Anda di halaman 1dari 1

1) Dyspnea ec.

Asma bronkial eksaserbasi akut


An. G; 11 tahun; BB: 31 kg; RM: 377638

Pasien datang diantar orang tuanya dengan keluhan sesak sejak 2 jam yang lalu. Keluhan sesak
disertai bunyi mengi. Keluhan diawali dengan batuk berdahak yang dirasakan sejak 2 hari yang lalu.
Demam (-), pilek (-), mual (-), muntah (-), nyeri kepala (-). BAB dan BAK normal. Pasien memiliki
riwayat asma dan sering kambuh jika terkena cuaca dingin, makan es atau minum air dingin terlalu
sering.

PEMERIKSAAN FISIK
Kesadaran : Compos Mentis, GCS: E4V5M6
Kesan sakit: Sakit sedang
Tanda vital : TD: 110/70 mmHg, N: 120 x/menit, RR: 36 x/menit, S: 36,8 C, SpO2: 94%

Status Generalis:
Kepala : Konjungtiva anemis (-/-), Sklera ikterik (-/-), pupil bulat isokor, RC (+/+)
Leher : KGB tidak teraba, JVP 5 + 1 cm
Thorax : Paru: VBS kanan = kiri, Rhonki (-/-), Wheezing (+/+), retraksi (-)
Jantung: BJ S1/S2 murni regular
Abdomen : Datar, lembut, hepar/lien tidak teraba, BU (+) normal, NT (-)
Extremitas : Akral hangat, CRT <2 detik

DIAGNOSIS
Dyspnea ec. Asma bronkial eksaserbasi akut

PENATALAKSANAAN
- Nebulizer Combivent 1 ampul  sesak menurun, wheezing (-/-)
- Ambroxol 3x2 cth PO
- Salbutamol 3x2 cth PO
- Cefadroxil 3x1 C PO
- Dexamethasone 3x0,5 mg PO
- Acc rawat jalan