Anda di halaman 1dari 4

Nama : Nurcahaya

Nim : 1893142131

Kelas : Manajemen Keuangan A

Tugas Meringkas Analisis Keputusan Proyeksi Bisnis

 Keputusan proyeksi bisnis yang dilakukan perusahaan sangat penting karna


kelangsungan hidup perusahaan serta keputusan proyeksi bisnis menyangkut dana yang
digunakan untuk investasi.

 Metode penilaian proyeksi bisnis


 Metode Payback Period (PP)
Payback Period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan
nilai investasi yang telah dikeluarkan.Payback Period dalam dunia bisnis dapat
disebut juga dengan Periode Pengembalian Modal. Oleh karenanya diperlukan
pengetahuan cara menghitung Payback Period itu sendiri.
 Rumus :

PP = n + (a-b) / (c-b) x 1 tahun.

P  = pengembalian modal.

n = tahun terakhir saat jumlah besaran arus kas masih belum dapat
menutup besaran investasi semula.

a = jumlah besaran investasi semula.

b = besaran total kumulatif dari arus kas pada periode tahun ke – n.

c = besaran total kumulatif dari arus kas pada periode tahun ke – n.

 Kelemahan Payback Period


Metode payback period memiliki beberapa kelemahan sebagai berikut:
a) Mengabaikan penerimaan investasi atau proceeds yang didapat setelah
payback period tercapai.
b) Mengabaikan Time Value Of Money (Nilai Waktu Uang). Tidak memberikan
informasi mengenai tambahan value untuk perusahaan.
c) Mengabaikan tingkat likuiditas perusahaan secara keseluruhan Pay back
period digunakan untuk mengukur kecepatan kembalinya dana, dan tidak
mengukur keuntungan proyek pmbangunan yang telah direncanakan. 
d) Metode ini tidak membedakan antara proyek yang membutuhkan investasi kas
yang berbeda Metode ini mengabaikan biaya yang digunakan untuk
mendukung investasi, bahkan selama payback period Tidak memperhitungkan
nilai sisa dari investasi 

 Kelebihan Payback Period


Metode payback period memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut:
a) Digunakan untuk mengetahui jangka waktu yang diperlukan untuk
pengembalian investasi dengan risiko yang besar dan sulit Dapat digunakan
untuk menilai dua proyek investasi yang mempunyai rate of return dan risiko
yang sama, sehingga dapat dipilih investasi yang jangka waktu
pengembaliannya cepat. 
b) Metode cukup sederhana untuk memilih beberapa alternatif investasi. 
c) Mudah dan sederhana bisa dihitung untuk menentukan lamanya waktu
pengembalian dana yang diinvestasikan akan kembali. 
d) Memberikan informasi mengenai lamanya Break Even Point (BEP) project.
Sebagai alat pertimbangan risiko karena semakin pendek payback periodnya
maka semakin pendek pula risiko kerugiannya.

 Metode Net Present Value (NPV)


Net Present Value atau NPV adalah selisih antara nilai arus kas yang masuk
dengan nilai arus kas keluar pada sebuah periode waktu. 

 Kelebihan Metode NPV


Metode NPV memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut :
a) Memperhitungkan seluruh arus masuk, tidak mengabaikan aliran kas
selama investasi berlangsung. 
b) Lebih memperhitungkan time value of money (nilai waktu daripada uang)
c) Memudahkan Anda untuk mengetahui  apakah investasi yang hendak
dilakukan dapat meningkatkan nilai perusahaan dan memberikan
keuntungan atau tidak.
d) Metode ini mempertimbangkan risiko arus kas yang masuk di masa depan
sehingga pengembalian modal dapat terlihat jelas.

 Metode Probabality Index (PI)


Profitability Index (PI) atau Indeks Profitabilitas adalah teknik penganggaran
modal untuk mengevaluasi proyek-proyek investasi untuk kelangsungan hidup
atau profitabilitas. metode penghitungan kelayakan proyek dengan
membandingkan antara jumlah present value nilai arus kas dengan
nilai investasi dari proyek.
 Rumus PROFITABILITY INDEX (PI):
                                                Nilai Aliran Kas Masuk
 PROFITABILITY INDEX ( PI ) = ---------------------------
                                                 Nilai Investasi
 Kelayakan investasi menurut standar analisa ini adlh :
Jika PI > 1 ; maka investasi tsb dpt dijalankan (tidak layak)
Jika PI < 1 ; investasi tsb tidak layak dijalankan (layak)

 Kelebihan Profitability Index adalah :


a) Memberikan percentage future cash flows dengan cash initial
b) Sudah mempertimbangkan cost of capital
c) Sudah mempertimbangkan time value of money
d) Mempertimbangkan semua cash flow

 Kekurangan Profitability Index adalah :


a) Tidak memberikan informasi mengenai return suatu project.
b) Dibutuhkan cost of capital untuk menghitung Profitability Index.
c) Tidak memberikan informasi mengenai project risk.
d) Susah dimengerti untuk dijadikan indicator apakah suatu project
memberikan value kepada perusahaan.
 Metode Internal Rate Return (IRR)
Internal  Rate of  Return (IRR) adalah metode peerhitungan investasi dengan
menghitung tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang investasi dengan
nilai sekarang dari penerimaan-penerimaan kas bersih dimasa datang.
 Rumus:
IRR = lower discount rate + (NPV at lower % rate / distance between 2
NPV) * (Higher % rate - Lower % rate)

 Kelebihan :
a) Memperhatikan nilai waktu dari uang
b) Menggunakan arus kas sebagai dasar perhitungan
c) Hasilnya dalam persentase, sehingga pengambilan keputusan dapat
membuat perkiraan bila r (discount rate) sulit diketahui.
 Kekurangan:
a) Perhitungan lebih sulit bila tidak menggunakan komputer, karena harus
dicoba-coba (trial and error).
b)  Tidak membedakan proyek yang mempunyai perbedaan ukuran dan
keadaan investasi.

Sumbernya :

https://www.pengadaan.web.id/2019/09/payback-period-adalah.html

https://www.akseleran.co.id/blog/npv

http://easylearn2010.blogspot.com/2011/10/profitability-index

http://easylearn2010.blogspot.com/2011/10/internal-rate-of-return