Anda di halaman 1dari 3

1. Perilaku konsumen merupakan ilmu yang diturunkan dari teori ekonomi mikro.

Salah satu
teori ekonomi membahas tentang teori permintaan dimana permintaan adalah perilaku
konsumen. Perilaku konsumen yang baik dapat membangun kesadaran akan pentingnya
produk atau layanan jasa keuangan bagi peningkatan kesejahteraan, yang pada akhirnya
dapat meningkatkan inklusi keuangan.

Perubahan perilaku konsumen yang lebih peduli terhadap hak-hak dan kewajibannya juga
mendorong regulator untuk lebih memperhatikan aspek perlindungan terhadap konsumen
keuangan.

Perilaku keuangan yang baik antara lain tercermin dalam perencanaan dan pengelolaan
keuangan, pengambilan keputusan keuangan yang tepat, keyakinan dalam menggunakan
produk keuangan, dan interaksi yang baik antara konsumen dengan lembaga jasa
keuangan. Berbagai upaya yang telah dan akan terus berlanjut dalam upaya mengubah
perilaku konsumen tersebut antara lain adalah:

1. Program edukasi dan literasi keuangan berbasis perilaku mencakup materi perencanaan
dan pengelolaan keuangan, pengenalan berbagai produk dan layanan jasa keuangan, baik
di sektor perbankan, pasar modal, dan Industri Keuangan Non Bank, serta peningkatan
kewaspadaan dalam berinvestasi.

2. Mendorong lembaga jasa keuangan untuk menyediakan produk-produk keuangan yang


terjangkau dan lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen keuangan, termasuk
pemanfaatan teknologi keuangan yang memudahkan masyarakat memilih produk dan
layanan jasa keuangan secara lebih cepat dan efisien; dan

3. Mengembangkan metode pengawasan market conduct terhadap penyedia jasa keuangan


guna menciptakan ekosistem keuangan yang lebih sehat, adil, berkelanjutan serta
menciptakan interaksi yang baik dengan konsumen.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan
Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti S. Soetiono menyampaikan yang dilakukan oleh
OJK saat ini seiring dengan langkah dan pelaksanaan Nawacita Presiden Jokowi.
Konsumen Keuangan perlu dibekali dengan pengetahuan dan kemampuan keuangan
sehingga kelak produk dan atau layanan jasa keuangan ini dapat memberikan multiplier
effect perekonomian Indonesia.

BMP EKMA4567 & https://www.suara.com/bisnis/2017/05/04/154308/perilaku-konsumen-


sangat-penting-buat-penguatan-industri-keuangan?page=all
2. Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan
pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi
memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari
konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-
involvement) maka proses pengambilan keputusan akan dilakukan dengan mudah, sedangkan
untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) maka proses pengambilan keputusan akan
dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

Dengan memahami perilaku konsumen maka hal pertama yang dapat dilakukan adalah
merancang sebuah strategi pemasaran yang tepat. Misalnya kapan sebuah produk akan
launching, kapan sebuah perusahaan akan memberikan diskon yang menarik kepada pembeli.
Memahami perilaku konsumen juga dapat membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan
publik. Misalnya dengan mengetahui bahwa pada saat lebaran konsumen akan banyak
menggunakan transportasi saat lebaran atau natal dan tahun baru, maka pengambil keputusan
dapat menentukan harga tiket transportasi pada hari tersebut. Selain itu juga dapat memberikan
gambaran kepada para pemasar dalam perancangan atau pembuatan sebuah produk, bagaimana
melakukan penyesuain harga, menentukan mutu produk yang diinginkan oleh konsumen,
kemasannya seperti apa dan sebagai agar dalam penjualan memberikan kepuasan kepada
pelanggan dan tidak mengecewakan pelanggan.

https://wartakadin.com/apa-sih-pentingnya-memahami-perilaku-konsumen/

3.Proses pengambilan keputusan konsumen dipengaruhi oleh lingkungan, perbedaan individu,


proses psikologis dan strategi pemasaran. Dalam menganalisis perilaku konsumen akan lebih
berhasil bila dapat memahami ke empat aspek tersebut secara menyeluruh dalam menyelami
kebutuhannya. Dan dengan demikian pula pemasar dalam memasarkan produk atau jasa akan
membawa kepuasan untuk konsumen dan dirinya. Memahami konsumen dan proses
konsumsinya memberikan berbagai keuntungan antara lain: mengetahui apa yang dibutuhkan
konsumen, mengetahui apa seleranya dan mengetahui bagaimana konsumen mengambil
keputusan pembelian barang dan jasa. Lebih dari itu studi tentang konsumen dapat membantu
kita untuk lebih memahami tentang faktor-faktor psikologi, sosiologi, dan ekonomi yang
memengaruhi perilaku manusia.

Strategi yang dilakukan adalah mencari bahan yang berkualitas tinggi, membeli barang yang
dibutuhkan, dan membeli barang yang memiliki kegunaan dan memasarkan produk dengan
barang yang dibutuhkan konsumen serta menambah kualitas yang akan dipasarkan.

https://feb.umi.ac.id/strategi-pemasaran-di-lihat-dari-aspek-perilaku-konsumen.html