat : Irisan Melintang Batang Aloe sp.
ANATOMI BATANG
SEL TUMBUHAN Familia
Nama Preparat :: Xanthorrhoeaceae
Familia
Reagen :: Air, Floroglusin dan HCL 25%
Waktu KegiatanWaktu
: Kegiatan: Kamis, 15 April 2021 Reagen
Perbesaran ::
Perbesaran :

Tujuan
Tujuan ::
1.
1. Mengamati struktur primer dan sekunder batang dikotil dan
monokotil.
2. Mengamati struktur anomali pada batang dikotil dan monokotil.
3. Menyimpulkan struktur batang normal dan anomali.
3.
Keterangan Gambar
4.
1. Epidermis
2. Sel gabus
3. ParenkimaGambar
Keterangan
4. Korteks
Gambar
5. Berkas 1pengangkut
1.
6. Kambium
2.
▪ Tipe stele: Ataktostele
3.
▪ Berkas pengangkut: Konsentris amfivasal
4.
▪ Struktur batang: anomali, yaitu pertumbuhan sekunder pada
5.
tumbuhan monokotil
Nama Preparat : Irisan Melintang Batang Sirih
ANATOMI BATANG
SEL TUMBUHAN Familia
Nama Preparat :: Piperaceaae
Familia
Reagen :: Air, Floroglusin dan HCL 25%
Waktu KegiatanWaktu
: Kegiatan: Kamis, 15 April 2021 Reagen
Perbesaran :: 100x
Perbesaran :

Tujuan
Tujuan ::
1.
5. Mengamati struktur primer dan sekunder batang dikotil dan
monokotil.
2.
6. Mengamati struktur anomali pada batang dikotil dan monokotil.
3. Menyimpulkan struktur batang normal dan anomali.
7.

8.
Keterangan Gambar
1. Epidermis
Keterangan Gambar
2. Kolenkim
3. Korteks1
Gambar
4.
1. Sklerenkim
5.
2. Empulur
6.
3. Berkas penguat perifer
7.
4. Berkas penguat medular
8.
5. Kelenjar sekretori
▪ Tipe stele : Ataktostele
▪ Tipe Berkas pengangkut : Kolatelar terbuka
▪ Struktur batang : Anomali yaitu adanya berkas pengangkut
medular.
Nama Preparat : Irisan Melintang Batang Cucurbita moschata
ANATOMI BATANG
SEL TUMBUHAN Familia
Nama Preparat :: Cucurbits
Familia
Reagen :: -
Waktu KegiatanWaktu
: Kegiatan: Kamis, 15 April 2021 Reagen
Perbesaran :: 10 x 0,25
Perbesaran :

Tujuan
Tujuan ::
1.
9. Mengamati struktur primer dan sekunder batang dikotil dan
monokotil.
2.
10.Mengamati struktur anomali pada batang dikotil dan monokotil.
3. Menyimpulkan struktur batang normal dan anomali.
11.
Keterangan Gambar
12.
1. Floem
2. Xylem
3.Keterangan
HipodermisGambar
4. Epidermis
5.Gambar
Kutikula1
6.1.Trikoma tanduk
2.
▪ 3.Tipe stele : Haplostele
▪ 4.Berkas pengangkut : Bikolateral
▪ 5.Struktur batang : Anomali yaitu kehadiran berkas vaskular
korteks
Nama Preparat : Penampang Melintang Batang Hibiscus rosa-
ANATOMI BATANG
SEL TUMBUHAN sinensis
Nama Preparat :
Familia
Familia :: Kapas-kapasan
Waktu KegiatanWaktu
: Kegiatan: Kamis, 15 April 2021 Reagen
Reagen :: -
Perbesaran
Perbesaran :: 10 x 0,25
Tujuan
Tujuan ::
1.
13. Mengamati struktur primer dan sekunder batang dikotil dan
monokotil.
2.
14.Mengamati struktur anomali pada batang dikotil dan monokotil.
3. Menyimpulkan struktur batang normal dan anomali.
15.
Keterangan Gambar
16.
1. Xylem
2. Floem
Keterangan Gambar
3. Korteks
4. Hipodermis
Gambar 1
5.
1. Epidermis
6.
2. Kutikula
3.
▪ Tipe stele : Diktiostele
4.
▪ Berkas pengangkut : Kolateral terbuka
5.
▪ Struktur batang : Anomali yaitu kehadiran berkas medular
teratur dalam lingkaran
Nama Preparat : Penampang Melintang Batang Zea mays
ANATOMI BATANG Familia : Gramineae
Reagen :-
Waktu Kegiatan: Kamis, 15 April 2021
Perbesaran : 10 x 0,25

Tujuan :
1. Mengamati struktur primer dan sekunder batang dikotil dan
monokotil.
2. Mengamati struktur anomali pada batang dikotil dan monokotil.
3. Menyimpulkan struktur batang normal dan anomali.

Keterangan Gambar
1. Floem
2. Xylem
3. Epidermis
4. Hipodermis
5. Kutikula
▪ Tipe stele : Ataktostele
▪ Berkas pengangkut : Kolateral terututup
▪ Struktur batang : Normal yaitu tidak terdapat kambium.
G. Pembahasan
Berdasarkan pengamatan virtual yang telah saya lakukan, pada batang Amaranthus
sp. memiliki tipe stele diktiostele yaitu dengan banyak jendela, ikatan pembuluh
terpisah, dan memiliki tipe konsentris amfikribal. Secara individu, ikatan pembuluh
yang seperti ini disebut dengan meristele. Pada batang Amaranthus sp. juga terdapat
kutikula yang berfungsi untuk melindungi organ bagian dalam pada tumbuhan. Dan
juga terdapat xylem yang berfungsi untuk mengangkut air dari tanah dan zat hara yang
terlalur di dalamnya, serta floem yang berfungsi untuk mengangkut zat makanan hasil
fotosintesis. Tipe batang pada Amaranthus sp. termasuk batang anomali.
Pada batang Aloe sp. terdapat epidermis, korteks, floem, cambium, xylem dan
empulur. Batang lidah buaya termasuk batang tumbuhan dikotil dan mempunyai berkas
pembuluh tipe kosentris amfivasal dan berkas pengangkutnya berada teratur didalam
lingkaran. Posisi xylem dan floem dalam berkas pengangkut berdampingan. Batang
Aloe sp. mempunyai berkas pembuluh tipe kosentris amfivasal yang berfungsi sebagai
penghubung antara floem dan xylem. Selain itu dapat berperan dalam membentuk
floem sekunder kearah dalam. Aloe sp termasuk tipe batang Anomali yaitu
pertumbuhan sekunder pada tumbuhan monokotil. Aloe sp termasuk tipe batang
Anomali yaitu pertumbuhan sekunder pada tumbuhan monokotil.
Pada batang sirih Irisan melintang batang sirih (Piper betle) terdiri dari epidermis,
kolenkim, korteks, skelerenkim, empulur, berkas pengangkut perifer dan medular, dan
kelenjar ekskretori, serta tipe berkas pengangkutnya perifer dan medular. Menurut
Pandey (1980), berkas pengangkut pada dikotil normalnya tersusun dalam satu
lingkaran tetapi pada beberapa tumbuhan dapat lebih dari satu lingkaran sehingga ada
berkas pengangkut perifer dan medular. Berkas pengangkut yang perifer tersusun
dalam satu lingkaran sedangkan berkas pengangkut yang terletak di medular umumnya
tersebar. Susunan xylem dan floem pada irisan batang Piper betle tersusun secara
melingkar dengan tipe berkas pengangkutnya yaitu Kolateral terbuka. Kolateral terbuka
adalah jika letakantara xylem dan floem terdapat cambium. Batang sirih termasuk tipe
batang Anomali yaitu adanya berkas pengangkut medular. Batang sirih termasuk tipe
batang Anomali yaitu adanya berkas pengangkut medular.
Pada batang Cucurbita moschata memiliki tipe stele haplostele yang xylem pusat
bundar pada penampang melintang dikelilingi oleh floem. Pada batang Cucurbita
moschata juga terdapat kutikula yang berfungsi untuk melindungi organ bagian dalam
pada tumbuhan. Selain itu, juga terdapat xylem yang memiliki fungsi untuk
mengangkut air dan zat hara pada tanah dan floem berfungsi untuk mengangkut zat
makanan hasil fotosintesis. Tipe stele pada Batang Cucurbita moschata adalah tipe
Haplostele dengan xylem pusat bundar pada penampang melintang, dikelilingi oleh
floem.
Pada batang Hibiscus rosa-sinensis memiliki tipe stele diktiostele, yaitu dengan
banyak jendela, ikatan pembuluhnya terpisah dan memiliki tipe konsentris amfikribal.
Secara individu, ikatan pembuluh yang seperti ini disebut dengan meristele. Pada
batang Hibiscus rosa-sinensis. juga terdapat kutikula yang berfungsi untuk melindungi
organ bagian dalam pada tumbuhan. Dan juga terdapat xylem yang berfungsi untuk
mengangkut air dari tanah dan zat hara yang terlalur di dalamnya, serta floem yang
berfungsi untuk mengangkut zat makanan hasil fotosintesis. Tipe batang pada Hibiscus
rosa-sinensis termasuk batang anomali.
Pada batang Zea mays memiliki tipe stele ataktostele, yaitu stele dengan sistem
jaringan pengangkut yang tersebar dan terdapat pada batang tumbuhan
monocotyledoneae. Selain itu, juga terdapat kutikula yang berfungsi untuk melindungi
organ bagian dalam pada tumbuhan. Dan juga terdapat xylem yang berfungsi untuk
mengangkut air dari tanah dan zat hara yang terlalur di dalamnya, serta floem yang
berfungsi untuk mengangkut zat makanan hasil fotosintesis.
H. Kesimpulan
Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa:
1. Jaringan penyusun pada batang apabila diirs secara melintang dan diamati dengan
menggunakan mikroskop cahaya, amak akan tampak tiga daerah pokok, yaitu
epidermis, korteks, dan stele (silinder pusat). Jaringan epidermis ditutupi oleh
kutikula yang emmiliki fungsi untuk melindungi organ bagian dalam pada batang.
Pada bagian korteks terdapat kolenkim dan sklerenkim yang berfungsi sebagai
penyokong tubuh tumbuhan. Dan stele memiliki fungsi untuk alat angkut air dan
mineral keseluruh bagian anatomi tumbuhan dan juga sebagai tempat dari xylem
dan floem.
2. Jaringan penyusun pada batang monokotil terdidi dari trikoma, kutikula, epidermis,
hypodermis, xylem, dan floem. Susunan dari seludang berkasnya tersebar dan juga
tidak berkambium. Contohnya yaitu Zea mays. Sedangkan batang dikotil memiliki
organ seperti batang monokotil, dan juga memiliki perisikel, kambium, dan
empulur. Pada batang dikotil memiliki seludung berkas yang tersusun secara
teratur. Contohnya yaitu Cucurbita moschota, Amaranthus sp., dan Hibiscus rosa-
sinensis.
3. Setiap tanaman meiliki tipe stele yang berbeda. Pada batang Zea mays memiliki tipe
stele ataktostele yang sistem jaringan pengangkutnya tersebar. Pada batang
Cucurbita moschata tipe stelenya hapostele yang di mana xylem berada pada pusat
bundar pada penampang melintang yang dikelilingi oleh floem. Tipe stele pada
Amaranthus sp dan Hibiscus rosa-sinensis sama, yaitu tipe diktiostele, yaitu tipe
stele yang memiliki banyak jendela daun dan memiliki tipe konsentris amfikribal,
yaitu xylem berada di dalam dan dikelilingi oleh floem.

I. Kepustakaan

B.P. Pandey. An Introduction a Plant Anatomy. New Delhi: S. Chand & Company Ltd, 1980

Sulisetijono, dkk. 2013. Bahan Ajar Struktur dan Perkembangan Tumbuhan I. Universitas
Negeri Malang. Malang.

Tim Pengampu SPT 1. 2019. Petunjuk Praktikum Struktur Anatomi Tumbuhan 1 (Anatomi
Tumbuhan). Malang: Universitas Negeri Malang.

Tjitrosoepomo, Gembong. 2010. Taksonomi Tumbuhan. Yogyakarta : Gadjah Mada

University Press.

Hayati, Riza Sativani. 2016. Anatomi Tumbuhan. Yogyakarta: Deepublish.

Hidayat, Estiti. 1995. Anatomi Tumbuhan Berbiji. Bandung: ITB.

Mulyani, Sri. 2016. Anatomi Tumbuhan. Yogyakarta: Kanisius.


J. EVALUASI

1. Jelaskan perbedaan struktur batang dikotil primer dan sekunder, dalam hal:
a. jaringan pelindung
b. daerah korteks
c. jaringan angkut
Jawab :
Perbedaan struktur batang dikotil primer dan sekunder, dalam hal:

Pembanding Batang dikotil primer Batang dikotil sekunder


Jaringan pelindung Terbentuk dari sel-sel pipih Pada batang dikotil sekunder
yang berfungsi untuk terdapat jaringan pelindung
melindungi jaringan di berupa epidermis yang pada
dalamnya. Terdiri dari satu nantinya epidermis pada
lapis, dinding sel epidermis batang dikotil sekunder akan
tebal dan dilapisi oleh kitin digantikan oleh felogen
atau kutikula. Merupakan (periderm) sebagai jaringan
jaringan pelindung batang. pelindung. Jaringan
Di dalam xilem primer, sekunder dari cincin
metaksilem terdiri dari sel kambium vascular pada
trakea besar yang dikelilingi batang dan akar. Kambium
oleh sel sklerenkim. disebut dengan phellogen
yang merupakan sumber
periderm.
Daerah korteks Terdapat di bawah Pada batang dikotil sekunder
epidermis. Tersusun atas sel terdapat daerah korteks yang
parenkima. Berfungsi untuk disebut feloderm.
menyimpan cadangan
makanan. Pada beberapa
jenis tumbuhan, dinding sel-
sel parenkimianya menebal
membentuk kolenkimia dan
sklerenkimia, yang berfungsi
memperkuat batang. Ia
terletak di tengah.
Ukurannya relative lebih
besar dari stele. Dibagi
menjadi tiga, yaitu
eksodermis, korteks umum,
dan endodermis.
Jaringan angkut Xilem yang dibentuk Terdapat kambium fasikular
sebelum aktivitas kambium yaitu kambium yang berada
akan menghasilkan sel-sel di dalam berkas vaskular
xilem dan floem yang disebut (fascicle = berkas). Xilem
xilem primer. Pada saat awal dibentuk ke arah sebelah
terdiferensiasi umumnya dalam kambium sedangkan
tidak terdapat kambium. floem ke arah luar kambium

2. a. Darimanakah lapisan periderm berasal?


Jawab: Periderm adalah jaringan pelindung sekunder yang dihasilkan oleh felogen
(kambium gabus) dan merupakan pengganti epidermis akar dan batang yang
mengalami pertumbuhan sekunder. Pada dasarnya periderm meliputi tiga jaringan,
yaitu dari luar berturut-turut felem, felogen, dan feloderm, biasanya batang yang
membentuk periderm akan melengkapi batangnya dengan lentisel. Periderm berasal
dari sekunder. Ia ditemukan pada batang dan akar tanaman eudikotil berkayu,
gymnospermae, dan dalam bentuk yang berbeda pada beberapa monokotil.
b. Jelaskan sifat monopleuris dan dipleuris pada felogen!
Jawab: Folagen monopleuris hanya membentuk felem kea rah luar, sedangkan sifat
dipleuris keluar membentuk felem kea rah luar dan kea rah dalam membentuk feloderm.
3. Jelaskan, pada batang di manakah dapat ditemukan jaringan penguat serabut
sklerenkima!
Jawab: Pada bawah epidermis dapat ditemukan serat sklerenkima yang tersusun dari
dua atau tiga lapisan sel. Ia dikenal dengan serar kortikal. Serat sklerenkima
perivaskular ditemukan melindungi ikatan pembuluh darah. Serat sklerenkim xilaris
merupakan komponen dari xilem primer.
4. Jelaskan beberapa sifat anomali yang dapat ditemukan pada struktur batang!
Jawab: Beberapa sifat anomali pada batang:
▪ Pertumbuhan sekunder yang tidak normal pada tumbuhan dikotil.
▪ Tidak adanya trakea pada xylem.
▪ Terdapat berkas pengangkut tersebar pada tumbuhan dikotil.
▪ Terdapat berkas floem dan xilem yang eksklusif (menyendiri).
▪ Terdapat berkas pengangkut medular.

5. Jelaskan perbedaan antara struktur batang dikotil dan monokotil berdasarkan:


a. daerah korteks
b. tipe berkas pengangkut
c. kambium pembuluh
d. tipe stele
Jawab:
Pembeda Dikotil Monokotil

Daerah Korteks Korteks merupakan daerah jaringan Korteks akar monokotil


dasar yang ditemukan pada batang mengandung sklerenkim
dikotil, terletak di antara epidermis selain parenkim. Berisi sel-
luar dan struktur pembuluh darah sel yang dapat membelah
bagian dalam. Terdiri dari sel dan memunculkan akar
parenkim dan mungkin mengandung lateral. Jenis jaringan dasar
sel sklerenkim dan kolenkim di lainnya, disebut empulur,
batang dikotil. dapat ditemukan ditengah
akar monokotil.

Tipe berkas pengangkut Semua xilem terletak di tengah- Tersusun menjadi bundel
tengah akar dikotil, dan bundel xilem dan floem yang
floem disusun mengelilinginya, tersebar di seluruh jaringan
dipisahkan darinya oleh kambium dasar. Di dalam setiap
vaskular.Ketika sel-sel kambium bundel, floem terletak lebih
vaskular membelah, mereka dekat ke bagian luar batang,
berdiferensiasi menjadi xilem dan dan xilem terletak lebih
floem pertumbuhan sekunder, yang
meningkatkan lingkar akar dan dekat ke bagian dalam
batang dikotil. batang.

Kambium Pembuluh Akar dan batang berkambium Akar dan batang tidak
sehingga dapat mengadakan berkambium sehingga tidak
pertumbuhan membesar dan dapat mengadakan
melebar serta meninggi. pertumbuhan melebar dan
membesar yang ada
hanyalah pertumbuhan.

Tipe stele Stele tersebut mengandung gugusan Stele terdiri dari banyak
floem yang tersusun di sekitar xilem ikatan pembuluh dalam
tengah. Selain itu, mengandung susunan yang kompleks, dan
komponen tambahan. dikatakan memiliki
ataktostel. Seringkali, orang
akan menggambarkan
bundel vaskular batang
monokotil dengan membuat
istilah "tersebar", tetapi itu
menyiratkan bahwa mereka
acak, dan tidak memiliki
pola.

Anda mungkin juga menyukai