Anda di halaman 1dari 7

ANALISIS KUANTITATIF LEMBAR RESUME MEDIS RAWAT INAP

PASIEN PENYAKIT DALAM PERIODE TAHUN 2018 DI RUMAH


SAKIT ISLAM GONDANGLEGI MALANG

Eny Yuniati1, Ahmad Rifa’i2


1,2
Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, STIKes Widya Cipta Husada

ABSTRAK
Rekam medis yang lengkap akan diperoleh informasi yang dapat digunakan untuk
berbagai keperluan di antaranya adalah sebagai alat untuk analisis dan evaluasi terhadap
mutu pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit. Dalam peningkatan mutu pelayanan
diperlukan adanya pengendalian terhadap pengisian dokumen rekam medis. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hasil analisis lembar resume medis pasien rawat inap pasien
penyakit dalam melalui analisis kuantitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan
deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah lembar resume medis pada SMF
penyakit dalam periode tahun 2018 yaitu sebanyak 1782. Dengan teknik systematic
random sampling didapatkan sampel sebanyak 95 lembar resume medis. Analisis data
menggunakan analisa univariat yang menghasilkan distribusi dan prosentase dari tiap
variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan berdasarkan kelengkapan review identifikasi
pasien adalah 100% dan ketidaklengkapan review identifikasi pasien adalah 0%.
Berdasarkan kelengkapan review pelaporan yang penting adalah 51% dan
ketidaklengkapan review pelaporan yang penting adalah 49%. Berdasarkan kelengkapan
review autentifikasi adalah 89% dan ketidaklengkapan review autentifikasi adalah 11%.
Berdasarkan kelengkapan review pendokumentasian adalah 76% dan ketidaklengkapan
review pendokumentasian adalah 24%. Untuk mengurangi angka ketidaklengkapan
sebaiknya pihak RSI Gondanglegi membuat prosedur yang lebih terinci mengenai
kelengkapan lembar rekam medis rawat inap dan selanjutnya di sosialisasikan kepada
dokter maupun unit keperawatan.

Kata Kunci : Lembar Resume Medis, Analisa Kuantitatif, Penyakit Dalam

ABSTRACT
Complete medical records will be obtained information that can be used for
various purposes including being a tool for analysis and evaluation of the quality of
services provided by hospitals. In improving the quality of service, it is necessary to have
control over the filling of medical record documents. This study aims to determine the
results of the medical resume sheet analysis for inpatients of internal medicine patients
through quantitative analysis. This research uses a quantitative descriptive approach.
The population of this study is the medical resume sheet on SMF disease in the period
2018, which is 1782. With a systematic random sampling technique, a sample of 95
sheets of medical resumes is obtained. Data analysis uses univariate analysis which
results in the distribution and percentage of each variable. The results of this study
indicate that based on the completeness of the patient identification review is 100% and
the incompleteness of the patient identification review is 0%. Based on the completeness
of the important reporting review is 51% and the incompleteness of the important
reporting review is 49%. Based on the completeness of the authentication review is 89%
and the incompleteness of the authentication review is 11%. Based on the completeness of
documentation review is 76% and incomplete documentation review is 24%. To reduce
the incompleteness rate, Gondanglegi Hospital should make a more detailed procedure
regarding the completeness of the inpatient medical record sheet and then socialize it to
the doctor and the nursing unit.

Keywords: Medical Resume Sheet, Quantitative Analysis, Internal Medicine

25
Analisis Kuantitatif Lembar Resume Medis Rawat Inap ... (Yuniati, Eny, Ahmad Rifa’i)

PENDAHULUAN medis pada dokumen pasien rawat inap


Rumah sakit sebagai salah satu penyakit dalam merupakan jenis kasus
pelayanan kesehatan diwajibkan medis dengan jumlah kasus terbanyak
membuat data rekam medis. Rekam yaitu 61% ketidaklengkapan, dan hanya
medis merupakan bukti tertulis tentang mencapai 39% kelengkapan dari 1782
pelayanan kesehatan yang diberikan lembar resume medis.
oleh dokter atau dokter gigi yang berisi Berdasarkan uraian diatas,
tentang identitas pasien, pemeriksaan, penulis tertarik melakukan analisis
pengobatan, tindakan dan pelayanan lain kuantitatif pada lembar resume medis
yang telah diberikan kepada pasien. rawat inap pasien penyakit dalam di RSI
Bidan dan perawat sebagai tenaga medis Gondanglegi Malang.
juga memberikan pelayanan kesehatan
memiliki kewajiban untuk membuat METODE PENELITIAN
dokumentasi dari tindakan asuhan Jenis penelitian ini menggunakan
keperawatan yang dilakukannya. Data pendekatan deskriptif kuantitatif.
dan informasi rekam medis tertentu Penelitian ini bertujuan untuk
harus lengkap dan dapat dibaca oleh mengetahui kelengkapan pada lembar
yang berhak dari waktu ke waktu dan resume medis pasien rawat inap
dari tempat ke tempat lain sebagai alat khususnya pada pasien penyakit dalam
untuk komunikasi yang yang dapat digunakan sebagai alat untuk
berkesinambungan. Rekam medis yang analisis dan evaluasi terhadap mutu
lengkap dan benar akan memudahkan pelayanan yang diberikan oleh rumah
informasi bagi pihak rumah sakit(1). sakit.
Dalam rangka peningkatan mutu Penelitian ini dilakukan pada
pelayanan, serta meningkatkan tanggal Januari s/d Maret 2019. Dengan
pentingnya rekam medis untuk rumah cara meninjau dokumen rekam medis
sakit, maka diperlukan adanya rawat inap khususnya pada SMF
pengendalian terhadap pengisian rekam penyakit dalam di RSI Gondanglegi
medis. Kualitas rekam medis dirumah (tahun 2018).
sakit ikut menentukan mutu Populasi penelitian ini adalah
pelayanannya. Hal ini, mengingat rekam lembar resume medis pada SMF
medis merupakan salah satu standar penyakit dalam periode tahun 2018 yaitu
yang harus dipenuhi oleh instalasi atau sebanyak 1782. Responden yang
rumah sakit untuk mendapatkan predikat diperlukan dalam penelitian ini
akreditasi. sebanyak 2 orang yaitu pada bagian
Resume medis haruslah lengkap assembling dan kepala unit rekam
dan dibuat dengan singkat disertai medis. Sedangkan sampel dalam
dengan nama dan tanda tangan dokter penelitian ini adalah lembar resume
yang merawat pasien serta dapat medis pasien rawat inap kasus bedah
menjelaskan informasi penting periode tahun 2018 sebanyak 95 Dengan
mengenai pasien terutama penyakit, teknik sampling systematic random
pemeriksaan yang dilakukan, dan sampling atau pengambilan sampel
pengobatan yang didapat terhadap secara acak sistematis.
pasien. Dokter sebagai pemberi Teknik pengumpulan data
pelayanan kesehatan bertanggung jawab dilakukan dengan cara metode observasi
untuk mengisi dokumen rekam medis, dan wawancara. Instrumen pada
terutama resume medis secara penelitian ini menggunakan tabel yang
lengkap(2). terdapat komponen analisis kuantitatif
Berdasarkan laporan hasil yaitu review identifikasi pasien, review
kegiatan sub bagian rekam medis, angka pelaporan penting, review autentifikasi,
KLPCM ringkasan keluar di RSI review pendokumentasian.
Gondanglegi malang periode tahun 2018 Analisa data menggunakan
diketahui bahwa kasus lembar resume Analisa univariat yang dilakukan pada

26
Health Care Media Vol. 4 No. 1 April 2020 (p-issn : 2089-4228; e-issn : 2721-6993)
Analisis Kuantitatif Lembar Resume Medis Rawat Inap ... (Yuniati, Eny, Ahmad Rifa’i)

tiap variabel dari hasil peneitian. Pada


umumnya dalam analisis ini hanya
menghasilkan distribusi dan prosentase
dari tiap variabel(3). Gambar 1. Grafik analisis kuantitatif
Cara melihat kelengkapan dan berdasarkan review pelaporan penting
ketidaklengkapan lembar resume medis
dapat dihitung menggunakan rumus Berdasarkan hasil review
sebagai berikut(4) : pelaporan yang penting didapatkan
tabulasi nilai yang digambarkan dalam
Lengkap : ∑ formulir resume medis lengkap x 100%
Jumlah sampel bentuk grafik diatas. Hasil pengisian
tabulasi kelengkapoan pengisian item
Tidak lengkap : ∑ formulir resume medis tidak lengkap x 100%
Jumlah sampel diagnosa waktu dirawat 70% dan
prosentase ketidaklengkapan pengisian
HASIL DAN PEMBAHASAN item diagnosa waktu dirawat 30%.
1. Review identifikasi pasien Prosentas kelengkapan pengisian item
Instrument yang dinilai adalah diagnosa akhir 93% dan prosentase
nama dan nomor rekam medis. Berikut ketidaklengkapan pengisian item
adalah grafik analisis kuantitatif diagnosa akhir 7%. Prosentase
berdasarkan review identifikasi pasien kelengkapan pengisian item
operasi/tindakan 3% dan prosentase
ketidaklengkapan pengisian item
operasi/tindakan 92%. Prosentase
kelengkapan pengisian itemiwayat
pemeriksaan fisik 50% dan prosentase
ketidaklengkapan pengisian item riwayat
pemeriksaan fisik 50%. Prosentase
kelengkapan pengisian item hasil
pemeriksaan penunjang 68% dan
prosentase ketidaklengkapan pengisian
Gambar 1. Grafik analisis kuantitatif item hasil pemeriksaan penunjang 32%.
berdasarkan review identifikasi pasien Prosentase kelengkapan pengisian item
perkembangan selama perawatan 36%
dan prosentase ketidaklengkapan
Dari Hasil review identifikasi
pengisian item perkembangan selama
pasien diketahui rata-rata kelengkapan
perawatan adalah 64%. Prosentase
review identifikasi pasien berjumlah 95
kelengkapan pengisian item keadaan
dan ketidaklengkapan review identifikasi
pada saat pasien keluar 41% dan
pasien berjumlah 0. Rata-Rata jumlah
prosentase ketidaklengkapan pengisian
prosentase kelengkapan dari tabel
item keadaan pada saat pasien keluar
review identifikasi adalah 100% dan
59%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa
rata rata jumlah prosentase
prosentase pengisian pelaporan yang
ketidaklengkapan pada tabel review
penting belum memenuhi standart
identifikasi yaitu 0%.
pelayanan minimal rumah sakit yaitu
2. Review pelaporan penting
prosentase kelengkapan pengisian pada
tiap-tiap lembar rekam medis harus
100%.
3. Review autentifikasi

27
Health Care Media Vol. 4 No. 1 April 2020 (p-issn : 2089-4228; e-issn : 2721-6993)
Analisis Kuantitatif Lembar Resume Medis Rawat Inap ... (Yuniati, Eny, Ahmad Rifa’i)

ketidaklengkapan pada item tidak ada


tipe-ex adalah 3%. Prosentase
kelengkapan pengisian pada item tidak
ada bagian kosong yaitu 24% dan
prosentase ketidaklengkpan pengisian
pada item tidak ada bagian kosong
Gambar 3. Grafik analisis kuantitatif adalah 76%. Prosentase kelengkapan
berdasarkan review autentifikasi pengisian pada item perbaikan kesalahan
yaitu 96% dan ketidaklengkapan
Berdasarkan hasil review pengisian pada item perbaikan kesalahan
autentifikasi maka didapatkan tabulasi adalah 4%. Grafik menunjukkan
nilai yang digambarkan dalam bentuk prosentase pengisian pendokumen-tasian
grafik diatas. Hasil prosentase tabulasi belum memenuhi standart pelayanan
kelengkapan pengisian item nama dpjp minimal rumah sakit yaitu prosentase
adalah 93% dan prosentase kelengkapan pengisian pada tiap-tiap
ketidaklengkapan pengisian item nama lembar dokumen rekam medis harus
dpjp adalah 7%. Prosentase kelengkapan 100%.
pengisian item tanda tangan dpjp 85% Berdasarkan data tersebut
dan prosentase ketidaklengkapan tingkat ketidaklengkapan lembar resume
pengisian pada item tanda tangan DPJP medis pasien penyakit dalam tertinggi
adalah 15%. Hasil tersebut menunjukkan terdapat pada review pelaporan yang
bahwa prosentase pengisian autentifikasi penting sedangkan tingkat
masih kurang karena belum memenuhi ketidaklengkapan lembar resume medis
standart pelayanan minimal rumah sakit pasien penyakit dalam terendah yaitu
yaitu prosentase kelengkapan pengisian pada review identifikasi pasien
pada lembar resume medis harus 100%. dikarenakan pada review identifikasi
pasien pengisian dilakukan oleh petugas
4. Review pendokumentasian rekam medis dan perawat yang
mempunyai beban kerja sedikit.
Berdasarkan hasil wawancara
yang di dapat oleh peneliti kepada kedua
responden yaitu responden 1 menjawab
yaitu “petugas sudah bekerja sesuai
dengan SPO yang berlaku”. Sedangkan
jawaban dari responden 2 mengatakan
bahwa tenaga medis “belum
melaksanakan kinerjanya sesuai SPO
yang telah di tetapkan”.
Dilihat dari jawaban tersebut
bahwa jawaban dari kedua responden
Gambar 4. Grafik analisis kuantitatif tidak sama, hal ini dikarenakan
berdasarkan review pendokumentasian responden 1 tidak pernah melihat secara
langsung kinerja petugas medis yang
Berdasarkan hasil review bersangkutan dalam artian responden 1
pendokumentasian maka didapatkan belum melakukan monitoring kinerja
tabulasi nilai yang digambarkan dalam petugas medis tersebut.
bentuk grafik diatas. Hasil prosentase Standart operational procedure
tabulasi kelengkapan pengisian item (SOP) menurut Notoatmodjo (2010),
tidak ada coretan adalah 85% dan melakukan pekerjaan secara efisien
prosentase ketidaklengkapan pengisian tidak hanya tergantung kepada
pada item tidak ada coretan adalah 15%. kemampuan atau keterampilan pekerja
Prosentase kelengkapan pada item tidak semata, tetapi juga dipengaruhi oleh
ada tipe-ex yaitu 97% dan prosentase beberapa hal, satu diantaranya adalah

28
Health Care Media Vol. 4 No. 1 April 2020 (p-issn : 2089-4228; e-issn : 2721-6993)
Analisis Kuantitatif Lembar Resume Medis Rawat Inap ... (Yuniati, Eny, Ahmad Rifa’i)

standart prosedur kerja yang berisikan mengembalikan kembali ke ruang rekam


uraian tugas yang jelas atau adanya medis(5).
standart operational procedure (SOP)(3). Petugas assembling mempunyai
Dari hasil wawancara yang tugas dan tanggung jawab dalam
dilakukan peneliti mengenai pengisian memberitahukan instruksi dan
lembar resume medis apakah sudah diisi memberitahukan ketidaklengkapan
oleh dokter sesuai dengan prosedur yang dokumen rekam medis kepada tenaga
telah di tetapkan, responden 1 menjawab medis baik dokter maupun perawat
“ada yang sudah, ada yang belum” yang mengisi dokumen rekam medis
sedangkan responden 2 menjawab tersebut.
“belum tahu”. Hal ini menunjukan Berdasarkan hasil wawancara
bahwa kurangnya pengawasan/ yang dilakukan peneliti kepada 2
controling dari petugas rekam medis responden mengenai apakah pernah
terhadap pengisian DRM khususnya diadakan sosialisasi terkait ketidak
lembar resume medis. lengkapan DRM salah satunya pada
Berdasarkan wawancara yang lembar resume medis jika pernah kapan
diperoleh peneliti mengenai apakah dari sosialisasi tersebut dilakukan. Jawaban
petugas rekam medis sudah dari responden 1 yaitu “sosialisasi
mengarahkan para dokter untuk dilakukan pada tiga bulan sekali”. Dan
melengkapi DRM salah satunya pada jawaban dari responden 2 yaitu pada
lembar resume medis. Jawaban dari “tiga bulan sekali” berdasarkan jawaban
responden 1 yaitu “sudah”. Dan jawaban dari kedua responden tersebut
dari responden 2 yaitu “sudah menunjukan bahwa jawaban dari kedua
mengarahkan para dokter untuk responden sudah konsisiten.
melengkapi DRM”. Hasil jawaban Hal ini sudah sesuai dengan
tersebut menunjukan bahwa petugas teori yang ada bahwa dalam
rekam medis sudah mengarahkan para menjalankan SPO diperlukan adanya
dokter untuk melengkapi DRM namun sosialisasi kepada pihak yang terkait
pada kenyataannya tingkat berupa pemberian instruksi tentang
ketidaklengkapan lembar resume medis kelengkapan DRM, maksud dari
yang di observasi oleh peneliti masih pemberian instruksi adalah memberikan
tinggi. instruksi dan mengawasi agar dokter
Menurut buku pedoman atau delegasi dokter mengisi dokumen
pengelolaan rekam medis rumah sakit di rekam medis secara lengkap sesuai
Indonesia pada saat dokumen rekam dengan yang tercantum dalam
medis tiba di bagian rekam medis maka Permenkes No.269 Tahun 2008. (6)
staf rekam medis berkewajiban Dari hasil wawancara yang diperoleh
memeriksa kelengkapannya. Apabila peneliti mengenai apakah para dokter
ada lembaran yang belum lengkap atau sudah di berikan sosialisasi terkait
hilang segera melaporkannya ke ruang petunjuk pengisian DRM salah satunya
rawat inap tempat dimana pasien pada lembar resume. Jawaban dari
dirawat. Hal ini penting untuk responden 1 yaitu “sudah
mengidentifikasi ada tidaknya sesuatu disosialisasikan” dan jawaban dari
yang dihilangkan. Adapun ketentuan responden 2 yaitu sudah
waktu petugas rekam medis untuk disosialisasikan”.
memeriksa kelengkapan rekam medis Mengingat resume medis
adalah 2x24 jam sejak dokumen rekam merupakan lembaran yang sangat
medis tiba. Apabila ada lembaran yang penting dan mendasar dalam formulir
belum lengkap maka dikembalikan ke rawat inap, maka kelengkapan isinya
ruang rawat inap. Ruang rawat inap menjadi tanggung jawab semua pihak
mempunyai waktu 2x24 jam untuk yang terlibat dalam pengisian resume
melengkapi dokumen rekam medis dan medis tersebut karena resume medis
yang lengkap adalah cermin mutu rekam

29
Health Care Media Vol. 4 No. 1 April 2020 (p-issn : 2089-4228; e-issn : 2721-6993)
Analisis Kuantitatif Lembar Resume Medis Rawat Inap ... (Yuniati, Eny, Ahmad Rifa’i)

medis serta layanan yang diberikan oleh Dari hasil jawaban kedua
rumah sakit. responden tersebut menunjukan bahwa
Dari hasil wawancara peneliti permasalahan yang ada pada saat ini
mengenai penyebab ketidak-lengkapan masih dalam proses perbaikan dalam
DRM salah satunya pada resume medis. mengurangi terkait dengan
Jawaban dari kedua responden yaitu permasalahan tersebut.
“dokter yang terlalu sibuk”. Berdasarkan wawancara yang dilakukan
Banyaknya dokumen rekam peneliti mengenai apa saja yang
medis yang tidak lengkap sehingga seringkali tidak diisi oleh dokter.
dokumen rekam medis tersebut tidak Jawaban yang diperoeh peneliti dari
bisa langsung di filing akan tetapi harus responden 1 yaitu pada TTD dokter.
dikembalikan ke unit rawat inap untuk Sedangkan jawaban dari responden 2
dilengkapi terlebih dahulu. pada diagnosa dan terapi.
Berdasarkan hasil wawancara yang Hal ini juga di dukung dari hasil
dilakukan peneliti mengenai kapan observasi yang dilakukan peneliti terkait
terakhir kali dilakukan sosialisasi terkait ketidaklengkapan lembar resume medis
ketidaklengkapan DRM. Jawaban yang yang menunjukkan adanya
diperoleh peneliti dari kedua responden ketidaklengkapan lembar resume medis
menyatakan “pernah pada akhir tahun baik TTD, diagnosa maupun terapi.
2015” berdasarkan jawaban dari kedua
responden tersebut menunjukan bahwa SIMPULAN DAN SARAN
jawaban dari kedua responden sudah Simpulan
konsisiten. Dari hasil rekapitulasi analisis
Berdasarkan hasil wawancara yang kuantitatif lembar resume medis pasien
dilakukan peneliti kepada responden penyakit dalam, ketidaklengkapan
megenai apakah ada waktu tertentu tertinggi yaitu terdapat pada review
untuk memeriksa kelengkapan tersebut, pelaporan yang penting yaitu sebesar
jawaban yang diperoleh dari responden 49%. Prosentase ketidaklengkapan
1 yaitu “Setiap hari pada saat entry data terendah pada terdapat pada review
pasien” jawaban dari responden 2 adalah identifikasi pasien yaitu 0%. Sedangkan
ada yaitu pada saat analisa kuantitatif. prosentase kelengkapan tertinggi pada
Dari jawaban kedua responden yang review identifikasi yaitu 100% dan
didapatkan peeliti yaitu menunnjukan terendah pada review pelaporan penting
bahwa jawaban dari kedua responden yaitu 51%.
tidak konsisten. Prosentase pengisian review
Analisis kuantitatif dokumen identifikasi sudah memenuhi standard
rekam medis pasien rawat inap dapat pelayanan minimal rumah sakit
dilaksanakan disaat pasien masih berada sedangkan pada review pelaporan
dipelayanan kesehatan atau pun sesudah penting belum memenuhi standard
pasien pulang. Keuntungan dari pelayanan minimal rumah sakit.
penelaahan dokumen rekam medis saat Penyebab ketidaklengkapan
pasien masih berada di rumah sakit yaitu lembar resume medis di RSI
terjaganya kualitas kelengkapan Gondanglegi dikarenakan sebagian
data/informasi klinis. dokter dan perawat belum
Berdasarkan hasil wawancara yang melaksanakan pekerjaannya sesuai SOP
dilakukan oleh peneliti kepada yang telah di tetapkan. Petugas rekam
responden 1 mengenai respon tenaga medis telah memberikan instruksi
medis/dokter ketika diberitahuterkait kepada tenaga medis mengenai
ketidaklengkapan DRM. Responden 1 ketidaklengkapan dokumen khususnya
tidak menjawab sedangkan responden 2 pada lembar resume medis. Pemberian
menjawab “masih ditindak lanjuti instruksi dilaksanakan pada saat rapat
mengenai permasalahan tersebut”. evaluasi yang dilakukan tiga bulan
sekali.

30
Health Care Media Vol. 4 No. 1 April 2020 (p-issn : 2089-4228; e-issn : 2721-6993)
Analisis Kuantitatif Lembar Resume Medis Rawat Inap ... (Yuniati, Eny, Ahmad Rifa’i)

(2) Departemen Kesehatan Republik


Saran Indonesia. 2006. Rekam Medis.
Sebaiknya pelaksanaan Jakarta : Departemen Kesehatan RI
pengontrolan ketidaklengkapan (3) Notoatmodjo, Soekidjo. 2010.
dokumen rekam medis yang terkait Metodologi Ed.Rev. Jakarta : Rineka
dengan lembar resume medis di RSI Cipta.
Gondanglegi lebih ditingkatkan (4) Sugiyono. 2011. Statistika Untuk
sehingga kelengkapan dokumen rekam Penelitian. Bandung : Alfabeta,
medis dapat memenuhi standart (5) PORMIKI. 2006. Manual Rekam
pelayanan minimal rumah sakit yaitu Medis. Diakses pada tanggal 13
prosentase kelengkapan pengisian April 2018 pada
dokumen rekam medis harus 100% serta http://www.kki.go.id/assets/data/me
sebaiknya pihak manajemen RSI nu/Manual_Rekam_Medis.pdf
Gondanglegi membuat prosedur yang (6) Peraturan Menteri Kesehatan
lebih terinci mengenai kelengkapan Republik Indonesia
lembar rekam medis rawat inap dan No.269/MENKES/PER/III/2008
selanjutnya di sosialisasikan kepada tentang Rekam Medis. Diakses pada
dokter maupun unit keperawatan. tanggal 13 April 2018 pada
https://ngada.org/menkes269-
DAFTAR PUSTAKA 2008.htm
(1) Rustyanto, Ery. 2010. Etika Profesi
Perekam Medis Dan Informasi
Kesehatan. Jakarta: Graha Ilmu.

31
Health Care Media Vol. 4 No. 1 April 2020 (p-issn : 2089-4228; e-issn : 2721-6993)