Anda di halaman 1dari 9

MANAJEMEN KEPERAWATAN

SKENARIO PRE – CONFERENCE KEPERAWATAN


Dosen Pengampuh: Ns. Imron Rosyidi, S.Kep.,M.Kep.

Disusun oleh:
Ninggar Febriyani 012201009
Aulya Lintang Octa Astika 012201010
Bekti Wahyu Utami 012201011
Setyaningtyas Kusuma wardani 012201013
Fatmania Sari 012201014
Siti Asiah 012201015
Muhamad Atdi Purwoko 012201017

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN TRANSFER


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS NGUDI WALUYO
2021

A. Pendahuluan
Menurut Swanburg (2012), conferencemerupakan bentuk diskusi kelompok

mengenai beberapa aspek klinik.Sedangkan menurut Sain (2010), konferensi merupakan

pertemuan tim yang dilakukan setiap hari. Konferensi dilakukan sebelum atau setelah

melakukan operan dinas pagi, sore atau malam sesuai dengan jadwal dinas perawatan. a.Pre

Conference Pre conferenceadalah komunikasi katim dan perawat pelaksana setelah selesai

operan untuk rencana kegiatan pada shift tersebut yang dipimpin oleh ketua tim atau

penanggung jawab tim. Jika yang dinas pada tim tersebut hanya satu orang, maka Pre

conferenceditiadakan. Isi Pre conferenceadalah rencana tiap perawat (rencana harian) dan

tambahan rencana dari katim dan PJ tim (Modul MPKP, 2006).Pre conferencemerupakan

tahapan sebelum melakukan conferenceyang akan dilakukan oleh para instruktur klinis

dimana akan dijelaskan apa yang akan dilakukan sebelum melakukan tindakan

keperawatan.

B. Latar Tempat

Disebuah bangsal rumah sakit penyakit bedah dalam , perawat sedang berkumpul
untuk melakukan acara rutin sebelum melakukan tugas keperawatan, yaitu Pre Conference
sebelum semua tenaga kesehatan melakukan tugas. Pre conferenceadalah komunikasi
katim dan perawat pelaksana setelah selesai operan untuk rencana kegiatan pada shift
tersebut yang dipimpin oleh ketua tim atau penanggung jawab tim. Jika yang dinas pada
tim tersebut hanya satu orang, maka Pre conference di tiadakan. Isi Pre conference adalah
rencana tiap perawat (rencana harian) dan tambahan rencana dari katim dan PJ tim (Modul
MPKP, 2006). Pre conference merupakan tahapan sebelum melakukan conferenceyang
akan dilakukan oleh para instruktur klinis dimana akan dijelaskan apa yang akan
dilakukan sebelum melakukan tindakan keperawatan.Acara Pre Conference di adakan di
Nurse Station di bangsal mawar tersebut. Dalam acara tersebut di hadiri seorang Kepala
Ruang, dua orang ketua tim dan lima orang perawat associate/pelaksana, dalam acara pre
conference tersebut dibahas 8 pasien yang dilakukan tindakan keperawatan pada malam
harinnya dan yang akan dirawat pada pagi harinnya. Pasien tersebut dibagi menjadi 2
bagian, 4 pasien ditangani oleh tim 1 (perawat jaga malam) dan sisanya ditangani oleh tim
2 (perawat jaga pagi)
C. Pemeran Pre Conference

 Waktu kegiatan: Setelah operan shift malam ke pagi

 Tempat: Ruang jaga mawar RS Ngudi Waluyo.

 Penanggung jawab: Ketua tim


1. ..........sebagai Kepala ruangan.

2. .......... .....sebagai Ketua tim 1

3. ................sebagai Ketua tim 2

4. ...........sebagai Perawat pelaksana 1.

5. .............Perawat pelaksana 1.

6. .............perawat pelaksana 2

7. .............sebagai perawat pelaksana 2

8. ...............sebagai perawat pelaksana 2

9. ................sebagai narator
PRE CONFERENCE
Waktu kegiatan: Setelah operan shift malam ke pagi

Tempat: Ruang jaga mawar RS Ngudi Waluyo.

Penanggung jawab: Ketua tim

C. Susunan acara Pre Conference:


1. Kepala ruangan membuka acara/ pembukaan.
2. Laporan dari kedua katim
3. Ketua tim menanyakan rencana harian masing-masing perawat pelaksana.
4. menympaikan masalah mendiskusikan masalah, dan dilanjutkan dengan menyampaikan
jadwal kegiatan oleh katim yang akan dilakukan pada pagi hari ini.

5. Kepala tim dan karu memberikan masukan dan tindak lanjut terkait dengan asuhan
yang diberikan saat itu.
6. Ketua tim menutup acara.
D. Syarat Pre Confrence
Syarat pre confrence menurut Modul MPKP (2006) yaitu :
a.Pre conference dilaksanakan sebelum pemberian asuhan keperawatan
b.Waktu efektif yang diperlukan 10-15 menit
c.Topik yang dibicarakan harus dibatasi, umumnya tentang keadaan pasien, perencanaan
tindakan dan data-data yang perlu ditambahkan
d.Yang terlibat dalam conference adalah kepala ruangan,ketua tim dan anggota tim

E. Dialog Pre Conference

NARATOR :Setelah operan shift malam ke pagi di ruang mawar melakukan pre
conference.kepala ruangan membuka acara pre conference.

Karu : (Duduk di nurse station)

Katim 1 : Selamat pagi bu !

Katim 2 : Selamat pagi bu ! (disusul oleh PA)

Karu : Sudah berkumpul semua disini ?

Semua : Sudah

Karu : Baiklah, marilah segera kita mulai.

Assalamualaikum wr. Wb Sebelum memulai acara pre conference pada pagi hari ini, marilah kita
mulai dengan berdoa bersama-sama. Berdoa dimulai (doa) Berdoa selesai . Sebelumnya saya
akan membacakan susunan acara pada pagi hari ini, yang pertama pembukaan, yang kedua
laporan dari kedua katim, menympaikan masalah mendiskusikan masalah, dan dilanjutkan
dengan menyampaikan jadwal kegiatan oleh katim yang akan dilakukan pada pagi hari ini.
Setelah tadi kita buka dengan berdoa, lanjut ke acara yang kedua yaitu penyampaian masalah,
saya persilahkan kepada masing- masing katim untuk menyampaikan masalahnya.

Katim 1 :Selamat pagi semuanya, saya selaku katim pertama,

melaporkan bahwa perawat associate di tim 1 hadir semua. Disini ada

perawat ........, dan perawat ...........

Karu : Baik, dilanjutkan untuk katim 2. Silahkan


Katim 2 : Assalamu’alaikum, saya ........... selaku katim dua, melaporkan bahwa perawat
associate di tim 2 hadir semua. Ada perawat ........... dan perawat .........

Karu : sekarang dapat kita mulai untuk pembahasan masalah yang akan dibicarakan sekarang,
dapat dimulai dari perawat ...... selaku katim 1

Katim 1 ....... : sebelumnya terima kasih ibu, atas waktunya. Saya akan melaporkan hasil dari
pelaksanaan asuhan keperawatan tadi malam. Berdasarkan laporan dari perawat pelaksana di
bangsal dahlia 1, ada 2 pasien bernama ibu Lala yang mengalami sakit jantung dan ibu Puri
yang mengalami sirosis hepatis. Ibu Lala mengeluh jantungnya sering berdetak cepat, semalam
saat dilakukan pemeriksaan juga didapatkan denyut nadi ibu Lala yaitu 120 kali/menit., lebih
tinggi dibandingkan pemeriksaan pada shift sebelumnya yaitu80kali/menit. sedangkan ibu Puri
diperoleh bahwa beliau kurang nafsu makan, ia mengatakan bahwa tidak mau makan jika
anaknya tidak dating menjenguknya. Dan dia juga mengatakn perutnya sebah. Kemudian
dibangsal dahlia 2, ada Bapak Sugeng yang mengalami diabetes dan nona Riska yang
mengalami anoreksia nerfosa. Bapak Sugeng dilaporkan oleh perawat pelaksana bahwa beliau
tidak mau diberi suntikan insulin dikrenakan ia merasa sudah lelah tiap hari disuntik. Dan nona
Riska tadi pagi sudah mau makan dan menelan makanannya sebanyak 5 sendok makan.Itu
laporan dari saya, mungkin ibu atau teman-teman ada yang mau memberi tanggapan atau
masukan?

Karu : Iya, ada yang mau menambahkan lagi ?

Perawat accociate 1 : Iya, saya akan menambahkan untuk rencana keperawatan tim 1 yaitu
untuk asupan cairan pasien yang bernama Lala dengan penyakit jantung, dan perlu dibatasi
dalam mobilisasinya.

Katim 1 : Terimakasih suster .......atas masukannya. Mungkin ada lagi ?

Perawat accociate 1 : Saya juga menambahkan untuk pasien kamar Dahlia 2 perlu diadakan
penkes tentang pemberian insulin.

Katim 1 : Terimakasih suster ....... atas masukannya.

Karu : selanjutnya perawat (katim 2) untuk menyampaikan asuhan keperawatannya.


Katim 2 ...... : Baiklah, terima kasih ibu kepala,, saya akan melaporkan tentang pasien saya yang
berada di ruang Dahlia 3 yaitu ada nona Rani dengan febris, sudah 3 hari dirawat. Laporan dari
perawat jaga tadi malam bahwa suhu nona Rani 38 C dan tadi malam tidak bisa tidur. Yang
kedua ada nona Nana dengan DHF, dilaporkan perawat jaga tadi malam suhu nya 38 C semalam
juga tidak bisa tidur nyenyak. Dari kamar Dahlia 4 ada Nona Dila dengan hipoglikemi, Laporan
dari perawat jaga malam bahwa nona Dila belum mau makan, semalam di check GDS 60 mmHg.
Yang kedua mas Riyan dengan febris juga, semalam di cek suhu 38 C dan belum mau makan. Itu
yang dapat saya laporkan untuk kamar Dahlia 3 dan 4 .

Karu : Terima Kasih perawat (katim 2 ) atas laporannya, ada yang mau member masukan untuk
perencanaan asuhan Tim 2 ?

Perawat accociate 2 : Saya akan menambahkan untuk pasien Rani dan Riyan agar nursing
treatment untuk menurunkan panas tetap diberikan selama suhu belum berada di angka normal.
Pantau agar tidak ada kekurangan cairan .

Katim 2 : Terima kasih atas masukannya, mungkin ada lagi ?

Perawat accociate 2: Oya, saya juga akan menambahkan agar pasien dila diberikan diet yang
ketat supaya Gula darah bisa naik. Hal itu bisa di kolaborasikan dengan ahli gizi.

Perawat acoociate 2 lain: saya juga ijin menambahkan, untuk melakukan penkes tentang
hipoglikemia, agar pasien dan keluarga bisa lebih mengetahui tentang gejalanya dan
penanggannya. Terimakasih.

Katim 2 : Oya terima kasih perawat ......., nanti akan saya tambahkan. Terimakasih atas
masukannya.

Karu : Baiklah, semua masalah sudah teratasi, selanjutnya saya akan memberikan beberapa
masukan dan hal yang perlu diingat. Yang pertama selalu utamakan keselamatan kalian, slalu
gunakan handscoon selama tindakan. Pantau semua pasien dan berikan pelayanan yang terbaik
untuk pasien. Jangan lupa selalu cuci tangan sebelum dan sesudah tindakan. Selalu Gunakan
teknik aseptic yaa.. Selanjutnya, Jangan lupa ubah posisi klien setiap 2 jam untuk mencegah
terjadinya dekubitus, mengingat semua pasien kita adalah pasien dengan immobile. Tulis semua
tindakan dan dokumentasikan setiap tindakan secara baik dan benar. Sebelum memulai kegiatan
pemberian asuhan keperawatan pada pagi hari ini marilah kita berdoa supaya diberi kelancaran
dan keamanan dalam bertugas, berdoa mulai. Cukup
Saya kira acara pre conference pada pagi hari ini telah cukup, apabila banyak salah mohon
maaf. Terima kasih wassalamualikum wr:wb Selanjutnya saya persilahkan kepada semua tim
untuk melakukan tugas selanjutnya.
Narator: Semua perawat meninggalkan ruangan, dan melakukan tindakan yang sudah
direncanakan.

F. Lampiran

Sumber: https://images.app.goo.gl/yCmQU1heCfZw9acZ7
Sumber: https://images.app.goo.gl/3z3GqfmtoUnn4dH18

G. Daftar pustaka

Kamalia, L., Said, A., & Risky, S. (2020). Manajemen Keperawatan. Bandung: Cv. Media Sains

Indonesia.

Noprianty, R. (2018). Modul Praktikum Nursing Management. Yogyakarta: Cv Budi Utama.