Anda di halaman 1dari 2

TUGAS 2

PUBLIC SPEAKING
REZA ALFIANUR 041278502 / ILMU KOMUNIKASI

SOAL
1. Pilih topik tertentu
2. Sertakan cuplikan berupa kalimat atau paragraf dari materi public speaking yang
akan Anda gunakan, dilengkapi dengan data dari sumber intenet (tulis sumber
internetnya)

JAWABAN

Topik : Jokes

Judul : Self Deprecating Humor

Tujuan umum : Menjelaskan cara mendapatkan jokes yang sesuai dengan materi presentasi kita.

Type: Humor

Data data pendukung :

Self deprecating humor adalah humor yang mencerikan tentang kegagalan, kekonyolan atau hal-hal
memalukan yang pernah anda alami. Saya pribadi bisa mengatakan bahwa ini adalah topik terbaik untuk
bisa membuat audiens tertawa sekaligus connect dengan anda sebagai pembicara.

Berikut adalah beberapa link ke contoh tulisan saya yang menggunakan pola self deprecating humor:

 Hal-hal konyol dan memalukan yang saya alami saat presentasi


 Momen pertama kali belajar presentasi
 Momen pertama kali memberikan training berbayar

Audiens akan merasa senang dan bisa tertawa ketika mendapati anda sebagai figur otoritas (notes: orang
yang sedang berpresentasi akan dianggap sebagai figur otoritas waktu itu) ternyata juga bisa salah, keliru
dan mengalami hal-hal konyol. Hal ini akan membuat mereka rileks dan bisa connect dengan anda.

Dan untuk mendapatkan self deprecating humor ini anda tidak perlu susah-susah mencari di internet atau
buku kumpulan jokes. Anda tinggal mencari saja pengalaman anda yang relevan dengan topik yang
sedang anda bawakan ini.

Berikut adalah beberapa contohnya:

 Ketika membawakan topik presentasi, anda bisa menceritakan pengalaman pertama kali anda harus
berpresentasi
 Ketika membawakan topik perpajakan, anda bisa menceritakan ketika kesalahan yang anda buat
sampai membuat boss bingung tujuh keliling
 Ketika membawakan topik marketing, anda bisa menceritakan pengalaman ketika anda ditolak-tolak
terus oleh customer

Berikut adalah beberapa panduan sub topik yang bisa anda gunakan untuk mencari self deprecating
humor yang ada dalam diri anda. Saya ringkas menggunakan akronim 4F, ini dia:

1. Flaw

Flaw adalah bercerita tentang ketidaksempurnaan yang ada dalam diri anda. Berita baik untuk anda yang
mungkin kelebihan berat badan, rambut mulai botak atau wajahnya pas-pasan, Inilah kesempatan anda
untuk berkomentar atau bercerita tentang hal-hal tersebut. Audiens suka dengan presenter yang tidak
mempermasalahkan dan bahkan justru bisa mentertawakan sendiri kelemahan-kelemahan yang mereka
miliki.

2. Failure

Failure adalah bercerita tentang kegagalan yang pernah anda alami. Di sini anda bisa menceritakan
tentang pengalaman anda ditolak calon pacar, dimarahi oleh atasan atau mengalami kebangkrutan. Anda
bisa sesuaikan dengan topik yang sedang anda sampaikan. Dalam menceritakan kegagalan, janganlah
menggunakan sudut pandang yang depresi dan putus asa. Justru lihatlah hal-hal tersebut sebagai pelajaran
dan hal lucu yang bisa anda tertawakan sekarang.

3. First time

First time adalah pengalaman pertama anda melakukan sesuatu. Pertama kali melakukan sesuatu biasanya
anda masih bingung, gagal atau melakukan kesalahan. Hal ini cocok sekali terutama ketika anda
mengajarkan sesuatu kepada orang yang masih pertama kali belajar. Misalnya saja saya selalu
menceritakan pengalaman pertama saya belajar presentasi (yang masih belepotan dan blank terus) kepada
peserta training. Mereka bisa tertawa dan menyadari bahwa segala sesuatu itu bisa dipelajari, bahkan
beberapa orang berkata pada saya “Terima kasih sudah cerita Pak David, sekarang saya sadar bahwa
masih ada harapan untuk saya (karena kondisi saya tidak separah Pak David dulunya @_@)”.

4. Frustation

Frustation adalah cerita tentang hal yang menjadi sumber kegalauan, kebingungan dan rasa frustasi anda.
Dengan ini anda juga menunjukkan pada audiens bahwa anda bukanlah pribady yang sempurna, anda
juga memiliki rasa frustasi dan kuatir (sama seperti yang audiens alami).

Anda mungkin juga menyukai