Anda di halaman 1dari 4

PERAWATAN LUKA BAKAR

No. Dokumen
No. Revisi
SOP Tanggal Terbit
1/3
Jumlah Halaman

PUSKESMAS dr. Hayfa Husaen, M Gizi


KECAMATAN NIP. 197801282006042007
JOHAR BARU
1. Pengertian Perawatan Luka bakar adalah perawatan luka akibat sentuhan
permukaan tubuh dengan benda-benda yang menghasilkan
panas (misalnya : api, air panas, listrik) atau zat-zat yang bersifat
membakar (misalnya : asam kuat dan basa kuat) dengan maksud
untuk :

a. Mencegah infeksi pada luka


b. Mempercepat penyembuhan pada luka
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam melakukan
perawatan luka bakar di Puskesmas Kecamatan Johar Baru
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas No. 077 Tentang Layanan
Klinis
4. Referensi a. Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat
Kesehatan Masyarakat
b. Buku GELS (General Emergency Life Support) Tahun
2015
5. Alat & A. Alat
Bahan
1. Pinset anatomis
2. Pinset chirurgis
3. Gunting debridemand
4. Kassa steril
5. Kom: 3 buah
6. Spuit 5 cc atau 10 cc
7. Sarung tangan
8. Gunting plester
9. Plester atau perekat
10. Larutan Desinfektan
11. Cairan NaCl 0,9%
12. Bengkok
13. Verband
14. Obat luka sesuai kebutuhan
B. Bahan

1. Rekam Medis

2. Form Informed Concent


3. Buku Register Tindakan

6. Petugas Dokter , perawat, dan bidan terlatih


7. Prosedur/ 1. Berikan salam, panggil klien dengan namanya;
Langkah-
2. Petugas menerima form permintaan tindakan;
langkah
3. Jelaskan tujuan, prosedur dan lamanya tindakan kepada
klien dan keluarga;
4. Minta persetujuan pasien / keluarga untuk melakukan
tindakan, dengan mengisi dan menandatangani Informed
Consent;
5. Petugas cuci tangan;
6. Mengatur posisi pasien sehingga luka dapat terlihat jelas;
7. Membuka peralatan;
8. Memakai sarung tangan;
9. Membersihkan luka dengan menggunakan NaCl 0,9%;
10. Melakukan debridemand bila terdapat jaringan nekrotik. (Bila
ada bula jangan dipecah, tapi dihisap dengan spuit steril
setelah hari ke-3)
11. Mengeringkan luka dengan kassa steril;
12. Mengoleskan obat topikal sesuai instruksi dokter;
13. Menutup luka dengan kassa steril, kemudian dipasang
verband dan diplester;
14. Merapikan baju dan alat;
15. Merapikan pasien;
16. Lakukan pendokumentasian tindakan.
8. Diagram Alir
Mulai

Membersihkan luka dengan


menggunakan NaCl 0,9%;

Melakukan debridemand bila


terdapat jaringan nekrotik. (Bila
ada bula jangan dipecah, tapi
dihisap dengan spuit steril setelah
hari ke-3)

Mengeringkan luka dengan


kassa steril
123/PKM.JB/UKP | 2 / 4
Mengoleskan obat topikal
sesuai instruksi dokter

Menutup luka dengan kassa


steril, kemudian dipasang
verband dan diplester

9. Hal-hal yang a. Luka tidak kena air


harus
diperhatikan b. Kontrol luka 3 hari
10. Unit a. Ruang Tindakan
Terkait b. Unit Layanan 24 Jam
a. Rekam Medis
11. Dokumen b. Form Informed Consent
Terkait c. Buku Register Tindakan

12. Rekaman Tanggal


Historis No. Yang Dirubah Isi Perubahan Mulai
Perubahan Diberlakukan

       

       
123/PKM.JB/UKP | 3 / 4
       

123/PKM.JB/UKP | 4 / 4