Anda di halaman 1dari 3

Cimahi, Sya’ban 1428H 1

TUJUAN TAQWA

Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan ramadhan, suatu bulan yang diberkahi. Allah telah
mewajibkan kepadamu berpuasa, dibulan Ramadhan dibukakan semua pintu surga, ditutup pintu
neraka, dan pada bulan itu semua syetan dibelenggu. Didalamnya ada suatu malam yang lebih baik
dari seribu bulan, barangsiapa yang diharamkan kebajikannya, maka pasti ia terhalang (H.R Ahmad
dan An Nasai)

Landasan kuat dari Al Qur’an


Hai orang-orang yang beriman! telah diwajibkan kepadamu puasa sebagaimana puasa itu telah
diwajibkan kepada orang-orang sebelummu, supaya kamu bertakwa,
(Qs. Al Baqarah 183)

Allah memberi kepercayaan kepada orang yang beriman untuk melaksanakan tugas puasa itu sebab;

1. Mereka itu niscaya akan menerima dan melaksanakannya dengan gembira, ikhlas, penuh
harapan dan penuh rasa tanggung jawab.
2. Orang yang beriman adalah orang yang paling cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
3. Bahwa orang yang beriman itu lebih mementingkan akhirat daripada dunia.
4. Mereka yakin bahwa puasa pada bulan Ramadhan itu sangat menguntungkan lahir dan batin,
dunia dan akhirat.
5. Orang yang beriman adalah orang yang beritikad baik dan senantiasa taat kepada Allah.

Maksud puasa sangat luas dan luwes membina manusia;

1. Agar menjadi manusia yang paling terhormat di sisi Allah.


2. Agar menjadi manusia yang selalu berpedoman kepada firman Allah dan sabda Rasul-Nya.
3. Agar menjadi manusia yang sabar dan mampu mengendalikan hawa nafsunya.
4. Agar manusia memiliki iman yang tangguh, sanggup hidup dalam situasi apapun, sehingga
syetan juga tidak bisa berkutik apa-apa.
5. Membentuk manusia yang berdedikasi tinggi dalam mengabdikan dirinya kepada Allah.
6. Membentuk manusia yang suka mendirikan shalat, sehingga shalatnya itu dapat mewarnai
cara hidupnya, semua kejahatan dan kemunkaran tertolak karenanya.
7. Membentuk manusia yang dermawan dengan melalui amal, zakat wajib, shadaqah, infak,
hibah, waqaf dan amal baik lainnya.
8. Membentuk manusia yang beriman kepada kitab-kitab Allah, agar mereka dapat menyadap
dan mengambil butir-butir mutiara tuntunan dari kitab itu sebagai pelita hidupnya.
9. Membentuk manusia yang mempunyai yang mempunyai keyakinan terhadap hari akhirat,
sehingga mereka dalam hidupnya di dunia ini selalu ingat akan nasibnya di akhirat nanti.
10. Membentuk manusia yang sehat rohani dan jasmaninya.

Hendaknya kita mempersiapkan diri untuk menyongsong bulan Ramadhan


1. Pelajari ilmu tentang puasa sebanyak-banyaknya
2. Ikhlaskan hati kita semata-mata hanya karena Allah.
3. Meningkatkan semangat untuk dapat melaksanakan puasa dengan sempurna, agar mencapai
sasaran yang ditujunya.
4. Kita memohon kepada Allah agar Ia memberi kesehatan, kekuatan, kelapangan dan
kesempatan untuk mengerjakan puasa dengan baik.
Cimahi, Sya’ban 1428H 2

“Ya Allah selamatkanlah aku untuk bulan Ramadhan dan selamatkanlah bulan Ramadhan untukku,
serta selamatkanlah ia dariku, terimalah (segala amal ibadahku)’

Bila kita bisa melaksanakan puasa dengan baik niscaya akan meraih keuntungan yang besar.
“Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan Rahmat Allah,
maka diampuni dosa yang telah lalu.”
(H.R Muslim)

Rasulullah Saw bersabda;


”Barangsiapa yang datang kepadanya bulan Ramadhan, lalu ia berpuasa pada siangnya, ia shalat
pada malamnya, ia menundukan penglihatannya, ia memelihara kemaluannya, lidah dan tangannya.
Ia menjaga shalatnya didalam berjamaah dan ia cepat-cepat kepada shalat jum’at, maka
sesungguhnya ia telah berpuasa sebulan penuh dan sempurnalah ganjarannya dan mendapati
Lailatul Qadar serta mendapatkan pemberian dari Allah.” (H.R Abu Ja’far Al Baqir)

Jadi puasa itu harus didukung dengan berbagai amal perbuatan yang baik sebagaimana dicontohkan
oleh Rasulullah Saw,

Puasa ialah menahan diri dari makan minum dan bersetubuh dari mulai terbit fajar sampai magrib
karena mengharapkan Rahmat Allah, bermaksud melatih nafsu dan mempersiapkan untuk taqwa
kepada Allah dengan muraqabah (dengan memperhatikan/kehendak Allah) dan melatih kemauan

Jadikanlah puasa itu meningkatkan kwalitas dan kwantitas ibadah kita dan membiasakan diri disiplin
Islam dan menggunakan waktu sebaik-baiknya.

Rasulullah bersabda
“Puasa itu sebagai benteng, maka apabila salah seorang kamu berpuasa janganlah ia mengatakan
kata-kata yang keji dan janganlah ia berbuat kekacauan ketika berpuasa, jika ada orang yang
memaki, atau mengajak berkelahi maka katakanlah,”Sesungguhnya saya sedang berpuasa”
(H.R Muslim)

Sahabat Jabir berkata;


“Apabila engkau berpuasa, maka hendaklah berpuasa pula pendengaranmu, penglihatanmu,
lidahmu dari dusta dan kedurhakaan dan janganlah engkau menyakiti pelayanmu dan hendaklah
engkau berlaku hormat dan tenang pada hari-hari puasamu, dan janganlah engkau jadikan hari-hari
bukamu sama dengan hari-hari puasamu’ (H.R Jabir bin Abdillah)

Tidak ada artinya kita meninggalkan makan dan minum dan hubungan suami istri jika perbuatan
dosa terus dilakukan dan segala amal kebajikan diabaikan serta tidak ada perubahan sikap yang
mengarah kepada ketaqwaan.
SIFAT-SIFAT YANG HARUS DIPUNYAI OLEH SEORANG MUKMIN

QS. Al MA’AARIJ 19-35


1. Mengerjakan Shalat
2. Mengeluarkan zakat dan infaq (Qs. Al Mu’minuun 4) / baik diwaktu lapang diwaktu maupun
sempit (Qs. Ali Imran 134)
3. Mempercayai hari pembalasan
4. Takut terhadap adzab dari Allah
5. Memelihara kemaluannya
6. Memelihara amanat-amanat dan janjinya (Qs. Al Mu’minuun 8)
7. Memberikan kesaksian yang benar tidak palsu (Qs. Al furqan 72)
Cimahi, Sya’ban 1428H 3

8. Memelihara shalatnya

QS. AL FURQAAN 63-65, 67-75


9. Tidak sombong, selalu rendah hati
10. Melakukan shalat tahajud di waktu malam
11. Selalu berdo’a & juga selalu berusaha dengan sifat yang membawa keselamatan
12. Tidak boros dan tidak kikir
13. Tidak menyembah selain kepada Allah semata
14. Tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar
15. Tidak berzina
16. Selalu bertaubat dari kesalahannya (Qs. At Taubah 12)
17. Mengerjakan amal saleh
18. Menjauhkan diri dari perbuatan yang tidak berguna (Qs. Al Mu’minuun 3)
19. Menjaga kehormatannya
20. Selalu menerima peringatan dari Allah

QS. AL MU’MINUUN 2,3,4,8


21. Khusu dalam shalat

QS. ALI IMRAN 134, 135


22. Menahan amarah dan memafkan kesalahan orang lain
23. Berbuat kebajikan
24. Selalu memohon ampun terhadap dosa yang dilakukannya dan tidak mengulanginya

QS. AL AHZAB 35, 36


25. Tetap dalam ketaatanya kepada Allah
26. Sabar
27. Berpuasa
28. Banyak menyebut nama Allah / berdzikir kepada Allah
29. Tidak berpaling dari ketetapan dari Allah
30. Beribadah
31. Memuji Allah
32. Menyuruh berbuat ma;ruf dan mencegah berbuat munkar
33. Memelihara hukum-hukum Allah