Anda di halaman 1dari 2

leaflet_A4_3_Equality_v2.

pdf 1 11/3/10 9:37 AM

yang mendefinisikan apa persamaan tersebut. di mana ratusan kerangka manusia dikuburkan sisa-sisa
Persamaan secara penuh adalah hal mustahil, keberadaan sekelompok manusia yang mencoba
sehingga konsep ini dapat seketika kita tolak. mempertahankan individualitasnya. Perkampungan
Konsep-konsep kesetaraan dalam bidang ekonomi kuburan massal tersebut adalah simbol yang pas bagi
dan sosial perlu didefinisikan secara pasti, karena egalitarianisme koersif.
maknanya berbeda-beda. Hingga definisi Prinsip-prinsip Liberal
diberikan dengan jelas, doktrin egalitarianisme Sementara egalitarianisme koersif mengenakan topeng
tidak dapat dianggap logis. sebagai doktrin etis, kenyataannya justru sebaliknya.
Etika mempra-asumsikan bahwa manusia mampu
2. Apakah egalitarianisme-koersif realistis? Orang
membedakan kebajikan dari kebathilan. Tetapi doktrin
berbeda-beda dan memiliki sistem nilai yang

Kesetaraan
egalitarianisme koersif menuntut agar kita
berbeda pula. Karena hal tersebut adalah bagian memperlakukan manusia secara sama, tanpa
dari kodrat dan kondisi manusia, maka tuntutan memerdulikan perbedaan-perbedaannya, termasuk
agar semua ini ditinggalkan adalah sesuatu yang dalam hal kebajikan. Menuntut agar orang yang bajik
bertentangan dengan kodrat manusiawi, dan tidak dan yang buruk diperlakukan setara, adalah melakukan
C
realistis. hal etis yang secara prinsip mustahil dipenuhi.
M

3. Apakah egalitarianisme-koersif diinginkan?


Ringkasnya, egalitarianisme koersif tidak logis karena
Y

Egalitarianisme koersif mengimplikasikan dunia


dia mendefinisikan apa isi dan definisi “kesetaraan”
CM

tanpa wajah di mana orang-orangnya dapat saling


MY

dipertukarkan. Impian terhadap dunia semacam tersebut; dia tidak realistis karena mengharuskan kita
CY

ini lebih menyerupai mimpi buruk daripada sebuah menolak nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri; dan tidak
CMY
diinginkan karena pada hakikatnya bertujuan Konsep equality (kesetaraan) yang terkandung dalam
cita-cita, dan memang demikian adanya.
K
menciptakan masyarakat manusia seperti koloni pemahaman ordo Liberal lebih bermakna sebagai
serangga. Egalitarianisme koersif gagal sebagai sebuah kesetaraan dalam kesempatan dan di depan hukum.
Negara yang pernah mempraktikkan kesetaraan
doktrin; namun secara emosional dia masih tetap
ekonomi dan sosial adalah Kamboja di bawah Kesetaraan muncul dari penerapan kebebasan ekonomi.
menawan hati banyak orang.
kepemimpinan Pol Pot. Di bawah rejimnya, seluruh Kesamaan dalam pedapatan dan kepemilikan tidak
populasi dipaksa meninggalkan kota dan semua orang dikenal oleh ekonomi pasar sosial.
dari berbagai usia dan status sosial dipaksa tinggal di
desa dan bekerja sebagai buruh tani di lahan-lahan Semua manusia “setara” di mata hukum. “Kesetaraan”
pertanian kolektif. Di Kamboja pada masa Pol Pot, jender perlu diarusutamakan. Setiap warga negara
semua orang harus berpikir, bekerja, dan berkeyakinan Untuk info lebih lanjut, silahkan menghubungi: memiliki hak yang ”setara” untuk mendapat perlakuan
sama; setiap pemberontak akan dibunuh seketika di Friedrich-Naumann-Stiftung yang adil. ”Kesetaraan” hak bagi perempuan harus
tempat. Saat ini di Kamboja utara dapat ditemui model Jl. Rajasa II No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta 12110 ditegakkan. Setiap warga negara berhak atas
perkampungan a la Pol Pot, di mana rumah-rumah Tel. (021) 725 6012-13 / indonesia@fnst.org ”kesetaraan” kesempatan kerja.
penduduk tertata rapih, bersih dan berjajar identik. Di
www. fnsindonesia.org
dekat perkampungan tersebut adalah kuburan massal

www. fnsindonesia.org
leaflet_A4_3_Equality_v2.pdf 2 11/3/10 9:37 AM

Apa sih Kesetaraan Itu? akan berbeda-beda. Seorang penyanyi berbakat akan
mampu menarik penghasilan yang lebih besar dari
Dua benda dikatakan memiliki kesetaraan jika keduanya
seorang penggali kubur. Dan lain sebagainya. Persamaan sebagai Ideal Etis
identik dalam satu hal atau lebih. Kalau A dan B
tingginya 1,5 meter, maka keduanya setara dalam Adalah kenyataan bahwa orang berbeda satu dari
Hanya ada satu cara agar semua orang dapat menjadi
tinggi badan. Jika C dan D bergaji tiga juta rupiah per lainnya. Pertanyaannya: haruskah orang berbeda? Ini
setara dalam hal ekonomi atau sosial, yaitu melalui:
bulan, keduanya memiliki kesamaan pendapatan. Jika E pertanyaan etis; dan egalitarianisme adalah doktrin etis.
redistribusi secara paksa terhadap kekayaan dan
dan F memiliki kesempatan yang sama dalam kuis TV, Kesulitan utama kita dalam berurusan dengan hal-hal
pelarangan terhadap perbedaan sosial. Menurut Nozick
maka keduanya berkesempatan sama untuk menang. etis juga disebabkan oleh pandangan yang mengatakan
dari Harvard Philosophy Department, dalam bukunya
Yang pasti, tidak ada dua obyek fisik yang benar-benar bahwa etika adalah soal opini semata, dan bahwa satu
Anarchy, State and Utopia, kesetaraan ekonomi dan
sama dalam semua hal. Bahkan dua benda buatan sistem moral sama baiknya dengan sistem moral
sosial membutuhkan intervensi pemerintah yang
manusia yang kita anggap identik tetap berbeda lainnya.
berkelanjutan tanpa henti terhadap transaksi-transaksi
susunan dan posisi atomnya.
pribadi. Bahkan pun jika penghasilan disamaratakan,
Tetapi setiap kode/doktrin etis dan dapat dinilai
hal ini akan segera tidak setara jika orang masih
Apalagi manusia. Dalam artikelnya Wolftein membahas setidaknya dengan tiga butir kriteria:
C memiliki kebebasan dalam membelanjakan uangnya.
tiga macam kesamaan: 1) Apakah hal tersebut logis—apakah doktrin
M Kesetaraan ekonomi dengan demikian hanya dapat
Y
1) Kesetaraan secara politik artinya hak terhadap dipertahankan dalam sistem kontrol totalitarian tersebut memiliki konsep dasar yang bermakna
CM
kehidupan, kebebasan dan kepemilikan, tanpa terhadap kehidupan orang, atau pelucutan kebebasan dan argumen-argumen yang diajukan sahih;
MY
gangguan dari pihak eksternal terhadap hal-hal masyarakat dalam mengambil pilihan dan 2) Apakah hal tersebut realistis—apakah doktrin
CY
tersebut; menggantikannya dengan keputusan sentralistik tersebut memungkinkan manusia hidup bersama,
CMY
2) Kesetaraan secara ekonomi yang esensinya adalah penguasa. ataukah justru bertentangan dengan kodratnya
K
kesamaan pendapatan atau kekayaan; sendiri sebagai manusia, dan;
3) Kesetaraan secara sosial, yang dapat berupa (a) 3) Apakah hal tersebut diinginkan—apakah
kesamaan status sosial, (b) kesetaraan dalam
“Negara yang pernah konsekuensi-konsekuensinya sesuai dengan
kesempatan, atau (c) kesamaan perlakuan, atau mempraktikkan kesetaraan ekonomi klaim-klaim yang diajukan atau justru
(d) kesamaan pencapaian. bertentangan sama sekali; dan jika doktrin
dan sosial adalah Kamboja
tersebut diterima, apakah hal tersebut membawa
Kesetaraan, Kebebasan dan Keadilan di bawah kepemimpinan Pol Pot“ kebahagiaan manusia, ataukah justru kekecewaan
dan keputusasaan?
Dengan cepat dapat diperlihatkan bahwa persamaan
secara ekonomi dan sosial hanya dapat diraih dengan Manusia bebas tidak setara secara ekonomi; manusia
Kriteria tersebut dapat dipakai untuk menguji doktrin
mengorbankan kesetaraan politis, sebab manusia yang setara secara ekonomi, bukanlah manusia bebas.
egalitarianisme koersif.
berbeda dalam hal kemampuan, intelejensia, dan Kesetaraan ekonomi dan sosial hanya dapat dilakukan
atribut-atribut lainnya. Dalam alam kebebasan, melalui interferensi koersif (yang bersifat memaksa)— 1. Apakah egalitarianisme-koersif logis?
pencapaian, status, penghasilan dan kekayaan orang di sini disebut sebagai egalitarianisme koersif. Egalitarianisme menyatakan bahwa semua orang
harus setara, tetapi tidak banyak pihak egaliter

Prinsip-prinsip Liberal