Anda di halaman 1dari 5

TUGAS 2

Bukalapak merupakan perusahaan start up yang sangat pesat perkembangannya saat


ini. Didukung oleh SDM yang mumpuni di bidang IT, perusahaan ini mampu bersaing
dengan perusahaan-perusahaan sejenis. Visi Bukalapak adalah menjadi online
marketplace nomor 1 di Indonesia. Misi Bukalapak: memberdayakan UKM yang ada
di seluruh penjuru Indonesia. Bukalapak telah membuat aplikasi jual beli online yang
menghubungkan jutaan pembeli dan pelapak di seluruh Indonesia. Tidak hanya
Bukalapak, semua perusahaan maupun organisasi ketika didirikan sudah barang tentu
menetapakan visi dan misi serta strategi yang akan dicapai di kemudian hari.
Bukalapak sendiri telah membuktikan visi, misi dan strategi yang dirancangnya
melalui kinerja perusahaan yang berkibar.
Berdasarkan kasus di atas, silakan Anda jawaban pertanyaan-pertanyaan berikut:
a. Apakah manfaat visi bagi organisasi/perusahaan?
b. Jelaskan langkah-langkah yang dapat menjamin misi suatu perusahaan dikatakan
baik!
c. Jelaskan manfaat strategi yang dirancang bagi perusahaan Bukalapak!
d. Jelaskan prinsip-prinsip ACHIEVE dalam membuat misi!

Silakan Anda mengirimkan jawabannya dalam bentuk Word atau Pdf.

Selamat Mengerjakan!!

Jawab :

1. Manfaat Visi

 Menjadi alat yang menjembatani kondisi organisasi saat ini dan masa depan.
 Menumbuhkan rasa memiliki.
 Meningkatkan dan menumbuhkan standar, tanggung jawab dan etos kerja yang lebih
baik.
 Menciptakan lingkungan organisasi yang lebih sehat.
 Mendorong perusahaan untuk berinovasi.
 Menjadi pedoman dalam merancang rencana bisnis.
 Menentukan tujuan dasar perusahaan.
 Membantu anggota organisasi untuk mengidentifikasi tujuan perusahaan.
 Membantu dalam pengambilan keputusan.
 Menerjemahkan tujuan dasar perusahaan sehingga parameter biaya, waktu, dan
kinerja dapat dievaluasi dan dikontrol

Kesimpulan ▪ Manfaat dari Visi : Bagi sebuah organisasi atau perusahaan visi merupakan
jembatan penghubung masa sekarang dengan masa yang akan datang. Selain itu visi juga
bermanfaat untuk meningkatkan kinerja, menumbuhkan sense of belonging atau rasa
memiliki anggota terhadap organisasi serta meningkatkan tanggungjawab anggota/ karyawan.

2. Griffin dan Ebert (2002) menjelaskan secara spesifik fungsi utama penetapan tujuan
perusahaan, yaitu:

 Penentuan tujuan akan memberi arah dan panduan bagi para karyawan di seluruh
tingkatan manajemen. Dengan semua karyawan dari berbagai tingkatan, mulai yang
paling bawah hingga palling atas mengetahui dengan jelas apa yang ingin dicapai
perusahaan. Maka probabilitas terjadinya kesalahan-kesalahan dalam pengambilan
keputusan kemungkinan akan lebih kecil.
 Penentuan tujuan membantu perusahaan mengalokasikan sumber daya yang dimiliki
secara efektif.
 Penentuan tujuan membuat perusahaan mengukuhkan identitas dirinya melalui
budaya perusahaan (corporate culture).
 Penetapan tujuan membuat perusahaan mampu melakukan evaluasi dan melakukan
perbaikan yang diperlukan untuk kembali fokus dalam mencapai tujuan yang
ditetapkan.
 Tujuan perusahaan adalah pencapaian atau yang dihasilkan oleh perusahaan yang
tersebut. Tujuan perusahaan adalah target yang mengukur pencapaian target
keberhasilan kinerja perusahaan dan juga berisikan tentang komitmen beserta
resikonya. Tujuan juga berfungsi untuk memberikan gambaran arahan bagi
perusahaan secara jelas, dalam merumuskannya tujuan harus memberikan ukuran
yang lebih spesifik.

Sebuah visi yang efektif menurut Kotler adalah sebagai berikut:

 Imagible (dapat di bayangkan)
 Desirable (menarik)
 Feasible (realities dan dapat dicapai)
 Focused (jelas)
 Flexible (dapat menyesuaikan dengan perubahan)
 Communicable (mudah dipahami)

Sebuah visi juga menjadi sebuah sarana perusahaan untuk:

 Mengkomunikasikan alasan keberadaan perusahaan dalam arti tujuan dan tugas


pokok.
 Memperlihatkan framework hubungan antara perusahaan dengan pemangku
kepentingan.
 Memberikan pernyataan sasaran utama kinerja perusahaan dalam lingkup
pertumbuhan dan perkembangan.
 Visi harus dapat ditafsirkan dengan baik, tidak mengandung makna ganda sehingga
dapat menjadi acuan yang mempersatukan semua pihak dalam sebuah perusahaan.

Sehingga dalam pembuatan visi hal-hal yang harus diperhatikan adalah:

 Visi harus dapat memberikan panduan/arahan dan motivasi.


 Visi harus disebarkan di kalangan anggota perusahaan (stakeholder)
 Visi harus sanggup menyebarluaskan keputusan dan tindakan perusahaan yang
penting.

3. 6. Strategi pemasaran Bukalapak


1. Content Marketing
Salah satu tujuan utama para pengguna internet berselancar di dunia maya adalah untuk
mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Nah, strategi bisnis Content Marketing
adalah berupaya menarik calon konsumen dengan cara menyediakan beragam informasi yang
dicari konsumen. Informasi tersebut dapat berupa artikel, video, hasil riset, dan sebagainya.
Namun, ragam informasi yang disediakan harus relevan dengan jenis bisnis yang dijalankan.
Misalnya, toko online obat kecantikan menyediakan tips-tips agar tampil cantik dan menarik.
2. Mobile Marketing
Salah satu strategi pemasaran di dunia maya yang sedang ngetrend adalah Mobile Marketing.
Mobile marketing adalah strategi pemasaran yang mengarah pada calon-calon konsumen
yang sering berinternet menggunakan perangkat mobile, seperti handphone dan tablet. Para
pebisnis harus mendesain ulang website bisnisnya agar ramah (user frinedly) jika diakses
dengan gadget mobile. Menurut data berbagai sumber, saat ini rata-rata jumlah kosumen yang
membeli produk lewat ponsel mencapai 30-40%.
3. Continuous Marketing
Jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter menjadi jalur utama dalam melaksanakan
Continuous Marketing. Pemasaran berkelanjutan ini menekankan pada promosi dalam
jaringan media sosial. Selain itu, agar sukses para pebisnis juga hendaknya menganalisis
berbagai data, misalnya demografi, feedback konsumen, opini, dan lainnya untuk
menemukan konsep produk bisnis yang diinginkan konsumen.
4. Integrated Digital Marketing
Integrated digital marketing adalah strategi pemasaran dengan memanfaatkan dan
menyatukan segala komponen sumber daya digital yang ada. Hal tersebut sebagai cara untuk
memperkuat efektivitas pemasaran. Sinergi antara blog, kampanye brand, media sosial, dan
sebagainya harus berkolaborasi secara real time untuk menjangkau konsumen yang
bervariatif.
5. Visual Marketing
Kata pepatah, satu gambar bisa mewakili 1000 kata. Visual marketing mengedepankan
bagaimana menciptakan objek visual yang dapat mewakili produk yang ditawarkan. Saat ini,
visual marketing menjadi semakin mudah dilakukan di dunia maya berkat adanya berbagai
situs sharing, seperti youtube, pinterest, instagram, vine dan lainnya. Kreativitas membuat
gambar-gambar yang memorable merupakan salah satu prasyarat untuk sukses menjalani
strategi pemasaran visual.
6. Personalized Marketing
Personalized Marketing atau juga biasa disebut dengan istilah one to one marketing adalah
strategi pemasaran dengan mengedepankan bahwa setiap personal (konsumen) adalah unik,
sehingga perlakuan untuk masing-masing konsumen berbeda-beda. Di bisnis e-commerce,
personalized marketing dapat kita lihat pada cara kerja sebuah situs toko online yang
menampilkan produk-produk yang dijualnya berbeda-beda untuk masing-masing user, baik
berdasarkan target lokasi, trek minat dan hobi, umur, gender, dan sebagainya. Dengan cara
demikian, maka pemasaran akan lebih tertarget. Namun, untuk melakukan hal itu, tentu ada
software khusus yang harus dimiliki oleh toko online.

4. Prinsip prinsip Archive dalam membuat misi perusahaan :


Apa yang Menjadi Visi Organisasi di Masa Mendatang
Sesuai dengan definisi visi yaitu merupakan tujuan, cita-cita atau arah tujuan yang ingin
dicapai sebuah organisasi atau perusahaan di masa depan maka itulah hal pertama yang harus
dibuat.

Apa sebenarnya yang ingin diraih atau dicapai oleh organisasi atau perusahaan dalam jangka
waktu tertentu di masa yang akan datang. Misalnya apa yang ingin diraih perusahaan dalam
waktu 10 tahun ke depan dalam pasar global? Dari pertanyaan inilah Anda bisa mulai
menyusun visi dan misi.

Apa yang Menjadi Fokus di Masa yang Akan Datang


Pertanyaan berikutnya yang harus dijawab saat membuat visi dan misi adalah hal apa yang
akan dijadikan fokus oleh organisasi/ perusahaan di masa mendatang. Ini akan berkaitan
dengan strategi apa nantinya yang akan dilakukan untuk mewujudkannya.

Sebagai contoh apakah perusahaan atau organisasi dalam kurun waktu 10 tahun ke depan
hanya akan berkecimpung di pasar lokal atau melakukan ekspansi dengan melakukan eksport
ke luar negeri.

Target Organisasi Untuk Jangka Waktu Tertentu


Sejak awal akan membuat sebuah visi perusahaan atau organisasi sudah harus mengetahui
dengan jelas apa yang ingin diwujudkan dalam jangka waktu tertentu. Misalnya dalam waktu
5 tahun atau 10 tahun seperti apakah kemajuan yang ingin dicapai oleh perusahaan. Apakah
jumlah konsumen mencapai 50% dari pasar lokal, pengadaan mesin terbaru dan lain
sebagainya.
Ari Sutrisno
030780101

Anda mungkin juga menyukai