Anda di halaman 1dari 2

Izin menanggapi diskusi Pak/bu,

Menyimak kritis adalah kegiatan menyimak yang dilakukan secara kritis, di dalamnya
terlihat adanya kehadiran prasangka yang berperan sebagai pijakan dalam mengamati
ketidaktelitian yang dilakukan pembicara dalam menyampaikan data dan fakta yang
memperkuat ide atau gagasannya.

Menyimak dengan cara ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang akurat tentang
sesuatu sehingga menghasilkan satu kesimpulan. Jadi, penyimak menilai segala apa
yang digagaskan, diidekan, atau diinformasikan pembicara sampai pada tingkat
keterpercayaan (reliabilitas), keterandalan (validitas), dan kebermanfaatan sebuah
informasi.

Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam mendengarkan kritis :

a. Memperhatikan dengan seksama kebiasaan-kebiasaan, pemakaian kata dari


pembicara. Dalam mendengarkan kritis kita akan memperhatikan kebiasaan-kebiasaan
mereka dalam berbicara atau menarik perhatian kita. Contoh : hallo kak boleh dilihat
dulu, bertanya tentang produk kami. Atau silahkan kak lagi ada promo diskon… barang
ini banyak dicari keluaran terbaru dan seterusnya.

b. Mendengarkan untuk menentukan alasan “mengapa”. Contoh : ketika sales


menawarkan barang dagangannya kita harus mendengarkan kritis untuk menentukan
alasan mengapa kita harus membeli barang tersebut, apakah barang tersebut kita
butuhkan ? berguna untuk kita? Dsb.

c. Mendengarkan untuk membedakan antara fakta dan fantasi antara berelevansi dan
tidak berelevansi. Ketika sales mempromosikan barangnya tentu banyak cara dilakukan
agar pembeli tertarik untuk membeli barang tersebut, dibutukan pengetahuan tentang
barang tersebut dan kemampuan mempresentasikan produk tersebut, dalam
mendengarkan kritis tentu kita akan membedakan antara fakta atau opini, berelevansi
atau tidak.

d. Mendengarkan untuk menarik kesimpulan-kesimpulan. Setelah kita yakin bahwa apa


yang dijelaskan, informasi yang disampaikan sales tersebut adalah fakta maka kita akan
mengambil kesimpulan apakah kita akan membeli produk tersebut atau tidak.Dapat
disimpulkan bahwa menyimak kritis adalah kegiatan untuk mengamati tingkat
kebenaran dan kesalahan terhadap pernyataan atau ujaran seseorang dalam bentuk
kalimat yang disampaikan secara lisan oleh seseorang. Dengan memperhatikan tingkat
kesalahan dan kebebenaran tentang pernyataan atau ujaran yang yang disampaikan
seseorang maka dapat ditemui bentuk-bentuk pembenaran yang seharusnya.

Dalam kegiatan menyimak kritis terdapat beberapa prinsip pokok yang tidak boleh
dilanggar, yaitu:

1. Kemampuan mendemonstrasikan masalah


2. Kemampuan yang mengemukakan masalah-masalah yang khusus
3. Kemampuan mendemonstrasikan masalah atau topik tertentu
4. Kemampuan berfikir secara deduktif.

Dari keempat prinsip tersebut maka dalam pelaksanaan menyimak kritis diperlukan
adanya kemampuan yang kompetitif terhadap proses dan hasil dalam praktik
pelaksanaan menyimak.

Referensi :
Referensi : BMPSKOM4313 - Modul 3/ hal 3.14-3.15