Anda di halaman 1dari 3

NAMA

: SRI R HUTAJULU
7203210044
UJIAN EKONOMI KOPERASI KELAS B MANAJEMEN 2020

1. Berdasarkan UU no.25 tahun 1992 tentang perkoperasian, fungsi-fungsi koperasi adalah
sebagai berikut :

• Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada
khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan
sosialnya.
• Berperan serta secara aktif dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan
masyarakat.
• Memperkukuh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian
nasional dengan koperasi sebagai guru utamanya.
• Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan
usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

2. Peran dan Fungsi rapat anggota
Peran rapat anggota dalam koperasi adalah untuk menetapkan anggaran dasar dan anggaran
rumah tangga koperasi, menetapkan kebijakan umum koperasi, memilih, mengangkat dan
meberhentikan pengurus dan badan pemeriksa koperasi. Rapat anggota yang diadakan minimal
sekali dalam setahun ini juga berperan dalam menetapkan dan mengesahkan rencana kerja serta
rencana anggaran belanja koperasi, serta kebijakan pengurus dalam bidang organisasi dan usaha
koperasi juga mengesahkan laporan pertanggung jawaban pengurus dan badan pemeriksa
dalam bidang organisasi dan usaha koperasi.

Fungsi rapat anggota :
• Penetapan kebijakan umum di bidang organisasi, manajemen, dan usaha koperasi untuk
satu tahun berikutnya
• Penetapan rencana anggaran pendapatan dan belanja (RAPB) koperasi
• Pengubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga koperasi
• Pembubaran, penggabungan, peleburan, dan pemecahan koperasi
• Pemberhentian, pemilihan dan pengangkatan pengurus serta pengawas koperasi

3. Koperasi mengandung makna kerja sama , jelaskan fungsi sosial , ekonomi , politik dan
fungsi etika dalam koperasi
• Fungsi Sosial : adanya dana pinjaman yang digunakan bagi anggota ataupun luar anggota.
Hasil analisa saya, dalam koperasi Huwaiza terdapat pembiayaan KP2UH (Kelompok
Persaudaraan Perempuan Usaha Huwaiza) dan Lembaga.
• Fungsi Ekonomi : SHU Atau Sisa Hasil Usaha yang nilai itu didapat dari perolehan hasil dari
segala macam kegiatan koperasi tersebut. Menurut analisa saya, SHU Koperasi Huwaiza
diperoleh dari berbagai produk jasa yang ditawarkan oleh koperasi ini misalnya : Si Mapan
(Simpanan Masa Depan), Si Umar (Simpanan Umrah), Pembiayaan KP2UH (Kelompok
Persaudaraan Perempuan Usaha Huwaiza), Pembiayaan Lembaga dan produk – produk
lainnya.
• Fungsi Politik : dengan kita berkoperasi kita dapat mengerti dengan jelas fungsi dari masing-
masing anggota. Ada yang berperan sebagai pengurus, ataupun pengawas. Dapat dilihat
dalam Struktur Organisasi KSU Syariah Huwaiza yang akan dipaparkan pada analisa bab
berikutnya.
• Fungsi Etika : kita dapat mengerti dengan jelas Etika apa yang harus diterapkan. Normalnya
dalam koperasi biasanya masih berkaitan dengan norma. Norma yang ada adalah
kekeluargaan, kejujuran, tanggung jawab, dan kebersamaan.



4. Alasan Ekonomi kerakyatan perlu dipertahankan
Ø Karakteristik Indonesia
Dengan mengandalkan dana pinjaman luar negeri untuk membiayai pembangunan,
mengandalkan investasi dari luar negeri, memperkuat industri substitusi ekspor, selama dua
sampai tiga dasawarsa memang berhasil mendorong pertumbuhan output nasional yang cukup
tinggi dan memberikan lapangan kerja cukup luas bagi rakyat. Walaupun Indonesia pernah
dijuluki sebagai salah satu dari delapan negara di Asia sebagai Asian Miracle atau negara Asia
yang ajaib, karena tingkat pertumbuhan ekonominya yang cukup mantap selama tiga dasa
warsa, tetapi ternyata sangat rentan dengan terjadinya supply shock.
Ø Tuntutan Konstitusi
Walaupun rumusan konstitusi kita yang menyangkut tata ekonomi yang seharusnya dibangun,
belum cukup jelas sehingga tidak mudah untuk dijabarkan bahkan dapat diinterpretasikan
bermacam-macam (semacam ekonomi bandul jam, tergantung siapa keyakinan ideologi
pengusanya); tetapi dari analisis historis sebenarnya makna atau ruhnya cukup jelas
Ø Fakta Empirik
Dari krisis moneter yang berlanjut ke krisis ekonomi dan kejatuhan nilai tukar rupiah terhadap
dolar, ternyata tidak sampai melumpuhkan perekonomian nasional. Bahwa akibat krisis
ekonomi, harga kebutuhan pokok melonjak, inflasi tidak dapat dikendalikan, ekspor menurun
(khususnya ekspor produk manufaktur), impor barang modal menurun, produksi barang
manufaktur menurun, pengangguran meningkat, adalah benar. Tetapi itu semua ternyata tidak
berdampak serius terhadap perekonomian rakyat yang sumber penghasilannya bukan dari
menjual tenaga kerja.
Ø Kegagalan Pembangunan Ekonomi
Pembangunan ekonomi yang telah kita laksanakan selama 32 tahun lebih, dilihat dari satu aspek
memang menunjukkan hasil-hasil yang cukup baik. Walaupun dalam periode tersebut, kita
menghadapi 2 kali krisis ekonomi (yaitu krisis hutang Pertamina dan krisis karena anjloknya
harga minyak), tetapi rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional masih di atas 7 persen pertahun.
Pendapatan perkapitan atau GDP perkapita juga meningkat tajam dari 60 US dolar pada tahun
1970 menjadi 1400 US dolar pada tahun 1995.

5. Problem dan prospek pelaku UMKM di era Covid 19
Pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia berdampak pada ketidakstabilan dalam
perekonomian terutama pada UMKM. Pelaku UMKM merasakan dampak langsung berupa
penurunan omset penjualan dikarenakan adanya himbauan pemerintah dan penerapan
PSBB yang menghimbau masyarakat untuk tetap dirumah sehingga cukup banyak UMKM
yang harus berenti beroperasi untuk sementara waktu. Dalam kondisi seperti saat ini, bantak
tantangan yang harus dihadapi oleh para pelaku UMKM. Untuk itu pelaku UMKM harus
memiliki strategi untuk dapat bertahan di tengah pandemi ini dan dituntut untuk dapat
menyesuaikan diri terhadap kondisi yang terjadi., sehingga dapat mengubah tantangan yang
ada menjadi peluang.

Terdapat beberapa strategi yang dapat di lakukan UMKM untuk dapat mempertahankan
bisnisnya, yaitu (1) melakukan penjualan melalui e-commerce. (2) Melakukan pemasaran
produk dengan memanfaatkan teknologi digital (digital marketing). (3) melakukan perbaikan
kualitas produk dan kualitas serta jenis layanan. (4) Melakukan pemasaran hubungan
pelanggan (customer relationship marketing).