Anda di halaman 1dari 2

Probabilitas adalah kemungkinan yang dapat terjadi dalam suatu peristiwa.

Dalam kehidupan
sehari-hari sulit untuk mengetahui dengan “pasti” apa yang akan terjadi pada waktu yang
akan datang, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Probabilitas (P) dinyatakan dalam angka – angka antara 0 dan 1.
Probabilitas (P) = 0, artiny suatu peristiwa atau kejadian mempunyai kemungkinan terjadi
sebesar 0% atau dengan kata lain peristiwa itu tidak mungkin terjadi. Sebagai contoh : musim
salju di Jakarta.
Dilain pihak, apabila suatu peristiwa atau kejadian probabilitasnya (P) = 1, berarti peristiwa
atau kejadian tersebut mempunyai kemungkinan terjadi sebesar 100% atau kejadian tersebut
pasti terjadi. Sebagai contoh : matahri terbit dari timur, orang hidup akan mati.
Metode atau pendekatan yang digunakan untuk menjelaskan pengertian probabilitas :
1. Perumusan klasik atau matematik (classical/mathematical)
Menurut pendekatan klask atau matematik, probabilitas terjadinya sesuatu adalah
sama dengan jumlah kejadian yang diinginkan dibagi jumlah seluruh kejadian, apabila
setiap kejadian mempunyai kesemptan yang sama untuk terjadi.

a. Munculnya sisi gambar dalam satu lemparan koin (koin terdiri dari dua sisi, yaitu angka
dan gambar) adalah :
P(gambar) = ½ = 0,5
b. Munculnya sisi dadu dengan nilai 2 (sisi dadu bernilai 1 sampai 6) adalah:
P(sisi 2) = 1/6
c. Peluang munculnya sisi dadu yang nilainya genap adalah:
P (genap) = 3/6 = ½
2. Probabilitas frekuensi relatif atau pendekatan empiris (empirical/frequency
approach)
Pendekatan ini disebut pendekatan frekuensi relatif karena perhitungannya didasarkan
pada frekuensi relatif tetapi sering juga disebut sebagai pendekatan empiris karena
perhitungannya menggunakan data empiris. Probabilitas terjadi sesuatu peristiwa
menurut pendekatan empiris atau frekuensi relatif adalah sama dengan frekuensi reltif
daari terjadinya peristiwa tersebut di dalam percobaan yang terjadi secara berulang –
ulang sampai tk terhingga. Percobaaan yang dilakukan secara berulang – ulang
saampai tak terhingga tidak mungkin maka di dalam perhitungan ini jumlah
percobaannya terbatas.
Contoh: Jumlah 1000 bayi yang lahir di rumah sakit bersalin selama 10 tahun terakhir
terdiri dari 550 bayi perempuan dan 450 bayi laki-laki. Maka probabilitas lahirnya
bayi laki-laki dan perempuan adalah:
3. Probabilitas subjektif (subjective probability)
Yaitu probabilitas yang terjadinya tergantung subjektivitas masing-masing individu.
Misalnya:kita menanyakan kepada seseorang berapa probabilitas sebuah gunung merapi
akan meletus. Jawabannya akan sangat tergantung pada latar belakang individu, tempat
tinggalnya dan pengetahuannya tentang kegunungapian dan lain-lain

Sumber referensi : ESPA4123 MODUL 4.

Anda mungkin juga menyukai