Anda di halaman 1dari 4

HIDROGRAF

Pengertian
Hidrograf adalah suatu kurva yang menggambarkan fluktuasi debit aliran sungai
terhadap waktu
hujan

Aliran permukaan

Aliran
sungai
Aliran dasar

Gambar 1. Pemisahan Aliran

Analisis hidrograf bertujuan untuk menduga run off yang terjadi di daerah aliran
sungai berdasarkan data curah hujan. Dalam analisis hidrograf dibedakan
komponen2 yang membentuk debit total. Aliran total/Debib Total dibagi menjadi
dua bagian utama, aliran limpasan langsung (storm atau direct run off) dan
aliran dasar (base flow)

Pada dasarnya bentuk hidrograf yang dihasilkan dalam periode hujan tertentu
terdiri atas tiga bentuk utama, bagian yang naik “rising limb”, puncak “peak”
dan resesi “resession”, sebagaimana dapat dilihat pada Gambar 2.
debit (cms)

21
18
peak
15
12
9
6
3
0
0 3 6 9 12 15 1
8 21
waktu(jam)

Gambar 2. Kurva Hidrograf

Kurva Rising Limb menunjukkan pemasukan air ke dalam sistem pengaliran.


Pemasukan air ini disebabkan oleh curah hujan yang jatuh pada basin, sehingga
debit aliran akan naik. Setelah mencapai puncak “Peak”, aliran akan turun.
Terjadi pengeluaran air dari sistem pengaliran pada penyimpanan air basin.
Kurva Resesi, relatif lebih stabil dari pengaruh curah hujan yang jatuh,
dibanding-kan dengan kurva yang lain dalam hidrograf. Jika curah hujan jatuh
pada saat terjadi resesi dari hujan sebelumnya sedangkan resesi hujan
sebelumnya masih dalam tahap perkembangan, maka resesi yang timbul kacau
secara alami. Bentuk kurva resesi mencerminkan sifat khas daerah basin, maka
untuk menentukan komponen aliran dalam analisis hidrograf dipakai kurva
resesi.

Analisis Kurva Resesi


Aliran pada saat resesi berasal dari empat sumber utama: “surface detention
storage, channel storage, inter flow, dan ground water”. Dalam analisis kurva
resesi surface detention storage dan channel storage disatukan dalam “surface
run off ”
Persamaan kurva resesi :

Qt = Q0 (Kres)t

Contoh :
Tentukan Kresesi untuk data yang berasal dari sebuah stasiun pencatat debit
sungai pada suatu peristiwa hujan seperti berikut:

Debi Debi
Tangg t Tangg t
al (cms al (cms
) )
10 278 21 167
11 265 22 157
12 5350 23 147
13 8150 24 139
14 6580 25 131
15 1540 26 123
16 505 27 117
17 260 28 111
18 219 29 105
19 195 30 100
20 179

Penyelesaian :
1. Data aliran total disusun dari debit terakhir sampai debit puncak, plotkan
data ke kertas grafik semilogaritma.
2. Dari Gambar, kurva A mulai tanggal 26 s/d 30 linier, sehingga aliran dasar
dimulai dengan konstanta resesi base flow Krb sebesar 0,95, dengan Krb
dicari aliran base flow pada hari berikutnya dengan persamaan Qt =
Q0 (Kres)t

o Untuk tanggal 29, Nilai Krb = Qtanggal30 / Qtanggal29


o Ulangi langkah tersebut sampai tanggal 26
o Diperoleh Konstanta resesi baseflow = 0.95
o Untuk tanggal 25, nilai base flow diperoleh dengan : Q =
Qbaseflow_tgl26/Krb = 123/0.95 = 129.31 , dst

3. Dari data base flow, buat kurva B pada kertas logaritma,


o aliran baseflow dapat dipisahkan untuk aliran Inter Flow dan
Surface run off,
o terlihat kurva B mulai tg 20 s/d 25 linier, sehingga aliran Kri = 0,70,
o cari aliran Inter Flow dengan persamaan Qt = Q0 (Kres)t
o lakukan seperti pada langkah 2
4. Surface run off merupakan sisa keseluruhan, buat kurva C pada kertas
logaritma
o terlihat kurva C mulai tg 14 s/d 19 linier, sehingga Kro = 0,20
o Surface run off = Qinterflow_surface_runoff - Qinterflow
o Untuk tgl 19 diperoleh Qsro = Qi+sro – Qinterflow = 20.44 – 18.54 = 1.9
o Dst sampai selesai

Interflo
Surfac
Tangg Aliran Base w + Inter
Krb Kri e Run Kro
al Total Flow surface Flow
Off
runoff
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (7)
30 100.00 100.00
29 105.00 0.95 105.00
28 111.00 0.95 111.00
27 117.00 0.95 117.00
26 123.00 0.95 123.00
25 131.00 129.31 1.69 1.69 0.00
24 139.00 135.94 3.06 0.55 3.06 0.00
23 147.00 142.91 4.09 0.75 4.09 0.00
22 157.00 150.24 6.76 0.60 6.76 0.00
21 167.00 157.94 9.06 0.75 9.06 0.00
20 179.00 166.04 12.96 0.70 12.96 0.00
19 195.00 174.56 20.44 18.54 1.90
18 219.00 183.51 35.49 26.52 8.97 0.21
17 260.00 192.92 67.08 37.94 29.14 0.31
16 505.00 202.81 302.19 54.28 247.90 0.12
1540.0 1249.1
15 0 213.21 1326.79 77.66 3 0.20
6580.0 111.1 6244.7
14 0 224.15 6355.85 0 5 0.20
analis
isKurvaReses
i

debit (cms) 1
0 0
00
1
0 00
AT
100 IF+SRO
SRO
10
1
14 16 1
8 2
0 2
2 2
4 2
6 28 30
waktu

Tips membuat grafik semilog di excel (contoh kurva A):


1. buka menu grafik
2. susun data mulai dari setelah debit puncak (tgl 14) sampai debit terakhir
3. pilih tipe XY scatter
4. masukkan data, sumbu X = waktu (tanggal pengamatan) dan sumbu Y =
debit aliran total
5. klik kanan pada grafik di sekitar angka sumbu Y, beri tanda (v) pada
pilihan logaritma scale.

Latihan :
Kerjakan soal berikut seperti contoh soal diatas

Debi Debi
Tangg t Tangg t
al (cms al (cms
) )
1 200 12 201
2 354 13 196
3 2350 14 192
4 3420 15 185
5 2530 16 179
6 1760 17 173
7 435 18 164
8 215 19 162
9 211 20 158
10 207 21 154
11 204 22 150