Anda di halaman 1dari 3

DISKUSI 8 MATA KULIAH BAHASA INDONESIA

NAMA : IDA MARYUNI


NIM : 042408302

Cara-cara mengutip dari jurnal elektronik dan jurnal nonelektronik. Berikan contohnya!

Jawaban :

1. Cara mengutip dari jurnal elektronik cukup menuliskan sumber dengan keterangan seperti
nama pengarang diiringi dengan tahun terbit artikel. Untuk judul artikel, alamat/URL, dan
waktu akses dicantumkan pada bagian daftar pustaka.

Contoh :

Berdasarkan dari wilayah geografisnya, yang dimana jumlah masyarakat Indonesia yang sangat tinggi
memanfaatkan internet merupakan berada di pulau Jawa, yang kemudian lagi disusul oleh pulau
Sumatera, kemudian Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa, srta Maluku-Papua (Fatimah Kartini Bohang,
2018).

2. Cara mengutip dari jurnal nonelektronik seperti buku, jurnal, majalah, dan lain-lain adalah
dengan memperhatikan dua jenis kutipan, yaitu :
a. Kutipan langsung
Kutipan langsung yaitu suatu kutipan yang diperoleh secara identik ataupun
menyerupai persis dari pada sumber yang aslinya. Kutipan langsung dibedakan
menjadi dua jenis, yaitu :
 Kutipan langsung kurang dari empat baris.
Cara menulis kutipan langsung kurang dari empat baris yaitu :
 Pada jenis kalimat yang menjadi kutipan harus diintegrasikan dengan teks
 Jarak di antar baris pada kutipan yakni 2 spasi
 Pada kutipan yang harus diapit dengan memakai tanda kutip atau petik dua (“…”)
 Jika telah mengambil suatu kutipan, tulis pula sumber yang berupa nama dari
pengarang, tahun terbit, lalu nomor halaman yang diapit memakai tanda kurung

Contoh :

Siswanto (1990:20) menegaskan bahwa, “yang mana keputusan ilmiah yakni suatu
kemungkinan ataupun probabilitas, sehingga bukan sebuah kebenaran yang sangat mutlak”.
 Kutipan langsung lebih dari empat baris.
Cara menulis kutipan langsung kurang dari empat baris yaitu :

 Disaat akan menulis sebuah kutipan yang harus dipisahkan dengan memkai jarak
3 spasi dari pada teks
 Di Jarak yang sudah terbentang diantara baris kutipan yakni hanya 1 spasi
 Apa yang telah dikutip boleh juga diapit dengan memakai tanda kutip atau petik
dua (“…”) ataupun tidak
 Sesudah mengambil ataupun mengutip tulisan, haruslah diberi sebuah keterangan
dari sumber
Contoh :

Tidur yang terlalu larut malam itu dapat mengganggu pada proses metabolisme dan dapat
menyebab kan banyak sekali masalah pada tubuh kita. Dikutip dari situs yakni stitkes.com,
penelitian yang dimuat oleh Journal Of Psyhiartic yang mengungkapkan bahanya kurang
tidur yakni sebagai berikut.

” Kurang tidur dapat menyebabkan [1] daya tahan dari tubuh itu melemah. Dengan daya
tahan yang menuruh itu bisa saja dengan mudah terserang oleh penyakit yang disebabkan
oleh virus ataupun bakteri dan juga pantigen yang lainya. [2] Kurang tidur juga bisa saja
menyebabkan konsentrasi itu menurun.

Hal ini dikarenakan waktu tidur yang berkurang, sehingganya berdampak pada ferfoma pada
kehidupan yang sehari-hari, contohnya saja lemas, rasa ngantuk, lunglai. [3] tidur yang
kurang dari 6 jam itu dapat meningkatnya resiko terkena penyakit kanker.

Pada saat kalian [tidur dalam keadaan gelap] tubuh itu akan memproduksi hormon melatonin
yang berguna untuk meningkatkan daya tahan imun. [4] Kurang tudr juga dapat
meningkatkat penyakit diabetes. Hasil dari penelitian itu menunjukkan, seseorang yang
kurang tidur akan mengalami resistensi insulin.

Sehingganya insulin iu bisa saja menyebabkan penyakit diabetes. [5] Kurang tidur dapat
menyebabkan strok. Orang yang kurang tidur mempunyai 4 kali lebih tinggi terserang
penyakit dari pada orang yang cukup waktu tidurnya. [6] Kurang tidur juga dapat memicu
badan menjadi gemuk. Hormon Leptin yakni hormon yang dapat mengontrol nafsu makan
menjadi menghilang dan membuat nafsu makan itu meningkat.” (Haryono, 2003: 78)

b. Kutipan Tidak Langsung


Kutipan tidak langsung yaitu suatu kutipan yang mengambil sebuah inti sari yang
sudah terkandung, tapi tanpa sedikitpun mengurangi dari makna yang sebenar-
sebenarnya.

Cara Menulis Kutipan Tidak Langsung

 Kutipan haruslah diintegrasikan dengan teks


 Jarak antar baris disebuah kutipan yakni 2 spasi
 Dikutipan tak diapit dari pemakaian tanda kutip atau petik dua (“…”)
 Maka sesudah kalian mengutip kutipan, disertai sumber dari kutipan tersebut.
Contoh :

Michelle Doe (2016: 27) berpendapat bahwa sanya kecerdasan buatan iyalah merupakan
sebuah sistem yang di dalamnya ada entitas ilmiah yang gunanya untuk memproses data
eksternal dengan cepat serta tepat