Anda di halaman 1dari 4

Politeknik Negeri Sriwijaya Laporan Akhir

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pemutus tenaga Circuit Breaker (CB) adalah saklar yang dapat digunakan
untuk menghubungkan atau memutuskan arus atau daya listrik sesuai
dengan Ratingnya.

Bagian dari Circuit Breaker yang dapat dihubungkan dalam satu phasa
disebut Pole, sedangkan dalam sistem tiga phasa disebut Triple Pole Circuit
Breaker.

Masing – masing Pole dari Circuit Breaker terdiri dari satu atau lebih dari
pemutus-pemutus arus atau ruang pemadam bunga api. Pemutus – pemutus
arus tersebut dipasang diatas Insulator penyangga. Pemutus arus ini
mempunyai satu set kontak, yaitu kontak tak bergerak atau kontak bergerak.
Pada kontak – kontak bergerak, dapat ditarik oleh alat – alat bantu dari
Operating Links atau media penggerak. Sedangkan penggerak mekanis dari
Circuit Breaker memberikan suatu tenaga untuk membuka atau menutup
kontak dari Circuit Breaker.

Bunga api yang dihasilkan oleh pemisahan dari kontak – kontak pembawa
arus, diputuskan oleh suatu media yang sesuai dan dengan menggunakan
teknik yang cocok untuk pemadaman bunga api.

Terjadinya loncatan bunga api listrik pada waktu pembukaan atau


penutupan aliran arus listrik, misalnya pada instalasi listrik dirumah. Hal ini
terjadi karena adanya tegangan, arus dan daya yang kecil. Jika loncatan
bunga api listrik tersebut terjadi pada suatu sistem tegangan tinggi (<1000
V) dengan daya yang besar, maka diperlukan suatu kerja elektris sebaik dan
seaman mungkin.

1
Politeknik Negeri Sriwijaya Laporan Akhir

Timbulnya bunga api listrik pada suatu alat pemutus daya tegangan tinggi,
(<1000 V) bukan saja merusak alat itu sendiri tetapi juga akan mengganggu
kerja elektris daya seluruh sistem.

1.2 Tujuan dan Manfaat


1.2.1 Tujuan
Bilamana terjadi suatu hubung singkat pada sistem tegangan tinggi,
maka akan terjadi aliran arus yang sangat besar, yang akan
membahayakan sistem tegangan tinggi, hal ini harus dapat diatasi
dalam waktu yang singkat yaitu dengan memutuskan hubungan yang
dilewati arus tersebut secepat mungkin dan sekaligus memadamkan
bunga api listrik yang timbul pada alat pemutus arus tersebut.
Adapun tujuan dari pembahasan ini adalah :
1. Mengevaluasi pengaman pada Circuit Breaker
2. Mengetahui cara kerja Circuit Breaker dalam memutuskan aliran
arus hubung singkat.
3. Mengetahui cara perhitungan arus hubung singkat di Gardu Induk
Boom Baru.

1.2.2 Manfaat
1. Dapat memadamkan bunga api listrik yang timbul pada alat
pemutus arus di Gardu Induk Boom Baru sesuai dengan sistem
yang ada.
2. Dapat melihat penggunaan pada Gardu Induk Boom Baru

1.3 Perumusan Masalah

Pemutus tenaga (CB) adalah saklar yang dapat digunakan untuk


menghubungkan atau memutuskan rangkaian listrik dengan tegangan, arus
dan daya listrik sesuai dengan ratingnya.

2
Politeknik Negeri Sriwijaya Laporan Akhir

Pada waktu pemutusan atau penyambungan arus/daya listrik, CB dilengkapi


dengan medium pemadam bunga api listrik.

Pada pembahasan ini, akan ditinjau :

- Bagaimana cara penggunaan dan prinsip kerja Circuit Breaker (CB) ?

- Bagaimana perhitungan terhadap arus hubung singkat ?

pada gardu induk Boom Baru, Palembang

1.4 Permasalahan
Ada 3 jenis Circuit Breaker (CB) di Boom Baru yang dapat memutuskan
tenaga listrik pada saat terjadinya gangguan, dan jenis – jenis Circuit
Breaker (CB) serta arus hubung singkat pada Gardu Induk Boom Baru
Palembang yang akan dibahas, yaitu :

a. Mengevaluasi Pengaman Circuit Breaker

b. Mengevaluasi Perhitungan arus hubung singkat

1.5 Sistematika Penulisan


Dalam penulisan laporan ini, penulis membuat suatu sistematika penulisan
atau tahapan pembahasan yang terdiri dari beberapa bab dimana masing-
masing bab tersebut memiliki uraian-uraian sebagai berikut :
Bab I : PENDAHULUAN
Berisikan tentang latar belakang, tujuan pembahasan,
pembatasan masalah, serta sistematika penulisan.

Bab II : TINJAUAN PUSTAKA


Gambaran secara umum mengenai Circuit Breaker (CB)
dan klasifikasi serta jenis – jenis dari Circuit Breaker.

3
Politeknik Negeri Sriwijaya Laporan Akhir

Bab III : CIRCUIT BREAKER DI GARDU INDUK BOOM BARU.


Menjelaskan tentang bagian - bagian utama Circuit Breaker
dan data tentang keadaan umum pada Gardu Induk Boom
Baru Palembang.
Bab IV : HASIL DAN PEMBAHASAN
Berisikan tentang asumsi perhitungan dan evaluasi

Bab V : KESIMPULAN DAN SARAN


Dimana pada bab ini berisikan kesimpulan-kesimpulan dan
saran-saran berdasarkan hasil dan pembahasan yang
disusun dan saran – saran.