Anda di halaman 1dari 1

Diskusi 7 Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

Nama : Ida Maryuni


NIM : 042408302
Nomor Urut 24
Mendukung Otonomi Daerah

Pada kesempatan ini saya akan menambahkan jawaban teman-teman kelompok satu tentang
mendukung otonomi daerah. Saya sangat mendukung Otonomi Daerah karena Otonomi Daerah
dikonsepkan sebagai pemberian hak dan wewenang serta kewajiban daerah otonom untuk mengatur
dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Negara
Kesatuan Republik Indonesia. Dalam melaksanakan otonomi daerah harus memperhatikan asas
otonomi daerah yaitu desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Otonomi daerah
diberlakukan untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan daya saing, mempercepat
kesejahteraan, mengembangkan nilai-nilai kedaerahan dan lain sebagainya. Pada konteks inilah
pembentukan daerah jangan sampai menjadi penghambat tujuan mulia dari otonomi daerah. Apalagi
jika pembentukan daerah hanya untuk melayani peluang terjadinya bureaucratic and political rent-
seeking, yakni kesempatan untuk memperoleh keuntungan dana, baik dari pemerintah pusat maupun
dari penerimaan daerah sendiri sehingga melupakan kesejahteraan rakyat. Kebijakan pemberian
otonomi daerah dan desentralisasi yang luas, nyata, dan bertanggung jawab kepada daerah merupakan
langkah strategis dalam dua hal. Pertama, otonomi daerah dan desentralisasi merupakan jawaban atas
permasalahan lokal bangsa Indonesia berupa ancaman disintegrasi bangsa, kemiskinan,
ketidakmerataan pembangunan, rendahnya kualitas hidup masyarakat, dan masalah pembangunan
sumber daya manusia (SDM). Kedua, otonomi daerah dan desentralisasi fiskal merupakan langkah
strategis bangsa Indonesia untuk menyongsong era globalisasi ekonomi dengan memperkuat basis
perokonomian daerah. Otonomi yang diberikan kepada daerah kabupaten dan kota dilaksanakan
dengan memberikan kewenangan yang luas, nyata dan bertanggungjawab kepada pemerintah daerah
secara proporsional. Artinya, pelimpahan tanggungjawab akan diikuti oleh pengaturan pembagian, dan
pemanfaatan dan sumber daya nasional yang berkeadilan, serta perimbangan keuangan pusat dan
daerah. Arahan yang diberikan oleh UU No 22 Tahun 1999 sudah sangat baik. Tetapi benarkah ia
dapat mewujudkan pemerintah daerah otonom yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel secara
berkesinambungan? Jawabannya tergantung pada formula atau rumusan yang diberikan oleh
peraturan-peraturan pemerintah dan peraturan pelaksanaan lainnya. Apabila semua peraturan
pelaksanaan tersebut sudah searah dengan undang-undang tersebut maka kemungkinan untuk
mencapai tujuan tersebut akan semakin besar. Sekian Terimakasih.

Salam Hormat,

Ida Maryuni