Anda di halaman 1dari 16

MENYUSUN MATERI AJAR

BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING


(PBL)

PPG 2021

Djoko Dwi Kusumojanto


PROBLEM BASED LEARNING
• Dipicu permasalahan dalam konteks situasi dunia nyata
• Dilaksanakan dalam kelompok-kelompok kecil
PENGERTIAN
1. PBL adalah pembelajaran yang didasarkan pada prinsip
menggunakan masalah sebagai titik awal untuk akuisisi pengetahuan
baru
2. Pembelajaran berbasis masalah merupakan sebuah pendekatan
yang menyajikan masalah konstekstual sehingga merangsang
peserta didik untuk belajar. Dalam kelas yang menerapkan
pembelajaran berbasis masalah, peserta didik bekerja dalam tim
untuk memecahkan masalah dunia nyata (real world)
PBL vs PjBL

PjBL (Project Based Learning) adalah pembelajaran yang


didasarkan pada prinsip mengerjakan/menyelasikan tugas
tertentu
KARAKTERISTIK PBL
SG = Small Group

SD = Self Directed

SA = Self Assess

I = Interdependent
Small Group
• Terdiri dari 3-6 orang/ kelompok
• Heterogen (gender, kemampuan akademik, kepribadian)
• Anggota kelompok mendapatkan tugas yang sama dalam
memainkan peran
• Tanggungjawab pembelajaran menjadi tanggungjawab
bersama
Self Directed Learning
• Menentukan isu pembelajaran berdasarkan analisis masalah
pada pemicu
• Mengidentifikasi pengetahuan yang perlu diketahui, yang
sudah diketahui dan perlu dicari
• Menentukan sumber pembelajaran serta cara mencarinya
• Menentukan tugas pembelajaran masing-masing anggota
kelompok dan belajar mandiri
Self Asses
• Membantu pembelajar/fasilitator memantau kemajuan belajar
• Memahami penilaian (assessment) sebagai kecakapan yang penting
dalam proses pembelajaran
• Lima komponen penting:
- Apa yang dinilai
- Tujuan yang jelas
- Kriteria yang terukur
- Waktu dan sumber daya yang memadai
- Bukti pencapaian tujuan
• Melakukan refleksi tentang proses pembelajaran
Interdependent Learning
• Berbagi pengetahuan dengan teman dalam kelompok
• Mengintegrasikan dan menghubungkan pengetahuan baru
dengan pengetahuan yang sudah dimiliki untuk menyelesaikan
masalah
• Tanggungjawab pembelajaran menjadi tanggungjawab
bersama
KECAKAPAN YANG DIKEMBANGKAN dlm PBL
• Belajar mandiri (self directing learning) dan Interdependent
learning
• Memecahkan masalah
• Berpikir kritis
• Bekerja Dalam Kelompok
• Berkomunikasi
• Teknologi Informasi
• Menggunakan waktu efektif
Dengan PBL, sekali dayung 5 pulau terlampaui.....
• Pembelajaran materi ajar dengan lebih efektif
• Pengetahuan tersimpan lebih baik dalam “Long term memory”
• Kesempatan mengembangkan kecakapan belajar seumur hidup
• Kesempatan mengembangkan kecakapan:
- menyelesaikan masalah
- komunikasi
- bekerja/belajar dalam kelompok
- menilai diri dan teman
- manajemen waktu
• Kesempatan untuk mengubah karakteristik belajar yg dianggap semula
dependent----> independent---->interdependent
Sistematika Materi Ajar Berbasis PBL

KD:
Tujuan Pembelajaran: (dengan prinsip ABCD)

1. Kegiatan Belajar:
a. Tujuan Kegiatan Pembelajaran
b. Uraian Materi (PBL, berfikir kritis)--- kutipan ditulis di body text
c. Rangkuman
d. Tugas kelompok (PBL-HOTS)
e. Tes Formatif (HOTS)
f. Kunci Jawaban Formatif
g. Lembar Kerja (PBL)
h. Sumber referensi
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam modul
(menjadi bagian dari menyusun materi ajar):
• mampu membelajarkan diri sendiri.

• Tujuan antara dan tujuan akhir modul harus


dirumuskan secara jelas dan terukur,

• materi dikemas dalam unit-unit kecil dan tuntas,


tersedia contoh-contoh, ilustrasi yang jelas

• tersedia soal-soal latihan, tugas, dan sejenisnya


• materinya up to date dan kontekstual,

• bahasa sederhana lugas komunikatif,

• terdapat rangkuman materi pembelajaran,


• tersedia instrument penilaian yang memungkinkan peserta diklat
melakukan self assessment.

• Mengukur tingkat penguasaan materi diri sendiri

• terdapat umpan balik atas penilaian peserta diklat,

• terdapat informasi tentang rujukan/pengayaan/referensi yang


mendukung materi