Anda di halaman 1dari 19

RPP

(Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)

Satuan Pendidikan : SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung


Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/ Semester         : X (Sepuluh)/ Genap
Materi Pembelajaran : Larutan Elektrolit dan non-elektrolit
Alokasi Waktu : 3 x 60 menit

A. Kompetensi Dasar
1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur partikel materi sebagai wujud
kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang struktur partikel materi
sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat
tentatif.
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur,
objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti,
bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif)
dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang
diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkan perilaku kerja sama, santun, toleran, cinta damai dan
peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
3.8 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit
berdasarkan daya hantar listriknya.
4.8 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil
percobaan untuk mengetahui sifat larutan elektrolit dan larutan
nonelektrolit.

B. Indikator Pencapaian Kompetensi


1.1.1 Mengungkapkan rasa syukur atas adanya keteraturan sifat larutan
elektrolit dan larutan nonelektrolit berdasarkan daya hantar listriknya
sebagai wujud kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dan pengetahuan

1
tentang struktur partikel materi sebagai hasil pemikiran kreatif
manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.

2.1.1 Menunjukkan sikap rasa ingin tahu dengan aktif bertanya dalam
kegiatan pembelajaran merancang percobaan uji daya hantar listrik
larutan

2.2.1 Menunjukkan sikap santun dalam mengemukakan pendapat dan


menanggapi pendapat orang lain saat berdiskusi
2.2.2 Memperhatikan ketika kelompok lain mempresentasikan hasil
rancangan percobaan
2.2.3 Menunjukkan sikap antusias dalan melakukan percobaan.
2.2.4 Menunjukkan sikap ketelitian dalam mengamati gejala yang timbul
saat melakukan percobaan.
3.8.1. Menuliskan pengertian larutan
3.8.2. Menuliskan pengertian larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit.
3.8.3. Menyebutkan contoh larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit.
3.8.4. Menuliskan pengertian larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit
lemah.
3.8.5. Menyebutkan contoh larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit
lemah.
3.8.6. Menyebutkan contoh-contoh lain larutan elektrolit kuat, larutan
elektrolit lemah, dan larutan non-elektrolit dalam kehidupan sehari-
hari.
3.8.7. Menjelaskan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyaa ion dan
senyawa kovalen polar
4.8.1 Mengamati gejala daya hantar listrik yang terjadi pada setiap larutan
dalam percobaan daya hantar listrik larutan. Mencatat hasil percobaan
daya hantar listrik larutan ke dalam tabel hasil pengamatan.

4.8.2 Mengamati hasil percobaan daya hantar listrik pada setiap larutan
yang telah diuji.

2
4.8.3 Mengelompokkan larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit
berdasarkan gejala daya hantar listriknya.

4.8.4 Mengelompokkan larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit lemah


berdasarkan gejala daya hantar listriknya.

C. Tujuan Pembelajaran

D. Menuliskan pengertian larutan


E. Menuliskan pengertian larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit.
F. Menyebutkan contoh larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit.
G. Menuliskan pengertian larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit lemah.
H. Menyebutkan contoh larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit lemah.
I. Menyebutkan contoh-contoh lain larutan elektrolit kuat, larutan elektrolit
lemah, dan larutan non-elektrolit dalam kehidupan sehari-hari.
Menjelaskan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyaa ion dan senyawa
kovalen polar

a. Siswa dapat menuliskan pengertian larutan

b. Siswa dapat menuliskan pengertian larutan elektrolit dan larutan non


elektrolit

c. Siswa dapat menyebutkan contoh larutan elektrolit dan non elektrolit

d. Siswa dapat menuliskan pengertian larutan elektrolit kuat dan non


elektrolit

e. siswa dapat menyebutkan coontoh larutan elektrolit kuat dan elektrolit


lemah

f. siswa dapat menyebutkan contoh-contoh larutan elektrolit kuat, elektrolit


lemah, dan non eleketrolit dalam kehidupan sehari-hari.

g. Siswa dapat menjelaskan bahwa larutan elektroli dapat berupa senyawa


ion dan senyawa kovalen polar.

3
J. Materi Ajar

 Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik.


 Larutan non-elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus
listrik.

 Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang mempunyai daya hantar listrik
yang baik.

 Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang daya hantar listriknya lemah.

 Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik dikarenakan adanya


ion-ion yang dapat bergerak bebas. Ion-ion itu lah yang menghantarkan
listrik melalui larutan.

 Larutan elektrolit kuat menghasilkan ion-ion yang banyak karena


terionisasi sempurna.

 Elektrolit lemah ion-ion yang dihasilkan sedikit karena larutan tidak


terionisasi sempurna ( ionisasi sebahagian).

 Adanya reaksi ionisasi menghasilkan gas sehingga terbentuk gelembung


pada larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah

Misalnya  HCl(aq)          →        H+(aq) + Cl - (aq)

 Jenis ikatan pada senyawa elektrolit mempengaruhi kekuatan hantaran


listrik. Jenis ikatan elektrolit ini ada dalam senyawa ion dan senyawa
kovalen polar.
a) Senyawa ion
Dalam kristal (padatan) ion-ion tidak bergerak bebas melainkan
diam pada tempatya. Oleh karena itu pdatan senyawa ion tidak dapat
menghantarkan listrik. Akan tetapi, jika senyawa ion dilelehkan atau
dilarutkan ion-ionnya dapat bergerak bebas sehingga ,mampu
menghantarkan listrik
b) Senyawa kovalen polar

4
Berbagai zat dengan molekul polar, seperti HCl jika dilarutkan
dalam air dapat mengalami ionisasi sehingga larutan dapat
menghantarkan listrik. Hal ini terjadi karena adanya gaya taerik
menarik antar molekul polar tersebut sehingga suatu gaya tarik-
manarik dapat memuruskan ikatan-ikatan dalam molekul tersebut.

1. Metode Pembelajaran

Pendekatan : Scientific

Metode pembelajaran : Diskusi, percobaan, presentasi

2. Kegiatan Pembelajaran

kegiatan Deskripsi Alokasi


waktu

Pendahuluan a. Guru menyiapkan secara fisik dan psikis siswa


untuk mengikuti pembelajaran dengan diawali
dengan berdoa , menanyakan kehadiran siswa,
kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis,
dan sumber belajar

b. Guru memberi motivasi dengan membimbing siswa


memahami tentang pengertian larutan, larutan
elektrolit, dan larutan non elektrolit.

c. Guru mengingatkan kembali tentang kosnep-


konsep yang telah dipelajari oleh siswa yang
berhubungan dengan materi baru yang akan
dipelajari

d.

Pertemuan ke-1

Kegiatan Deskripsi Alokasi

5
Waktu

Pendahuluan a. Guru menyiapkan peserta didik dengan menanyakan 10 menit


materi yang sudah dipelajari sebelumnya tentang
sifat-sifat larutan

b. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran atau


kompetensi dasar yang akan dicapai mengenai sifat
larutan berdasarkan daya hantar listriknya.

c. Memberi motivasi belajar siswa secara kontekstual


sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam
kehidupan sehari-hari tentang daya hantar listrik
larutan bahwa setelah melaksanakan pembelajaran
siswa akan mengetahui larutan-larutan apa saja yang
dapat menghantarkan arus listrik dan tidak dapat
menghantarkan arus listrik dalam kehidupan sehari-
hari.

Inti Sebelum memulai diskusi, guru membagi siswa ke 80 menit


dalam 2 kelompok dan membagikan LKPD kepada
siswa

 Mengamati

 Guru disini menyajikan dan meminta siswa


mengamati fenomena sehari-hari tentang larutan
elektrolit yang digunakan pada kendaraan seperti
mobil dan motor, untuk membuat siswa tertarik
mengikuti pelajaran.

 Guru meminta siswa mengajukan pertanyaan


terkait fenomena yang telah disajikan

Kemungkinan murid bertanya adalah:

1. “Apa yang dimaksud larutan elektrolit?

6
2. “Mengapa larutan tersebut  dapat
menghidupkan mesin kendaraan?”

3. “Bagaimana cara mengetahui suatu larutan


dapat menghantarkan arus listrik atau
tidak?”

Pada kegiatan pembelajaran ini, guru dapat mengamati


perilaku rasa ingin tahu dan antusias siswa dalam
mengikuti pelajaran

 Merancang

Merancang percobaan uji daya hantar listrik


larutan (mewakili larutan elektrolit kuat, larutan
elektrolit lemah dan larutan non-elektrolit) serta
mempresentasikan hasilnya untuk menyamakan
persepsi.

 Guru meminta siswa mengamati wacana


tentang percobaan uji daya hantar listrik
larutan

 Guru membimbing siswa untuk


mengidentifikasi dan menentukan variabel-
variabel dari wacana tentang percobaan uji
daya hantar listrik larutan yang diberikan

 Siswa berdiskusi bersama kelompok untuk


mengidentifikasi dan menentukan variabel
kontrol (suhu,tekanan, lampu yanG dipakai,
alat penguji elektrolit, volume larutan,
konsentrasi larutan), variabel manipulasi (jenis
larutan), dan variabel respon (nyala lampu dan
timbulnya gelembung gas) untuk percobaan

7
uji daya hantar listrik larutan

 Guru membimbing siswa untuk


mengendalikan variabel-variabel yang sudah
didapatkan

 Siswa mengendalikan variabel kontrol (lampu


yang dipakai 5 watt, alat penguji elektrolit,
volume larutan 40 mL, konsentrasi larutan 1
M), variabel manipulasi (Air suling/akuades,
Larutan gula, Air jeruk nipis, Larutan alkohol
(etanol), Larutan CH3COOH, Larutan NH4OH,
Larutan HCl, Larutan NaOH, Larutan NaCl),
dan variabel respon (nyala lampu dan
timbulnya gelembung gas) untuk percobaan
uji daya hantar listrik larutan.

 Guru meminta siswa membuat prosedur serta


menentukan alat dan bahan yang digunakan
dalam percobaan uji daya hantar listrik larutan

 Siswa membuat prosedur percobaan uji daya


hantar listrik larutan

 Guru meminta siswa menentukan alat dan


bahan yang digunakan dalam percobaan uji
daya hantar listrik larutan

 Siswa menentukan alat dan bahan yang


digunakan dalam percobaan uji daya hantar
listrik larutan

 Guru meminta siswa membuat tabel hasil


pengamatan percobaan uji daya hantar listrik
larutan

8
 Siswa membuat tabel hasil pengamatan
percobaan uji daya hantar listrik larutan

 Guru meminta siswa mengkonsultasikan


rancangan yang dibuat.

 Siswa mengkonsultasikan rancangan yang


dibuat.

 Membentuk Jejaring

 Guru meminta siswa mempresentasikan hasil


rancangan percobaan uji daya hantar listrik
larutan untuk menyamakan persepsi dengan
bimbingan guru

 Siswa mempresentasikan hasil rancangan


percobaan uji daya hantar listrik larutan untuk
menyamakan persepsi dengan bimbingan guru

 Guru memberikan kesempatan kepada


kelompok lain untuk menanggapi hasil diskusi
dari kelompok yang mempresentasikan.

 Guru memberikan penguatan dari hasil diskusi


dalam merancangan percobaan uji daya hantar
listrik

 Guru menginformasikan bahwa siswa akan


melakukan percobaan uji daya hantar listrik
menggunakan rancangan percobaan yang telah
disediakan di Lembar Kerja Praktikum.

Pertemuan ke-2 (Siti Umayah 1713023028)


Alokasi
Kegiatan Deskripsi waktu

9
Pendahuluan 1. Guru mengulas materi yang telah dipelajari pada 10 menit
pertemuan sebelumnya yaitu ikatan kimia
sebagai materi prasyarat.
2. Guru mengulas materi yang telah dipelajari pada
pertemuan sebelumnya yaitu mengenai
merancang percobaan uji daya hantar listrik
larutan.

Intii
 Mengumpulkan data/Percobaan
1. Guru memintasiswamembacaprosedur uji daya
hantar listrik larutan yang telah disediakan oleh
guru.

2. Guru meminta siswa untuk mengamati


gejalayang
timbulketikalarutandiujidenganalatujidayahantarl
istrikberupanyalalampudangelembung gas.

3. Guru meminta siswa mengisi tabel hasil 75 menit


pengamatan berdasarkan hasil percobaan yang
diperoleh menggunakan tanda centang(√).

4. Guru memintasiswamenganalisis data hasil


percobaan dan mendiskusikan beberapa
pertanyaan yang telah disajikan bersama teman
kelompok.

5. Guru meminta siswa untuk menggolongkan


larutan yang telah diuji ke dalam larutan
elektrolit kuat,elektrolit lemah,dan larutan non
elektrolit.

10
 Mengkomunikasikan 35 menit
1. Guru menunjuk salah satu kelompok untuk
menyampaikan hasil diskusi mengenai uji daya
hantar listrik larutan.

2. Guru memberikan kesempatan kepada kelompok


lain untuk menanggapi hasil diskusi dari
kelompok yang presentasi.
3. Guru memberikan penguatan atas kesimpulan
yang didapat dari hasil diskusi.
Penutup  Guru memberikanumpanbalikterhadap proses
danhasilpembelajarandengancarabertanyamenge
naikepahamansiswatekaitlarutanelektrolit
(kuatdanlemah) danlarutan non-elektrolit.
15 menit
 Guru memberikan tindak lanjut melalui
pemberian tugas individu maupun kelompok
tekait larutan elektrolit (kuat dan lemah) dan
larutan non-elektrolit.

 Guru
menginformasikanrencanakegiatanpembelajaran
untukkegiatanberikutnya.

Pertemuan ke-3 (Putri Shelviana Sojja 171302340)


Kegiatan Deskripsi Alokasi
waktu

11
Pendahuluan  Guru mengapersepsi siswa untuk 10 menit
mengaitkan materi pada pertemuan ini
dengan materi yang sebelumnya dengan
memberikan pertanyaan.

  
Inti
kegiatan 1:
60 menit
 Mengamati
 Guru meminta siswa untuk mengamati
Mengamati gambar padatan NaCl,
lelehan NaCl dan larutan NaCl
 Menanya
 Guru meminta siswa memberikan
pertanyaan

 Mengumpulkan data
 Dari pertanyaan ini siswa yang lain
diminta guru untuk memberikan
jawaban sementara dan mencari
informasi.
 Hasil informasi dari berbagai sumber
belajar didiskusikan dengan sesama
temannya.

 Mengasosiasi
 Dari hasil pengamatan siswa setiap
kelompok mengidentifikasi gambar

12
Mengamati gambar padatan NaCl,
lelehan NaCl dan larutan NaCl
 Siswa mengidentifikasi perbedaan
gambar padatan NaCl, lelehan NaCl
dan larutan NaCl
 Guru meminta siswa menghubungkan
hasil identifikasi terhadap daya hantar
listriknya

 Mengkomunikasikan
 Guru meminta siswa menyimpulkan
penyebab larutan elektrolit kuat dan
lemah mampu menghantarkan listrik

kegiatan 2:

 Mengamati
 Guru mengajukan perintah :
“identifikasilah dengan teliti video
beserta keterangan ini”
 Siswa melakukan
diskusi,mengemukakan pendapat yang
berbeda – beda serta bekerjasama
dalam kelompok untuk
mengemukakan berbagai pertanyaan
mengenai daya hantar listrik larutan
NaCl, larutan cuka dan molekul
larutan gula sesudah dicelupkan
elektroda.
 Mengumpulkan data
 Siswa melakukan diskusi mengenai
hal-hal yang tidak dipahami dan
bekerja sama dalam kelompok untuk

13
menuliskan pertanyaan

 Mengasosiasi
 Siswa diberikan gambar mengenai
submikroskopis larutan NaCl dan
larutan gula sebelum dan setelah
dicelupkan elektroda dan sesudah
dicelupkan elektroda.
 Siswa menganalisis perbedaan
sebaran ion – ion NaCl, cuka dan
gula sebelum dan setelah di celupkan
elektroda
 Siswa membandingkan nyala lampu
dan gelembung gas yang terjadi pada
larutan NaCl dan larutan cuka ketika
dialiri arus listrik
 Siswa menyimpulkan penyebab
larutan NaCl dan larutan cuka dapat
menghantarkan arus listrik yang
ditandai dengan adanya nyala lampu
dan gelembung gas , sedangkan
larutan gula tidak
 Mengkomunikasikan
Guru meminta beberapa siswa
menyampaikan kesimpulkan dari hasil
diskusi

Penggalan 3

 Mengamati
 Guru memberikan gambar mengenai
percobaan daya hantar listrik pada
larutan NaCl dan larutan HCl

14
 Siswa mengidentifikasi gambar 1 beserta
keterangannya

 Menanya
 Guru memberikan kesempatan pada
siswa untuk bertanya berdasarkan
gambar 1 beserta keterangannya
 Siswa melakukan diskusi dengan teman
sekelompok (siswa mengemukakan
pendapat dengan berbagai jawaban) dan
bekerjasama dalam kelompok untuk
memecahkan suatu masalah.
 Mencoba
 Guru memberikan gambar
submikroskopis ikatan pada senyawa
ion dan senyawa kovalen polar.
 Siswa mengamati sebaran ion – ion
pada larutan NaCl dan larutan HCl
 Siswa melakukan diskusi dan bekerja
sama dalam kelompok untuk menjawab
beberapa pertanyaan-pertanyaan dari
guru dalam LKS secara teliti dan
displin.

 Menalar
 Siswa mengidentifikasi keterkaitan
antara gambar 1 dan gambar 2
 Siswa menggolongkan NaCl dan HCl
kedalam larutan elektrolit kuat
 Siswa menggolongkan NaCl dan HCl
kedalam senyawa elektrolit kuat

15
dengan ikatan yang berbeda
 Siswa mengelompokkan larutan
berdasarkan jenis ikatan pada masing–
masing senyawa
 Siswa menyimpulkan mengenai
larutan yang termasuk senyawa ion
dan senyawa kovalen polar

 Mengkomunikasikan
 Guru meminta perwakilan kelompok
untuk mempersentasikan hasil
diskusinya dan siswa lain
mendengarkan dengan baik dan juga
tanggap serta dievaluasi oleh
kelompok lain.

Penutup  Guru memberikan kesempatan 20 menit


kepada kelompok yang tidak
persentasi untuk menanggapi
mengenai hasil diskusi kelompok
yang sedang persentasi dan
mendapatkan poin penilaian
kelompok
a.
b. Seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan
hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya
secara bersama menemukan manfaat secara
langsung maupun tidak langsung dari hasil
pembelajaran yang telah berlangsung.
c. Contoh : anak-anak. Kalian sudah mempelajari
larutan elektrolit dan larutan elektrolit
sehingga kalian mengetahui kenpa larutan
elektrolit itu bisa menghantarkan listrik.

16
b.      Memberikan umpan balik terhadap proses dan
hasil pembelajaran
dari uraian pembelajran hari ini, siapa yang
dapat menyimpulakan?
c.    Guru melakukan kegiatan tindak lanjut dengan
pemberian tugas individu

d.      Guru menginformasikan rencana kegiatan


pembelajaran untuk kegiatan berikutnya

seperti anak-anak dari penjelasan penyebab


larutan berisfat elektrolit dan non elektrolit ini
kalian akan mampu mempelajari reaksi redoks
yang akan kita pelajari di pertemuan
selanjutnya

e.       Guru menutup pertemuan hari ini dengan


mengucap salam

3. Alat dan Sumber Belajar

1. Alat dan Bahan

 Alat :

 LCD Projector

 Laptop

 Alat-alat praktikum :

- Gelas kimia 50 ml : 9 buah

- Alat penguji elektrolit : 1 buah

- Kertas tissue : secukupnya

17
- Botol semprot : 1 botol

 Bahan :

 Lembar Kerja Siswa (LKS)

 Bahan praktikum:

- Air suling/akuades : 40 ml

- Larutan gula : 40 ml

- Air jeruk nipis : 40 mL

- Larutan alkohol (etanol): 40 ml

- Larutan CH3COOH 1M : 40 ml

- Larutan NH4OH 1M : 40 ml

- Larutan HCl 1M : 40 ml

- Larutan NaOH 1M : 40 ml

- Larutan NaCl 1M : 40 ml

2. Sumber belajar

Sudarmo,Unggul. 2013. Kimia Untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga

Modifikasi Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Neng Resqi Sri


Utami

Modifikasi Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Ulfa Rahma


Ainul Fikria

Modifikasi Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Ella Destiani

4. Penilaian proses dan Hasil belajar

1. Teknik

Teknik tes dan non tes

18
2. Bentuk

Tes : pilihan genap dan uraian

Non tes : observasi perilaku siswa

3. Instrumen (Tes dan Non tes)

4. Kunci dan pedoman penskoran

5. Tugas

19