Anda di halaman 1dari 11

GASTER Vol. 17 No.

1 Februari 2019

SENAM JANTUNG EFEKTIF MENURUNKAN HIPERTENSI


PADA LANSIA

Sri Hartutik, Erika DewiNoorratri


STIKES Aisyiyah Surakarta
ners_tutty@yahoo.com

Doi : https://doi.org/10.30787/gaster.v17i1.344
Received: January 2019 | Revised: February 2019 | Accepted: February 2019

ABSTRAK
Latar belakang: Studi Pendahuluan dilakukan pada tanggal 20 Desember 2017 di RW 7
Kalurahan Sewu Surakarta. Jumlah lansia yang ada di RW 7 KalurahanSewu Surakarta sebanyak
40 lansia dengan jumlah penderita hipertensi sebanyak 23 lansia dengan tekanan darah rata-rata
diatas 140/90 mmHg. Hasil wawancara menunjukkan bahwa 10 orang lansia yang menderita
hipertensi belum mengetahui dan belum pernah melakukan senam jantung untuk menurunkan
tekanan darah.Tujuan penelitian: Mengetahui efektifitas senam jantung terhadap perubahan
status tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode penelitian: Jenis penelitian ini
adalah Quasy Eskperiment dengan desain penelitian yang digunakan adalah pre-postest control
one group design. Sampel penelitian sebanyak 22 responden dengan tehnik purposive sampling,
sedangkan analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Untuk menganalisa perbedaan pengaruh
pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah diberikan perlakuan
menggunakan uji mann Whitney. Hasil penelitian: Berdasarkan penelitian didapatkan hasil p
value 0,000< 0,05 yaitu ada perbedaan tekanan darah pada kelompok perlakuan dan kelompok
kontrol sesudah diberikan perlakuan senam jantung. Kesimpulan: Ada perbedaan signifikan
tekanan darah pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sesudah diberikan eksperimen.

Kata kunci: Senam jantung; hipertensi; lansia.

ABSTRACT 
Background: Preliminary Study was conducted on December 20, 2017 in RW 7 of Surakarta
Sewu Village. The number of elderly in RW 7 Surakarta Sewu Village is 40 elderly with 23
hypertensive sufferers with an average blood pressure above 140/90 mmHg. The results of the
interview showed that 10 elderly people suffering from hypertension did not know and had
never done heart exercises to reduce blood pressure. Methods: The type of this research is
QuasyEskperiment with the research design used is pre-posttest control one group design. The
research sample was 22 respondents with purposive sampling technique, while the data analysis
used the Wilcoxon test. To analyze differences in influence in the treatment group and the control
group before and after being given treatment using the Mann Whitney test. Results: Based on

86 Senam Jantung Efektif Menurunkan ...


GASTER Vol. 17 No. 1 Februari 2019

the research, it was found that the p value was Jumlah total 639 juta di tahun 2000. Jumlah
0,000 <0,05, which was a difference in blood ini diperkirakan meningkat menjadi 1,15
pressure in the treatment group and the control
group after being given cardiac gymnastics miliar kasus ditahun 2025. (Ardiansyah, 2012).
treatment. Conclusion: There was a significant Prevalensi hipertensi dunia mencapai 29.2%
difference in blood pressure in the treatment
pada laki-laki dan 24.8% pada perempuan
group and the control group after being given
an experiment. (WHO, 2013). Prevalensi hipertensi ini akan
terus meningkat dan diprediksi pada tahun
Keywords: Heart gymnastics; hypertension;
elderly. 2025 sebanyak 29 % orang dewasa di seluruh
dunia menderita hipertensi (Kemenkes RI,
PENDAHULUAN 2013).

Tekanan darah tinggi (hipertensi) Hipertensi penyebab kematian nomor

merupakan salah satu masalah kesehatan 3 setelah stroke dan tuberkulosis, yakni

utama setiap negeri karena bisa menimbulkan mencapai 6,7% dari populasi kematian pada

penyakit jantung dan stroke yang mematikan. semua umur di Indonesia. Prevalensi hipertensi

Hipertensi dianggap masalah kesehatan yang di Indonesia mencapai 31,7 % dari populasi

serius karena kedatangannya seringkali tidak usia 18 tahun keatas. Dari jumlah itu, 60%

kita sadari, penyakit ini bisa bertambah parah penderita hipertensi mengalami komplikasi

tanpa disadari hingga mencapai tingkat yang stroke. Sedang sisanya mengalami penyakit

mengancam hidup pasiennya. (Carlson, 2016) ginjal, gagal ginjal, dan kebutaan. (Triyanto,
2014).
Hipertensi atau penyakit tekanan darahtinggi
merupakan suatu gangguan padapembuluh Menurut Riskesdas (2013), prevalensi

darah yang mengakibatkanpenurunan suplai hipertensi di Indonesia adalah sebesar 25,8%.

oksigen dan nutrisi(Pudiastuti, 2013). Penyakit Berdasarkan data dinas kesehatan provinsi

ini menjadi salah satu masalah utama dalam Jawa Tengah 2015 prevalensi hipertensi

dunia kesehatan masyarakat di Indonesia disurakarta adalah sebesar 18,47 %. Untuk

maupun dunia. Diperkirakan sekitar 80% jumlah hipertensi ensensial di Surakarta tahun

kenaikan kasus hipertensi terutama terjadi 2014 adalah 62.252 kasus (provil kesehatan

di negara berkembang pada tahun 2025 dari provinsi Jawa Tengah tahun, 2015).

Senam Jantung Efektif Menurunkan ... 87


GASTER Vol. 17 No. 1 Februari 2019

Hipertensi dapat dibedakan menjadi oksigen sebanyak mungkin. Selain


dua kelompok, yaitu hipertensi primer dan meningkatnya perasaan sehat dan kemampuan
sekunder. 90% dari semua kasus hipertensia untuk mengatasi stress, keuntungan latihan
dalah primer. Tidak ada penyebab yang jelas aerobik yang teratur adalah meningkatnya
tentang hipertensi primer, namun ada beberapa kadar HDL-C, menurunnya kadar LDL-C,
teori yang menunjukkan bahwa faktor genetik menurunnya tekanan darah, berkurangnya
dan perubahan hormon bisa menjadi fakor obesitas, berkurangnya frekuensi denyut
pendukung. Hipertensi sekunder merupakan jantung saat istirahat dan konsumsi oksigen
hipertensi yang diakibatkan oleh penyakit miokardium (MVO2), dan menurunnya
tertentu (Baradero, 2008). reistensi insulin (Fakhruddin, 2013)

Pengobatan hipertensi dapat dilakukan Pendekatan nonfarmakologis yang dapat


secara farmakologis dan non farmakologis. mengurangi hipertensi adalah akupresur,
Pengobatan farmakologis merupakan ramuan cina, terapi herbal, relaksasi nafas
pengobatan dengan menggunakan obat- dalam, aroma terapi, terapi music klasik,
obatanyang dapat membantu menurunkan meditasi dan pijat (Sulistyarini,2015)
serta menstabilkan tekanan darah. Pengobatan Pengobatan non farmakologis dapat digunakan
farmakologis memiliki efek samping yaitu sebagai pelengkap untuk mendapatkan efek
dapat memperburuk keadaan penyakit atau pengobatan pada saat obat anti hipertensi
efek fatal lainnya. Hal ini dikarenakan respon diberikan (Dalimartha, 2008).
terhadap suatu jenis obat pada setiap orang
Studi Pendahuluan dilakukan pada tanggal
berbeda. Efek samping yang mungkin timbul
20 Desember 2017 di RW 7 Kalurahan Sewu
adalah sakit kepala, pusing, lemas dan mual
Surakarta . Jumlah lansia yang ada di RW 7
(Susilo & Wulandari, 2011).
Kalurahan Sewu Surakarta sebanyak 40 lansia
Senam jantung sehat adalah olahraga dengan jumlah penderita hipertensi sebanyak
yang disusun dengan selalu mengutamakan 23 lansia dengan tekanan darah rata-rata
kemampuan jantung, gerakan otot besar, dan diatas 140/90 mmHg. Melalui wawancara
kelenturan sendi. Serta upaya memasukkan terhadap 10 orang lansia yang menderita
hipertensi mengatakan mengalami pusing.

88 Senam Jantung Efektif Menurunkan ...


GASTER Vol. 17 No. 1 Februari 2019

Hasil wawancara menunjukkan bahwa 10 HASIL DAN PEMBAHASAN


orang lansia yang menderita hipertensi belum 1. Distribusi tekanan darah sebelum dilakukan
mengetahui dan belum pernah melakukan senam jantung pada kelompok perlakuan
senam jantung untuk menurunkan tekanan dan kelompok kontrol
darah.
Tabel 4.1 Distribusi frekuensi tekanan darah
sebelum diberikan perlakuan (pre
BAHAN DAN METODE test)

Jenis penelitian ini adalah Quasy Ukuran Kelompok Kelompok


No tekanan darah Klasifikasi kontrol perlakuan
Eskperiment dengan desain penelitian yang (mmHg) F % f %
1 < 120 dan <80 Normal 0 0 0 0
digunakan adalah pre-postestcontrol one
2 120-139 dan Pre
0 0 0 0
group design. Populasi pada penelitian ini 80-89 Hipertensi
3 140-159 dan Hipertensi
6 60 5 40
adalah lansia yang tinggal di RW 7 Kalurahan 90-99 derajat I
4 > 190dan > Hipertensi
Sewu Kecamatan Jebres Surakarta sebanyak 100 derajat II
5 40 6 60

40 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah Total 11 100 11 100

11 orang untuk masing-masing kelompok


Berdasarkan tabel 4.1 menunjukkan
intervensi dan kelompok kontrol, sehingga
jumlah keseluruhan sampel 22 responden. sebelum diberikan perlakuan (senam
jantung), hipertensi derajat I sebanyak 5
Analisa bivariat menggunakan hasil pre
orang dan hipertensi derajat II sebanyak 6
test dan post test kelompok perlakuan maupun
orang. Sedangkan pada kelompok kontrol
kelompok kontrol dengan menggunakan uji
sebanyak 6 orang dengan hipertensi derajat
normalitas menggunakan uji Wilcoxon.Untuk
I dan 5 orang dengan hipertensi derjat II.
menganalisa perbedaan pengaruh efektifitas
senam jantung terhadap tekanan darah pada Rata-rata tekanan darah untuk kelompok

penderita hipertensi pada kelompok perlakuan perlakuan 153/93 mmHg, sedangkan rata-

dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah rata tekanan darah untuk kelompok kontrol

diberikan perlakuan menggunakan uji Mann 155/94 mmHg.

Whitney.

Senam Jantung Efektif Menurunkan ... 89


GASTER Vol. 17 No. 1 Februari 2019

Menurut Kemenkes RI (2013) 6 responden (60%) dengan tekanan darah


bertambahnya umur, risiko terkena kategori pre hipertensi. Sedangkan untuk
hipertensi menjadi lebih besar sehingga kelompok kontrol 6 responden dengan
prevalensi hipertensi dikalangan usia pre hipertensi dan 5 responden dengan
lanjut cukup tinggi, yaitu sekitar 40%, hipertensi derajat I. Rata-rata tekanan
dengan kematian sekitar di atas usia darah untuk kelompok perlakuan 125/79
65 tahun (Kemenkes,2013).. Menurut mmHg dan rata-rata tekanan darah untuk
Pudiastuti (2013) memaparkan bahwa kelompok kontrol 150/92 mmHg.
tekanan sistolik terus meningkat sampai
Hasil penelitian tersebut menunjukkan
usia 80 tahun dan tekanan diastolik terus
efektivitas penurunan tekanan darah yang
meningkat sampai usia 55-60 tahun,
cukup signifikan akibat diberikan senam
kemudian berkurang secara perlahan atau
jantung. Hasil tersebut juga dijelaskan oleh
bahkan menurun drastis.
Dalimartha (2008) teknik senam jantung
berdampak terhadap lancarnya sirkulasi
2. Distribusi tekanan darah setelah dilakukan
aliran darah, menyeimbangkan aliran
senam jantung pada kelompok perlakuan
energi di dalam tubuh serta mengendurkan
dan kelompok kontrol.
ketegangan otot. Meskipun teknik senam
Tabel 4.2 Distribusi frekuensi tekanan darah
sesudah diberikan perlakuan (post test) jantung tidak akan berdampak banyak pada
penderita hipertensi berat, tetapi beberapa
Ukuran Kelompok Kelompok
No tekanan darah Klasifikasi kontrol perlakuan penelitian telah membuktikan bahwa
(mmHg) F % f %
1 < 120 dan <80 Normal 0 0 5 40
senam jantung dapat menurunkan tekanan
2 120-139 dan Pre 6 60 6 60 darah pada penderita hipertensi ringan
80-89 Hipertensi
3 140-159 dan Hipertensi 5 40 0 0 dan sedang. Hasil tersebut juga sama
90-99 derajat I
4 > 190dan > Hipertensi 0 0 0 0 dengan hasil penelitian Syahfitri (2015)
100 derajat II
Total 11 100 11 100
menyebutkan bahwa terdapat perbedaan
yang signifikan antara mean tekanan
Sesudah diberikan senam jantung darah sebelum dan sesudah diberikan
pada kelompok perlakuan 5 responden senam jantung sehat sebelum dan setelah
(40%) dengan tekanan darah normal dan perlakuan senam jantung.

90 Senam Jantung Efektif Menurunkan ...


GASTER Vol. 17 No. 1 Februari 2019

3. Analisa perbedaan perubahan tekanan dan sesudah pada kelompok


darah pada kelompok eksperimen dan kontrol.
kelompok control. Hasil perhitungan wilcoxon
a. Uji Wilcoxon terhadap tekanan darah pada
1) Pre dan Post Test untuk Kelompok penderita hipertensi kelompok
Kontrol kontrol diperoleh nilai z hitung
Uji wilcoxon digunakan sebesar 0,756 sedangkan z tabel
untuk mengetahui perbedaan sebesar 1,96 dan p value (0,450 >
tekanan darah sebelum dan 0,05), karena z hitung (0,756) < z tabel
sesudah diberikan perlakuan (1,96) maka Ho ditolakdan Ha
untuk masing-masing kelompok, diterima, artinya ada perbedaan
adapun hasil uji sebagai berikut: tekanan darah (diastole) sebelum
dan sesudah pada kelompok
Tabel 4.3 Hasil Uji Wilcoxon Kelompok
Kontrol kontrol.

Sistole Diastole
2) Pre dan Post test untuk Kelompok
re- zhi- p- Kete- re- zhitung p- Kete-
rata tung val- rangan rata value rangan Perlakuan
ue
Pre 155 2,236 0,025 Ho 94 0,756 0,450 Ho Uji wilcoxon digunakan
Test ditolak diterima
Post 150 92 untuk mengetahui perbedaan
Test
tekanan darah sebelum dan
Hasil perhitungan wilcoxon sesudah diberikan perlakuan
terhadap tekanan darah pada untuk masing-masing kelompok,
penderita hipertensi kelompok adapun hasil uji sebagai berikut:
kontrol diperoleh nilai z hitung
Tabel 4.4 Hasil Uji Wilcoxon Kelompok
sebesar 2,236, sedangkan z tabel Perlakuan
sebesar 1,96 dan p value (0,025
Sistole Diastole
<0,05), karena z hitung (2,236) > re- zhi- p- Kete- re- zhitung p- Kete-
rata tung val- rangan rata value rangan
z tabel (1,96) maka Ho ditolak dan ue
Pre 153 2,965 0,003 Ho 93 2,913 0,004 Ho
Ha diterima, artinya ada perbedaan Test ditolak ditolak
Post 125 79
tekanan darah (Sistole) sebelum Test

Senam Jantung Efektif Menurunkan ... 91


GASTER Vol. 17 No. 1 Februari 2019

Hasil perhitungan wilcoxon untuk performa jantung semakin turun,


pengaruh senam jantung terhadap dengan demikianmaka olahraga senam
tekanan darah pada penderita hipertensi jantung yang berintikan aerobic ini
kelompok perlakuan diperoleh nilai ditambah dengan olahraga yang dapat
z hitung sebesar 2,965, sedangkan memberikan kelenturan, kekuatan dan
z tabel sebesar 1,96 dan p value (0,003 peningkatan kerja dan kelenturan
< 0,05), karena z hitung (2,965) > otot-otot secara murah, mudah,
z tabel (1,96) maka Ho ditolak dan meriah yang bisa di dilakukan secara
Ha diterima, artinya ada perbedaan massal dan serentak yang akan
tekanan darah (sistole) sebelum dan memberikan dampak dan manfaat
sesudah pada kelompok perlakuan. yang besar yaitu dapat menurunkan
tekanan darah dan mengurangi
Hasil perhitungan wilcoxon untuk
stress. Stress juga merupakan salah
pengaruh senam jantung terhadap
satu penyebab tekanan darah tinggi.
tekanan darah pada penderita hipertensi
Keadaan stress dapat memicu hormone
kelompok perlakuan diperoleh nilai
yang dapat memvasokontriksi
z hitung sebesar 2,913, sedangkan z tabel
pembuluh darah sehingga dapat
sebesar 1,96 dan p value (0,004<
meningkatkan tekanan darah.
0,05), karena z hitung (2,913) > z tabel
Mekanisme penurunan tekanan darah
(1,96) maka Ho diterima dan Ha
setelah berolahraga mengikuti Senam
ditolak, artinya ada perbedaan tekanan
Jantung Sehat adalah karena olahraga
darah (diastole) sebelum dan sesudah
da pa t me r ile kska n pe mbulu h -
pada kelompok perlakuan.
pembuluh darah, sehingga dengan
Hasil penelitian tesebut sejalan
melebarnya pembuluh darah maka
dengan penelitian Gilang Ardiana
tekanan darah akan menurun. Hasil
yang menyebutkan bahwa terdapat
penelitian tersebut senada dengan
perbedaan tekanan darah sebelum
hasil penelitian Syahfitri, 2015 yang
dan sesudah diberikan latihan
mengemukakan bahwa terdapat
senam jantung. Saat usia bertambah,

92 Senam Jantung Efektif Menurunkan ...


GASTER Vol. 17 No. 1 Februari 2019

perbedaan yang signifikan antara


diperoleh nilai z hitung sebesar 4.221,
mean tekanan darah sebelum dan
sedangkan z tabel sebesar 1,96 serta p
sesudah diberikan senam jantung.
value (0,000 < 0,05), karena z hitung

3. Uji Mann Whitney (4,221) > z tabel (1,96) maka Ho ditolak Ha


diterima, artinya ada perbedaan tekanan
Tabel 4.5 Hasil Uji Mann Whiney Sebelum dan
sesudah Perlakuan (Sistole) darah (sistole) pada kelompok perlakuan
dan kelompok kontrol sesudah diberikan
Pre Test Post Test
re- zhi- p- Kete- re- zhitung p- Kete- perlakuan senam jantung.
rata tung val- rangan rata value rangan
ue
Tabel 4.6 Hasil Uji Mann Whiney Sebelum dan
Pre 155 1,271 0,204 Ho 150 4,211 0,000 Ho
Test diterima ditolak
sesudah Perlakuan (Diastole)
Post 153 125
Test Pre Test Post Test
re- zhi- p- Kete- re- zhitung p- Kete-
rata tung val- rangan rata value rangan
Hasil perhitungan uji Mann Whitney ue
Pre 94 0,447 0,655 Ho 92 3,666 0,000 Ho
untuk senam jantung terhadap tekanan Test diterima ditolak
Post 93 79
darah pada penderita hipertensi sebelum Test

diberikan perlakuan (test awal) diperoleh


nilai z tabel sebesar 1,271 sedangkan z tabel Hasil perhitungan uji Mann Whitney

sebesar 1,96 dan p value (0,204> 0,05) , untuk pengaruh senam jantung terhadap

karena z hitung (1,271) < z tabel (1,96) maka tekanan darah pada penderita hipertensi

Ho diterima dan Ha ditolak, artinya tidak sebelum diberikan perlakuan (test awal)

ada perbedaan tekanan darah (sistole) pada diperoleh nilai z hitung sebesar 0,447,

kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sedangkan z hitung sebesar 1,96 dan p value

sebelum diberikan perlakuan. (0,655 > 0,05) , karena z tabel (0,447) <
z tabel (1,96) maka Ho diterima dan Ha
Hasil perhitungan uji Mann Whitney
ditolak, artinya tidak ada perbedaan
untuk pengaruhsenam jantung terhadap
tekanan darah (diastole) pada kelompok
tekanan darah pada penderita hipertensi
perlakuan dan kelompok kontrol sebelum
sesudah diberikan perlakuan (post test)
diberikan perlakuan.

Senam Jantung Efektif Menurunkan ... 93


GASTER Vol. 17 No. 1 Februari 2019

Hasil perhitungan uji Mann Whitney kadar HDL-C, menurunnya kadar LDL-C,
untuk pengaruh senam jantung terhadap menurunnya tekanan darah, berkurangnya
tekanan darah pada penderita hipertensi obesitas, berkurangnya frekuensi denyut
sesudah diberikan perlakuan (post test) jantung saat istirahat dan konsumsi oksigen
diperoleh nilai z hitung sebesar 3,666, miokardium (MVO2), dan menurunnya
sedangkan z tabel sebesar 1,96 serta p value reistensi insulin (Fakhruddin, 2013). Jadi
(0,000< 0,05), karena z hitung (3,666) > dapat disimpulkan bahwa senam jantung
z tabel (1,96) maka Ho ditolak Ha diterima, sehat efektif dalam menurunkan tekanan
artinya ada perbedaan tekanan darah darah sistolik dan diastolik pada penderita
(diastole) pada kelompok perlakuan dan hipertensi.
kelompok kontrol sesudah diberikan
SIMPULAN DAN SARAN
perlakuan senam jantung.

Hasil penelitian tersebut sejalan Berdasarkan hasil penelitian sebelum

dengan penelitian yang dilakukan oleh dilakukan perlakuan senam jantung pada

Mayani 2015 diperoleh p value tekanan kelompok perlakuan dan relaksasi nafas dalam

darah sistolik dan diastolik (0,000) < pada kelompok kontrol sebagian besar dengan

α (0,05), hal ini berarti ada pengaruh hipertensi derajat I dan hipertensi derajat II.

yang signifikan antara mean penurunan Setelah dilakukan perlakuan senam jantung

tekanan darah sistolik dan diastolik pada pada kelompok perlakuan sebagian besar

kelompok eksperimen sebelum dan setelah dengan pre hipertensi dan normal dan setelah

diberikan senam jantung sehat.Senam dilakukan tarik nafas dalam pada kelompok

jantung sehat adalah olahraga yang disusun kontrolsebagian besar degan hipertensi derajat

dengan selalu mengutamakan kemampuan I dan pre hipertensi. Tidak ada perbedaan

jantung, gerakan otot besar, dan kelenturan signifikan tekanan darah sebelum diberikan

sendi. Serta upaya memasukkan oksigen senam jantung pada kelompok perlakuan dan

sebanyak mungkin. Selain meningkatnya kelompok kontrol, Ada perbedaan signifikan

perasaan sehat dan kemampuan untuk tekanan darah pada kelompok perlakuan

mengatasi stress, keuntungan latihan dan kelompok kontrol sesudah diberikan

aerobik yang teratur adalah meningkatnya eksperimen.

94 Senam Jantung Efektif Menurunkan ...


GASTER Vol. 17 No. 1 Februari 2019

Saran bagi Institusi Kesehatan bahwa Baradero, Mary (2008). Klien Gangguan
program pelaksanaan senam jantung efektif K a rd i o v a s k u l a r : S e r i A s u h a n
Keperawatan. Jakarta:EGC
menurunkan tekanan darah pada lansia. Bagi
perawat atau dokter disarankan memberikan Carlson. 2016. Mengatasi Hipertensi.
latihan senam jantung secara rutin dan Nuansacendekia. Bandung. 2016

mengontrol asupan nutrisi pada lansia.Bagi Dalimartha, S.Purnama, B.T Sutarina, N.


Institusi Pendidikan Hasil penelitian ini Mahendra, B. & Darmawan,, R. Care
diharapkan dapat menambah studi kepustakaan your self hipertensi. Depok : Penebar
Plus. 2008
dan diharapkan menjadi masukan yang
berarti dan bermanfaat bagi mahasiswa ilmu Fakhruddin, 2013 dalam Mayani Syahfitri,

keperawatan dalam memahami keperawatan Safri, Jumaini. JOM Vol. 2 No. 2,


Oktober 2015 Program StudiI lmu
lansia.
Keperawatan Universitas Riau diakses
Bagi Masyarakat hasil penelitian ini tanggal 20 desember 2017
diharapkan dapat membantu responden
Gilang Ardiana Putri, Efektivitas Senam Jantung
dan masyarakat pada umumnya untuk Sehat terhadap Penurunan Tekanan
menggunakan senam jantung sehat sebagai Darah pada Penderita Hipertensi. Prodi
salah satu altenatif dalam menurunkan tekanan D3 Keperawatan Universitas Rajekwesi
darah. Bagi Peneliti Selanjutnya hasil penelitian Bojonegoro. 2015

ini dapat dijadikan sebagai evidence based Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia
untukpenelitian selanjutnya dan tambahan Tahun 2013. Jakarta., Kementrian

informasi untuk mengembangkan penelitian Kesehatan Republik Indonesia.

lebih lanjut tentang manfaat lain dari senam Mayani Syahfitri, Safri, Jumaini 2015.
jantung sehat terhadap kesehatan dengan Efektifitas Senam Jantung Sehat dan

jumlah sampel yang lebih banyak. Senam Ergonomik Kombinasi Relaksasi


Nafas Dalam terhadapTekanan Darah

DAFTAR PUSTAKA pada Penderita Hipertensi Primer JOM


Vol. 2 No. 2, Oktober 2015 Program
Studi Ilmu Keperawatan Universitas
Ardiansyah, M. (2012). Medikal Bedah Untuk
Riau diakses tanggal 20 Desember 2017
Mahasiswa. Jogjakarta

Senam Jantung Efektif Menurunkan ... 95


GASTER Vol. 17 No. 1 Februari 2019

Provil Kesehatan Jawa Tengah.(2015). Syahfitri, Safri , Jumaini 2015. Efektifitas


P ro fi l K e s e h a t a n J a w a Te n g a h Senam Jantung Sehat dan Senam Er-
Tahun 2015. (online), (http://www. gonomik Kombinasi Relaksasi Nafas
dinkesjatengprov,go.id/). Diakes tanggal Dalam terhadap Tekanan Darah pada
12 maret 2017 Penderita Hipertensi Primer JOM Vol. 2
No. 2, Oktober 2015 Program Studi Ilmu
Pudiastuti, R.D. Penyakit-penyakit Mematikan.
Keperawatan Universitas Riau diakses
Yogyakarta: Nuha Medika. 2013.
tanggal 20 Desember 2017.
Riskesdas, Badan penelitian dan pengembangan
Sulistyarini, T. (2015). Musik Klasik Lebih
kesehatan kementrian kesehatan RI
Efektif Dibandingkan Relaksasi Nafas
tahun 2013. Diperoleh tanggal 10
Dalam Terhadap Penurunan Tekanan
Januari 2017 dari http:www.riskesdas.
Darah. Jurnal Penelitian Keperawatan.
litbang.depkes.go.id/download/laporan
volume 1. No 1 Januari 2015.
riskesdas.2011.pdf

Susilo, Y & Wulandari, A. Cara Jitu Mengatasi Hipertensi. Andi : Yogyakarta. 2011.

Triyanto, E. (2014). Pelayanan Keperawatan bagi Penderita Hipertensi secara Terpadu.


Yogyakarta: Graha Ilmu.

WHO, A Global Brief Hypertension: Silent Killer, Global Public Health Disease, Switerland
WHO Press. 2013.

96 Senam Jantung Efektif Menurunkan ...