Anda di halaman 1dari 4

Assalamualaikum Tutor yang terhormat,

Ijinkan saya menyampaikan pendapat saya dalam diskusi sesi 7 saat ini.

Diskusikan penyempurnaan organisasi dan penerapan T-Form di Indonesia!


Gunakan konsep dan teori yang ada dalam modul!

Jawaban :
Penyempurnaan administrasi harus disesuaikan dengan kepentingan masyarakat
modern yaitu melancarkan pembangunan. Hahn Been Lee menganggap
penyempurnaan administrasi dengan pandangan yang sadar untuk memperbaiki
sistem tersebut bagi tujuan yang positif dari pembangunan nasional.
Penyempurnaan administrasi adalah sebagai usaha yang disengaja untuk
melakukan perubahan :

(a) Struktur dan prosedur birokrasi pemerintah;


(b) Sikap dan tingkah laku aparat pemerintah yang terlibat;
(c) Atau kedua-duanya untuk meningkatkan efektivitas organisais, dan;
(d) Pencapaian tujuan pembangunan nasional.

Penyempurnaan administrasi adalah suatu usahayang sadar untuk melakukan


perbaikan administrasi pemerintah termasuk penyesuaian tujuan, susunan dan
prosedur organisasi, lembaga-lembaga negara baik yang bersifat departemental
atau non-departemental atau, sistem dan prosedur pengurusan kedua-duanya
dengan maksud untuk meningkatkan efektivitas organisasi agar tercapainya tujuan
pembangunan nasional.

Penyempurnaan di bidang kelembagaan (organisasi) diarahkan untuk mendudukkan


aparatur negara sesuai dengan fungsinya agar jelas bidang tugas dan tanggung
jawabnya masing-masing. Bentuk dan besarnya organisasi disesuaikan dengan
tugas pokok, fungsi dan beban kerja yang disusun menurut jalur dan staf serta terdiri
dari unsur-unsur pimpinan, pembantu pimpinan, pelaksana dan pengawasan.
Penyempurnaan kelembagaan ini telah dilaksanakan dengan dikeluarkannya
KeputusanProsedium Kabinet Ampera No. 15 dan No. 75 Tahun 1966 yang
disempurnakan dengan Keputusan Presiden No. 44, 45 Tahun 1974 dan Keppres
No. 15 Tahun 1984. Selama Repelita III telah dilakukan penyempurnaan
kelembagaan yang meliputi tiga bidang yaitu : (Pidato Kenegaraan Presiden RI
1984)
a.Bidang kabinet pembangunan
b.Bidang lembaga-lembaga pemerintah Non-Departemen
c.Bidang sekretariat negara
d. Bidang penyempurnaan hubungan kerja

Banyak usaha yang telah dilakukan pemerintah dalam menyempurnakan


kelembagaan (organisasi) ini seperti yang telah dikemukakan diatas. Tetapi,
mungkin belum dapat menghilangkan kekakuan pengaturan yang diterapkan dalam
Keppres No. 44 Tahun 1974 terutama yang mengenai rentangan pengawasabbta
(span of supervision). Agar supaya Keppres ini lebih lentur (fleksible) seharusnya
yang diatur di dalamnya benar-benar yang pokok-pokok saja sesuai dengan
namanya dalam arti tidakmenjelimet seperti mengatur berapa banyaknya rentang
pengawasan bagi setiap hierarki organisasi, dengan demikian Keppres No. 44
Tahun 1974 tidak perlu bertentangan dengan Keppres No. 15 Tahun1984.

Penerapan T-Form pada birokrasi pemerintah di IndonesiaOrganisasi birokrasi


pemerintah yang diterapkan di lembaga-lembaga pemerintah tidak sama kecuali
susunan organisasi departemen-departemen dari pusat sampai ke daerah. Susunan
prganisasi yang terlalu tinggi tingkatnya lamban mengantisipasi perubahan
lingkungan yang cepat terjadi. Supaya organisasi departemen dan lain-lain dapat
bergerak dengan lincah maka sudah tiba masanya menerapkan secara adaptif
pemikiran T-Form dalam organisasi pemerintah. Adapun dasar pertimbangannya
adalah: pertama, eselon organisasi yang ideal paling tinggi dua tingkat dibawah
eksekutif supaya komunikasi lebih lancar dan efektif. Kedua, struktur yang tinggi di
samping lamban digerakkan untuk mengantisipasi keadaan lingkungan yang cepat
berubah juga menjadi ajang KKN yang menyebabkan rusaknya ekonomi karena
biaya ekonomi tinggi. Ketiga, dengan diberlakukannya otonomi daerah maka fungsi
departemen akan banyak berkurang karena sebagian besar dialihkan ke daerah.
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut maka organisasi departemen
pemerintah yang terlalu tinggi tersebut perlu direformasi dengan cara memotong dua
atau tiga eselonnya dibawah Menteri sehingga menjadi satu atau dua tingkat saja
karena kedudukan eselon adalah sebagai perantara saluran komunikasi dari atas ke
bawah dan dari bawah ke atas.Penerapan model T-Form dalam organisasi menuntut
beberapa persyaratan antara lain :
(1) Melakukan perubahan sikap apparat birokrasi yang sudah terbiasa berorientasi
ke atas kepada berorientasi ke bawah;
(2) Mempersiapkan aparat yang bermutu tinggi dengan ciri-ciri penuh kreatif dan
inovatif dan mampu menghadapi tantangan lingkungan yang cepat berubah;
(3) Strategi pelayanan secara terkotak-kotak harus diganti dengan strategi
pemberian pelayanan satu atap untuk mempercepat pelayanan kepada
pengguna jasa;
(4) Aparat birokrasi dipersiapkan untuk mahir berkomunikasi melalui komputer
terutama yang berhubungan dengan sistem teknologi informasi.

Perubahan organisasi dengan menerapkan T-Form organisasi tentu akan


melahirkan pro dan kontra di kalangan berbagai pihak. Pihak yang pro adalah
kalangan berpikiran maju melihat masa depan negara dan juga pengguna jasa
birokrasi pemerintah yang selama ini merasakan bagaimana sakitnya dipungli ketika
berurusan dengan dengan aparat birokrasi. Sedangkan pihak yang kontra adalah
mereka ingin mempertahankan status quo atau yang takut terhadap perubahan
budaya organisasi yang dipertahankan selama ini antara lain takut akan kehilangan
jabatan dan prestise atau mereka yang komit ber-KKN.Perubahan organisasi
dengan menerapkan T-Form adalah perubahan yang bersifat mendasar sehingga
diperlukan kesepakatan dan dukungan dari penguasa tertinggi. Untuk itu diperlukan
kemauan politik (political will) dari pengambil kebijakan negara tentang perubahan
struktur dan sistem birokrasi pemerintah. Kalau ada political will maka T-Form
(struktur rendah) diharapkan dapat mempercepat pelayanan dalam mendukung
pengguna jasa yang akan berkompetisi secara global. Sekaligus dapat menghapus
atau meminimalkan budaya KKN dikalangan aparat birokrasi. Dengan demikian
pandangan masyarakat umum terhadap birokrasi akan berubah dari yang selama ini
dilayani oleh masyarakat pengguna jasa kepada yang melayani mereka.
Terima kasih atas kesempatan yang telah Tutor berikan demikian tanggapan saya.
Semoga berkenan.

Sumber referensi:
BMP ADPU4271 ORGANISASI DAN MANAJEMEN Modul 7 ADMINISTRASI DAN
ORGANISASI DI NEGARA BERKEMBANG

BMP ADPU4271 ORGANISASI DAN MANAJEMEN Modul 8 T. FORM DALAM


BIROKRASI DI INDONESIA

Inisiasi Materi 7 oleh Tutor

Anda mungkin juga menyukai