Anda di halaman 1dari 3

Nama : Vara Oktavia Anggraini

NIM : 195040207111046

Kelas : R

PENYAKIT PADA TANAMAN PERKEBUNAN

“POKAHBUNG PADA TEBU”

Gambar Penyakit Pokahbung pada Tebu (Yulianti, 2020)

Nama Umum : Pokahbung pada Tebu


Nama Latin : Fusarium Moniliforme
a. Klasifikasi Hama
Menurut Agrios (1996) Pokahbung diklasifikasikan sebagai berikut:
Kingdom : Fungi
Divisi : Eumycota
SubDivisi : Deuteromycotina
Kelas : Hypomycetes
Ordo : Moniliales
Famili : Tuberculariaceae
Genus : Fusarium
Spesies : Fusarium Moniliforme
b. Bioekologi dan Tanaman Inang
Habitat spesies ini terdapat di daerah tropis dan subtropics. Tanaman inang
dari pathogen ini yaitu tanaman jagung,tebu, pisang, asparagus, dan kapas.
Spesies ini memiliki suhu pertumbuhan optimum 22,5 o-35oC, dan suhu
maksimum 37,5oC. Semakin lembab kondisi tanah, pathogen ini akan
semakin parah. Kejadian penyakit Pokahbung paling banyak ditemukan pada
tanah lempung liat berpasir dengan pH berkisar antara 6,5-7,5. Fusarium
moniliforme dapat memproduksi enzim poligalakturonase,enzim pektin metil
esterase, dan enzim pengurai lainnya, yang menyebabkan dinding sel
tanaman rusak dan aktivitas perakaran berkurang sehingga pertumbuhan
tanaman terhambat (Yulianti, 2020).
c. Gejala Serangan
Pada tanaman tebu gejala yang disebabkan oleh kapang Fusarium
moniliforme memiliki tiga stadium. Stadium 1 ditandai gejala pada helaian
daun yang baru terbuka muncul klorotis. Stadium 2 terdapat garis-garis
merah kecoklatan yang meluas menjadi rongga-rongga yang dalam. Stadium
3 membengkoknya batang tanaman tebu yang menyerang titik tumbuh
menyebabkan pembusukan disertai bau tidak sedap dan serangan lanjut
menyebabkan matinya tanaman (Pratiwi et al, 2013).
d. Kerugian yang disebabkkan oleh
Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam budidaya tebu adalah
tingginya serangan penyakit pokahbung yang dapat menurunkan
produktivitas tebu dengan kerugiannya bisa mencapai 20% (Yulianti, 2020).
e. Pengendalian
Menurut Yulianti (2020) pengendalian untuk mengatasi Fusarium Moniliforme
yaitu sebagai berikut:
1. Penanaman varietas tahan Pokahbug antara lain adalah PS 862.
2. Penggunaan benih yang sehat bebas pathogen.Teknik kultur jaringan
merupakan salah satu cara mendapatkan kultivar tahan terhadap
infeksi patogen. Kultur jaringan dapat menghasilkan bibit tebu yang
baik dan sehat tanpa terbawa penyakit oleh induk sebelumnya.
3. Penggunaan fungisida berbahan aktif tembaga oksiklorid paling efektif
menekan penyakit pokahbung yaitu dengan cara perendaman bibit
tebu pada larutan fungisida.
4. Pemanfaatan jamur antagonis Trichoderma spp yang berada disekitar
perakaran tebu .
5.
DAFTAR PUSTAKA

Agrios, G.N. 1996. Ilmu Penyakit Tumbuhan. Gajah Mada University Press:
Yogyakarta
Pratiwi, B. N., Liliek, S., Anton, M., Ari, K. UJI PENGENDALIAN PENYAKIT
POKAHBUNG (Fusarium moniliformae) PADA TANAMAN TEBU
(Saccharum officinarum) MENGGUNAKAN Trichoderma sp.
INDIGENOUS SECARA IN VITRO DAN IN VIVO. Jurnal HPT. 1(3): 119-
129.

Yulianti, Titiek. 2020. STATUS DAN STRATEGI TEKNOLOGI PENGENDALIAN


PENYAKIT UTAMA TEBU DI INDONESIA. Jurnal Perspektif. 19(1):1-16.