Anda di halaman 1dari 12

Nama : Cindy Oktaviani

NIM : 1810911120006

DATA DEMOGRAFI DAN ANALISIS SWOT


penyajian data demografi dan analisis SWOT: wilayah kerja Puskesmas Pekauman

A. Data eksternal:

1. Letak, Batas, dan Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman


Puskesmas Pekauman terletak di Kelurahan Pekauman Kecamatan Banjar Selatan Kot
a Banjarmasin. Puskesmas Pekauman dibatasi oleh :
Sebelah Utara : Kecamatan Banjarmasin Barat
Sebelah Timur : Kelurahan Kelayan
Sebelah Selatan: Kabupaten Banjar
Sebelah Barat : Kabupaten Barito Kuala
Wilayah kerja Puskesmas Pekauman seluas 10,65 km2 yang terdiri dari empat kecamatan.

Tabel 1. Luas Wilayah kerja puskesmas Pekauman dan persentase terhadap luas kecamata
n.

No. Kelurahan Luas (km2) Persentase terhadap


luas kecamatan (%)
1. Mantuil 5,05 25,02
2. Kelayan Selatan 4,25 21,06
3. Pekauman 1,20 5,95
4. Kelayan Barat 0,15 0,74

2. Keadaan dan Iklim


Daerah kota Banjarmasin yang pasang surut serta dikelilingi oleh banyak sungai. Iklim
yang berpengaruh adalah musim penghujan dan kemarau.

3. Jangkauan Transportasi
Seluruh wilayah kerja Puskesmas Pekauman dapat dijangkau kendaraan roda 4 dan
kendaraan roda 2.
4. Data Penduduk di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman
Jumlah penduduk pada wilayah kerja Puskesmas Pekauman adalah 52.192 jiwa.
Kepadatan penduduk pada wilayah kerja Puskesmas Pekauman sekitar 4.900,66
jiwa/km2. (4.900, 66 jiwa dan disimpulkan bahwa dari keempat kelurahan tersebut
masuk kategori sangat padat berdasarkan UU No.5 Tahun 1960.

5. Jumlah Penduduk Berdasarkan Jumlah Rumah Tangga

Tabel 2. Jumlah rumah tangga, penduduk dan rata-rata penduduk per rumah tangga di wil
ayah kerja Puskesmas Pekauman

No. Kelurahan Jumlah Rumah Jumlah Penduduk Rata-rata jiwa/rumah


Tangga tangga
1. Mantuil 2612 10977 4
2. Kelayan Selatan 6667 19642 3
3. Pekauman 2783 12370 4
4. Kelayan Barat 1799 9203 5

6. Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin

Tabel 3. Banyaknya jumlah penduduk menurut jenis kelamin di wilayah kerja Puskesmas
Pekauman

No. Kelurahan Laki-laki Perempuan Jumlah


1. Mantuil 5508 5469 10977
2. Kelayan Selatan 9864 9778 19642
3. Pekauman 6152 6218 12370
4. Kelayan Barat 4687 4516 9230
TOTAL 26.211 25.981 52.192

7. Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia


Tabel 4. Jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur di wilayah kerja Puskesmas Pekau
man

No. Kelurahan 0-4 tahun 5-9 tahun 10-19 tahun 20-59 tahun 60 tahun
dan ke atas
1. Mantuil 1112 826 2237 6272 530
2. Kelayan Selatan 2313 1584 3691 11106 948
3. Pekauman 1247 842 2243 7233 805
4. Kelayan Barat 892 658 1652 5385 616
TOTAL 5564 3910 9823 29996 2899

8. Data Mata Pencaharian Penduduk


Mata Pencarian Penduduk di wilayah kerja Puskesmas Pekauman sebagian besar buruh, ta
ni, wiraswasta dan pegawai negeri.

B. Data internal:

1. Denah Puskesmas

Tidak ada data

2. Sarana Penunjang Puskesmas

No Sarana Penunjang Jumlah Kondisi


1 Bangunan Puskesmas Induk 1 Baik
2 Puskesmas Pembantu 4 Baik
3 Posyandu Lansia 5 Baik
4 Puskesmas Keliling 1 Baik
5 Kendaraan roda 4 1 Baik
6 Kendaraan roda 2 4 Baik
7 Telepon 1 Baik
8 Laboratorium sederhana Lengkap Baik

3. Sumber Daya Fisik

No Fasilitas Jumlah
1 Rg. Loket Umum 1
2 Rg. BP Anak/MTBS 1
3 Rg. BP Umum 1
4 Rg. Apotik 1
5 Rg. KIA 1
6 Rg. Laboratorium 1
7 Rg. Kepala Puskesmas 1
8 Rg. Tata Usaha 1
9 Rg. Poli Gigi 1
10 Toilet 1
11 Gudang 1
12 Aula 1
13 Rg. Poli Gizi 1
14 Ruang PKPR 1
15 Rg. Kesling dan TB Paru 1
16 Mushola 1
17 Rg. Gudang Obat 1

4. Jumlah Posyandu dan Kader

Jumlah Posyandu Jumlah Kader


27 90

Tabel Jumlah Posyandu Lansia pada Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman

No. Nama Posyandu Lansia Jumlah


1. Posyandu Lestari 1
2. Posyandu Seiring 1
3. Posyandu Inayah 1
4. Posyandu Sehat Sejahtera 1
5. Posyandu Mantuil Sejahtera 1

5. Jumlah Kunjungan

Tabel 12. Jumlah kunjungan Penyakit di puskesmas Pekauman


6. Upaya Pokok Puskesmas

No Program Kegiatan Keterangan


1 Upaya Kesehat a. Program KIA dan KB
an Wajib  KIA
Program KIA merupakan progra
m upaya kesehatan ibu dan anak
dibidang kesehatan yang menang
ani pelayanan dan pemeliharaan
ibu hamil, ibu melahirkan, ibu m
eneteki, bayi dan anak balita sert
a anak pra sekolah. Dalam penge
rtian ini tercakup pula pendidika
n kesehatan kepada masyarakat,
pemuka masyarakat serta menam
bah keterampilan para dukun bay
i serta pembinaan kesehatan di ta
man kanak-kanak.

 KB

Keluarga berencana adalah peren


canaan kehamilan, sehingga keh
amilan terjadi pada waktu yang d
iinginkan. Jarak antara kehamila
n diperpanjang untuk membina k
esehatan yang sebaik-baiknya, b
agi seluruh anggota dan kelahira
n selanjutnya dicegah apabila ju
mlah anak telah mencapai jumla
h yang dikehendaki untuk menuj
u norma keluarga kecil bahagia d
an sejahtera. Kegiatan keluarga b
erencana tidak hanya penjaranga
n / mengatur kehamilan tetapi ter
masuk kegiatan pemberian meni
ngkatkan perekonomian dan kese
jahteraan keluarga

b. Program Peningkatan Gizi


Pelaksanaan program gizi di Pus
kesmas Pekauman dibagi dalam
beberapa kegiatan, yang meliputi
:
1. Penimbangan
2. Distribusi Vitamin A dosis tin
ggi. Pada bayi, anak balita, dan b
ufas
3. Distribusi Fe pada bumil dan b
ufas
4. Pemberian PMT pada balita K
EP dan Bumil KEK
5. Distribusi obat cacing pada m
urid SD
6. Kegiatan TB-ABS
7. Pemantauan garam beryodium
8. PSG dan kadarzi
9. Konsultasi gizi

c. Program Kesehatan
Lingkungan
1. Pengawasan kualitas
lingkungan
2. Pembinaan kesehatan
lingkungan
3. Pengawasan kualitas air
4. Kegiatan penunjang

d. Surveilans, Pemberantasan
Penyakit Menular, dan
Imunisasi
1. Surveilans :
 Surveilans penyakit menular
 Surveilans penyakit tidak
menenular
2. P2M
3. Imunisasi
e. Penyuluhan Kesehatan
Masyarakat (PKM) dan
Peran Serta Masyarakat
(PSM)
f. Pengobatan dan Gawat
Darurat
1. Menegakkan diagnosa, memb
erikan pengobatan pada penderit
a 2. Merujuk penderita sesuai de
ngan jenis pelayanan yang diperl
ukan 3. Menyelenggarakan Pusk
esmas Keliling dengan perbandin
gan kegiatan 10 kali/bulan
g. Usaha Kesehatan Sekolah
h. Program Kesehatan Peduli
Remaja ( PKPR )
1. Pemberian informasi dan edu
kasi 2. Pelayanan klinis medis te
rmasuk pemeriksaan penunjang
dn rujukannya 3. Konseling 4. Pe
ndidikan Keterampilan Hidup Se
hat ( PKHS ) 5. Pelatihan pendid
ik sebaya dan konselor sebaya 6.
Pelayanan rujukan
i. Perawatan Kesehatan Masya
rakat/Public Health Nursing (
PHN )
1. Keluarga rawan yang dibina
2. Ibu maternal resti
3. Bayi resti
4. Balita resti
5. Usia lanjut resti
6. Penyakit kronis
7. Tindak lanjut penderita

2 Upaya Pengem a. Program Kesehatan Mata


bangan Pemeriksaan berbagai penyakit
mata
b. Program Kesehatan Jiwa
1. Pemeriksaan kesehatan jiwa
2. Pengobatan
3. Rujukan
4. Penyuluhan
c. Program Perawatan keseha
tan Masyarakat ( Perkesma
s ).
d. Program Usaha Kesehatan
Sekolah ( UKS ).
e. Program Usaha Kesehatan
Gigi dan Mulut ( UKG)
1. Menambah kesadaran dan pen
gertian masyarakat akan penting
nya kesehatan gigi 2. Menghilan
gkan atau mengurangi segala ses
uatu yang dapat merugikan kese
hatan gigi, memberikan perlindu
ngan khusus untuk memperkuat
gigi dan jaringan penyangganya
kemungkinan yang dapat merugi
kan gigi 3. Mengurangi akibat-a
kibat yang ditimbulkan oleh hal-
hal yang merugikan kesehatan gi
gi
f. Program Usaha Kesehatan
Masyarakat Desa ( UKMD
).
g. Program Puskesmas kelilin
g ( Pusling ).
h. Program Usila ( Posyandu
Usila )
- Posyandu Lansia
i. UKBM (Upaya Kesehatan
Berbasis Masyarakat)
1. Posyandu 2. Dana Sehat 3. Ta
naman Obat Keluarga 4. Pos Up
aya Kesehatan Kerja ( Pos UKK
) 5. Pengobatan Tradisional ( Ba
ttra )

3 Penunjang a. Program Pelayanan Laborator


ium Sederhana.
b. Program Pelayanan Obat ( A
potik ).
c. Ruang tindakan ( UGD / PPG
D)
4 Pelayanan Ad Melaksanakan pelayanan dan pe
ministrasi dan ncatatan
Tata Usaha kegiatan serta pelaporan hasil ke
giatan.

Analisis SWOT yang digunakan adalah

Data Internal Strengths  Memiliki sumber daya fisik yang memadai


dalam kondisi baik
 Memiliki program kerja yang berjalan dengan
baik
 Terdapat aula dipuskesmas yang dapat
digunakan untuk mendukung kegiatan di
dalam ruangan
 Sarana penunjang yang lengkap, tiap tenaga
kesehatan memiliki kesempatan dan
kemampuan memberikan pelayanan dengan
optimal
 Memiliki banyak ruangan yang produktif
sehingga dapat memberikan pelayanan sesuai
bidang keahlian masing-masing
 Dari seluruh upaya pokok yang ditetapkan seb
agian besar sudah dilaksanakan.
 Memiliki Puskesmas pembantu dan pelayanan
dipuskesmas pembantu dan posyandu
diadakan dalam jadwal yang rutin
 Sistem pencatatan obat-obatan yang diteri
ma disimpan dan didistribusikan dapat berj
alan dengan rapi dan tertib
 Pendistribusian obat-obatan berjalan dengan
lancar
 Data-data penerimaan dan pemakaian serta
sisa obat-obatan selalu akurat dan up to date
 Semua laporan tata usaha (urusan umum,
kepegawaian, keuangan) sudah dikerjakan
dan dikirim sesuai dengan waktu yang telah
ditentukan oleh Dinas Kesehatan Kota
Banjarmasin.
 Sistem pengarsipan surat masuk dan keluar
sudah diberjalan dengan baik.
 Penyimpanan kartu / administrasi pada loket
lebih baik dari yang telah lalu.

Weaknesses
 Tidak ada pelayanan PONED yang melayani 1x24 j
am.
 Tidak memiliki alat atau tabung pemadam kebakara
n
 Tidak adanya gudang obat-obatan khusus untuk me
nghindari bahaya kebakaran pada puskesmas
 Belum terlaksananya system FIFO/FEFO pada
lemari gudang dan apotek
 Tidak terdapatnya ruang rawat inap dan ruang rawa
t inap khusus penderita gizi buruk, ruang USG, rua
ng bersalin, ruang bayi.
 Apabila ada kasus yang berada di luar wilayah k
erja puskesmas, sehingga sering tidak terkontrol d
an ini akan menyebar sehingga menimbulkan bany
ak kasus
 Jumlah dan jenis tenaga di Puskesmas Pekauman
masih kurang di beberapa keahlian
 Sarana transportasi puskesmas kurang lengkap
termasuk ambulans

Data Ekstern Opportunities  Akses wilayah kerja yang mudah dijangkau oleh m
al asyarakat sehingga masyarakat memiliki kesempata
n untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lebih m
udah.
 Jumlah penduduk paling banyak adalah usia
produktif
 Penduduk usia produktif dapat diberdayakan untuk
beberapa kegiatan sehingga dapat mengembangkan
diri dan wilayahnya
 Memiliki puskesmas pembantu yang memadai
 Terdapat peningkatan jumlah kunjungan yang
signifikan dibandingkan dengan data sebelumnya
 Masyarakat memiliki kesempatan untuk
mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih
bervariasi dan merata
 Posyandu dapat menjadi perpanjangtanganan
puskesmas sehingga posyandu dapat diberdayakan
dalam menunjang program puskesmas.

Threats  Wilayah kerja puskesmas Pekauman termasuk ke


dalam kategori sangat padat dan berbatasan dengan
wilayah yang padat penduduk
 Adanya dukun bayi dapat dinilai sebagai kelemaha
n, karena masyarakat yang tingkat pengetahuannya
rendah dapat memilih dukun bayi sebagai tempat m
emeriksakan kehamilan dan meminta bantuan persa
linan
 Kurangnya pengertian dan kesadaran dari masy
arakat untuk penyimpanan tanda berobat yang dib
erikan dari loket
 Pasien pemegang kartu Jamkesmas sering ketingg
alan dan pasien tidak lengkap dalam persyaratan y
ang sudah ditetapkan sehingga sering menghambat
dalam pelayanannya
 Kurangnya tanggapan masyarakat terhadap
perubahan akseptor KB pil / suntik ke KB mantap
karena takut dan malu
 Masyarakat memiliki ketakutan yang besar
terhadap efek samping alat KB
 Beberapa kegiatan kesehatan lingkungan tidak
dapat terlaksana karena Kota Banjarmasin pasang
surut dan dikelilingi banyak sungai
 Hubungan lintas sektoral yang sampai sekarang ma
sih belum sepenuhnya terlaksana
 Penderita kusta merasa malu untuk berobat s
ecepatnya sehingga penyakit yang dideritanya sem
akin parah
 Masyarakat sering meremehkan dan tidak
memperdulikan penyakit ISPA karena gejala yang
tidak mudah diidentifikasi
 Adanya daerah program imunisasi yang sulit dij
angkau
 Kurangnya kesadaran masyarakat mengenai
pentingnya imunisasi
 Kurang kerjasama lintas sektor pada program
imunis as i dengan KUA Kecamatan khususnya p
ada imunisasi calon penganten
 Kurangnya perhatian oleh PMO terhadap penderita
TB.

O T
S  Mempunyai program  Terdapat aula/ruangan
kerja yang berjalan di puskesmas yang
dengan baik serta dapat dimanfaatkan
mempunyai sarana dan untuk kegiatan promosi
prasarana lengkap kesehatan, seperti
sehingga memberikan sosialisasi KB,
masyarakat penyuluhan mengenai
kesempatan untuk penyakit menular
mendapatkan seperti ISPA, kusta,
pelayanan kesehatan dan TB paru, serta
yang bervariasi dan penyuluhan program
merata. imunisasi.
 Pelayanan posyandu
yang rutin dapat
memaksimalkan
berjalannya program
kerja puskesmas.
 Meningkatkan pelayan
an puskesmas pembant
u agar masyarakat men
dapatkan pelayanan me
rata

W  Menyediakan ruang  Meningkatkan jumlah


rawat inap dan rawat dan kinerja tenaga
inap khusus agar kesehatan di
masyarakat Puskesmas Pekauman
mendapatkan layanan agar dapat
kesehatan yang lebih menyimbangi jumlah
variatif. penduduk yang sangat
 Merekrut penduduk de padat.
ngan usia produktif aga  Menyediakan PONED
r dapat menjadi kader y untuk menanggulangi
ang dapat diberdayakan kegawatdaruratan
untuk beberapa progra obstetrik untuk
m kesehatan di wilayah meminimalkan
kerja Puskesmas Pekau kunjungan ibu hamil ke
man dukun bayi.
 Memperbaiki hubungan
lintas sektoral sehingga
kasus di luar wilayah
kerja puskesmas dapat
terkontrol.