Anda di halaman 1dari 4

Tugas.

2
Saudara mahasiswa peserta tutorial online ADPU4431 Perilaku Organisasi yang berbahagia.
Silakan Saudara unduh dan kerjakan dengan baik Tugas Tutorial 2 (TT2) ini guna menguatkan
kemampuan Saudara di dalam memahami materi Modul 4 dan 5 BMP ADPU4431 Perilaku
Organisasi, 
Oleh karena itu persiapkan diri Saudara dengan baik dan pastikan jaringan internet di tempat
Saudara dalam kondisi yang baik. Kami berharap Saudara dapat mengerjakan soal-soal
yang diberikan dengan baik, bersungguh-sungguh dan tanpa bantuan orang lain. Tetap
semangat dan sukses selalu...
1. Kekuasaan dan Wewenang

a. Apa yang Saudara pahami tentang kekuasaan dan sumber kekuasaan serta
hubungannya dengan perilaku  kepemimpinan. Jelaskan !
jawaban: Menurut pendapat saya tentang kekuasaan adalah kemampuan untuk menggunakan
pengaruh pada orang lain, artinya kemampuan untuk mengubah sikap atau tingkah laku
individu atau kelompok. Kekuasaan dapat juga dikatakan sebagai kemampuan untuk
mempengaruhi individu, kelompok, keputusan, atau kejadian. Sedangkan Kekuasaan tidak
begitu saja diperoleh individu, ada 5 sumber kekuasaan menurut John Brench dan Bertram
Raven, yaitu :
1.  Kekuasaan menghargai (reward power)
Kekuasaan yang didasarkan pada kemampuan seseorang pemberi pengaruh untuk memberi
penghargaan pada orang lain yang dipengaruhi untuk melaksanakan perintah. (bonus sampai
senioritas atau persahabatan)
2.  Kekuasaan memaksa (coercive power)
Kekuasaan berdasarkan pada kemampuan orang untuk menghukum orang yang dipengaruhi
kalau tidak memenuhi perintah atau persyaratan. (teguran sampai hukuman).
3.  Kekuasaan sah (legitimate power)
Kekuasaan formal yang diperoleh berdasarkan hukum atau aturan yang timbul dari pengakuan
seseorang yang dipengaruhi bahwa pemberi pengaruh berhak menggunakan pengaruh sampai
pada batas tertentu.
4.  Kekuasaan keahlian (expert power)
Kekuasaan yang didasarkan pada persepsi atau keyakinan bahwa pemberi pengaruh
mempunyai keahlian relevan atau pengetahuan khusus yang tidak dimiliki oleh orang yang
dipengaruhi. (professional atau tenaga ahli).
5.  Kekuasaan rujukan (referent power)
Kekuasaan yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok yang didasarkan pada indentifikasi
pemberi pengaruh yang menjadi contoh atau panutan bagi yang dipengaruhi. (karisma,
keberanian, simpatik dan lain-lain).
Adapun hubungannya dengan perilaku kepemimpinan dalam melaksanakan fungsinya seorang
pemimpin tidak hanya ditentukan oleh salah satu aspek semata-mata, melainkan perpaduan
antara sifat, perilaku, dan kekuasaan-pengaruh saling menentukan sesuai dengan situasi yang
mendukungnya. Kekuasaan-pengaruh mempunyai peranan sebagai daya dorong bagi setiap
pemimpin dalam mempengaruhi, menggerakkan, dan mengubah perilaku yang dipimpinnya ke
arah pencapaian tujuan organisasi.
b.Dalam konteks Good Public Governance, bagaimana Saudara dapat menjelaskan
hubungan antara pola kekuasaan  dengan Perilaku Kepemimpinan Transformasional.
Jawaban: Dalam konteks Good Public Governance adanya kekuasaan sangat diperlukan
sebagai daya yang digunakan oleh seorang dengan gaya Kepemimpinan Transformasional
untuk kelancaran proses organisasi itu sendiri agar tercapai tujuannya secara efektif dan
efisien. Selain itu, kekuasaan seorang pemimpin akan sangat berdampak pada kinerja
pengikutnya. Seorang pemimpin yang dapat menggunakan kekuasaannya dengan baik maka
para pengikutnya akan merasa dihargai pekerjaannya dengan itu akan juga meningkatkan
kinerja pekerjaannya. Seiring dengan perkembangan kesadaran seseorang, orang akan mulai
melihat kekuatan motivasi yang mereka miliki, apa yang mendorong mereka menjadi gairah
hidup mereka, nilai-nilai dan bagaimana ini mempengaruhi  pikiran, perasaan dan
tindakan, mereka dan orang lain. Ketika orang menjadi lebih sadar  akan
meningkatkan persepsi mereka akan sesuatu hal dan dapat memilih tindakan yang tepat
menghadapi kebutuhan situasi dan orang di sekitar kita, maka yang terpenting adalah
bagaimana orang bisa berada atau memahami dalam situasi dan pemikiran orang disekitarnya.
 2. Hubungan Antarmanusia

a. Apa yang Saudara ketahui tentang Hubungan Manusiawi dan jelaskan dua pilar utama
dalam hubungan manusiawi.
Jawaban: Istilah hubungan manuasiawi atau hubungan insani itu merupakan terjemahan yang
lebih cocok untuk human relations, karena dalam pengertian tersebut mengandung makna
secara rohaniah menuju kepada kebahagian dengan aspek kejiwaan yang berkaitan dengan
watak, sifat, kepribadian, sikap dan perilaku manusia yang bekerja dalam organisasi. Dalam
hubungan manuasiawi atau hubungan insani terdapat kegiatan beraspekkan komunikasi,
persuasi, dan sugesti, yang menimbulkan dampak kepuasan pada kedua belah pihak, yaitu
manajer dan karyawan. Dalam konsep ini juga terdapat aspek motivasi, karena kepuasan
manusia dalam organisasi disebabkan tercapainya kebutuhan pribadi, di samping telah
melaksanakan tugas dengan baik. Pelaksanaan hubungan antar manuasiawi yang positif
dapat mengurangi munculnya ketidakpuasan dan akan menimbulkan tumbuhnya semangat
kerja serta akan menimbulkan kinerja yang efektif dan efisien. Sedangkan untuk dua pilar
utama dalam hubungan manusiawi adalah :

1.Komunikasi.

Definisi dari komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari pengirim kepada penerima,
dengan maksud memperoleh jawaban atau balikan, sehingga dapat dicapai pengertian
bersama dan menimbulkan perilaku tertentu. Dengan adanya komunikasi dapat diketahui
semua kegiatan manajemen, apa yang ingin dicapai, bagaimana mencapai, kapan harus
diselesaikan, dengan kondisi apa dan lain sebagainya.

2.Motivasi

Selain berkomunikasi, seorang manajer atau pemimpin harus menguasi teknik-teknik motivasi.
Definisi dari motivasi itu sendiri adalah segala sesuatu yang mendorong atau menggerakkan
seseorang untuk bertindak melakukan sesuatu dengan tujuan tertentu. Motivasi bisa datang
dari dalam diri sendiri ataupun dari orang lain. Dengan adanya motivasi maka seseorang dapat
mengerjakan sesuatu dengan antusias. Selain itu juga dengan pemahaman motivasi oleh
manajer, karyawan merasa dihargai dan diperhatikan, sehingga unsur manusia akan
memberikan prestasi yang tinggi dengan seluruh potensinya yang mereka miliki.
b. Adakah keterkaitan antara Hubungan manusiawi dengan upaya perwujudan Good
Public Governance. Jelaskan   pandangan Saudara.
Jawaban :

Menurut pendapat saya terhadap keterkaitan antara Hubungan manusiawi dengan upaya
perwujudan Good Public Governance adalah saling terkait, bahwa diperlukannya tatanan
birokrasi yang efektif dan efisien pada setiap instansi pemerintah dan juga menerapkan
pelayanan publik secara baik dan berkualitas memiliki fungsi dan tujuan yang menjadi dasar
dalam pelayanan publik adalah melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya dalam rangka
membantu terkait dengan administrasi kepemerintahan dan kebutuhan barang atau jasa publik.

Anda mungkin juga menyukai