Anda di halaman 1dari 115

LAPORAN

PROGRAM PLP 2

PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN 2 (PLP 2)


DI SEKOLAH SMA SURYA DHARMA 2 BANDAR LAMPUNG
TAHUN 2021

Disusun untuk melengkapi tugas


Dan memenuhi syarat mata kuliah PLP 2

Oleh:
Acika Putri Yunianda
1713023056

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA


JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG

2021
ii
iii
KATA PENGANTAR

Puji syukur penyusun panjatkan kepada Allah SWT karena atas berkat
rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan Pengenalan Lapangan
Persekolahan 2 (PLP 2) dan penyusunan laporan kegiatan selama melaksanakan
tugas di SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung dengan baik dan tepat pada
waktunya. Laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah
Pengenalan Lapangan Persekolahan 2 (PLP 2) yang diselenggarakan oleh pihak
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung dan dilaksanakan
di SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung.
Pelaksanaan kegiatan PLP 2 dan penyusunan laporan ini tidak terlepas dari
bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, saya sebagai penyusun laporan ini
menyampaikan ucapan terimaksih yang sebanyak-banyaknya dan mendalam
kepada:
1. Bapak Prof. Dr. Patuan Raja, M.Pd selaku dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Lampung.
2. Bapak Drs. Tasviri Efkar, M.S selaku ketua Praktik Lapangan Terpada (PLT)
sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (PLT)
3. Ibu Wiji Handayani, S.Pd selaku Kepala SMA Surya Dharma 2 Bandar
Lampung.
4. Ibu Nalor, S.Pd selaku guru pamong
5. Bapak dan Ibu guru SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung
6. Teman-teman satu kelompok serta semua pihak yang telah mendukung, baik
secara langsung maupun tidak langsung.
Saya menyadari laporan PLP 2 ini masih perlu banyak penyempurnaan.Untuk
itu, kami memohon agar para pembaca berkenan untuk memberikan saran dan
masukan demi meningkatkan kualitas kami dalam penulisan laporan

Bandar Lampung, 23 Maret 2021

Penulis

iv
DAFTAR ISI

Halaman Sampul .............................................................................................. i

Halaman Pengesahan ....................................................................................... ii

Surat Keterangan Kepala Sekolah ................................................................... iii

KATA PENGANTAR ..................................................................................... iv

DAFTAR ISI .................................................................................................... v

DAFTAR TABEL ............................................................................................ vi

DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... vii

DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................... viii

BAB I. PENDAHULUAN ............................................................................... 1


1.1 Latar Belakang .................................................................................... 1
1.2 Tujuan.................................................................................................. 2
1.3 Manfaat Kegiatan ................................................................................ 3
BAB 2. MAGANG .......................................................................................... 4
2.1 Analisis Kurikulum .............................................................................. 4
2.2 Penyusunan Perangkat Pembelajaran (RPP, media pembelajaran, lembar
kegiatan peserta didik, bahan ajar dan instrumen penilaian) ............... 8
2.3 Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran dengan menggunakan ragam strategi
pembelajaran dan media pembelajaran ................................................ 10
2.4 Pengelolaan Kelas ................................................................................ 11
2.5 Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran ................................................ 12
2.6 Pelaksanaan Penilaian dan Evaluasi Pembelajaran .............................. 12
2.7 Pengelolaan Kegiatan Kokurikuler dan Ekstrakurikuler...................... 12
2.8 Pekerjaan Administrasi Guru ............................................................... 13

BAB 3. PENUTUP ......................................................................................... 14


3.1 Kesimpulan .......................................................................................... 14
3.2 Rekomendasi ........................................................................................ 15

LAMPIRAN ..................................................................................................... 16

v
DAFTAR TABEL

KI kurikulum 2013 untuk SMA/MA ............................................................... 4

Indentifikasi Kompetensi Dasar ....................................................................... 6

vi
DAFTAR GAMBAR

Kegiatan Praktikum Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit ............................. 16

Kegiatan Belajar Mengajar .............................................................................. 16

Kegiatan Diskusi Kelompok ............................................................................ 17

Pemberian Tugas .............................................................................................. 17

Pengumpulan Tugas Via Wa............................................................................ 17

Pendampingan Siswa dalam Pendaftaran SNMPTN ....................................... 18

Mahasiswa membantu membersihkan Lab IPA ............................................... 18

Mahasiswa Membantu Guru Membuat Soal PTS ............................................ 19

Hasil LKPD Siswa ........................................................................................... 19

Penyerahan Plakat Kepada Kepala Sekolah ..................................................... 20

Foto Bersama Guru dan Staf Yayasan Surya Dharma ..................................... 20

vii
DAFTAR LAMPIRAN

Foto Dokumentasi Kegiatan PLP 2 .................................................................. 16

Laporan Mingguan PLP 2 ................................................................................ 21

Perangkat Pembelajaran ................................................................................... 33

viii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Secara sederhana, Pendidikan adalah sarana yang dapat membebaskan
seseorang dari kebodohan dan hal-hal yang ditimbulkan dari kebodohan
tersebut, seperti kemiskinan, keterbelengguan, gampang ditipu, pola pikir
sempit dan sebagainya. Dalam memperoleh pendidikan diperlukan tenaga
kependidikan. Tenaga kependidikan yang baik mampu memperperoleh dan
membagikan ilmu pendidikannya. Ilmu pendidikan merupakan hal yang
sangatlah penting bagi dunia pendidikan. Pendidikan menjadi tujuan bagi
setiap orang dalam pencapaian ilmu pengetahuan. Metode atau strategi
mengembangkan ilmu pengetahuan tersebut dilakukan dengan cara
mempraktikkan atau menerapkan ilmu pengetahuan tersebut dijenjang
pendidikan maupun lingkungan masyarakat. Ilmu pengetahuan tersebut
diharapkan dapat mendidik dan menjadi bekal hidup bagi tunas-tunas bangsa
yang sedang berkembang.
Dalam memperoleh ilmu pendidikan tersebut, tentu nya memiliki tempat dan
wadah dalam memperoleh ilmu tersebut. Universitas didirikan untuk menjadi
wadah dalam memperoleh ilmu pendidikan. Di Universitas Lampung sendiri
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga
Kependidikan bagian integral Universitas Lampung, merumuskan visi untuk
mendukung dan mempercepat pencapaian visi Unila. Lembaga Pendidikan
Tenaga Kependidikan (LPTK) di Indonesia, maka FKIP Unila menetapkan
visi, yaitu “menjadi LPTK Inspiratif, Progresif yang Profesional dan
Bermartabat”. Visi ini dilandasi dengan Standar Nasional Pendidikan
Indonesia yang menetapkan kompetensi lulusan LPTK meliputi kompetensi
pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi
social. Pada tataran implementasi mahasiswa FKIP Unila, dalam
memantapkan kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik selain
dibekali melalui seperangkat kurikulum, juga diperkuat melalui pengalaman

1
nyata di sekolah dalam kegiatan Praktik Pengenalan Lapangan Persekolahan
(PLP).
Program Praktik Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) oleh Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung bagi mahasiswa adalah
suatu upaya untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang
dimiliki di lingkungan pendidikan serta sebagai upaya untuk membentuk
tenaga-tenaga pendidik yang professional. Pengalaman yang diharapkan
meliputi pengalaman pengetahuan, keterampilan, sikap profesionalisme, dan
pengalaman menerapkan serta menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran
dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, baik di sekolah maupun di luar
sekolah.
SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung dibawah Yayasan Pendidikan Surya
Dharma merupakan salah satu sekolah menengah atas yang berdiri di Jl. Ki
Maja Gg 1 No 1 Way Halim, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung. Sekolah
yang kami pilih sebagai tempat pelaksanaan PLP mahasiswa FKIP Unila
tahun 2021 diharapkan mampu memberikan kontribusi kepada mahasiswa
yang melaksanakan kegiatan PLP dan sebaliknya mahasiswa pun dapat
sepenuhnya bertanggung jawab selama proses kegiatan ini. Untuk
memaparkan dan menjelaskan hasil kegiatan PLP ini secara jelas dan
sistematis maka kami selaku praktikan akan memaparkannya dalam bentuk
laporan tertulis sesuai dengan format dan panduan kegiatan PLP.

1.2 Tujuan Kegiatan


Tujuan umum Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) adalah agar
mahasiswa program sarjana pendidikan mendapatkan pengalaman
kependidikan secara factual dan kontekstual dalam menerapkan seperangkat
pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dapat menunjang tercapainya
penguasaan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan penguasaan materi
bidang studi secara utuh, yang bermuara pada pembentukan calon guru atau
tenaga kependidikan yang profesional dan berkarakter, serta mampu

2
menerapkannya dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, baik di
sekolah maupun di luar sekolah dengan penuh tanggung jawab.
Secara khusus PLP 2 bertujuan agar mahasiswa dapat menerapkan
pengetahuan dan keterampilan dasar keguruan atau kependidikan secara utuh
dan terpadu dalam situasi sebenarnya sehingga dapat membangun landasan
jati diri pendidik melalui beberapa bentuk kegiatan di sekolah mitra sebagai
berikut :
1. Analisis kurikulum
2. Menelaah dan mengembangkan RPP
3. Menelaah strategi pembelajaran
4. Menelaah sistem evaluasi
5. Menelaah pemanfaatan TIK dalam pembelajaran
6. Latihan mengajar
7. Melakukan kegiatan non mengajar

1.3 Manfaat Kegiatan


Manfaat yang dapat diambil dari kegiatan PLP ini adalah sebagai berikut:
1. Bagi Mahasiswa
Kegiatan PLP 2 ini, bagi mahasiswa diharapkan dapat bermanfaat agar
mahasiswa dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan dasar
keguruan atau kependidikan secara utuh dan terpadu dalam situasi
sebenarnya sehingga dapat membangun landasan jati diri pendidik melalui
beberapa bentuk kegiatan di sekolah mitra. Seperti analisis kurikulum,
menelaah dan mengembangkan RPP, menelaah strategi pembelajaran,
menelaah sistem evaluasi, menelaah pemanfaatan TIK dalam
pembelajaran, latihan mengajar, dan melakukan kegiatan non mengajar.

2. Bagi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan


Kegiatan ini dapat bermanfaat agar terjalin kerjasama yang baik antara
FKIP dengan instansi terkait, dan sekolah untuk pengembangan tridarma
perguruan tinggi.

3
BAB 2

MAGANG

2.1 Analisis Kurikulum


Kurikulum yang digunakan di SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung
adalah kurikulum 2013. Prinsip utama pengembangan kurikulum 2013 adalah
didasarkan model kurikulum berbasis kompetensi dengan standar kompetensi
lulusan yang ditetapkan untuk satu satuan pendidikan, jenjang pendidikan dan
program pendidikan.
Kurikulum 2013 menekankan penerapan pendekatan saintifik dalam semua
mata pelajaran termasuk mata pelajaran Kimia. Pendekatan saintifik
dalampembelajaran meliputi 5M, yaitu mengamati (observing),
menanya(questioning), mengumpulkan data (experimenting/explorating),
mengasosiasi (associating), dan mengomunikasikan (communicating) untuk
meningkatkan kreativitas peserta didik.
Adapun kompetensi inti pada kurikulum 2013untuk jenjang SMA/MA adalah
sebagai berikut:
Tabel 1. KI kurikulum 2013 untuk SMA/MA
Kompetensi Inti Sikap Menghayati dan mengamalkan
Spiritual (KD 1) ajaran agama yang dianutnya
Kompetensi Inti Sikap Sosial Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
(KD 2) tanggung jawab, peduli (gotong
royong, kerja sama, toleran, damai), santun,
responsif, dan pro-aktif sebagai
bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam
serta menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Kompetensi Inti Pengetahuan Memahami, menerapkan, menganalisis
(KD 3) pengetahuan faktual, konseptual,

4
prosedural berdasarkan rasa
ingintahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
Kompetensi Inti Mengolah, menalar, dan menyaji
Keterampilan (KD 4) dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
dan mampu menggunakan metode sesuai
kaidahkeilmuan.

Perbedaan Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran Kimia dengan kurikulum


sebelumnya, antara lain: ada materi kimia, di antaranya pembahasan bentuk
molekul hanya ditinjau berdasarkan teori pasangan elektron di sekitar inti
atom. Berntuk molekul berdasarkan teori hibridisasi belum mengajar di
SMA/MA. Di samping itu, urutan materi juga berubah mengingat peminatan
di SMA/MA dilakukan di kelas X sehingga siswa yang memilih peminatan
MIPA matematika lebih siap belajar kimia. Agar pembelajaran kimia lebih
efektif dan efisien, materi pembelajaran tentang struktur atom dan sistem
periodik, serta ikatan kimia dibahas tuntas di kelas X sehingga pemahaman
siswa lebih komprehensif dan pembelajaran lebih efisien. Terkait dengan hal
ini, untuk mengurangi kepadatan materi di kelas X maka hidrokarbon dan
minyak bumi dipindahkan ke awal kelas XI.
Pada Kurikulum 2013, materi pembelajaran dirumuskan dari KD KI-3 dan
KD 4. Secara garis besar materi pembelajaran kimia di SMA/MA untuk kelas
X menurut Permendikbud No. 59 Tahun 2014 sebagai berikut:

5
Tabel 2. Indentifikasi Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar KI 3 Kompetensi Dasar KI Materi Pokok
3.1 Menjelaskan metode 4.1 Menyajikan hasil metode ilmiah,
ilmiah, hakikat ilmu rancangan dan hakikat ilmu
Kimia, keselamatan dan hasilpercobaan ilmiah. kimia,
keamanan di keselamatan dan
laboratorium, serta peran keamanan kimia di
kimia dalam kehidupan. laboratorium serta
peran kimia dalam
kehidupan.
3.2 Menganalisis 4.2 Menjelaskan Struktur Atom dan
perkembangan model fenomena alam atau hasil Tabel Periodik
atom dari model atom percobaan menggunakan
Dalton, Thomson, model atom.
Rutherford, Bohr, dan
Mekanika Gelombang.
3.3 Menjelaskan 4.3 Menentukan letak Struktur Atom dan
konfigurasi elektron dan suatu unsur dalam tabel Tabel Periodik
pola konfigurasi elektron periodik berdasarkan
terluar untuk setiap konfigurasi elektron.
golongan dalam tabel
periodik.
3.4 Menganalisis 4.4 Menyajikan hasil Struktur Atom dan
kemiripan sifat unsur analisis data-data unsur Tabel Periodik
dalam golongan dan dalam kaitannya dengan
keperiodikannya. kemiripan dan sifat
keperiodikan unsur
3.5 Membandingkan 4.5 Merancang dan Ikatan Kimia,
ikatan ion, ikatan kovalen, melakukan percobaan Bentuk Molekul,
ikatan kovalen koordinasi, untuk menunjukkan dan Interaksi
dan ikatan logam serta karakteristik senyawa ion Antar Molekul
kaitannya dengan sifat zat. atau senyawa kovalen

6
berdasarkan beberapa
sifat fisika.
3.6 Menerapkan Teori 4.6 Membuat model Ikatan Kimia,
Pasangan Elektron Kulit bentuk molekul dengan Bentuk Molekul,
Valensi (VSEPR) dan menggunakan bahan- dan Interaksi
Teori Domain elektron bahan yang ada di Antar Molekul
dalam menentukan bentuk lingkungan sekitar atau
molekul. perangkat lunak
komputer.
3.7 Menghubungkan 4.7 Menerapkan prinsip Ikatan Kimia,
interaksi antar ion, atom interaksi antar ion, atom Bentuk Molekul,
dan molekul dengan sifat dan molekul dalam dan Interaksi
fisika zat. menjelaskan sifat-sifat Antar Molekul
fisik zat di sekitarnya.
3.8 Menganalisis sifat 4.8 Membedakan daya Larutan Elektrolit
larutan berdasarkan daya hantar listrik berbagai dan Non Elektrolit
hantar listriknya. larutan melalui
perancangan dan
pelaksanaan percobaan
3.9 Mengidentifikasi 4.9 Menganalisis Konsep Reaksi
reaksi reduksi dan beberapa reaksi Reduksi Oksidasi
oksidasi menggunakan berdasarkan perubahan dan Tatanama
konsep bilangan oksidasi bilangan oksidasi yang Senyawa
unsur. diperoleh dari data hasil
percobaan dan/ atau
melalui percobaan.
3.10 Menerapkan hukum- 4.10 Menganalisis data Hukum-hukum
hukum dasar kimia, hasil percobaan Dasar Kimia dan
konsep massa molekul menggunakan hukum- Stoikiometri
relatif, persamaan kimia, hukum dasar kimia
konsep mol, dan kadar zat kuantitatif.
untuk menyelesaikan

7
perhitungan kimia.

Kurikulum 2013 memiliki tiga aspek penilaian, yaitu penilaian sikap,


penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan.
Penilaian Sikap merupakan bagian dari pembinaan dan penanaman atau
pembentukan sikap spiritual dan sikap sosial peserta didik yang menjadi tugas
dari setiap pendidik. Aspek penilaian sikap dapat dilakukan oleh pendidik
dalam jurnal harian, teman sejawat dalam sebuah lembaran nilai, dan oleh diri
sendiri.
Penilaian pengetahuan merupakan penilaian untuk mengukur kemampuan
peserta didik berupa pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif, serta kecakapan berpikir tingkat rendah sampai tinggi. Penilaian
ini berkaitan dengan ketercapaian Kompetensi Dasar pada KI-3 yang
dilakukan oleh guru mata pelajaran. Penilaian pengetahuan dapat dilakukan
dengan berbagai teknik seperti tes tertulis, tes lisan, penugasan dan obervasi.
Penilaian Keterampilan Aspek keterampilan bertujuan untuk meningkatkan
keterampilan siswa dalam membuat, melaksanakan, dan mengerjakan suatu
soal atau proyek sehingga siswa dapat terlatih sifat ilmiah dan karakter yang
merujuk pada aspek keterampilan. Aspek keterampilan dapat berupa
keterampilan pengerjaan soal, keterampilan pengerjaan dan pelaksanaan
proyek, keterampilan membuat teks, dan keterampilan dalam menjawab soal
lisan.

2.2 Penyusunan Perangkat Pembelajaran (RPP, Media Pembelajaran,


Lembar Kegiatan Peserta Didik, Bahan Ajar, dan Instrumen)
Penyusunan perangkat pembelajaran disusun dengan Kompetensi Inti (KI)
dan Kompetensi Dasar berdasarkan Peraturan Mentri Pendidikan dan
Kebudayaan (Permendikbud).
Media pembelajaran yang digunakan yaitu berupa PPT dan praktikum secara
langsung agar siswa nya pun menjadi lebih mengerti terkait materi yang
diajarkan. PPT tadi ditampilkan melalui proyektor agar siswa pun melihat dan

8
memahami. Penggunaan PPT juga sudah termasuk dengan animasi dan hal-
hal yang terkait dengan materi tersebut.
Dalam penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dibuat untuk
mempermudah pemahaman siswa dengan kegiatan yang dilakukan agar lebih
menarik. Kegiatan yang menarik adalah ketika membuat permasalahan yang
bisa memberikan stimulus atau rangsangan agar peserta didik dapat berpikir
kreatif aktif dan mandiri, serta dapat menumbuhkan sikap kemandirian
peserta didik.
Dalam menyusun LKPD tersebut dibuat dengan memberikan
fenomena_fenomena terkait kimia dalam kehidupan sehari hari, gambar-
gambar bermakna, kalimat kalimat interaktif yang menarik minat peserta
didik. Salah satu strategi yang cukup efektif berdasarkan pengalaman saya
adalah dengan memberikan kalimat-kalimat petunjuk pengerjaan di setiap
langkah. Hal ini dapat membantu peserta didik dalam meningkatkan
kemandirian. Dengan adanya kedua hal tersebut dapat meminimalisir peserta
didik untuk saling tanya atau bekerja sama apabila konteksnya adalah
pengerjaan secara mandiri.
Bahan ajar memiliki fungsi strategis bagi proses belajar mengajar.
Penyusunan bahan ajar dapat membantu guru dan mahasiswa PLP dalam
kegiatan pembelajaran, sehinggan guru tidak terlalu banyak menyajikan
materi. Disamping itu, bahan ajar dapat menggantikan sebagian peran guru
dan mendukung pembelajaran individual. Bahan ajar dalam RPP tersebut
yaitu berupa Power Point (PPT), Buku E-book, materi word/pdf,dan bahan
ajar berupa video pembelajaran.
Penyusunan instrumen penilaian digunakan untuk mengukur kemampuan
siswa dalam pembelajaran yang dilakukan. Penilaian hasil belajar peserta
didik mencakup penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Ketiga ranah
penilaian ini harus dilakukan secara seimbang agar dapat digunakan untuk
menentukan posisi relatif peserta didik terhadap standar yang telah
ditetapkan.
Penilaian Sikap merupakan bagian dari pembinaan dan penanaman atau
pembentukan sikap spiritual dan sikap sosial peserta didik yang menjadi tuga

9
dari setiap pendidik. Aspek penilaian sikap dapat dilakukan oleh pendidik
dalam jurnal harian, teman sejawat dalam sebuah lembaran nilai, dan oleh diri
sendiri.
Penilaian pengetahuan merupakan penilaian untuk mengukur kemampuan
peserta didik berupa pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif, serta kecakapan berpikir tingkat rendah sampai tinggi. Penilaian
ini berkaitan dengan ketercapaian Kompetensi Dasar pada KI-3 yang
dilakukan oleh guru mata pelajaran. Penilaian pengetahuan dapat dilakukan
dengan berbagai teknik seperti tes tertulis, tes lisan, penugasan dan obervasi.
Penilaian Keterampilan Aspek keterampilan bertujuan untuk meningkatkan
keterampilan siswa dalam membuat, melaksanakan, dan mengerjakan suatu
soal atau proyek sehingga siswa dapat terlatih sifat ilmiah dan karakter yang
merujuk pada aspek keterampilan. Aspek keterampilan dapat berupa
keterampilan pengerjaan soal, keterampilan pengerjaan dan pelaksanaan
proyek, keterampilan membuat teks, dan keterampilan dalam menjawab soal
lisan.

2.3 Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran dengan Menggunakan Ragam


Strategi Pembelajaran dan Media Pembelajaran
Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran dengan Menggunakan Ragam Strategi
Pembelajaran dan Media Pembelajaran.
Di SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung, walaupun sedang pandemic akan
tetapi siswa-siswi masih melakukan pembelajaran tatap muka, akan tetapi
untuk siswa/I yang merasa badan nya kurang fit dapat melakukan
pembelajaran secara daring. Untuk strategi pembelajarannya sendiri,
mahasiswa PLP menggunakan pembelajaran inquiri, dimana seorang
pendidik akan melakukan kegiatan pembelajaran yang menekankan pada
proses berpikir secara kritis dan analitis pada siswa untuk mencari dan
menemukan sendiri jawabannya dari suatu masalah yang ditanyakan. Proses
berpikir ini biasanya dilakukan melalui tanya jawab antara guru dan siswa
dari LKPD yang telah dibuat.

10
Untuk metode pembelajarannya, mahasiswa PLP menggunakan metode
diskusi dan tanya jawab. Dimana pendidik memberikan LKPD kepada siswa
dan akan didiskusikan bersama-sama saat pembelajaran. Selain metode
diskusi dan tanya jawab, metode ceramah pun digunakan akibat terbatas nya
waktu pembelajaran dan materi pembelajaran yang cukup banyak. Di SMA
Surya Dharma sendiri, akibat adanya pandemi jam pelajaran dibatasi hanya 1
jam pada setiap pertemuan dan dilakukan satu minggu sekali. Sehinggu guru
dan mahasiswa PLP pun berpikir strategi dan metode apa yang efektif untuk
waktu yang relatif singkat.
Media pembelajaran adalah segala alat pengajaran yang digunakan untuk
membantu menyampaikan materi pelajaran dalam proses belajar mengajar
sehingga memudahkan pencapaian tujuan-tujuan pembelajaran yang sudah
dirumuskan. Saat masa pandemi ini pembelajaran dilakukan secara daring
sehingga menuntut para pendidik untuk mencari media pembelajaran yang
efektif dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan pada
saat pembejaran yaitu power point, animasi, foto, dan alat dan bahan untuk
melakukan praktikum.

2.4 Pengelolaan Kelas


Dalam proses PLP yang dilakukan, pengelolaan kelas yang dilakukan yaitu
berupa pengkondisian kelas terlebih dahulu, kemudian penjelasan materi
sebagai pengantar kemudian membagi peserta didik menjadi beberapa
kelompok dan selanjutnya pembagian LKPD yang akan didiskusikan
bersama-sama di dalam kelas. Setelah itu pemberian rangsangan agar siswa
lebih memahami materi dengan mengulang apa yang telah didiskusikan.
Selain itu juga pemberian tugas rumah menjadi salah satu cara agar siswa
lebih mengingat dan memahami materi yang telah diajarkan.

11
2.5 Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran
Teknologi Informasi dan Komunikasi, adalah payung besar terminologi yang
mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan
informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi
komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan
proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan
informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang
berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer
data dari perangkat yang satu ke lainnya.
Pemanfaatan TIK salah satunya yaitu dengan menggunakan Whatsapp
sebagai sarana pembelajaran. Hal ini agar pembelajaran yang dilakukan lebih
efektif bagi semua orang. Whatsapp sendiri digunakan dalam pengumpulan
tugas secara online.

2.6 Pelaksanaan Penilaian dan Evaluasi Belajar


Pada proses penilaian, mahasiswa melakukan penilaian berdasarkan aspek
yang dinilai pada kurikulum 2013, yaitu penilaian sikap, penilaian
pengetahuan, dan penilaian keterampilan.
Untuk penilaian sikap, dilakukan berdasarkan sikap siswa di dalam kelas.
Penilaian pengetahuan dilakukan pada saat pemberian tugas, baik secara
kelompok maupun secara individu. Penilaian kelompok diberikan pada saat
pemberian LKPD sedangkan penilaian individu pada saat pemberian tugas
rumah ataupun soal-soal. Penilaian keterampilan dilakukan pada saat diskusi
kelompok dan juga pada saat pelaksanaan praktikum. Keaktifan siswa pada
saat diskusi dan praktikum menjadi tolak ukur dalam penilaian keterampilan.

2.7 Pengelolaan Kegiatan Korikuler dan Ekstrakulikuler


Kokurikuler merupakan kegiatan diluar jam pelajaran yang digunakan untuk
menunjang, memperkuat dan menegaskan kembali pelajaran yang telah
didapat pada kegiatan intrakurikuler siswa agar siswa lebih memahami

12
pelajaran yang disampaikan. Kegiatan kokurikuler yang dilaksanakan di SMA
Surya Dharma 2 Bandar Lampung ialah kegiatan study tour. Kegiatan study
tour ini merupakan kegiatan wisata sekaligus kegiatan edukasi rutin yang
diselenggarakan oleh sekolah kepada setiap mahasiswa kelas XI.
Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan di luar jam kegiatan
intrakurikuler dan kokurikuler yang bertujuan untuk mengembangkan potensi
dan keterampilan yang dimiliki dan diminati oleh peserta didik. Kegiatan
ekstrakurikuler diisi dengan kegiatan Osis, Pramuka, PMR, seni dan tari,
karate, taekwondo, rohis dan Paskibra. Namun saat Covid-19 ini kegiatan
ekstrakulikuler tidak begitu aktif.

2.8 Pekerjaan Administrasi Guru


Administrasi Guru dalam KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) merupakan
kegiatan yang mencakup tentang catat-mencatat, ketik mengetik dan surat
menyurat. Administrasi KBM bertujuan untuk mencatat dan mengarsipkan
seluruh proses kegiatan belajar mengajar untuk memudahkan pelacakan data
dan melaksanakan proses evaluasi kegiatan. Dalam proses kegiatan belajar
mengajar (KBM), administrasi KBM meliputi segala hal yang berhubungan
dengan proses kegiatan belajar mengajar sehari-hari dalam suatu kelas
Adanya administrasi KBM yang baik diharapkan proses pembelajaran dapat
terekam dengan baik melalui suatu dokumen yang dapat dikontrol setiap
waktu, sehingga memudahkan pihak-pihak tertentu dalam pengawasan proses
pembelajaran.

13
BAB 3

PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan mengenai hasil pengamatan dalam kegiatan PLP 2 atau
praktik magang di SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung, maka dapat
diambil beberapa kesimpulan yaitu sebagai berikut:
1. Kurikulum yang digunakan SMA Surya Dharma 2 Bandar lampung untuk
tahun 2020/2021 adalah kurikulum 2013
2. Mahasiswa PLP praktek membuat RPP terkait materi yang menjadi praktik
di kelas, kemudian membuat media pembelajaran, membuat LKPD dengan
langkah-langkah pengerjaan yang kemudian disusul dengan soal-soal
latihan, bahan ajar yang digunakan adalah buku paket dari Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Kurikulum 2013 edisi
revisi 2016, bahan ajar yang dibuat oleh mahasiswa PLP dan buku-buku
penunjang lainnya yang berkaitan dengan materi pembelajaran.
3. Dalam proses pembelajaran, mahasiswa PLP menggunakan model
pembelajaran inquiry dan menggunakan metode diskusi dan tanya jawab
disertai metode ceramah secara tatap muka karena waktu yang relative
singkat dan materi nya cukup banyak.
4. Pengelolaan kelas yang dilakukan yaitu berupa pengkondisian kelas
terlebih dahulu, kemudian penjelasan materi sebagai pengantar kemudian
membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok dan selanjutnya
pembagian LKPD yang akan didiskusikan bersama-sama di dalam kelas
lalu diberi tugas individu untuk memahami materi pelajaran.
5. Penggunaan TIK dalam proses pembelajaran diterapkan dengan Whatsapp
untuk mengumpulkan tugas individu.
6. Pada proses penilaian, mahasiswa melakukan penilaian berdasarkan aspek
yang dinilai pada kurikulum 2013, yaitu penilaian sikap, penilaian
pengetahuan, dan penilaian keterampilan.

14
7. Karena adanya pandemi Covid-19, kegiatan korikuler dan ekstrakulikuler
di SMA Surya Dharma 2 tidak dapat dilaksanakan seperti biasa untuk
sementara waktu sampai situasi dan kondisi memungkinkan.
8. Dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM), administrasi KBM
meliputi segala hal yang berhubungan dengan proses kegiatan belajar
mengajar sehari-hari dalam suatu kelas.

3.2 Rekomendasi
Berdasarkan kesimpulan hasil kegiatan PLP 2 atau praktik magang, berikut ini
rekomendasi untuk berbagai pihak yaitu sebagai berikut:
1. Penyelanggara PLP
Diharapkan kepada panitia PLP dapat membangun hubungan intensif
dengan pihak sekolah/ guru pamong dalam keikutsertaanya melakukan
pembinaan (Monitoring dan Evaluasi) mahasiswa PLP disekolah.
2. SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung
Diharapkan SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung dapat menjadi salah
satu sekolah terbaik yang mampu melahirkan anak-anak bangsa yang
cerdas, baik cerdas dalam bidang akademik maupun non-akademik.

15
LAMPIRAN

Foto Dokumentasi Kegiatan PLP 2

Gambar 1 Kegiatan Praktikum Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

Gambar 2 Kegiatan Belajar Mengajar

16
Gambar 3 Kegiatan Diskusi Kelompok

Gambar 4 Pemberian Tugas Gambar 5 Pengumpulan Tugas Via Wa

17
Gambar 6 Pendampingan Siswa dalam Pendaftaran SNMPTN

Gambar 7 Mahasiswa membantu membersihkan Lab IPA

18
Gambar 9 Mahasiswa Membantu Guru Membuat Soal PTS

Gambar 10 Hasil LKPD Siswa

19
Gambar 11 Penyerahan Plakat Kepada Kepala Sekolah

Gambar 12 Foto Bersama Guru dan Staf Yayasan Surya Dharma

20
LAPORAN MINGGUAN PLP
MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG 2021

Nama Mahasiswa : Acika Putri Yunianda


NPM : 1713023056
Program Studi : Pendidikan Kimia
Sekolah Mitra : SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung
Laporan Kegiatan Program PLP (Minggu ke-2)
Hari Pendukun Kendal
Kegiatan Aktivitas Solusi
Tanggal g a
Senin Meminta tanda Kepala sekolah Dukungan Guru Meminta
tangan kepala memberika kepala pamon tanda
08/02/202
sekolah dan tanda sekolah g tidak tangan
1
guru pamong tangannya dan guru hadir di guru
untuk surat pamong sekolah pamong
pengesahan dalam pada hari
dan surat memberik berikutny
keterangan a tanda a
tangan
Selasa Meminta tanda - Guru Kerja - -
tangan guru pamong sama yang
09/02/202
pamong dan memberika baik antara
1
membantu n tanda guru
guru mengisi tangannya pamong,
kelas kosong - Mahasiswa mahasiswa
mengisi , dan pihak
kelas sekolah
kosong
Rabu Membantu Mahasiswa Kerja - -
guru mengisi membantu guru sama yang
10/02/202
kelas kosong mengisi kelas baik antar
1
kosong mahasiswa
dan
sekolah
mitra
Kamis Membantu Mahasiswa Kerjasama - -
guru mengisi membantu guru yang baik
11/02/202
kelas kosong mengisi kelas antar
1
kosong siswa,
mahasiswa
dan guru

21
mata
pelajaran
Jumat Membantu - Mahasiswa Kerja - -
yayasan membantu sama yang
12/02/202
mempersiapka mempersia baik antara
1
n acara dies pkan acara Yayasan,
natalis dies natalis sekolah,
Yayasan Surya yayasan guru
Dharma dan Surya pamong,
meminta nilai Dharma dan antar
dari guru - Mahasiswa mahasiswa
pamong meminta PLP
nilai dari
guru
pamong
Sabtu Membantu - Mahasiswa Kejasama - -
panitia dan membantu yang baik
13/02/202
mengikuti panitia antar
1
acara dies dalam mahasiswa
natalis yayasan penyelengg PLP, dan
surya dharma araan dies panitia
natalis PLP
- Mahasiswa
mengikuti
acara dies
natalis
Minggu Mengumpulka - Mahasiswa Kejasama - -
n laporan PLP mengumpul yang baik
14/02/202
1 dan kan laporan antar
1
membuat PLP 1 ke mahasiswa
laporan Koordinator PLP
mingguan kelompok
- Mahasiswa
membuat
laporan
mingguan
Bandar Lampung, 14 Februari 2021
Mahasiswa,

Acika Putri Yunianda


NPM. 1713023056
LAPORAN MINGGUAN PLP 2
22
MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG 2021

Nama Mahasiswa : Acika Putri Yunianda


NPM : 1713023056
Program Studi : Pendidikan Kimia
Sekolah Mitra : SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung

Laporan Kegiatan Program PLP 2 (Minggu ke-3)


Hari Kendal Solus
Kegiatan Aktivitas Pendukung
Tanggal a i
Senin Menggantika Mengawasi Kekompakan - -
n guru mata siswa anataramahasisw
15/02/202
pelajaran mengerjaka a dalam
1
yang tidak n tugas yang mejalankan
masuk pada diberikan perintah yang
hari itu oleh guru diberikan oleh
guru
Selasa Menggantika Memberikan Kekompakan - -
n guru mata materi anataramahasisw
16/02/202
pelajaran pejaran dan a dalam
1
yang tidak sedikit mejalankan
masuk pada motivasi perintah yang
hari itu II untuk siswa diberikan oleh
guru
Rabu Memonitori Tanya jawab Komunikasi yang - -
siswa kelas terkait baik antarasiswa
17/02/202
XII untuk pengarahan dan mahasiswa
1
mendaftar siswa yang
SNMPTN ingin
2021 mendaftar
SNMPTN
2021 via
Whatsapp
Kamis Melakukan Melakukan Kejasama yang - -
persiapan diskusi via baik antar
18/02/202
dan whatsapp mahasiswa PLP
1
perencanaan group
dan siswa/I SMA
untuk bersama
kegiatan PLP rekan-rekan Surya Dharma
2 dan mahasiswa
membantu Memberika
23
guru tugas
memberika kepada
tugas kepada siswa
siswa melalui WA
Jumat Melakukan Melanjtkan Kejasama yang - -
persiapan diskusi via baik antar
19/02/202
dan whatsapp mahasiswa PLP
1
perencanaan group
untuk bersama
kegiatan PLP rekan-rekan
2 II mahasiswa
Sabtu Libur Jeda - - -
(mahasiswa
20/02/202
PLP
1
istirahat)
Minggu Libur Jeda - - -
(mahasiswa
21/02/202
PLP
1
istirahat)

Bandar Lampung, 21 Februari 2021


Mahasiswa PLP,

Acika Putri Yunianda


NPM 1713023056

LAPORAN MINGGUAN PLP 2


MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG 2021

Nama Mahasiswa : Acika Putri Yunianda


NPM : 1713023056
Program Studi : Pendidikan Kimia
Sekolah Mitra : SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung

Laporan Kegiatan Program PLP 2 (Minggu ke-4)


24
Hari
Kegiatan Aktivitas Pendukung Kendala Solusi
Tanggal
Senin Hari Mengawasi Kerjasama - -
pertama siswa yang baik
22/02/2021
kembali ke mengerjakan antara
sekolah lembar soal siswa,
dan yang telah mahasiswa
membantu diberikan. maupun
guru yang guru yang
sedang sedang
bertugas bertugas.
mengawasi
siswa kelas
XII yang
sedang
melaksana
kan LUS
(Latihan
Ujian
Sekolah)
Selasa Mengganti Memberikan Kekompaka - -
kan guru materi n antara
23/02/2021
mata pejaran dan mahasiswa
pelajaran sedikit dalam
yang tidak motivasi mejalankan
masuk untuk siswa perintah
pada hari yang
itu diberikan
oleh guru
Rabu Melakukan Membersihk Siswa, Ruang Mahasiswa
piket di an ruang Mahasiswa, perpustakaa dan staf
24/02/2021
perpustaka perpustakaan dan staf n tidak perpustakaan
an , hingga perpustakaa dibersihkan meminta
merapikan n selama 10 bantuan
halaman hari kepada
perpustakaan sehingga satpam dan
sangat siswa untuk
kotor membantu
membersihk
an ruang
perpustakaan
.
Kamis Mengajar Mahasiswa Mahasiswa, - -
di kelas X, mengajar dan Guru
25/02/2021
XI dan mengawasi Pamong,
mengawas siswa
25
siswa kelas Latihan serta siswa
XII Ujian
Latihan Sekolah
Ujian
Sekolah
Jumat Melakukan Membersihk Mahasiswa Ruang Mahasiswa
piket di an ruang laboratoriu membersihk
26/02/2021
Laboratori laboratorium m sudah an
um IPA lama tidak laboratorium
digunakan secara
sehingga bertahap.
laboratoriu
m seperti
gudang,
sangat
kotor
Sabtu Libur - - - -
Sekolah
27/02/2021
Minggu Libur - - - -
Sekolah
28/02/2021

Bandar Lampung, 28 Februari 2021


Mahasiswa PLP,

Acika Putri Yunianda


NPM 1713023056

LAPORAN MINGGUAN PLP 2


MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG 2021

Nama Mahasiswa : Acika Putri Yuniada


NPM : 1713023056
Program Studi : Pendidikan Kimia
Sekolah Mitra : SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung

Laporan Kegiatan Program PLP 2 (Minggu ke 5)


26
Hari
Kegiatan Aktivitas Pendukung Kendala Solusi
Tanggal
Senin Membersih Melakukan Kekompakan - -
kan LAB kegiatan bersih- anataramahasis
01/03/2021
IPA bersih di wa dalam
laboratorium IPA mejalankan
perintah yang
diberikan oleh
guru
Selasa Membuat Membuat alat uji Ketersediaan - -
alat uji elektrolit untuk alat dan bahan
02/02/2021
elektrolit digunakan yang
sebagai media digunakan
pembelajaran di untuk
kelas X membuat alat
uji elektrolit
Rabu Membuat Membuat LKPD Kemampuan - -
LKPD dan dan Media dalam
03/03/2021
Media pembelajaran menyusun dan
pembelajara seperti PPT untuk membuat
n digunakan pada LKPD dan
saat mengajar media ajar
Kamis Mengajar di Mengajar kelas Keja sama - -
kelas menggantikan yang baik antar
04/03/2021
menggantik guru pamong mahasiswa,
an guru
siswa, dan
pamong
guru pamong
Jumat Membuat Membuat Kemampuan - -
perangkat perangkat yang baik
05/03/2021
pembelajara pembelajaran dalam
n seperti RPP
menyusun dan
membuat
perangkat
pembelajaran
Sabtu libur - - - -
06/03/2021
Minggu Menyusun Menyusun Komunikasi - -
laporan laporan mingguan yang baik antar
07/03/2021
mingguan mahasiswa
PLP

27
Bandar Lampung, 07 Maret 2021
Mahasiswa PLP,

Acika Putri Yunianda


NPM 1713023056

LAPORAN MINGGUAN PLP 2

MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG 2021

Nama Mahasiswa : Acika Putri Yunianda


NPM : 1713023056
Program Studi : Pendidikan Kimia
Sekolah Mitra : SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung

Laporan Kegiatan Program PLP 2 (Minggu ke-6)


Hari
Kegiatan Aktivitas Pendukung Kendala Solusi
Tanggal
Senin Membantu Mahasiswa Mahasiswa - -
08/03/2021 guru membuat dan guru
pamong RPP sesuai pamong.
dalam mata
pengemba pelajaran
ngan RPP yang diampu
Selasa Mengganti Memberikan Kekompaka - -
kan guru materi n antara
09/03/2021
mata pelajaran dan mahasiswa
pelajaran sedikit dalam
yang tidak motivasi mejalankan
masuk untuk siswa perintah
pada hari yang
itu diberikan
oleh guru
Rabu Melakukan Membersihk Kerjasama - -.
piket di an ruang yang baik
10/03/2021
ruang guru guru, antar

28
melakukan mahasiswa
pengecekan PLP
kelas-kelas.
Kamis Cuti - - - -
bersama
11/03/2021
(Isra
Mi’raj)
Jumat menyusun Menyusun Mahasiswa - -
perangkat perangkat
12/03/2021
pembelajar pembelajaran
an seperti RPP,
media
pembelajaran
, LKPD dan
lain-lain

Bandar Lampung, 14 Maret 2021


Mahasiswa PLP,

Acika Putri Yunianda


NPM 17123056

LAPORAN MINGGUAN PLP 2


MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG 2021

Nama Mahasiswa : Acika Putri Yunianda


NPM : 1713023056
Program Studi : Pendidikan Kimia
Sekolah Mitra : SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung

Laporan Kegiatan Program PLP 2 (Minggu ke-7)


Hari
Kegiatan Aktivitas Pendukung Kendala Solusi
Tanggal
29
Senin Pengarahan - Penugasan Komunikasi - -
guru menjadi dan Koordinasi
15/03/2021
pamong pengawas MID yang baik
kepada semester kelas dengan guru
mahasiswa X pamong
PLP
Selasa Disukusi - Pembuatan Komunikasi - -
dengan paper antara
16/02/2021
mahasiswa pengesahan mahasiswa
PLP terkait lapoaran PLP PLP
laporan PLP 2
2 - Lembar
Penilaian PLP
2
Rabu Membuat Membuat laporan Mahasiswa Pembuat Dilanj
laporan PLP PLP 2 PLP an utkan
17/03/2021
2 laporan keeso
belum kan
selesai hariny
a
Kamis Pengwas - Menjadi Kerjasama - -
pelaksanaan pengawas Mid yang baik
18/03/2021
Mid Semester kelas antaramahasis
semester X mata
wa PLP dan
pelajaran
Fisika peserta didik

Jumat Mengomuni - Diskusi Komunikasi - -


kasikan bersama dan Koordinasi
19/03/2021
kepada kepala sekolah yang baik
pihak terkait waktu
antaramahasis
sekolah pelaksanaan
terkait penarikan/perp wa PLP dan
waktu isahan pihak sekolah
penarikan/p mahasiswa mitra
erpisahan PLP
mahasiswa
PLP
Sabtu Persiapan Berdiskusi Komunikasi - -
Perpisahan/ membuat konsep dan Koordinasi
20/03/2021
penarikan perpisahan/penari yang baik
mahasiswa kan mahasiswa antaramahasis
PLP PLP wa PLP
Minggu Persiapan - Memeriksa Komunikasi - -
Perpisahan/ kembali dan Koordinasi
21/03/2021
penarikan konsumsi yang baik
30
mahasiswa yang di antaramahasis
PLP II butuhkan di wa PLP.
hari
perpisahan
- Membuat
rowndown
acara

Bandar Lampung, 21 Maret 2021


Mahasiswa PLP,

Acika Putri Yunianda


NPM 1713023056

31
RPP

(Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)

Satuan Pendidikan : SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran : Kimia

Kelas/ Semester : X (Sepuluh)/ Genap

Materi Pembelajaran : Larutan Elektrolit dan non-elektrolit

Alokasi Waktu : 2 x 60 Menit

A. Kompetensi Dasar
1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur partikel materi sebagai wujud
kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang struktur partikel materi
sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat
tentatif.
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur,
objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti,
bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif)
dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang
diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkan perilaku kerja sama, santun, toleran, cinta damai dan
peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
3.8 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit
berdasarkan daya hantar listriknya.
4.8 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil
percobaan untuk mengetahui sifat larutan elektrolit dan larutan
nonelektrolit.

B. Tujuan Pembelajaran

a. Mensyukuri ciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa sifat larutan yang
dapat menghantarkan arus listrik dan pengelompokkannya menjadi
32
larutan elektrolit dan nonelektrolit sebagai wujud pemikiran kreatif
manusia setelah melakukan percobaan, mengamati, mengidentifikasi,
mengelompokkan serta menyimpulkan hasil percobaan dengan baik dan
sungguh-sungguh.

b. Siswa dapat menunjukkan rasa antusias yang ditunjukkan dengan sikap


aktif dalam bertanya, dan komunikatif dalam melakukan percobaan,
menuliskan dan menyajikan hasil percobaan dengan baik dan benar.

c. Siswa dapat merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta


menyajikan hasil percobaan untuk mengetahui sifat larutan elektrolit dan
larutan non-elektrolit melalui kegiatan mengamati, mengidentifikasi, dan
mengelompokkan hasil percobaaan dengan baik dan sungguh-sungguh.

d. Siswa dapat menjelaskan sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit


setelah melakukan percobaan dan menganalisis hasil uji daya hantar
listrik dengan baik dan teliti.

e. Siswa dapat mengelompokkan sifat larutan elektrolit berdasarkan


kekuatan daya hantar listriknya setelah melakukan percobaan uji daya
hantar listrik larutan.

f. Siswa dapat menjelaskan penyebab larutan elektrolit menghantarkan arus


listrik.

g. Siswa dapat menyebutkan jenis senyawa yang dapat menghantarkan


listrik.

C. Materi Ajar

 Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik.

 Larutan non-elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus


listrik.

 Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang mempunyai daya hantar listrik
yang baik.

 Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang daya hantar listriknya lemah.

33
 Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik dikarenakan adanya
ion-ion yang dapat bergerak bebas. Ion-ion itu lah yang menghantarkan
listrik melalui larutan.

 Larutan elektrolit kuat menghasilkan ion-ion yang banyak karena


terionisasi sempurna.

 Elektrolit lemah ion-ion yang dihasilkan sedikit karena larutan tidak


terionisasi sempurna ( ionisasi sebahagian).

 Adanya reaksi ionisasi menghasilkan gas sehingga terbentuk gelembung


pada larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah

Misalnya HCl(aq) → H+(aq) + Cl - (aq)

 Jenis ikatan pada senyawa elektrolit mempengaruhi kekuatan hantaran


listrik. Jenis ikatan elektrolit ini ada dalam senyawa ion dan senyawa
kovalen polar.
a) Senyawa ion
Dalam kristal (padatan) ion-ion tidak bergerak bebas melainkan
diam pada tempatya. Oleh karena itu pdatan senyawa ion tidak dapat
menghantarkan listrik. Akan tetapi, jika senyawa ion dilelehkan atau
dilarutkan ion-ionnya dapat bergerak bebas sehingga ,mampu
menghantarkan listrik
b) Senyawa kovalen polar
Berbagai zat dengan molekul polar, seperti HCl jika dilarutkan
dalam air dapat mengalami ionisasi sehingga larutan dapat
menghantarkan listrik. Hal ini terjadi karena adanya gaya taerik
menarik antar molekul polar tersebut sehingga suatu gaya tarik-
manarik dapat memuruskan ikatan-ikatan dalam molekul tersebut.

1. Metode Pembelajaran

Pendekatan : Scientific

Metode pembelajaran : Diskusi, percobaan, presentasi

2. Kegiatan Pembelajaran

34
Pertemuan ke-1

Alokasi

Kegiatan Deskripsi waktu

Pendahuluan 1. Guru membuka pelajaran dan memeriksa 5 menit


kehadiran siswa

2. Guru memberikan sedikit motivasi

3. Guru mengulas materi yang telah dipelajari pada


pertemuan sebelumnya yaitu ikatan kimia
sebagai materi prasyarat.

4. Guru membagi kelompok dan meminta siswa


untuk duduk berkelompok

Intii  Mengumpulkan data/Percobaan 45 menit

1. Guru meminta siswa membaca prosedur uji daya


hantar listrik larutan yang telah disediakan oleh
guru.
2. Guru meminta siswa untuk mengamati
gejalayang timbul ketika larutan diuji dengan
alat uji daya hantar listrik berupa nyala lampu
dan gelembung gas.
3. Guru meminta siswa mengisi tabel hasil
pengamatan berdasarkan hasil percobaan yang
diperoleh menggunakan tanda centang( ).
4. Guru meminta siswa menganalisis data hasil
percobaan dan mendiskusikan beberapa
pertanyaan yang telah disajikan bersama teman
kelompok.
5. Guru meminta siswa untuk menggolongkan
larutan yang telah diuji ke dalam larutan
elektrolit kuat,elektrolit lemah,dan larutan non
elektrolit.

35
 Mengkomunikasikan

1. Guru menunjuk salah satu kelompok untuk


menyampaikan hasil diskusi mengenai uji daya
hantar listrik larutan.

2. Guru memberikan kesempatan kepada kelompok


lain untuk menanggapi hasil diskusi dari
kelompok yang presentasi.

3. Guru memberikan penguatan atas kesimpulan


yang didapat dari hasil diskusi.

Penutup  Guru memberikan umpan balik terhadap proses 10 menit


dan hasil pembelajaran dengan cara bertanya
mengenai kepahaman siswa tekait larutan
elektrolit (kuat dan lemah) dan larutan non-
elektrolit.
 Guru memberikan tindak lanjut melalui
pemberian tugas individu maupun kelompok
tekait larutan elektrolit (kuat dan lemah) dan
larutan non-elektrolit.

 Guru menginformasikan rencana kegiatan


pembelajaran untuk kegiatan berikutnya.

Pertemuan ke-2 dan Pertemuan ke-3

Kegiatan Deskripsi Alokasi


waktu
Pendahuluan 1. Guru membuka pelajaran dan memeriksa 5 menit
kehadiran siswa

2. Guru memberikan sedikit motivasi

3. .guru meminta siswa untuk duduk secara


berkelompok.

36
Inti kegiatan 1: 50 Menit

 Mengamati
 Guru meminta siswa untuk mengamati
Mengamati gambar padatan NaCl, lelehan NaCl
dan larutan NaCl
 Menanya
 Guru meminta siswa memberikan pertanyaan
 Mengumpulkan data
 Dari pertanyaan ini siswa yang lain diminta
guru untuk memberikan jawaban sementara dan
mencari informasi.
 Hasil informasi dari berbagai sumber belajar
didiskusikan dengan sesama temannya.
 Mengasosiasi
 Dari hasil pengamatan siswa setiap kelompok
mengidentifikasi gambar Mengamati gambar
padatan NaCl, lelehan NaCl dan larutan NaCl
 Siswa mengidentifikasi perbedaan gambar
padatan NaCl, lelehan NaCl dan larutan NaCl
 Guru meminta siswa menghubungkan hasil
identifikasi terhadap daya hantar listriknya
 Mengkomunikasikan
 Guru meminta siswa menyimpulkan penyebab
larutan elektrolit kuat dan lemah mampu
menghantarkan listrik

kegiatan 2:

 Mengamati
 Guru mengajukan perintah :
“identifikasilah dengan teliti video beserta
keterangan ini”
 Siswa melakukan diskusi,mengemukakan

37
pendapat yang berbeda – beda serta
bekerjasama dalam kelompok untuk
mengemukakan berbagai pertanyaan mengenai
daya hantar listrik larutan NaCl, larutan cuka
dan molekul larutan gula sesudah dicelupkan
elektroda.
 Mengumpulkan data
 Siswa melakukan diskusi mengenai hal-hal
yang tidak dipahami dan bekerja sama dalam
kelompok untuk menuliskan pertanyaan
 Mengasosiasi
 Siswa diberikan gambar mengenai
submikroskopis larutan NaCl dan larutan gula
sebelum dan setelah dicelupkan elektroda dan
sesudah dicelupkan elektroda.
 Siswa menganalisis perbedaan sebaran ion –
ion NaCl, cuka dan gula sebelum dan setelah
di celupkan elektroda
 Siswa membandingkan nyala lampu dan
gelembung gas yang terjadi pada larutan NaCl
dan larutan cuka ketika dialiri arus listrik
 Siswa menyimpulkan penyebab larutan NaCl
dan larutan cuka dapat menghantarkan arus
listrik yang ditandai dengan adanya nyala
lampu dan gelembung gas , sedangkan larutan
gula tidak
 Mengkomunikasikan
Guru meminta beberapa siswa menyampaikan
kesimpulkan dari hasil diskusi

Kegiatan 3

38
 Mengamati
 Guru memberikan gambar mengenai percobaan
daya hantar listrik pada larutan NaCl dan larutan
HCl
 Siswa mengidentifikasi gambar 1 beserta
keterangannya
 Menanya
 Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk
bertanya berdasarkan gambar 1 beserta
keterangannya
 Siswa melakukan diskusi dengan teman
sekelompok (siswa mengemukakan pendapat
dengan berbagai jawaban) dan bekerjasama
dalam kelompok untuk memecahkan suatu
masalah.
 Mencoba
 Guru memberikan gambar submikroskopis ikatan
pada senyawa ion dan senyawa kovalen polar.
 Siswa mengamati sebaran ion – ion pada larutan
NaCl dan larutan HCl
 Siswa melakukan diskusi dan bekerja sama
dalam kelompok untuk menjawab beberapa
pertanyaan-pertanyaan dari guru dalam LKS
secara teliti dan displin.
 Menalar
 Siswa mengidentifikasi keterkaitan antara
gambar 1 dan gambar 2
 Siswa menggolongkan NaCl dan HCl kedalam
larutan elektrolit kuat
 Siswa menggolongkan NaCl dan HCl kedalam
senyawa elektrolit kuat dengan ikatan yang

39
berbeda
 Siswa mengelompokkan larutan berdasarkan
jenis ikatan pada masing–masing senyawa
 Siswa menyimpulkan mengenai larutan yang
termasuk senyawa ion dan senyawa kovalen
polar
 Mengkomunikasikan
 Guru meminta perwakilan kelompok untuk
mempersentasikan hasil diskusinya dan siswa
lain mendengarkan dengan baik dan juga
tanggap serta dievaluasi oleh kelompok lain.
 Guru memberikan kesempatan kepada
kelompok yang tidak persentasi untuk
menanggapi mengenai hasil diskusi kelompok
yang sedang persentasi dan mendapatkan poin
penilaian kelompok

Penutup  Guru memberikan umpan balik terhadap proses


dan hasil pembelajaran
 Guru melakukan kegiatan tindak lanjut dengan
pemberian tugas individu
 Guru menginformasikan rencana kegiatan
pembelajaran untuk kegiatan berikutnya
 Guru menutup pertemuan hari ini dengan
mengucap salam

3. Alat dan Sumber Belajar

1. Alat dan Bahan

 Alat :

 LCD Projector

40
 Laptop

 Alat-alat praktikum :

- Gelas kimia 50 ml : 6 buah

- Alat penguji elektrolit : 1 buah

- Kertas tissue : secukupnya

 Bahan :

 Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

 Bahan praktikum:

- Asam Cuka

- Jeruk nipis

- Larutan Gula

- Larutan Garam

- Etanol

2. Sumber belajar

Sudarmo,Unggul. 2013. Kimia Untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta:


Erlangga.

Modul Pengayaan Untuk SMA/MA

Internet

4. Penilaian proses dan Hasil belajar

1. Teknik

Teknik tes dan non tes

2. Bentuk

Tes : pilihan genap dan uraian

Non tes : observasi perilaku siswa

3. Instrumen (Tes dan Non tes)

41
4. Kunci dan pedoman penskoran

5. Tugas

42
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Kelompok :
Anggota Kelompok :
1. …………………………………………
2. ………………………………………….
3. ………………………………………....
4. …………………………………………..

Mata Pelajaran : Kimia


Kelas/Semester : X IPA/ 2
Alokasi Waktu : 1 x 60 menit
Materi Pokok : Daya Hantar Listrik Larutan Elektrolit (Kuat dan Lemah)
dan Larutan Non-Elektrolit

PETUNJUK:

1. Setiap siswa harus


membaca LKPD ini
dengan seksama
2. Diskusikan setiap
pertanyaan dan
permasalahan yang ada
dalam LKPD ini melalui
diskusi sesama anggota
kelompok
Kompetensi Dasar: 3. Jika ada pertanyaan yang
kurang jelas, silahkan
3.8 Menganalisis sifat larutan berdasarkan daya hantar
tanyakan kepada guru
listriknya
4.8 membedakan daya hantar listrik berbagai larutan
melalui perancangan dan pelaksanaan percobaan

MENCOBA
43
PROSEDUR PERCOBAAN:

1. Sediakan alat dan larutan uji yang akan diuji, yaitu larutan
asam asetat, jeruk nipis, larutan gula, larutan garam, dan
etanol
2. Celupkan alat penguji elektrolit pada larutan uji satu
persatu
3. Amati lampu dan keadaan sekitar elektroda karbon, catat
dalam tabel hasil pengamatan
4. Bersihkan elektroda karbon menggunakan tissue sebelum
melakukan uji pada larutan lain.

Alat:

..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
.........................................................................................................................

Bahan:

..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..........................................................................................................................

Tuliskan Hasil Pengamatan Pada Tabel Hasil Pengamatan!

Gelembung
Nyala Lampu
Gas
Larutan
Tidak
Terang Redup Ada Tidak Ada
Menyala

44
Larutan cuka

Jeruk nipis

Larutan gula

Larutan garam

Etanol

MENGASOSIASI

1. Larutan apa sajakah yang dapat menyalakan lampu dan/atau menimbulkan


gelembung gas?

2. Jadi, apa yang dimaksud dengan larutan elektrolit?

3. Larutan apa sajakah yang tidak dapat menyalakan lampu dan tidak dapat
menimbulkan gelembung gas?

4. Jadi, apa yang dimaksud dengan larutan non elektrolit

45
5. Larutan apa sajakah yang dapat membuat nyala lampu terang dan terdapat
gelembung gas yang banyak?

6. Jadi, apa yang dimaksud dengan larutan elektrolit kuat?

7. Larutan apa sajakah yang dapat membuat nyala lampu redup dan/atau hanya
memiliki gelembung gas yang sedikit?

8. Jadi, apa yang dimaksud dengan larutan elektrolit lemah?

Dari hasil diskusi yang telah kalian lakukan golongkanlah larutan-larutan


tersebut kedalam larutan elektrolit kuat, larutan elektrolit lemah, dan larutan
non elektrolit!

larutan elektrolit kuat larutan elektrolit lemah larutan non elektrolit

46
47
KELOMPOK :
ANGGOTA KELOMPOK :
1.
2.
3.
4.
5.

Mata Pelajaran : Kimia


Kelas/Semester : X IPA/ 2
Alokasi Waktu : 2 x 60 menit
Materi Pokok : Larutan Elektrolit dan Larutan Non-Elektrolit
Sub Materi Pokok : Daya Hantar Listrik Larutan Elektrolit dan Non-
elektrolit

Indikator Proses PencapaianKompetensi :


4.8.1 Mengamati data hasil percobaan yang telah dilakukan
4.8.2 Mengidentifikasi perbedaan daya hantar listrik pada data hasil
percobaan
4.8.3 Mengamati gambar padatan NaCl, lelehan NaCl dan larutan NaCl
4.8.4 Mengidentifikasi penyebab terjadinya perbedaan daya hantar listrik
pada masing – masing fase NaCl
4.8.5 Menyimpulkan penyebab larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah
dapat menghantarkan arus listrik

4.8.6 Mengamati video daya hantar listrik dari larutan yang berbeda – beda
yaitu larutan garam, larutan cuka dan larutan gula
4.8.7 Mengidentifikasi pergerakan ion – ion dari NaCl dan CH3COOH
setelah dialiri arus listrik
48
4.8.8 Mengidentifikasi gambar banyaknya gelembung gas pada setiap
larutan
4.8.9 Menyimpulkan keterkaitan video dan gambar 1 yang telah disajikan
4.8.10 Mengamati terangnya nyala lampu pada larutan elektrolit namun
dengan jenis ikatan yang berbeda
4.8.11 Mengamati gambar submikroskopis dari larutan elektrolit dengan
jenis ikatan yang berbeda
4.8.12 Mengamati ikatan yang terjadi pada masing - masing larutan elektrolit
4.8.13 Menyimpulkan jenis ikatan tehadap kemampuan menghantarkan arus
listrik pada larutan elektrolit

PETUNJUK:
1. Setiap siswa harus membaca LKPD ini dengan seksama.
2. Diskusikan setiap pertanyaan dan permasalahan yang ada
dalam LKPD ini melalui diskusi dengan sesama anggota
kelompok.
3. Jikaadapertanyaan yang kurangjelassilahkan tanyakan
kepada guru yang bersangkutan

KEGIATAN 1

MENGAMATI
Berikut ini adalah tabel data hasil percobaan beberapa larutan yang dapat
menghantarkan arus listrik dan tidak dapat dapat menghantarkan arus listrik:

NO Larutan Nyala Ada Tidak ada


Lampu gelembung gelembung

1 Asam Menyala 
Klorida

1 Air aki Menyala 

49
(H2SO4)

2 Larutan Menyala 
garam dapur
(NaCl)

3 Air kapur Menyala 


(Ca(OH)2)

4 Larutan gula Tidak 


menyala

5 Larutan urea Tidak 


menyala

MENANYA
Berdasarkan data hasil percobaan yang sudah kalian baca diatas, apa yang dapat
anda tanyakan?

MENGUMPULKAN INFORMASI

Diskusikanlah dengan teman sekelompokmu mengenai penyebab perbedaan


kemampuan larutan elektrolit dan non elektrolit dalam menghantarkan arus listrik!

50
MENGASOSIASI

Gambar ini merupakan gambar submikroskopis dari sebaran ion – ion NaCl yang
berbentuk padatan, lelehan dan larutan. Untuk dapat menjawab pertanyaan –
pertanyaan kalian sebelumnya, maka perhatikanlah gambar sebelumnya dan juga
gambar berikut ini.

Gambar 1
A B C

padatan NaCl lelehan NaCl larutan NaCl

51
Gambar 2

Berdasarkan gambar 1 dan gambar 2 yang ada di atas, diskusikanlah jawaban dari
pertanyaan – pertanyaan di bawah ini bersama teman sekelompokmu

1. Apa yang bisa kalian amati dari gambar 2?

........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................

2. Bagaimanakah penyebaran ion – ion yang terjadi dari fase yang berbeda –
beda pada gambar 2 ?
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................

3. Bagaiamanakah nyala lampu pada padatan, lelehan dan larutan NaCl saat
dialiri arus listrik di gambar 1?
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
52
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................
4. Apakah kaitan dari gambar 1 dan gambar 2?
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................

5. Mengapa NaCl larutan saat dialiri arus listrik memiliki nyala lampu yang
paling terang?
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................

MENGKOMUNIKASI
Sampaikan hasil diskusi kalian

KEGIATAN 2

MENGAMATI:
Amatilah video yang tertera pada power point yang ditampilkan!

53
Video diatas merupakan gambar yang menunjukkan daya hantar listrik dari
larutan gula, larutan cuka, dan larutan garam. Larutan garam merupakan senyawa
ion dan termasuk larutan elektrolit kuat. Sedangkan larutan cuka merupakan
senyawa kovalen polar dan termasuk larutan elektrolit lemah. Dan larutan gua
merupakan senyawa kovalen nonpolar dan termasuk larutan non elektrolit.
Berdasarkan gambar diatas, mengapa larutan garam dan larutan cuka dapat
membuat lampu menyala? Bagaiamana penyebaran ion yang terjadi pada masing
– masing larutan? Identifikasilah video di atas secara teliti.

MENANYA
Berdasarkan gambar dan keterangan di atas, ajukanlah pertanyaan yang belum
dimengerti

....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................

MENGASOSIASI

Selain dapat membuat lampu menyala, larutan elektrolit juga dapat menghasilkan
gelembung gas. Dan juga ada aliran elektron dari elektroda positif ke elektroda
negatif. Di bawah ini merupakan gambar – gambar yang menunjukkan adanya
perubahan saat masing – masing larutan dicelupkan elektroda ke dalamnya lalu
dialiri arus listrik. Untuk itu perhatikanlah gambar dan keterangan – keterangan
yang ada di bawah ini

54
Gambar 1

LARUTAN GARAM

NaCl(aq) → Na+(aq) + Cl-(aq) ←


Elektron

Sebelum dicelupkan elektroda Setelah dicelupkan elektroda

LARUTAN CUKA

CH3COOH(aq) → H+(aq) + CH3OO-(aq)

Elektron

Sebelum dicelupkan elektroda Setelah dicelupkan elektroda

55
LARUTAN GULA

C12H22O11(s) → C12H22O11(aq)

Sebelum dicelupkan elektroda Sesudah dicelupkan elektroda

MENALAR

Berdasarkan gambar 1, jawablah pertanyaan – pertanyaan berikut ini bersama


teman sekelompokmu

1. Bagaimana penyebaran ion yang terjadi pada masing – masing larutan


sebelum dicelupkan elektroda dan sesudah dicelupkan elektroda?
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................

2. Bagaimana perbandingan gelembung gas yang terjadi pada larutan garam


dan larutan cuka?
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
56
........................................................................................................................
......................................................................................................

3. Mengapa pada larutan garam dan larutan cuka terdapat gelembung gas
sedangkan pada larutan gula tidak ada gelembung gas?
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................

4. Mengapa pada larutan garam dan larutan cuka nyala lampu dan gelembung
gas nya tidak sama meskipun sama – sama larutan elektrolit?
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................

5. Sebutkan kesimpulan – kesimpulan yang bisa diperoleh dari gambar 1 dan


video diatas
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................

Mengkomunikasikan

Persentasikan hasil diskusi kelompok kalian didepan kelas!

57
KEGIATAN 3
MENGAMATI

Amatilah gambar dibawah ini dengan teliti

Seperti yang sudah dipelajari sebelumnya, bahwa kita dapat membedakan antara
larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Dari gambar diatas, diketahui bahwa
NaCl dan HCl merupakan larutan elektrolit kuat sehingga memiliki nyala lampu

58
yang sangat terang ketika dicelupkan elektroda dan dialiri arus listrik. Namun jika
dilihat dari ikatannya, NaCl dan HCl memiliki jenis ikatan yang berbeda. Jika
dilihat dari jenis ikatannya, NaCl termasuk ke dalam senyawa ion dan HCl adalah
senyawa kovalen polar.

Ajukanlah pertanyaan berdasarkan gambar dan keterangannya di atas

....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................

Ikatan ionik pada senyawa NaCl:

Ikatan kovalen pada HCl:

59
Berikut adalah interaksi molekul NaCl yang terjadi dalam pelarut air:

Berikut adalah larutan HCl dalam pelarut air:

HCl(l) + H2O(aq) H3O+(aq) + Cl-(aq)

60
1. Berdasarkan gambar 1, gambar 2 dan percobaan yang telah kalian lakukan,
termasuk ke dalam golongan manakah larutan NaCl dan HCl? Apakah
elektrolit atau non elektrolit?
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................

2. Apakah larutan NaCl dan HCl memiliki jenis ikatan yang sama? Apakah
jenis ikatan mereka?
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................

3. Mengapa HCl bisa memiliki daya hantar listrik yang kuat meskipun bukan
termasuk senyawa ion?
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................

4. Apakah HCl dapat terionisasi seperti NaCl di dalam air? Tuliskan


persamaan reaksinya.
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
61
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................

5. Simpulkan dan jelaskan jenis – jenis ikatan untuk larutan elektrolit kuat
berdasarkan gambar 1, gambar 2 dan percobaan yang telah kalian
lakukan.
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
......................................................................................................

MENGKOMUNIKASIKAN

Presentasikanlah hasil diskusi yang kalian dapatkan ke depan kelas.

62
Oleh:
Acika Putri Yunianda

A. KompetensiDasar

63
3.9 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit
berdasarkan daya hantar listriknya.
4.9 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan sertamenyajikan
hasilpercobaan untuk mengetahui sifat larutan elektrolit dan larutan non
elektrolit.

B. Indikator Pencapaian Kompetensi


3.8.1. Menuliskan pengertian larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit.
3.8.2. Menyebutkan contoh larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit.
3.8.3. Menuliskan pengertian larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit
lemah.
3.8.4. Menyebutkan contoh larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit
lemah.
3.8.5. Menyebutkan contoh-contoh lain larutan elektrolit kuat, larutan
elektrolit lemah, dan larutan non-elektrolit dalam kehidupan sehari-
hari.
3.8.6. Menjelaskan penyebab larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah
dapat menghantarkan arus listrik

3.8.7. Menggolongkan berbagai larutan yang digunakan dalam percobaan


kedalam senyawa ion, senyawa kovalen polar dan senyawa kovalen
non polar

3.8.8. Menjelaskan jenis ikatan pada larutan elektrolit\

Petunjuk Menggunakan Bahan Ajar

1. Bacalah bahan ajar dengan teliti dan seksama.


2. Gunakan bahan ajar ini sebagai informasi singkat tentang materi, dan
untuk mengetahui urutan yang ada pada mata pelajaran ini.
3. Bahan ajar ini perlu dilengakapi dengan Lembar Kerja Peserta Didik
(LKPD).

64
4. Apabila ada yang kurang dimengerti, pelajari kembali atau tanyakan pada
guru.

Tujuan Pembelajaran

a. Mensyukuri ciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa sifat larutan yang dapat
menghantarkan arus listrik dan pengelompokkannya menjadi larutan
elektrolit dan nonelektrolit sebagai wujud pemikiran kreatif manusia
setelah melakukan percobaan, mengamati, mengidentifikasi,
mengelompokkan serta menyimpulkan hasil percobaan dengan baik dan
sungguh-sungguh.

b. Siswa dapat menunjukkan rasa antusias yang ditunjukkan dengan sikap


aktif dalam bertanya, dan komunikatif dalam melakukan percobaan,
menuliskan dan menyajikan hasil percobaan dengan baik dan benar.

c. Siswa dapat merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan


hasil percobaanuntuk mengetahui sifat larutan elektrolit dan larutan non-
elektrolit melalui kegiatan mengamati, mengidentifikasi, dan
mengelompokkan hasil percobaaan dengan baik dan sungguh-sungguh.

d. Siswa dapat menjelaskan sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit


setelah melakukan percobaan dan menganalisis hasil uji daya hantar listrik
dengan baik dan teliti.

e. Siswa dapat mengelompokkan sifat larutan elektrolit berdasarkan kekuatan


daya hantar listriknya setelah melakukan percobaan uji daya hantar listrik
larutan.

f. Siswa dapat menjelaskan penyebab larutan elektrolit menghantarkan arus


listrik.

g. Siswa dapat menyebutkan jenis senyawa yang dapat menghantarkan


listrik.

65
Peta Konsep

Fenomena menarik
Pernahkah kalian menaiki kendaraan sepeda motor ataupun mobil?
Mungkin kalian pernah melihat orang tuan kalian mengendarainya. Sebelum
mengendarainya maka menekan tombol starter untuk menyalakan kendaraan
tersebut. Mengapa yaa kendaraan tersebut bisa hidup? Ya,karena dalam
sepeda motor terdapat larutan elektrolit yaitu aki.

Materi Ajar

1. Pengertian Larutan

Larutan adalah Campuran homogen dari dua zat atau lebih, dimana salah
satunya bertindak sebagai zat terlarut sedangkan yang lainnya sebagai zat
pelarut. Larutan terdiri atas zat terlarut dan pelarut. Berdasarkan daya hantar
listriknya, larutan dibedakan dalam dua macam, yaitu larutan elektrolit dan
larutan non elektrolit.

66
2. Larutan Elektrolit

Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus


listrik.Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik dikarenakan
adanya ion-ion yang dapat bergerak bebas. Ion-ion itu lah yang
menghantarkan listrik melalui larutan.

Contoh larutan elektroli : asam cuka,jeruk nipis,larutan NaCl,larutan


HCl,larutan NaOH,dll.

Adanya reaksi ionisasi menghasilkan gas sehingga terbentuk gelembung


pada larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah

Misalnya HCl(aq) → H+(aq) + Cl - (aq)

Berdasarkan kekuatan daya hantar listrik, larutan elektrolit dibagi


menjadi:

a. Larutan Elektrolit Kuat

Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang mempunyai daya hantar listrik
yang baik.Larutan elektrolit kuat menghasilkan ion-ion yang banyak
karena terionisasi sempurna.

Contoh dari larutan elektrolit kuat antara lain NaCl, MgCl2, HCl, NaOH,
dll.

b. Larutan Elektrolit Lemah

67
Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang daya hantar listriknya
lemah.Elektrolit lemah ion-ion yang dihasilkan sedikit karena larutan
tidak terionisasi sempurna ( ionisasi sebahagian).

Contoh dari larutan elektrolit lemah antara lain CH3COOH, HCN,


NH4OH, dll.

3. Larutan Non-Elektrolit

Larutan non-elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus


listrik.

Contoh : larutan urea, larutan sukrosa, larutan glukosa, alkohol dan lain-lain.

a)Larutan non-elektrolit ; b) Larutan elektrolit lemah; c) Larutan elektrolit


kuat

 RANGKUMAN

1. Larutan elektolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik


2. Larutan non-elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus
listrik
3. Larutan elektrolit dapat dibedakan menjadi larutan elektrolit kuat dan
larutan elektrolit lemah
4. Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang mempunyai daya hantar yang
baik (kuat).
5. Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang daya hantar listriknya lemah.

68
Latihan

Latihan 1

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat (a,b,c,d atau e)

1. Sifat yang manakah yang cocok untuk larutan X agar larutan tersebut dapat
disebut dengan larutan elektrolit lemah
I. Dapat menghantarkan listrik
II. Memiliki derajat ionisasi = 1
III. Memiliki derajat ionisasi = 0,7
IV. Tidak terionisasi
V. Terionisasi sempurna dalam air
a. I, II, c. I, IV e. II, V
b. I, III d. III, V
2. Pernyataan yang benar mengenai larutan elektrolit lemah adalah
a. larutan yang tidak mampu menghantarkan arus listrik
b. Larutan yang mampu memerahkan lakmus biru
c. Larutan yang mampu menghidupkan nyala lampu yang terang dan
gelembung yang banyak
d. Larutan yang mengionisasi sebagian
e. Larutan yang mengionisasi semua
3. Di antara zat berikut yang larutannya dalam air tidak dapat menghantarkan
listrik adalah
a. HCl c. NaCl e. sukrosa
b. NaOH d. AgCl
4. Berikut ini adalah data hasil pengujian daya hantar listrik terhadap beberapa
larutan
Larutan Pengamatan
Lampu Gelembung gas
1 Menyala terang Ada
2 Tidak menyala Ada
3 Tidak menyala Tidak ada
4 Tidak menyala Tidak ada
5 Menyala redup Ada

69
Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa….
a. Larutan 1 dan 3 berturut-turut merupakan larutan elektrolit lemah dan
larutan non-elektrolit
b. Larutan 1 dan 2 berturut-turut merupakan larutan elektrolit kuat dan
larutan non-elektrolit
c. Larutan 2 dan 5 berturut-turut merupakan larutan elektrolit lemah
d. Larutan 3 dan 5 berturut-turut merupakan larutan elektrolit lemah dan
larutan non-elektrolit
e. Larutan 1 dan 5 merupakan elektrolit lemah
5. Di bawah ini, yang dapat menghantarkan listrik paling baik adalah..
a. larutan gula 0,1 M d. larutan asam asetat 1 M
b. larutan asam asetat 0,1 M e. larutan NaCl 1M
c. larutan NaCl 0,1 M

Latihan 2

Jawablah soal dibawah ini dengan tepat dan cermat

1. Apa yang dimaksud dengan:


a. Larutan elektrolit
b. Larutan non-elektrolit
2. Jelaskan sifat-sifat dari larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit
3. Sebutkan 3 contoh larutan elektrolit dan 3 contoh larutan non-elektrolit dalam
kehidupan sehari-hari.
4. Larutan NaOH dan HCl merupakan larutan elektrolit lemah atau kuat?
Jelaskan berdasarkan sifat-sifat dari larutan elektrolit lemah atau kuat!

70
 Penyebab Daya Hantar Listrik Larutan

Pendahuluan

Bahan konduktor listrik yang paling lazim adalah logam. Meskipun demikian pada
tekanan rendah dan tekanan tinggi, gas juga dapat menghantarkan listrik. Bagaimana
halnya dengan zat cair? Adakah zat cair yang dapat menghantarkan listrik?

Dalam kehidupan sehari-hari penghantar listrik yang sering kita temui adalah logam,
seperti tembaga. Namun, air aki pada motor atau kendaaan lainnya yang berupa larutan
juga dapat menghantarkan arus listrik. Jika Anda berangkat ke sekolah, Anda biasanya
menggunakan alat transportasi, seperti mobil, bus, atau sepeda motor. Apakah Anda tahu
kendaraan yang Anda gunakan memakai larutan kimia untuk menghasilkan tenaga
listrik? Suatu kendaraan bermotor biasanya menggunakan aki untuk menghidupkan
mesin. Aki ini dapat menghantarkan listrik sehingga pada malam hari Anda juga dapat
menggunakan kendaraan karena penerangan lampu yang dihasilkan aki.

Mengapa ketika kita memegang saklar listrik dalam keadaan tangan kita basah kita dapat
tersengat listrik? Pernahkah terpikirkan oleh Anda mengapa air dapat mengalirkan arus
listrik? Oleh karena itu penting bagi kita untuk mempelajari sebab suatu senyawa dapat
menghantarkan arus listrik.

Dari hasil percobaan kita telah mengetahui contoh senyawa elektrolit melalui gejala
yang ditimbulkan. Namun, apakah kita tahu bagaimana proses suatu larutan mampu
menghantarkan listrik tersebut? Adakah sesuatu zat atau hal lainnya yang tergandung
dalam larutan tersebut. Oleh karena itu penting untuk kita mengetahui penyebab larutan
elektrolit mampu menghantarkan listrik dan larutan nonelektrolit tidak mampu
menghantarkan listrik yang terlihat dari gejala yang ditimbulkan .

Larutan memiliki peran besar dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh diantaranya
yaitu air mineral yang kita konsumsi sehari-hari, larutan elektrolit, dan air garam. Selain
itu kita sering tidak menyadari bahwa ternyata larutan-larutan diatas bisa menghantarkan
listrik jika disambungkan dengan alat uji tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, kita
sering mendengar kata larutan. Peran larutan sangat penting di antaranya ialah cairan
tubuh kita yang mengandung komponen larutan dari berbagai zat kimia, mineral yang
terdapat di kulit bumi kebanyakan ditemukan dalam bentuk larutan, serta reaksi kimia di
laboratorium dan industri kebanyakan berlangsung dalam bentuk larutan. Oleh karena itu
kita perlu memahami suatu larutan dengan berdasarkan jenis senyawanya.

71
Materi Ajar

1. Penyebab larutan mampu bersifat elektrolit dan nonelektrolit


Pada tahun 1884, Svante Arrhenius, ahli kimia terkenal dari Swedia
mengemukakan teori elektrolit yang sampai saat ini teori tersebut tetap
bertahan padahal ia hampir saja tidak diberikan gelar doktornya di
Universitas Upsala, Swedia, karena mengungkapkan teori ini. Menurut
Arrhenius, larutan elektrolit dalam air terdisosiasi ke dalam partikel-partikel
bermuatan listrik positif dan negatif yang disebut ion (ion positif dan ion
negatif) Jumlah muatan ion positif akan sama dengan jumlah muatan ion
negatif, sehingga muatan ion-ion dalam larutan netral. Ion-ion inilah yang
bertugas mengahantarkan arus listrik. Larutan yang dapat menghantarkan
arus listrik disebut larutan elektrolit.
Larutan mampu bersifat elektrolit disebebkan karena perbedaan sebaran ion-
ion dalam bentuk larutan , lelehan dan padatan NaCl .

Gambar. 1.1. Perbedaan sebaran ion-ion NaCl dalam bentuk larutan ,


lelehan dan padatan NaCl .

NaCl pada fase padatan memiliki susunan ion yang terikat. Hal ini
mengakibatkan tidak ada pergerkan ion dalam fase padatannya oleh sebab itu
pada fase padatan NaCl tidak dapat menghantarkan arus listrik .pada fase
lelehan dan larutan ion –ion pada NaCl bergerak bebas sehingga lelehan atau
larutan dapat menghantarkan listrik ( bersifat elektrolit).

72
Larutan mampu bersifat elektrolit dan non elektrolit disebebkan karena
perbedaan sebaran ion-ion larutan gula dengan sebaran molekul-molekul
larutan gula saat sebelum dan setelah dicelupkan elektroda.

73
Gambar. 1.2. Perbedaan sebaran ion-ion larutan NaCl, larutan cuka dan
larutan gula sebelum dan sesudah dicelupkan elektroda .

Larutan adalah suatu campuran homogeny antara dua zat atau lebih dimana
partikel-partikel dari komponen-komponen penyusunnya tersebut secara
merata. Komponen-komponen larutan adalah pelarut atau (Biasanya dengan
jumlah lebih banyak) dan zat terlarut (Biasanya dengan jumlah sedikit).
Dikegiatan ini, jenis pelarut yang akan dibahas adalah air. Air berbagai alasan
mengapa air merupakan pelarut yang umum ditemui dan digunakan. Hal ii
antara lain karena ketersediaan air yang melimpah dialam. Disamping itu,
sifat air yang mampu melarutkan berbagai macam zat, menyebabkan reaksi
kimia sebagian besar berlangsung dalam pelarut air dapat membentuk larutan.

2. Larutan Elektrolit dan Non elektrolit


Larutan dapat digolongkan kedalam larutan elektrolit dan non elektrolit
berdasarkan daya hantar listriknya.
Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat mengahantarkan arus listrik,
sedangkan larutan Nonelektrolit tidak dapat mengantarkan arus listrik.
Apakah yang menyebabkan larutan elektrolit dapat menghantarkan arus
listrik?
Berdasarkan percobaan dilakukan oleh svante agust Arrhenius
(1884),seorang ahli kimia berkebangsaan swedia, diketahui bahwa jika arus

74
listrik dialirkan pada suatu larutan akan terjadi proses ionisasi (penguraian)
yang menghasilkan ion-ion.
Terjadi pada zat padat ionik yang dilelahkan. Ikatan ion terputus pada saat
pelelehan dan terurai menjadi ion-ion. Misalnya, senyawa
NaCl(l),KCl(l),dan CaO(l) dapat menghantarkan arus listrik, tetapi NaCl(s),
KCl(s), dan CaO(s) tidak dapat menghantarkan arus listrik. Peristiwa
penguraian suatu larutan atau lelehan menjadi ion-ion yang bergerak bebas
inilah yang memungkinkan suatu larutan dapat menghantarkan listrik.
Beberapa contoh larutan yang termasuk golongan larutan elektrolit adalah
sebagai berikut:
 Senyawa ion
 Senyawa Asam
 Senyawa Basa
 Senyawa garam
Sebaliknya, larutan nonelektrolit tidak dapat menghantarkan arus listrik,
karena dalam larutannya tidak menghantarkan ion-ion. Jadi, dengan kata
lain, larutan elektrolit adalah larutan yang didalamnya mengandung ion-ion,
sedangkan larutan nonelektrolit tidak mengandung ion-ion.

3. Jenis larutan elektrolit berdasarkan daya hantar listrik


Pada pengujian daya hantar listrik suatu larutan terlihat beberapa hal,
diantaranya lampu menyala terang dan ada gelombang gas, lampu menyala
redup atau tidak menyala tetapi ada gelembung gas, serta lampu tidak
menyala dan tidak ada gelembung gas.
Larutan HCl di dalam air teruarai menjadi kation (H+) anion (Cl).terjadinya
hantaran listrik pada larutan HCldisebabkan ion-ion H+menangkap electron
pada katode dengan membebaskan gas hydrogen, sedangkan ion-ion Cl-
melepaskan elektron pada anoda dengan menghasilkan gas klorin.
Larutan garam yang kadar garam terlarutnya lebih banyak menghasilkan
nyala lampu yang lebih kuat (terang) jika di bandingkan dengan larutan
yang kadar garam terlarutnya sedikit. Hal ini menunjukan bahwa daya

75
hantar listrik pada suatu larutan sanagat bergantung pada jumlah ion yang
terlarut, makin baik larutan elektrolit tersebut.
Berdasarkan daya hantar listriknya,larutan elektrolit terbagi atas dua jenis,
yaitu:
a. Larutan elektrolit kuat
b. Larutan elektrolit lemah
Larutan elektrolit kuat adalah zat elektrolit zat elektrolit yang teruarai
sempurna dalam air menghasilkan ion-ionnya. Larutan elektrolit kuat
mempunyai derajat ionisasi (a) = 1. Derajat ionisasi adalah banyaknya mol
zat yang terurai dibagi dengan mol zat mula-mula, atau dirumuskan dengan
persamaan matematis.
Larutan elektrolit lemah adalah zat elektrolit yang terurai sebagaian dalam
air menghasilkan ion-ionnya. Derajat ionisasi larutan elektrolit lemah berkisar
antara 0 dan 1 (0 < a < 1).

Padatan NaCl bila dilarutkan dalam air terurai sempurna menjadi ion Na+ dan
ion Cl-. Sebaran ion-ion NaCl saat sebelum dan sesudah dicelupkan elektroda
berbeda. Dimana pada saat sebelum dicelupkan elektroda ion-ion NaCl nya
dapat bergerak bergerak dengan bebas , namun pada saat elektroda
dicelupkan maka dengan cepat ion Na+ bergerak menuju kutub negatif
(katoda) sedangkan ion Cl- bergerak menuju kutub positif (anoda) . Ion Cl-
bergerak menuju kutub positif (katoda) akan mengalami oksidasi sehingga
melepaskan elektron . Kemudian ion Na+ yang bergerak menuju kutub
negatif (anoda) akan mengalami reduksi sehingga menangkap elektron dari
katoda . Itu sebabnya elektron mengalir dari kutub positif (katoda) ke kutub
negatif (anoda) yang ditandai adanya nyala lampu terang dan timbulnya
gelembung gas sehingga menyebabkan larutan NaCl ini dapat menghantarkan
arus listrik sehingga disebut larutan elektrolit .

Sedangkan pada larutan gula , molekul-molekul gula pada saat sebelum dan
sesudah dicelupkan elektroda tidak berbeda atau tidak berpindah karena

76
molekul gula tidak terionisasi sehingga tidak dapat menghantarkan arus listrik
, maka larutan gula termasuk larutan non-elektrolit .

4. Jenis Ikatan pada Larutan Elektrolit


Berdasarkan keterangan sebelumnya telah kita ketahui bersama bahwa
larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena dapat
mengalamireaksi ionisasi menjadi ion-ion bermuatan listrik, sedangkan
larutannonelektrolit tidak mengalami reaksi ionisasi menjadi ion-ion
bermuatan listrik.Dalam bab ini, jenis pelarut yang akan dibahas ialah air.
Tidak semua zat jika dicampurkan ke dalam pelarut air dapat membentuk
larutan. Garam dapur (NaCl) danasam asetat (CH3COOH) merupakan
contoh zat yang dapat larut dalam air, tetapi lilintidak dapat larut dalam air.
Suatu zat akan larut dalam air apabila:
 Kekuatan gaya antarpartikel zat setara dengan gaya antarpartikel dalam
pelarut air.
 Zat mempunyai muatan yang sejenis dengan muatan pelarutair.

Daya Hantar Listrik Senyawa Ion dan Senyawa Kovalen Polar


Senyawa Kovalen Polar
Senyawa kovalen nonpolar biasanya nonelektrolit. Molekul air bermuatan
netral tetapi mempunyai ujung positif (atom H) dan ujung negatif (ujung O)
sehingga sangat efektif melarutkan senyawa ionik atau senyawa kovalen
polar. Molekul-molekul air menstabilkan ion-ion dalam larutan dengan
mengelilingi ion-ion tersebut, sehingga kation tidak bergabung kembali
dengan anion. Proses di mana sebuah ion dikelilingi oleh molekul-molekul
air yang tersusun dalam keadaan tertentu disebut hidrasi. Contoh padatan
NaCl akan terionisasi menghasilkan Na+dan Cl–saat dilarutkan dalam dalam
air. Ion Na+ akan tertarik ke elektrode negatif dan ion Cl- tertarik ke
elektrode positif sehingga menghasilkan arus listrik yang setara dengan
aliran elektron sepanjang kawat penghantar (kabel).

77
Berdasarkan kuat lemahnya daya hantar listrik, elektrolit dibagi dua yaitu
elektrolit kuat dan elektrolit lemah. Suatu zat yang mempunyai daya hantar
listrik kuat termasuk elektrolit, dan zat yang daya hantar listriknya lemah
termasuk elektrolit lemah. Larutan elektrolit kuat contohnya asam kuat
(HCl, HBr, HI, H2SO4, HNO), basa kuat (NaOH, KOH, LiOH, Ca(OH)2,
Ba(OH)2, dan garam (NaCl, KCl, CaCl,CaSO, dan lain-lain). Larutan-
larutan ini terionisasi sempurna dalam air ( = 1), sehingga semua molekul
terdisosiasi dan tidak ada molekul tersisa dalam larutan.

Senyawa Ion
Dalam kristal (padatan) ion-ion tidak bergerak bebas melainkan diam pada
tempatya. Oleh karena itu padatan senyawa ion tidak dapat menghantarkan
listrik. Akan tetapi, jika senyawa ion dilelehkan atau dilarutkan ion-ionnya
dapat bergerak bebas sehingga ,mampu menghantarkan listrik. Bentuk
lelehan dalam senyawa ion dapat menghantarkan listrik. Sebab, dalam
lelehan, ion-ionnya dapat bergerak relatif lebih bebas dibandingkan ion-ion
dalam zat padat. Dalam bentuk larutan (dalam pelarut air): Dapat
menghantarkan listrik. Sebab, dalam larutan, ion-ionnya dapat bergerak
bebas.
Kuat atau lemahnya suatu elektrolit, secara kuantitatif dapat dinyatakan
dengan derajat ionisasi/derajat disosiasi:

Keterangan:
 Untuk elektrolit kuat : = 1 atau mendekati 1
 Untuk elektrolit lemah : 0 <α< 1
 Untuk non elektrolit : = 0

Perbedaan Larutan Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah, dan Non-elektrolit

78
Tabel 1. Perbedaan larutan elektrolit dan Non-elektrolit

Jadi, dapat disimpulkan bahwa larutan elektrolit ditinjau dari jenis ikatan kimia
senyawanya dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar. Untuk lebih
jelas lagi tentang hubungan sifat elektrolit dengan ikatan kimia, silakan perhatikan
bagan berikut:

Gambar 1.3 Bagan hubungan sifat elektrolit berdasarkan ikatannya

Rangkuman
1. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik kerena
mengandung ion-ion yang dapat bergerak bebas.
2. Larutan elektrolit menghantarkan arus listrik yang ditandai adanya nyala
lampu dan timbulnya gelembung gas .

79
3. Larutan non-elektrolit tidak dapat menghantarkan arus listrik karena tidak
dapat terionisasi .
4. Elektron pada larutan NaCl mengalir dari kutub positif (katoda) ke kutub
negatif (anoda).
5. Larutan dapat digolongkan berdasarkan wujud pelarut dan daya hantar
listriknya. Berdasarkan wujud pelarutnya, larutan dibedakan menjadi
padat, cair, dan gas. Berdasarkan daya hantar listriknya, larutan dibedakan
menjadi larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Larutan elektrolit
dalam pelarut air dapat terurai menjadi ionionnya, sedangkan larutan non-
elektrolit dalam pelarut air tidak terurai menjadi ionionnya.
6. Larutan elektrolit dibagi menjadi larutan elektrolit kuat dan larutan
elekrolit lemah.
7. Larutan elektrolit kuat yaitu zat elektrolit yang terurai sempurna dalam air,
sedangkan larutan elektrolit lemah, adalah zat elektrolit yang terurai
sebagian membentuk ion-ionnya dalam pelarut air.
8. Jenis ikatan pada larutan elektrolit mempengaruhi kekuatan hantaran
listrik. Jenis ikatan elektrolit ini ada dalam senyawa ion dan senyawa
kovalen polar.

Latihan
1. Suatu larutan dapat menghantarkan listrik bila larutan tersebut mengandung?
a. Molekul-molekul yang bebas bergerak
b. Atom-atom yang bebas bergerak
c. Partikel-partikel yang bebas bergerak
d. Ion-ion yang bebas bergerak
e. Zat yang mudah terlarut dalam air
2. Dibawah ini Pernyataan yang benar mengenai larutan elektrolit kuat adalah
a. larutan yang tidak mampu menghantarkan arus listrik
b. Larutan yang mampu memerahkan lakmus biru
c. Larutan yang mampu menghidupkan nyala lampu yang terang dan
gelembung yang banyak
d. Larutan yang terionisasi sebagian

80
e. Larutan yang tidak terionisasi
3. Di antara zat berikut yang larutannya dalam air tidak dapat menghantarkan
listrik adalah
a. HCl
b. NaCl
c. Sukrosa
d. NaOH
e. AgCl
4. Berikut ini adalah data hasil pengujian daya hantar listrik terhadap beberapa
larutan
Larutan Pengamatan
Lampu Gelembung gas
1 Menyala terang Ada
2 Tidak menyala Ada
3 Tidak menyala Tidak ada
4 Tidak menyala Tidak ada
5 Menyala redup Ada
Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa….
a. Larutan 1 dan 3 berturut-turut merupakan larutan elektrolit lemah dan
larutan non-elektrolit
b. Larutan 1 dan 2 berturut-turut merupakan larutan elektrolit kuat dan
larutan non-elektrolit
c. Larutan 2 dan 5 berturut-turut merupakan larutan elektrolit lemah
d. Larutan 3 dan 5 berturut-turut merupakan larutan elektrolit lemah dan
larutan non-elektrolit
e. Larutan 1 dan 5 merupakan elektrolit lemah
5. Dibawah ini yang larutannya dalam air dapat menghantarkan listrik adalah
a. Gula, garam dan cuka d. Gula, urea, dan air aki
b. Gula, cuka, dan air aki e. Garam, cuka, dan urea
c. Garam, cuka, dan air aki
6. Dalam fase padatan NaCl tidak mampu menghantarkan listrik sedangkan
pada fase lelehan dan larutan NaCl mampu menghantarkan arus listrik. Hal
yang menjadi penyebab dari pernyataan diatas adalah
a. Pada fase padatan NaCl memiliki susunan ion yang bebas
b. Pada fase padatan NaCl memiliki susunan ion yang saling terikat

81
c. Pada fase lelehan dan larutan NaCl memiliki susunan ion yang bergerak
bebas
d. Pada fase padatan NaCl memiliki susunan ion yang saling terikat
sedangkan Pada fase lelehan dan larutan NaCl memiliki susunan ion
yang bergerak bebas
e. Pada fase padatan NaCl memiliki susunan ion yang saling bebas
sedangkan Pada fase lelehan dan larutan NaCl memiliki susunan ion
yang bergerak terikat
7. HCl cair tidak dapat menghantarkan listrik, sedangkan larutan HCl dapat
menghantarkan listrik. Berdasarkan fakta tersebut dapat disimpulkan
bahwa…
a. HCl cair tidak terionisasi, tetapi jika dilarutkan ke dalam air akan
terionisasi
b. Air menyebabkan perubahan pada kekuatan arus listrik
c. Arus listrik akan mengalir jika ada air sebagai mediumnya
d. HCl cair berikatan kovalen, sedangkan larutan HCl merupakan senyawa
berikatan ion
e. Adanya air mengubah HCl yang semula berikatan ion menjadi berikatan
kovalen

8. Berikut ini hasil percobaan daya hantar listrik dari beberapa larutan.
Zat Lampu Pengamatan lain

1 Nyala terang Banyak gelembung

2 Tidak menyala Nyala Tidak ada gelembung

3 redup Sedikit gelembung

4 Tidak menyala Tidak ada gelembung

Dari data di atas, pasangan yang di golongkan elektrolit kuat dan elektrolit
lemah berturut-turut adalah…
a. 1 dan 2 d. 2 dan 4
b. 1 dan 3 e. 3 dan 4
c. 1 dan 4

82
9. Larutan garam dapur ( NaCl) mampu menghantarkan listrik sedangkan
larutan gula tidak dapat menghantarkan listrik. Hal ini terjadi karena
a. Larutan NaCl ion-ion nya mampu bergerak bebas sedangkan larutan gula
ion-ion nya tidak mampu bergerkan bebas
b. Larutan NaCl molekul-molekulnya bergerak bebas sedangkan larutan gula
molekul-molekulnya tidak mampu bergerak bebas
c. Larutan NaCl ion-ionnya mampu bergerka bebas sedangkan gula tidak
memiliki ion melainkan molekul
d. Larutan NaCl molekul-molekulnya bergerak bebas sedangkan larutan gula
molekul-molekulnya tidak mampu bergerak bebas
e. Tidak ada jawaban yang benar
10. Garam dapur dan cuka keduanya menghantarkan arus listrik. Hal ini
menunjukkan bahwa kedua larutan itu adalah
a. bersifat asam
b. dapat saling bereaksi
c. bersifat
d. mengandung ion
e. bersifat netral
11. Zat di bawah ini yang termasuk elektrolit senyawa kovalen dan bersifat basa
adalah ....
a. NaOH d. P(OH)3
b. CH3COOH e. C12H22O11
c. NH3
12. Dibawah ini, pernyataan yang kurang tepat untuk larutan elektrolit adalah ....
a. larutan yang dapat menghantarkan arus listrik
b. mengandung ion-ion positif dan negatif yang bergerak bebas
c. daya hantarnya tergantung pada berat molekulnya
d. berasal dari senyawa ionik dan senyawa kovalen
e. dapat terurai menjadi ion positif dan ion negative

13. Senyawa HCl merupakan contoh dari ....


a. senyawa ionik yang elektrolit

83
b. senyawa ionik yang non elektrolit
c. senyawa kovalen yang elektrolit
d. senyawa kovalen yang non elektrolit
e. senyawa asam lemah yang elektrolit

14. Suatu larutan dapat menghantarkan arus listrik apabila mengandung....


a. elektron yang bergerak bebas
b. air yang dapat menghantarkan listrik
c. air yang terionisasi
d. logam yang merupakan penghantar listrik
e. ion-ion yang bergerak bebas

15. Lampu alat penguji elektrolit tidak menyala ketika elektrodanya dicelupkan
kedalam larutan asam cuka, tetapi pada elektroda tetap terbentuk gelembung
gas. Penjelasan untuk keadaan ini adalah ....
a. cuka bukan elektrolit
b. sedikit sekali cuka yang terionisasi
c. cuka merupakan elektrolit kuat
d. alat penguji elektrolit rusak
e. Gas yang terbentuk adalah cuka yang menguap
16. Pasangan senyawa di bawah ini yang merupakan senyawa ion adalah ....
a. NaCl dan KBr d. H2O dan HBr
b. CH4dan NH3 e. KCl dan HCl
c. SO2 dan HCl
17. Jika arus listrik dialirkan melalui NaCl cair dan HCl cair, maka ....
a. NaCl cair meneruskan aliran listrik
b. HCl meneruskan aliran listrik
c. NaCl dan HCl meneruskan aliran listrik
d. NaCl dan HCl tidak meneruskan aliran listrik
e. NaCl dan HCl meneruskan aliran listrik hanya jika dilarutkan ke dalam air
18. Dari senyawa berikut, yang mempunyai ikatan kovalen dan bersifat polar
adalah....
a. H2 d. KCl
84
b. I2 e. NH3
c. BF3
19. Pernyataan di bawah ini yang benar adalah ....
a. lelehan senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik
b. larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik karenamengandung ion-ion
yang bergerak bebas
c. lelehan senyawa ionik tidak menghantarkan aruslistrik
d. daya hantar listrik larutan elektrolit tidak tergantungpada jenis larutan
e. senyawa kovalen nonpolar dapat membentuk larutan elektrolit

20. NaCl merupakan contoh dari ....


a. senyawa ion yang nonelektrolit
b. senyawa kovalen yang elektrolit
c. senyawa ion yang elektrolit
d. senyawa kovalen yang nonelektrolit
e. senyawa yang dapat menghantarkan listrik

Latihan 2

Jawablah soal dibawah ini dengan tepat dan cermat

1. Apa yang dimaksud dengan:

a. Larutan elektrolit

b. Larutan non-elektrolit

2. Jelaskan sifat-sifat dari larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit

3. Sebutkan 3 contoh larutan elektrolit dan 3 contoh larutan non-elektrolit


dalam kehidupan sehari-hari.

4. Larutan NaOH dan HCl merupakan larutan elektrolit lemah atau kuat?
Jelaskan berdasarkan sifat-sifat dari larutan elektrolit lemah atau kuat!

85
5. Jelaskan mekanisme larutan elektrolit kuat dapat menyalakan lampu terang
saat diuji. Misalkan mekanisme tersebut kedalam salah satu contoh senyawa
elektrolit kuat!

6. NaCl dan CH3COOH merupakan larutan elektrolit namun saat fase


lelehannya CH3COOH tidak dapat menghantarkan listrik. Jelasnya penyebab dari
peristiwa tersebut.

7. Tentukan apakah larutan berikut ini tergolong elektrolit atau non-elektrolit,


dan jelaskan :

8. Larutan NaCl

9. Larutan Alkohol

10. Larutan Urea

11. Larutan Gula

12. Larutan cuka

13. Jelaskan yang menyebabkan larutan elektrolit mampu menghantarkan arus


listrik sedangkan larutan nonelektrolit tidak mampu?

14. Mengapa pada larutan elektrolit kuat daya hantarnya lebih besar
dibandingkan dengan larutan elektrolit lemah ?

15. Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik?

Daftar Pustaka
Purba, Michael. 2008. Kimia Untuk SMA Kelas X Semester 2 1B. Jakarta :
Erlangga.

Sudarmo, Unggul. 2007. Kimia Untuk SMA Kelas X. Jakarta : Phibeta.

86
KISI-KISI SOAL TES

Satuan Pendidikan : Acika Putri Yunianda


JumlahSoal : 30 soal
Mata Pelajaran : Kimia
BentukSoal : Pilihan Jamak dan Uraian
Kelas/ Semester : X (Sepuluh)/ Genap
MateriPembelajaran : Larutan Elektrolit dan non-elektrolit
Alokasi Waktu : 3 x 60 menit

Kompetensi Kompete Materi Indikator Jenjang Soal Soal Nomor


Inti nsi Dasar Pokok Kognitif Pilihan uraian Soal
Jamak

3.8.1 Menuliskan C2 - 1 1U
pengertian
larutan
elektrolit dan
larutan non-
elektrolit.
3.8.2 Menyebutkan
contoh larutan C3 2 1 2U,
elektrolit dan
larutan non- 2PJ,
elektrolit. 4PJ
3.8.3 Menuliskan
pengertian
larutan C2 - 2 3,4 U
elektrolit kuat
dan larutan
elektrolit
lemah.
3.8.4 Menyebutkan
contoh larutan
elektrolit kuat
dan larutan
elektrolit C3 3 - 1PJ,
lemah. 3PJ,
5PJ
3.8.5 Menyebutkan
contoh-
contoh lain
larutan
elektrolit C3 - 1
kuat, larutan 5U
elektrolit
87
lemah, dan
larutan non-
elektrolit
dalam
kehidupan
sehari-hari.

88
A. KISI-KISI SOAL TES PILIHAN JAMAK
KompetensiInti Kompetensi Materi Indikator Jenjang No Jumla
soal h
Dasar Pokok Kognitif
soal/K
D

3. Memahami ,menerapkan, 3.8 Menganalisis sifat larutan Larutan 3.8.1 Menuliskan C1 1 1


menganalisis pengetahuan faktual, elektrolit dan larutan non- Elektrolit dan pengertian
konseptual, procedural elektrolit berdasarkan daya non-elektrolit larutan
berdasarkan rasa ingintahunya hantar listriknya. elektrolit dan
tentang ilmu pengetahuan, larutan non-
teknologi, seni, budaya, dan elektrolit
humaniora dengan wawasan
3.8.2 Menjelaskan C1 2 1
kemanusiaan, kebangsaan,
sifat larutan
kenegaraan, dan peradaban terkait
elektrolit dan
penyebab fenomena dan kejadian,
larutan non-
serta menerapkan pengetahuan
elektrolit

90
procedural pada bidang kajian 3.8.3 Menuliskan C3 3 1
yang spesifik sesuai dengan bakat pengertian
dan minatnya untuk memecahkan larutan
masalah elektrolit kuat
dan larutan
elektrolit
lemah

3.8.4 Menjelaskan C4 4 2
perbedaan sifat
larutan
elektrolit kuat,
larutan
elektrolit
lemah, dan
larutan non-
elektrolit

3.8.5 Menyebutkan C5 5 2
contoh lain
91
larutan
elektrolit kuat,
larutan
elektrolit
lemah, dan
larutan non-
elektrolit
dalam
kehidupan
sehari-hari

Penyebab 3.8.6 C1 1, 2, 6
Larutan Menjelaskanpe
4, 5,
Elektrolit nyebab larutan
Menghantark elektrolit dapat 7, 8
an Listrik menghantarka
n listrik

Jenis 3.8.7 Menjelaskan C1 3, 9, 1

92
Senyawa ikatan yang 10
larutan terjadi pada
elektrolit senyawa ion
dan senyawa
kovalen polar

3.8.8 Menjelaskan C1 6 1
larutan
elektrolit dapat
berupa
senyawa ion
dan senyawa
kovalen polar

JUMLAH 15soal

B. KISI-KISI SOAL URAIAN

Kompetensi Inti Kompetensi Materi Indikator Jenjang No soal Jumlah

93
Dasar Pokok Kognitif soal/KD

3 Memahami 3.8 Menganalisis Larutan 3.8.1 Menuliskan pengertian


,menerapkan, sifat larutan Elektrolit dan larutan elektrolit dan C1 2 1
menganalisis elektrolit dan non-elektrolit larutan non-elektrolit
pengetahuan faktual, larutan non-
3.8.2 Menjelaskan sifat larutan
konseptual, elektrolit
elektrolit dan larutan C1 5 1
procedural berdasarkan
non-elektrolit
berdasarkan rasa daya hantar
ingintahunya tentang listriknya. 3.8.3 Menuliskan pengertian
ilmu pengetahuan, larutan elektrolit kuat
C2 3 1
teknologi, seni, dan larutan elektrolit
budaya, dan lemah
humaniora dengan
3.8.4 Menjelaskan perbedaan
wawasan
sifat larutan elektrolit
kemanusiaan,
kuat, larutan elektrolit C2 1 2
kebangsaan,kenegara
lemah, dan larutan non-
an, dan peradaban
elektrolit
terkait penyebab

94
fenomena dan 3.8.5 Menyebutkan contoh
kejadian, serta lain larutan elektrolit
menerapkan kuat, larutan elektrolit
C2 4 2
pengetahuan lemah, dan larutan non-
procedural pada elektrolit dalam
bidang kajian yang kehidupan sehari-hari
spesifik sesuai
Penyebab 3.8.6 Menjelaskanpenyebab
dengan bakat dan C1 7 3
Larutan larutan elektrolit dapat
minatnya untuk
Elektrolit menghantarkan listrik
memecahkan masalah
Menghantarka 3.8.7 Menjelaskan ikatan yang
n Listrik terjadi pada senyawa ion
C1 6 1
dan senyawa kovalen
polar

3.8.8 Menjelaskan larutan


elektrolit dapat berupa
C2 8 1
senyawa ion dan
senyawa kovalen polar

95
Jumlah 12 soal

RUBRIKASI SOAL

KI 3 Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KD 3.8 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit berdasarkan daya hantar listriknya.

Instrumen Asesment Kinerja Keterampilan

Lembar Observasi

Rubrik Penilaian Asesmen Kinerja

No Aspek yang Dinilai Skor

96
3 2 1

Mengambil alat-alat yang dibutuhkan Mengambil alat-alat yang Mengambil lebih dari 3 alat
Tidak mengambil alat-alat yang
dalam percobaan daya hantar listrik dibutuhkan dalam yang tidak dibutuhkan
1 dibutuhkan dalam percobaan
dengan benar. percobaan daya hantar dalam percobaan daya
daya hantar listrik.
hantar listrik.
listrik dengan benar.

Mencelupkan kedua Mencelupkan kedua


Mencelupkan kedua elektrode karbon ke elektrode karbon ke dalam elektrode karbon ke dalam Mencelupkan kedua elektrode
dalam larutan yang akan diuji sampai ¾ larutan yang akan diuji larutan yang akan diuji karbon ke dalam larutan yang
bagian elektrode karbon tercelup dan akan diuji sampai ¼ bagian
2 sampai ¾ bagian elektrode sampai ¼ bagian elektrode elektrode karbon tercelup dan
kedua elektroda tidak saling menempel. karbon tercelup dan kedua karbon tercelup dan kedua kedua elektroda saling
elektroda tidak saling elektroda tidak saling menempel.

menempel. menempel.

Mengamati gejala daya Mengamati gejala daya


Mengamati gejala daya hantar listrik Tidak mengamati gejala daya
hantar listrik yang terjadi hantar listrik yang terjadi
yang terjadi pada semua larutan dalam hantar listrik yang terjadi pada
3 pada semua larutan dalam pada beberapa larutan dalam
percobaan daya hantar listrik larutan. semua larutan dalam percobaan
percobaan daya hantar percobaan daya hantar
daya hantar listrik larutan.
listrik larutan. listrik larutan.

97
Penilaian Kinerja (Angket)

No Pernyataan Respon
STS TS S SS
1 Saya membersihkan alat-alat yang digunakan dalam percobaan uji daya hantar
listrik.

2 Saya mengidentifikasi gejala yang timbul selama percobaan uji daya hantar listrik.
3 Saya menuliskan data hasil percobaan pada lembar kerja siswa.

Keterangan :

STS TS S SS
Sangat Tidak Setuju Sangat
tidak setuju setuju
setuju

98
Instrumen Penilaian Sikap

Lembar Observasi

Berilah tanda (√) pada pilihan yang menurut anda paling tepat !

No Aspek yang diamati Skor


1 2 3
1 Bersemangat dan aktif berpartisipasi dalam melakukan percobaan
daya hantar listrik ditandai

2 Menyebutkan gejala yang timbul (gelembung gas dan nyala


lampu) dari beberapa larutan yang telah diuji dalam percobaan
daya hantar listrik dengan benar.
3 Menuliskan hasil percobaan larutan elektrolit dan larutan non-
elektrolit dengan objektif.

99
No Aspek yang diamati Skor Keterangan
1 3 5
1 Kreatif dalam merancang percobaan larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit
2 Jujur dalam menuliskan hasil percobaan larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit serta
menuliskan informasi yang didapatkan menganai percobaan larutan elektrolit dan larutan
non-elektrolit
3 Menunjukkan sikap teliti dalam melakukan percobaan larutan elektrolit dan larutan non-
elektolitserta teliti dalam mengamati dan menganalisis data hasil percobaan
4 Kritis dalam bertukar pikiran saat berdiskusi secara berkelompok
5 Komunikatif dalam menyampaikan hasil diskusi

6 Mampu berkomunikasi dengan baik antarteman sekelompok maupun teman antarkelompok


7 Menggunakan sikap, dan bahasa yang baik dan sopan selama jam pelajaran berlangsung
8 Mengikuti instruksi dari guru dengan baik selama jam pelajaran

9 Mengerjakan LKPD dengan sungguh – sungguh secara berkelompok

10. Memiliki rasa ingin tahu penyebab larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik

11. Aktif dalam kelas (berdiskusi dengan teman sekelompok, antarkelompok, maupun bertanya
pada guru)

12. Mengamati setiap gambar submikroskopis dari ion – ion NaCl dalam berbagai fase pada

100
LKPD yang disediakan dengan teliti dan saksama

13. Memiliki rasa ingin tahu tentang jenis ikatan senyawa yang ada pada larutan elektrolit

14. Mampu menjawab pertanyaan teman antarkelompok dengan baik (jika ada pertanyaan)

Menyampaikan hasil diskusi dengan baik di depan kelas secara berkelompok

Rubrik Penilaian Sikap

Skor
No Aspek yang Dinilai
3 2 1

Bersemangat melakukan
Bersemangat melakukan Tidak bersemangat melakukan
Bersemangat dan aktif praktikum daya hantar
praktikum daya hantar listrik dan praktikum dan tidak aktif
1 berpartisipasi dalam melakukan listrik dan aktif
percobaan daya hantar listrik kurang aktif berpartisipasi dalam berpartisipasi dalam kegiatan
berpartisipasi dalam
ditandai kegiatan praktikum. praktikum.
kegiatan praktikum.

101
Mengidentifikasi dengan teliti
Dapat mengidentifikasi Mengidentifikasi dengan kurang Tidak dapat mengidentifikasi
gejala yang timbul (gelembung
dengan teliti gejala yang teliti gejala yang timbul dengan teliti gejala yang
2 gas dan nyala lampu) dari timbul (gelembung gas dan (gelembung gas dan nyala timbul (gelembung gas dan
beberapa larutan yang telah nyala lampu) dari beberapa lampu) dari beberapa larutan nyala lampu) dari beberapa
larutan yang telah diuji. yang telah diuji. larutan yang telah diuji.
diuji.

Menuliskan hasil percobaan Menuliskan hasil percobaan Memanipulasi data dalam Mencontek kelompok lain
larutan elektrolit dan larutan larutan elektrolit dan larutan menuliskan hasil percobaan dalam menuliskan hasil
3 non-elektrolit sesuai dengan larutan elektrolit dan larutan percobaan larutan elektrolit
non-elektrolit dengan objektif. hasil percobaan yang telah non-elektrolit yang telah dan larutan non-elektrolit yang
dilakukan. dilakukan. telah dilakukan.

No Aspek yang Dinilai Skor Kriteria

1. Kreatif dalam merancang 5 Kreatif dalam merancang percobaan larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit termasuk
percobaan larutan menentukan variabel-variabel, merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, menyusun
elektrolit dan larutan prosedur, dan menentukan alat dan bahan.
non-elektrolit
3 Kurang kreatif dalam merancang percobaan larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit
termasuk menentukan variabel-variabel, merumuskan masalah, merumuskan hipotesis,
menyusun prosedur, dan menentukan alat dan bahan.

1 Tidak kreatif dalam merancang percobaan larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit

102
termasuk menentukan variabel-variabel, merumuskan masalah, merumuskan hipotesis,
menyusun prosedur, dan menentukan alat dan bahan.

2 Jujur dalam menuliskan 5 Jujur dalam menuliskan hasil percobaan larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit serta
hasil percobaan larutan menuliskan informasi mengenai larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit dengan cara
mencantumkan refernsi yang digunakan
elektrolit dan larutan
non-elektrolit serta 3 Kurang Jujur dalam menuliskan hasil percobaan larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit
serta menuliskan informasi yang didapatkan mengenai larutan elektrolit dan larutan non-
menuliskan informasi
elektrolit dengan cara terkadang menyebutkan refernsi yang digunakan
yang didapatkan
1 Tidak pernah jujur menuliskan hasil percobaan larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit
menganai larutan
serta dalam menuliskan informasi yang didapatkan mengenai larutan elektrolit dan larutan
elektrolit dan larutan non-elektrolit dengan cara tidak pernah mencantumkan refernsi yang digunakan
non-elektrolit

3 Menunjukkan sikap teliti 5 Menunjukkan sikap teliti dalam menganalisis gambar submikroskopis larutan elektrolit dan
dalam menganalisis larutan non-elektolit serta teliti dalam mengamati dan menganalisis data hasil percobaan
gambar submikroskopis
larutan elektrolit dan 3 Kurang menunjukan sikap teliti dalam menganalisis gambar submikroskopis larutan
larutan nonelektolit serta elektrolit dan larutan non-elektolit serta kurang teliti dalam mengamati dan menganalisis
teliti dalam mengamati data hasil percobaan
dan menganalisis data 1 Tidak teliti dalam menganalisis gambar submikroskopis larutan elektrolit dan larutan non-
hasil percobaan.

103
elektolit serta tidak teliti dalam mengamati dan menganalisis data hasil percobaan

4 Kritis dalam 5 Kritis dalam bertukarpikiran saat berdiskusi secara berkelompok


bertukarpikiran saat
berdiskusi secara 3 Kurang kritis dalam bertukarpikiran saat berdiskusi secara berkelompok
berkelompok 1 Tidak kritis dalam bertukarpikiran saat berdiskusi secara berkelompok

5 Komunikatif dan efektif 5 Menyampaikan hasil diskusi dengan menggunakan kata-kata yang komunikatif (mudah
dalam menyampaikan dimengerti) dan efektif yang dipresentasikan di depan kelas

hasil diskusi 3 Menyampaikan hasil diskusi dengan menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti
namun tidak efektif (bertele-tele) yang dipersentasikan di depan kelas

1 Tidak komunikatif dan tidak efektif dalam menyampaikan hasil diskusi yang
dipresentasikan di depan kelas

6 Mampu berkomunikasi 5 Berkomunikasi dengan sangat baik, mampu berdiskusi dengan baik antarteman sekelompok
dengan baik antarteman maupun teman antarkelompok
sekelompok maupun
teman antarkelompok 3 Berkomunikasi dengan baik dan cukup baik dalam berdiskusi antarteman sekelompok
maupun teman antarkelompok

1 Berkomunikasi seadanya dan tidak cukup baik dalam berdiskusi antarteman sekelompok
maupun teman antarkelompok

104
7 Menggunakan sikap, dan 5 Berkomunikasi dengan sangat baik, mampu berdiskusi dengan baik antarteman sekelompok
bahasa yang baik dan maupun teman antarkelompok
sopan selama jam
pelajaran berlangsung 3 Berkomunikasi dengan baik dan cukup baik dalam berdiskusi antarteman sekelompok
maupun teman antarkelompok

1 Menggunakan bahasa yang kurang baik dan sikap yang cukup santun

8 Mengikuti instruksi dari 5 Mengikuti instruksi dari guru dengan sangat baik tanpa membantah
guru dengan baik selama
jam pelajaran 3 Mengikuti instruksi guru dengan cukup baik

1 Mengikutiintruksi guru dengancukupbaiknamunsedikitmengelakbeberapapermintaan guru

9 Mengerjakan LKPD 5 Mengerjakan LKPD dari guru dengan sangat baik dan mampu bekerjasama dengan baik
dengan sungguh – sesame anggotakelompok
sungguh secara
berkelompok 3 Mengerjakan LKPD dari guru dengan baik dan cukup baik dalam bekerjasama dalam
kerjakelompok

1 Tidak ikut mengerjakan LKPD dari guru dan sedikit berpartisipasi dalam kelompok

10. Memiliki rasa ingin tahu 5 Menunjukkan rasa ingin tahu dan antusias yang tinggi untuk mengetahui penyebab larutan
penyebab larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik
elektrolit dapat
menghantarkan listrik 3 Menunjukkan rasa ingin tahu namun kurang antusias untuk mengetahui penyebab larutan
elektrolit dapat menghantarkan listrik

105
1 Tidak menunjukkan rasa ingin tahu dan tidak antusias dalam mengetahui penyebab larutan
elektrolit dapat menghantarkan listrik

11. Aktif dalam kelas 5 Mau berdiskusi secara aktif di dalam kelas dan bertanya tentang hal yang tidak diketahui
(berdiskusi dengan teman
sekelompok, 3 Mau berdiskusi secara aktif di dalam kelas namun belum mau bertanya
antarkelompok, maupun
bertanya pada guru) Tidak terlalu aktif dalam berdiskusi dalam kelas dan tidak bertanya tentang hal yang tidak
1
diketahui

12. Mengamati setiap 5 Teliti dalam mengamati setiap gambar submikroskopis dari ion – ion NaCl dalam berbagai
gambar submikroskopis fase pada LKPD
dari ion – ion NaCl
dalam berbagai fase pada 3 Kurang teliti dalam mengamati setiap gambar submikroskopis dari ion – ion NaCl dalam
LKPD yang disediakan berbagai fase pada LKPD
dengan teliti dan saksama Tidak teliti dalam mengamati setiap gambar submikroskopis dari ion – ion NaCl dalam
1
berbagai fase pada LKPD

13. Memiliki rasa ingin tahu 5 Menunjukkan rasa ingin tahu yang besar dan bersemangat tentang ikatan senyawa yang ada
tentang jenis ikatan pada larutan elektrolit
senyawa yang ada pada
larutan elektrolit 3 Menunjukkan rasa ingintahu yang besar tentang ikatan senyawa yang ada pada larutan
elektrolit

106
1 Tidak menunjukkan rasa ingin tahu tentang ikatan senyawa yang ada pada larutan elektrolit

14. Mampumenjawabpertany 5 Memiliki keinginan dan kemauan yang sama dalam sesi Tanya jawab antarteman dan
aantemanantarkelompok antarkelompok dengan sangat baik
denganbaik
(jikaadapertanyaan) 3 Memiliki keinginan dan kemauan dalam sesi Tanya jawab antarteman dan antarkelompok
dengan baik

1 Kurang memiliki keinginan dalam sesi Tanya jawab antarteman dan antarkelompok

Menyampaikan hasil 5 Menunjukkan sikap aktif dalam menyampaikan hasil diskusi dengan lancar dan baik di
diskusi dengan baik di depan kelas secara berkelompok

15 depan kelas secara 3 Menunjukkan sikap aktif dalam menyampaikan hasil diskusi dengan baik di depan kelas
berkelompok secara berkelompok

1 Kurang menunjukkan sikap aktif dalam menyampaikan hasil diskusi dengan baik di depan
kelas secara berkelompok

107
No Pernyataan Respon
STS TS S SS
1 Saya bersemangat melakukan praktikum uji daya hantar
listrik.

2 Saya menuliskan data hasil percobaan uji daya hantar


listrik dengan objektif.
3 Saya mencontek kelompok lain dalam menuliskan hasil
percobaan uji daya hantar listrik.

Keterangan :

STS TS S SS
Sangat Tidak Setuju Sangat
tidak setuju setuju
setuju

108