Anda di halaman 1dari 4

Tugas.

2 Perencanaan Program Komunikasi

Nama : Destri Ayu Hardiyanti

NIM : 030329931

Sebutkan tiga aspek lain tentang fungsi pesan perencanaan komunikasi, selanjutnya supaya
pesan itu sampai ke khalayak sasaran maka harus dikirimkan dengan menggunakan satu atau
lebih media yang menjangkau dan mencakup khalayak sasaran. Ada empat hal yang saling
terkait satu sama lain dalam strategi memilih media untuk PPK jelaskanlah argumen Anda !

Tiga aspek lain tentang fungsi pesan perencanaan komunikasi :

1. Fungsi pesan sebagai tempat bertemunya komunikator dengan khalayak. Pesan diartikan
sebagai tempat dimana komunikator menyuguhkan beragam informasi dengan tujuan-tujuan
tertentu dan realitas tertentu untuk dibagikan kepada khalayak layaknya sebuah panggung.
Media massa yang membantu terbukanya kemungkinan bagi pesan untuk sampai ke khalayak
dengan cara “mengundang” khalayak. Beragam usaha perlu dilakukan untuk membuat
audiens atau khalayak mendapatkan pesan komunikasi tersebut. Namun, usaha tersebut tidak
boleh berhenti saat audiens sudah mendapatkan informasi. Untuk meningkatkan pemahaman
khalayak, komunikator perlu membuka diskusi terbuka untuk menggali pemahaman demi
tercapainya tujuan komunikasi. Keterlibatan yang lebih dalam dari khalayak juga akan
membuat pengalaman baik bagi khalayak.

2. Posisi komunikator, objek dan penerima dalam proses pengiriman pesan. Ada 3 jenis
posisi dalam proses komunikasi antara komunikator, objek dan penerima. Perlu dipilih posisi
mana yang paling ideal untuk Perencanaan Program komunikasi sehingga fungsi pesan
seperti fungsi ekspresi, fungsi informasi. 3 jenis posisi tersebut adalah :

- posisi penerima dan komunikator sejajar sementara posisi objek berada di


atasnya. Yang akan terjadi dalam posisi ini adalah fungsi informasi karena
terciptanya jarak antara penerima dengan objek yang berada diatas mereka.

- posisi penerima dan komunikator sejajar sementara posisi objek berada di


bawahnya. Posisi ini juga hanya sebatas adanya fungsi informasi Karena
posisi objek dibawah penerima maka ada jarak juga antara penerima dan objek
dan sangat mungkin terjadi pandangan-pandangan negatif.

- posisi komunikator sebagai penengah antara objek dan penerima. Dimana


komunikator juga memiliki pengetahuan terhadap substansi pesan komunikasi
yang disampaikan sehingga menarik penerima. Objekpun juga bisa dimiliki
tak hanya oleh komunikator tapi juga jadi milik penerima. Dan karena posisi
komunikator dan penerima tidak sejajar maka dalam posisi ini bukan hanya
fungsi informasi tapi juga memungkinkan adanya fungsi sosial, fungsi
ekspresi dan fungsi kontrol.

3. Dalam penyusunan pesan, fungsi pesan akan berhasil jika mengikuti karakteristik pesan.
Pesan harus memiliki makna yang cukup dan cukup dimaknai oleh penerima pesannya.
Makna yang cukup saja tentu tidak cukup jika penerimanya tidak dapat memaknai pesan
tersebut.

Menurut Roeh dan Ashley (1986) Ada 5 karakteristik yang perlu dimiliki pesan untuk
perencanaan komunikasi yang juga dimiliki berita (news) :

1. Contoh yang konkret. Penerima pesan perlu diberikan contoh yang nyata agar dapat
terbangun kepercayaan.
2. Intertekstualitas. Memberikan cerita dan cerita lain yang berhubungan dan terkait
dengan cerita yang telah diungkapkan.
3. Cerita memiliki makna yang tampak dipermukaan dan makna kedalaman yang harus
didalami untuk menemukan makna tersebut. Ada makna tersembunyi yang biasanya
berupa mitos dan makna yang tampak dipermukaan adalah fakta.
4. Bentuk cerita. Bagaimana pembawaan pesan apakah secara sangat serius atau lebih
santai perlu diperhatikan dan perlu juga menyelaraskannya dengan tujuan program.
5. Faktor kesamaan dan hubungan antara kejadian, pengalaman, objek yang keliatannya
tidak memiliki kesamaan. Dalam menyusun pesan perencanaan komunikasi perlu
kreatifitas untuk menunjukkan adanya hubungan antara satu gejala dengan gejala lain.
Ada 4 hal yang saling terkait dalam strategi memilih media untuk pesan perencanaan
komunikasi :

1. Kelebihan dan kekurangan masing-masing media. Setiap media mempunyai


karakteristik yang berbeda-beda. Perbedaaan itu mulai dari segi bentuknya, dari segi
keumuman dan kekhususan khalayaknya, dari segi kemampuan menemui
khalayaknya apakah terarah atau interaktif, dari segi kemampuan mempengaruhi
khalayak sasaran. Karena perbedaan itu maka tiap media mempunyai kekurangan dan
kelebihan karena tidak ada media yang sempurna. Dalam menentukan media untuk
pesan dan perencanaan komunikasi perlu dilakukan pertimbangan yang matang
menyesuaikan karakteristik, kekurangan, kelebihan media dengan tujuan kampanye.
Carilah media yang karakternya paling ideal untuk tujuan kampanye. Selain itu dalam
memilih media perlu diperhatikan juga setiap media mempunyai konteks dari segi
waktu, musim, tempat maupun budaya dan tentunya faktor persaingan media tersebut
dengan media lainnya perlu menjadi pertimbangan dan dianalisa sebelum memilih
media.

2. Format isi kampanye. Untuk menyusun isi kampanye atau pesan kampanye perlu
disesuaikan dengan pilihan media tadi. Tiap media memiliki jenis-jenis pesan tertentu
yang cocok dengan medianya. Format pesan dalam media radio tentu lebih singkat
dan padat sedangkan format pesan dalam media cetak seperti surat kabar tentu lebih
banyak narasi. Media lain pun memiliki perbedaan yang jelas dalam format isinya.
Sebelum memilih media juga perlu dipikirkan format isi kampanye seperti apa yang
paling cocok untuk program kampanye yang akan dijalankan dan tujuan apa yang
ingin dicapai. efek seperti apa yang ingin dibangun juga sangat penting dalam
menentukan format isi kampanye. untuk menimbulkan Efek kognitif atau efek afektif
tentu berbeda format isi kampanyenya. Selain itu dapat juga dalam sebuah program
kampanye digambungkan beberapa media untuk lebih efektif mencapai tujuan
kampanye dan efek yang diharapkan.

3. Pendekatan komunikasi yang dipakai. Dalam memilih media perlu juga diperhatikan
secara tekniknya. Ada strategi penjadwalan media yang perlu diperhatikan dimana
ada konsep penyampaian informasi yang berkelanjutan, kejutan, atau mengambang.
Pendekatan mana yang akan dipakai perlu diperhatikan dalam memilih media yang
dapat memenuhinya. Dan jika media yang digunakan ada beberapa atau mediamix
maka perlu dipertimbangkan bagaimana tiap media yang digabungkan saling
menutupi kekurangan dan saling melengkapi dari segi pendekatan komunikasi yang
dipakai dan hal lainnya.

4. Biaya yang dialokasikan untuk media kampanye. memilih media tentu saja harus
mempertimbangkan biaya yang harus dikeluarkan jika memilih media tersebut.
Seorang perencana komunikasi perlu menyesuaikan ke tiga poin diatas dan juga harus
mempertimbangkan biaya yang perlu dikeluarkan untuk media kampanye. Mana
media yang paling cocok dan paling sesuai budget.

Referensi bacaan :

- Modul “perencanaan program komunikasi” karya Ibnu hamad