Anda di halaman 1dari 2

Mengapa dalam analisis kebutuhan pelatihan, analisis kesenjangan antara kompetensi yang

dibutuhkan dan kompetensi saat ini perlu dilakukan? Jelaskan!

Analisis Kebutuhan Pelatihan adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara sistematis untuk
menemukenali adanya kesenjangan antara pengetahuan, ketrampilan dan sikap seseorang yang
dibutuhkan oleh organsisi yang dapat ditingkatkan melalui pelatihan.

Program pelatihan yang dilaksanakan harus mampu mengurangi atau bahkan meniadakan kesenjangan
antara kemampuan yang dimiliki karyawan dengan kemampuan yang diperlukan organisasi. Pada
sebuah organisasi, kebutuhan pelatihan dapat diketahui dari beberapa indikator, namun tetap harus
disadari bahwa indikator tersebut hanya menunjukkan tanda adanya kebutuhan pelatihan yang perlu,
baik ditingkat organisasi, jabatan/tugas, maupun individu.

Berkaitan dengan kebutuhan pelatihan tersebut, maka harus diketahui pengetahuan dan keterampilan
apa saja yang dibutuhkan karyawan untuk bekerja dan pengetahuan serta keterampilan apa saja yang
telah dimiliki karyawan.

Analisis kebutuhan berfungsi untuk mengetahui apa yang harus dilakukan oleh organisasi agar mampu
melakukan pelatihan yang sesuai dengan kompetensi dan indikator yang diharapkan. Penilitian analisis
kebutuhan ini menggunakan acuan kondisi ideal kinerja yang dijadikan perbandingan dengan kondisi
aktual agar ditemukan kesenjangan yang perlu diatasi. Nantinya kesenjangan inilah yang akan dijadikan
suatu kebutuhan dan diberikan rekomendasi agar kinerja dilakukan secara optimal.

Jika ditelaah secara lebih lanjut, maka analisis kebutuhan pelatihan memiliki beberapa tujuan,
diantaranya adalah:

1) Memastikan bahwa pelatihan memang merupakan salah satu solusi untuk memperbaiki atau
meningkatkan kinerja pegawai dan produktivitas Instansi/lembaga
2) Memastikan bahwa para partisipan yang mengikuti pelatihan benar-benar orang-orang yang
tepat.
3) Memastikan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diajarkan selama pelatihan benar-
benar sesuai dengan elemen-elemen kerja yang dituntut dalam suatu jabatan tertentu
4) Mengidentifikasi bahwa jenis pelatihan dan metode yang dipilih sesuai dengan tema atau materi
pelatihan
5) Memastikan bahwa penurunan kinerja atau pun masalah yang ada adalah disebabkan karena
kurangnya pengetahuan, ketrampilan dan sikapsikap kerja; bukan oleh alasanalasan lain yang
tidak bisa diselesaikan melalui pelatihan
6) Memperhitungkan untung-ruginya melaksanakan pelatihan mengingat bahwa sebuah pelatihan
pasti membutuhkan sejumlah dana.

Kesimpulan :
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan analisis kebutuhan pelatihan adalah
suatu analisis sistematis yang menentukan apakah seorang karyawan/pegawai memerlukan pelatihan
atau tidak.Kebutuhan pelatihan muncul apabila terdapat kesenjangan antara standar kinerja dengan
hasil kerja yang dicapainya.

Analisis kebutuhan pelatihan (AKP) adalah pondasi penting dalam menentukan efektitifas suatu
pelatihan. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki
pegawai dengan kompetensi yang dipersyaratkan agar pekerjaan dapat dilaksanakan dengan sukses .
Manfaat yang diperoleh dari analisis kebutuhan pelatihan adalah : tersusunnya program-program
pelatihan sesuai dengan kebutuhan organisasi, efisiensi biaya organisasi dan paham terhadap
permasalahan dalam organisasi, tentu saja peserta pelatihan akan termotivasi mengikuti proses
pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhannya.

Referensi :

EKMA4366

https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JMI/article/viewFile/6744/4604

https://bpsdmd.ntbprov.go.id/memahami-analisis-kebutuhan-pelatihan-oleh-haeli-se-m-ak/

Anda mungkin juga menyukai