Anda di halaman 1dari 3

ASUHAN KEPERAWATAN DHF PADA ANAK

NAMA : Muhammad Haritsah


NIM : 131911009
Tugas : kasus dan pemfis dhf pada anak

PENGKAJIAN
1. Identitas
Nama : An. A
Umur : 6 thn
Alamat : Jln. Kp,sei enam laut
Agama : Islam
Nama Ibu : Ny. T
Pendidikan : Sarjana
Nama Ayah : Tn S
Pendidikan : Sarjana
Pekerjaan : Karyawan swasta
Diagnosa Medik : DBD
Pengkajian tanggal : 30 Desember 2020

2. Keluhan Utama :

Panas selama ± 2 minggu terus menerus, nyeri dada, batuk,

3. Riwayat penyakit sekarang :

Kamis pagi panas, dibawa ke puskesmas dapat paracetamol. Panas turun. Sabtu

malam anak tiba-tiba muntah-muntah air, makan tidak mau, minum masih mau.

Minggu jam 03 pagi keluar darah dari hidung pada waktu bersin, keluhan pusing,

susah BAB, dibawa ke UGD.

4. Riwayat penyakit dahulu

Sebelumnya klien tidak penah dirawat karena penyakit apapun.


5. Riwayat penyakit keluarga

Menurut keluarga ( Ibu ) tidak ada keluarga yang dalam waktu dekat ini menderita

sakit DBD.

6. Riwayat kesehatan lingkungan.

Menurut ibu kondisi lingkungan rumah cukup bersih, walaupun tinggal dekat kali

kecil, sekitar rumah terdapat beberapa ban bekas untuk menanam tanaman yang

belum dipakai, bak mandi dikuras setiap seminggu 1 kali. Menurut ibu seminggu

yang lalu ada tetangga gang yang menderita DHF, tetapi sekarang sudah sembuh,

dan lingkungan wilayah belum pernah disemprot.

7. Riwayat kehamilan

Anak lahir pada usia kehamilan 7 bulan, dengan berat badan lahir 2,4 kg, ibu tidak

tahu mengapa kehamilannya hanya 7 bulan. Lahir spontan dan selama 1 tahun anak

mendapat imunisasi lengkap dan minum PASI s/d 2 tahun.

8. Pengkajian Persistem

a. Sistem Gastrointestinal

Nafsu makan menurun, anak hanya mau makan 3 sendok makan, minum tidak

suka, harus dipaksakan baru mau minum. Mual tidak ada, muntah tidak terjadi.

Terdapat nyeri tekan daerah hepar dan asites positif, bising usus 8x/mnt.

b. Sistem muskuloskeletal :

Tidak terdapat kontraktur sendi, tidak ada deformitas, keempat ekstremitas

simetris, kekuatan otot baik.

c. Sistem Genitourinary
BAK lancar, spontan, warna kuning agak pekat ditampung oleh ibu untuk diukur,
BAB dari malam belum ada.
d. Sistem Respirasi.
Pergerakan napas simetris, tidak terdapt pernapasan cuping hidung, pd saat
pengkajian tanda-tanda epistaksis sudah tidak ada, Frekuensi napas 25x/menit.
Bunyi nafas tambahan tidak terdengar.
e. Sistem Cardiovaskuler
TD : 100/60, nadi 98x/mnt, akral dingin, tidak terdapat tanda-tanda cyanosis,
cap. Refill < 3 detik, tidak terjadi perdarahan spontan, tanda-tanda petikhie
spontan tidak terlihat, hanya tanda pethike bekas rumple leed.
f. Sistem Neurosensori
Tidak ada kelainan.
g. Sistem Endokrin
Tidak ada kelainan.
h. Sistem Integumen.
S : 376 turgor baik, tidak ada luka, pethikae bekas rumple leed, tidak terdapat
perdarahan spontan pada kulit.

II. DIAGNOSA KEPERAWATAN


1. Hipertermi b/d proses infeksi virus dengue
2. Risiko terjadi syok hypovolemik berhubungan dengan kurangnya volume cairan tubuh.
3. Risiko gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b/d
intake nutrisi yang tidak adekuat akibat mual dan nafsu makan yang menurun.
4. Kurangnya volume cairan tubuh berhubungan dengan peningkatan permeabilitas
dinding plasma.