Anda di halaman 1dari 6

Politeknik Negeri Sriwijaya Laporan Akhir

BAB III
CIRCUIT BREAKER DI GARDU INDUK BOOM BARU

3.1 Umum
Pada prinsipnya Gardu Induk Boom Baru merupakan gardu induk penurun
tegangan dengan menggunakan transformator daya. Transformator yang
digunakan di gardu induk Boom Baru terdiri dari 1 buah transformator dengan
kapasitas 30 MVA mempunyai tegangan 70 KV pada sisi primer dan 20 KV pada
sisi sekunder.

TRAFO 1 -20 TRAFO 2 - 30


MVA MVA
70/12 KV 70/20 KV

Imp.
Imp..voltage
PT : PT : Voltage
11 KV / 110 V V
20 KV / 11011,37 %
Merk ISKRA Merk ISKRA
KWH Type MT 860 S KWH Type MT 860 S
No. Seri 41504538 No. Seri 41504540
Faktor Kali : 1000 Faktor Kali :
CT CT 181.82
1.200 / 5 1.000 / 5
A A

PT : PT : PT : PT : PT : PT :
11 KV / 20 KV / 20 KV / 20 KV / 20 KV / 20 KV /
110 V 110 V 110 V 110 V 110 V 110 V
630 A 630 A 630 A 630 A 630 A
CT : KWH
CT : KWH CT : KWH CT : KWH CT : KWH
CT : KWH
300 /
5A Faktor
300 / 300 / 300 / 300 / 300 / TRAFO
5A Faktor 5A Faktor 5A Faktor 5A Faktor
5A Faktor
Kali : Kali : Kali : Kali : Kali : Kali :
100PS
KVA
6.000 10.909 10.909 10.909 14.545 10.909 20/B2

DUKU MANGGA KEDONDONG PEPAYA KURMA MARQUISA MELON DURIAN BELIMBING APEL MANGGIS Merk ISKRA
KWH
Type T22C
No. Seri 1327068
Teg : 3 x 220 / 380 Volt
Arus : 10 – 40 A
BEBAN Konstanta : 120 put / kwh
Faktor Kali : 1

Gambar.16. Single-Line Diagram Gardu Induk Boom Baru


Keterangan Gambar.16 :
: Trafo
: Trafo Tegangan (Potensial Transformator)
: Trafo Arus (Current Transformator)

40
Politeknik Negeri Sriwijaya Laporan Akhir

: Circuit Breaker yang tidak beroperasi lagi

: Circuit Breaker yang masih beroperasi

KWH : kWh meter

Pada single line diagram kita dapat melihat posisi dari peralatan dan
simbolnya dan hubungan peralatanyang satu dengan yang lain. Jadi kita dapat
melihat dengan jelas bagian yang kita tinjau dari seluruh sistem yang ada.

3.2. Data Yang Diperlukan


Untuk mengetahui cara penggunaan Circuit Breaker dan perhitungan
hubung singkat dua phasa dan tiga phasa atau impadansi jaringan transmisi, kita
memerlukan data-data, baik tentang diagram satu garis maupun data impendansi
dari elemen yang ditinjau.
a. Tranformator
Transformator yang ditinjau disisni adalah transformator tiga phasa
150/20 KV pada gardu induk Boom Baru, yang data-datanya sebagai
berikut:
Merk : UNINDO
Kapasitas : 30 MVA
Tagangan Nominal : 70/20 KV
Impedansi ( Zt ) : 11,37%
Breaking Capasity : 630 A
(sisi primer)
b. Data Saluran Distribusi Primer
Penyulang disini yaitu penyulang Kurma, Marquisa, Melon, Durian,
Belimbing. Dengan luas penampang yang sama mempunyai jenis
penghantar sebagai berikut, dapat dilihat pada table 3.1.

41
Politeknik Negeri Sriwijaya Laporan Akhir

Tabel 3.1. Gardu Induk Boom Baru ke Lokasi Penyulang


Penyulang Trafo Tahanan Pada 20oC Panjang
Jurusan ( MVA ) ( Ohm/km ) Saluran
(kms)
Kurma 30 0,222 9.654
Marquisa 30 0,222 8.330
Melon 30 0,222 5.626
Durian 30 0,222 4.287
Belimbing 30 0,222 17.050

Tabel.3.2.Ukuran Circuit Breaker HRC


Ukuran Arus Pemutus (Breaking Capsity)
00 6 hingga 160
0 6 hingga 160
1 35 hingga 350
2 80 hingga 400
3 315 hingga 630
4a 500 hingga 1250

3.3 Peralatan di Gardu Induk Boom Baru


3.3.1 Sisi 70 KV
Peralatan pada sisi 70 KV memiliki trafo daya 30 MVA, trofo daya dan
trafo arus dengan menggunakan media gas ( GCB SF6 ). Berikut data Peralatan
tersebut berdasarkan pada name plate :
- Trafo Daya 30 MVA
Merk : UNINDO
Rated capacity : 30.000 KVA
Rated Voltage : 70/20 KV
Rated Frequency : 50Hz
Impedansi : 13,33%
Connection : YNyn0
Cooling Type : ONAN

42
Politeknik Negeri Sriwijaya Laporan Akhir

- Trafo Arus 30 MVA


Type : MCGG 52
Rated Voltage : 70 KV
Rated Current : 300/5 A
Rated Frequency : 50Hz

3.3.2 Sisi 20 KV
Peralatan pada sisi 20 KV terdiri dari trafo tegangan dan trafo arus dengan
menggunakan media udara (GCB SF6) Berikut data peralatan berdasarkan name
plate:
- Trafo Tegangan 30 MVA
Rated Voltage : 20.000/100 V
Rated Frequency : 50Hz

- Trafo Arus 30 MVA


Rated Voltage : 20.000/100 V
Rated Current : 1000/5 A
Rated Frequency : 50Hz

3.3.3. Data Penyulang


1. Penyulang Kurma
Tegangan Operasi : 20 kV
Jumlah Gardu : 68 Buah
Jenis Penghantar : AAAC 150 mm2
Panjang Saluran : 28 KMS
Setting CT : 400 / 5 A
Arus Beban Puncak Siang : 76 A
Arus Beban Puncak Malam : 120 A
Beban Normal Siang : 2,1 MW
Beban Puncak Malam : 3,3 MW

43
Politeknik Negeri Sriwijaya Laporan Akhir

2. Penyulang Marquisa
Tegangan Operasi : 20 kV
Jumlah Gardu : 35 Buah
Jenis Penghantar : AAAC 150 mm2
Panjang Saluran : 27 KMS
Setting CT : 400 / 5 A
Arus Beban Puncak Siang : 166 A
Arus Beban Puncak Malam : 180 A
Beban Puncak Siang : 4,6 MW
Beban Puncak Malam : 4,9 MW

3. Penyulang Melon
Tegangan Operasi : 20 kV
Jumlah Gardu : 34 Buah
Jenis Penghantar : AAAC 70 mm2
Panjang Saluran : 23,89 KMS
Setting CT : 400 / 5 A
Arus Beban Normal : 88 A
Arus Beban Puncak : 152 A
Beban Normal siang : 2,43MW
Beban Puncak Malam : 4,2 MW

4. Penyulang Durian
Tegangan Operasi : 20 kV
Jumlahg Gardu : 60 Buah
Jenis Penghantar : AAAC 70 mm2
Panjang Saluran : 25,5 KMS
Setting CT : 400 / 5 A
Arus Beban Puncak Siang : 184 A
Arus Beban Puncak Malam : 240 A
Beban Normal Siang : 5,1 MW

44
Politeknik Negeri Sriwijaya Laporan Akhir

Beban Puncak Malam : 6,6 MW

3.4 Kontrol Panel


Gardu Induk Boom Baru mempunyai panel control yang terdiri dari
kontrol utama dan panel pemakaian sendiri.
1. Panel kontrol utama dibagi menjadi :
- Panel Instrument, disini terpasang peralatan gangguan yang
beroprasi diawasi.
- Panel operasi disini terpasang saklar operasi, pemutus beban dan
pemisah tegangan serta lampu petunjuk posisi saklar.

2. Panel Pemakaian Sendiri


- Panel ini berfungsi untuk pengaturan pengguanaan dan pengaturan
daya sendiri yang berada didalam gardu induk Talang Kelapa.

45