Anda di halaman 1dari 6

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMA Negeri


Mapel : Bahasa Indonesia
Kelas/semester : XI/I
Alokasi waktu : 4x45menit (2 pertemuan)

A. STANDAR KOMPETENSI
Menulis:
Mengungkapkan informasi dalam bentuk proposal, surat, dongeng, karangan ilmiah.
B. KOMPETENSI DASAR
- Menulis surat dagang dan surat kuasa
C. INDIKATOR
 Mendaftar jenis surat niaga
 Menulis surat perjanjian jual-beli dan urat kuasa sesuai dengan keperluan
 Menjelaskan isi surat jual-beli dan surat kuasa
 Memperbaiki surat perjanjian jual beli dan surat kuasa hasil tulisan teman
bedasarkan struktur kallimat da EYD.
D. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Siswa mampu menulis surat dagang dan surat kuasa
- Siswa mampu mebuat surat niaga
- Siswa mampu memperbaiki surat perjanjian jual beli dan surat
kuaa hasil tulisan teman
E. MATERI PEMBELAJARAN
- Beberapa Contoh surat perjanjian jual beli dan surat kuasa
- Ciri-ciri surat dagang dan surat kuasa
- Unsur-unsur surat agang dan surat kuasa.
F. METODE PEMBELAJARAN
• DISKUSI
• TANYA JAWAB
• PENUGASAN
• CERAMAH
G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Langkah-langkah kegiatan pembelajaran pertemuan pertama
No. Langkah Pembelajaran Alokasi Waktu
Kegiatan awal
- Guru mengkoordinasikan siswa agar
1. 10 menit
siap belajar dengan memberikan ilustrasi mengenai hal-
hal yangperlu diperhatikan pada saat proses pengejaran.
Kegiatan Inti
- Siswa membaca surat perjanjian jual
beli dan surat kuasa
2. - Siswa membuat surat perjanjian jual 65 menit
beli dan urat kuasa
- Siswa mendiskusikan surat
perjanjian jual beli dan surat kuassa yang telah dibuat.
Kegiatan akhir
3. 15 menit
- Siswa dan guru melakukan refleksi

- Langkah-langkah kegiatan pembelajaran pertemuan kedua


No. Langkah Pembelajaran Alokasi Waktu
Kegiatan awal
- Guru mengkoordinasikan siswa agar
1.
siap belajar dengan memberikan ilustrasi mengenai hal-
hal yan perlu diperhatikan pada saat proses pengejaran.
Kegiatan Inti
- Siswa melanjutkan diskusi tentang
2.
surat perjanjian jual beli dan surat kuasa yang telah
dibuat.
Kegiatan akhir
- Siswa dan guru melakukan refleksi
3.
- Guru memberikan tugas kepada
siswa
H. Sumber Belajar
- Buku “Mahir Berbahasa Indonesia” SMA kelas XI Penerbit
Yudhistira.
I. PENILAIAN
• Tugas Individu
• Tugas kelompok
• Ulangan
Soal: Skor
1. Siswa mampu membuat surat perjanjian jual beli dan surat 10
kuasa dengan benar sekali
2. Siswa mampu membuat surat perjanjian jual beli dan surat 7
kuasa dengan benar.
3. Siswa mampu membuat surat perjanjian jual beli dengan 3
kurang benar
4. Siswa mampu membuat surat perjanjian jual beli dengan 0
surat kuasa yang salah.
Jumlah skor 20

jumlah perolehan skor


Nilai: Χ100
skor maksimum

Gringsing, 1 Desember 2009


Mengetahui,
Kepala SMA N 1 Gringsing Guru Mata Pelajaran

Drs. Haryoko Supriyono


NIP 138618902 NIP. 500289310
Surat Perjanjian Jual Beli Rumah

Pada hari ini, Kamis, 12 Desember 2002, kami yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama : Lukman Sembodo,
Alamat : Jalan Batara Bayu Blok D. 23/2, Bekasi Timur Permai, Desa
Setia Mekar, Kecamatan Tambun, Bekasi, Jawa Barat,
Pekerjaan : Pedagang,
Selaku pihak kesatu, selanjutnya disebut penjual, dan
2. Nama : Heru Suwantoro,
Alamat : Jalan Krisna 3 Blok C. 17/20, Bekasi Timur Permai, Desa Setia
Mekar, Kecamatan Tambun, Bekasi, Jawa Barat,
Pekerjaan : Guru,
Selaku pihak kedua, selanjutnya disebut pembeli, telah bermufakat dan
menerangkan hal-hal berikut.

Pasal 1
Penjual menjual sebuah rumah KPR BTN Tipe 21 dengan luas tanah 60 m persegi kepada
pembeli dan pembeli membeli sebuah rumah KPR BTN Tipe 21 dengan luas tanah 60 m
persegi milik penjual yang terletak di Perumahan Bekasi Timur Permai, Desa Setia
Mekar, Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi, dikenal sebagai Jalan Batara Bayu Blok
D. 23/2, yang diketahui benar oleh pembeli.

Pasal 2
Dalam jual beli ini termasuk pula penyerahan c.q. penerimaan hak milik penjual atas
rumah tinggal tersebut pada pasal 1 di atas.

Pasal 3
Perjanjian jual beli ini disepakati dengan harga Rpl8.000.000,00 (delapan belas juta
rupiah). Jumlah tersebut akan dibayarkan secara tunai oleh pembeli kepada penjual pada
waktu penandatanganan surat perjanjian ini, dengan tanda terima/kuitansi tersendiri yang
disaksikan oleh beberapa orang saksi, dan selanjutnya penjual menyerahkan semua surat
tanah kepade pembeli.
Pasal 4
Segala tunggakan pajak dan lain-lain hingga saat ini adalah tanggung jawab penjual.

Pasal 5
Penjual memberi jaminan kepada pembeli, bila ternyata pada kemudian hari terjadi hal-
hal atau gugatan dari pihak lain atas rumah tersebut dalam pasal 1.

Pasal 6
Pembaliknamaan (persil) yang dipersoalkan dalam perjanjian ini termasuk segala ongkos
atau biaya yang diperlukan merupakan beban pembeli.

Pasal 7
Sejauh diperlukan, penjual dengan ini memberi kuasa yang merupakan bagian yang tidak
dapat dipisahkan dari perjanjian ini dan dengan hak substitusi kepada pembeli untuk
mengurus perizinan jika ada, c.q. pembaliknamaan yang bersangkutan atas nama penjual.

Pasal 8
Kedua belah pihak berjanji tidak akan membawa atau memperselisihkan ke muka
pengadilan sebelum diusahakan sedapat mungkin untuk menyelesaikan perselisihan
secara damai.
Pasal 9
Perjanjian ini dibuat dua rangkap dan ditandatangani dalam rangkap dua, yang kedua-
duanya mempunyai kekuatan yang sama.

Bekasi, 12 Desember 2002


SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : ............................ (pemberi kuasa)
Alamat : ............................
dengan ini memberi kuasa kepada:
Nama : ............................ (penerima kuasa)
Alamat : ............................
untuk menerima uang penarikan rekening Taplus No.................. atas nama
Pemberi Kuasa
Sebesar Rp .......................... (.....................................................................) segala
akibat yang timbul atas pemberian kuasa ini menjadi tanggung jawab Pemberi
Kuasa sepenuhnya dengan membebaskan PT Bank Segara Indonesia (Persero)
Tbk. dari segala akibat tuntutan atau gugatan yang timbul dari penarikan rekening
Taplus di atas.

Penerima Kuasa, Pemberi Kuasa,


Materai Materai