Anda di halaman 1dari 1

NAMA : UMI KALSUM

NIM : 041273954

Tugas 2 Ekonomi Moneter


1. Berikut ini teori kuantitas uang menurut David Ricardo. Jika di ketahui M = 10; k = ¼. Bagaimana
hubungan antara jumlah uang beredar dengan inflasi menurut Teori kuantitas uang David Ricardo?
2. Kebijakan apa yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi inflasi?
Selamat mengerjakan.

JAWABAN :
1. Menurut teori ini, perubahan jumlah uang beredar akan mengakibatkan perubahan harga
secara proporsional. Artinya, kalau jumlah uang naik dua kali lipat maka tingkat harga naik dua
kali. Jika kenaikan harga P terjadi secara umum dan secara terus menerus maka keadaan ini
disebut sebagai inflasi. Artinya Jumlah uang beredar memiliki hubungan positif terhadap
kenaikan inflasi.
Menurut David Ricardo, kenaikan JUB sangat mempengaruhi kenaikan harga. Artinya ketika
terjadi kenaikan JUB di masyarakat maka akan berpengaruh terhadap kenaikan harga barang.
Ketika banyak masyarakat yang memegang uang daripada menaruh uangnya di bank, maka
harga barang secara umum mengalami kenaikan harga. Untuk mempengaruhi tingkat JUB
adalah dengan mempengaruhi tingkat suku bunga bank.

2. Ada tiga cara pemerintah mengendalikan inflasi – kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan nilai
tukar.
1.) Kebijakan Moneter : Kebijakan moneter adalah alat yang digunakan oleh pemerintah untuk
mengontrol jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. Ini termasuk uang kertas, koin,
dan deposito bank yang dipegang oleh bisnis dan individu dalam perekonomian. Kebijakan
moneter menggunakan suku bunga untuk mengontrol jumlah uang dalam perekonomian.
2.) Kebijakan fiskal : Kebijakan Fiskal menggunakan pengeluaran dan perpajakan pemerintah
untuk mengontrol suplai uang dalam perekonomian. Kebijakan tersebut dirancang oleh
John Maynard Keynes yang mempelajari hubungan antara pengeluaran agregat dan jumlah
aktivitas ekonomi di masyarakat. Dia juga mengklaim bahwa pengeluaran pemerintah dapat
digunakan untuk mengontrol permintaan agregat.
3.) Dan Nilai Tukar atau Kebijakan Lainnya : Untuk menambah jumlah barang, pemerintah
dapat mengeluarkan perintah untuk meningkatkan produksi. Hal itu dapat ditempuh dengan
memberi premi atau subsidi pada perusahaan yang dapat memenuhi target tertentu.Selain
itu, untuk menambah jumlah barang yang beredar, pemerintah juga dapat melonggarkan
keran impor. Misalnya, dengan menurunkan bea masuk barang impor.