Anda di halaman 1dari 4

TUGAS 2 MANAJEMEN STRATEGIK

041212441 / Bayu Kuncoro / UPBJJ Yogyakarta

Terdapat dua jenis tujuan yang sangat umum dalam organisasi, yaitu tujuan keuangan dan
tujuan pemasaran. Tujuan keuangan mencakup hal-hal yang terkait dengan pertumbuhan
pendapatan, pertumbuhan laba, dividen yang lebih tinggi, margin laba yang lebih besar, laba atas
investasi yang lebih besar, laba per saham yang lebih tinggi, harga saham yang naik, arus kas yang
lebih baik, dan sebagainya. Sedangkan tujuan pemasaran mencakup hal-hal seperti pangsa pasar yang
lebih besar, pengiriman yang tepat waktu dibandingkan dengan pesaing, launching produk ke pasar
yang lebih cepat dibandingkan dengan pesaing, biaya yang lebih rendah daripada pesaing, kualitas
produk yang lebih tinggi daripada pesaing, cakupan geografis yang lebih luas daripada pesaing,
keunggulan dalam penggunaan teknologi , secara konsisten terus menghasilkan produk baru untuk
dipasarkan dibandingkan pesaing, dan seterusnya. Berdasarkan hal tersebut sering terjadi
pertentangan antara fungsi keuangan dan pemasaran dalam suatu organisasi. Manakah yang lebih
utama apakah mencapai tujuan keuangan atau tujuan pemasaran?

1. TINJAUAN TEORITIS
A. Fungsi pemasaran
Fungsi pemasaran adalah suatu proses komunikasi yang bertujuan untuk memberikan
informasi mengenai barang atau jasa yang kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan
keinginan konsumen.

Fungsi pemasaran dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu :

1. Fungsi pertukaran
Dengan pemasaran, pembeli dapat membeli produk dari produsen baik dengan
menukar uang denan produk maupun pertukaran produk dengan produk (barter)
untuk dipakai sendiri atau untuk dijual kembali.

2. Fungsi distribusi fisik


Distribusi fisik suatu produk dilakukan dengan cara mengangkut serta menyimpan
produk. Produk yang diangkut dari produsen mendekati kebutuhan konsumen
dengn banyak cara baik melalui air, darat maupun udara. Penyimpanan produk
mengedepankan menjaga pasokan produk agar tidak kekurangan saat dibutuhkan.

3. Fungsi perantara
Untuk menyampaikan produk dari tangan produsen ke tangan konsumen dapat
dilakukan melalui perantara pemasaran yang menghubungkan aktivitas pertukaran
dengan distribusi fisik. Aktivitas fungsi perantara seperti pengurangan resiko,
pembayaan, pencarian informasi serta standarisasi atau penggolongan produk.

Konsep pemasaran ini sangat penting diketahui dan dipahami oleh sebuah
perusahaan. Karena pada intinya,perusahaan setelah melakukan produksi barang, tentu
mereka memerlukan pemasaran yang baik agar barang yang telah mereka buat bisa laku
terjual.Walapun terkadang pada tahap produksi ada beberapa perusahaan yang sudah
mendesain konsep pemasarannya.
Apapun usaha yang dilakukan perusahaan, perusahaan harus bisa mewujudkan
sebuah produk yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat. Tak hanya memenuhi
kebutuhan masyarakat saja, akan lebih baik jika produk yang diberikan ini tetap menarik
sifatnya supaya bisa bersaing dengan produk dari perusahaan lain.

B. Fungsi keuangan
Fungsi keuangan adalah adalah untuk mengatur pencarian sumber-sumber dana yang
dibutuhkan bai perusahaan dan kemudian mengatur penggunaan dari dana yang telah
diperolehnya itu. Tujuan fungsi keuangan adalah pengendalian likuiditas dan rentabilitas pada
akhirnya memaksimalkan keuntungan.Sumber dana yang dipeoleh dari berbagai sumber, baik
sumber dana intern maupun sumber dana ekstern.
Sumber dana intern adalah dana yang telah dihasilkan oleh bagian pemasaran sebagai
akibat dari transaksi penjualan yang telah dilakukan dalam proses pemasaran. Sedangkan
sumber dana ekstern berasal dari masyarakat umum yang dalam hal ini berupa pembelian
saham oleh masyarakat kepada saham-saham yang telah dikeluarkan oleh perusahaan
tersebut.
Tujuan Manajemen Keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan.
Dengan demikian apabila suatu saat perusahaan dijual, maka harganya dapat ditetapkan
setinggi mungkin. Seorang manajemen juga harus mampu menekan arus
peredaran uang agar terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan.

C. Analisis Tujuan Pemasaran dengan Keuangan


Manajemen strategi membatu perusahaan untuk menghadapi perubahan-perubahan
yang tidak siap diantisiapasi oleh perusahaan dalam kondisi sekarang. Krisis ekonomi global
adalah kendala utama yang sering diabaikan oleh semua perusahaan ketika situasi ekonomi
sedang baik dan menguntungkan, namun ketika situasi berubah terbalik maka peran
manajemen strategi menjadi sangat penting dan diperlukan. Akan sangat terlambat bagi
perusahaan untuk menerapkan manajemen strategi ketika perusahaan sudah diambang
masalah besar. Karena waktu tidak bisa diprediksi dan situasi tidak bisa kita
perkirakan.Manajemen Strategi membantu organisasi mengumpulkan, menganalisis, dan
mengatur informasi. Mereka melacak tren industri dan kompetitif, mengembangkan model
peramalan dan skenario analisis, evaluasi kinerja perusahaan dan divisi, spot baru peluang
pasar, ancaman mengidentifikasi bisnis, kreatif dan mengembangkan rencana aksi.

Manajemen strategi memiliki Tujuan jangka pendek tonggak organisasi yang harus
dicapai untuk mencapai tujuan jangka panjang. Seperti tujuan jangka panjang, tujuan tahunan
harus terukur, kuantitatif, menantang, realistis, konsisten, dan diprioritaskan. Mereka harus
ditetapkan pada perusahaan, divisi, dan fungsional di tingkat organisasi yang besar. Tujuan
tahunan harus dinyatakan dalam hal manajemen, pemasaran, keuangan / akuntansi, produksi
/ operasional, penelitian dan pengembangan, dan sistem informasi. Sasaran tahunan
diperlukan untuk setiap tujuan jangka panjang. Tujuan Tahunan khususnya penting dalam
strategi implementasi, sedangkan tujuan jangka panjang sangat penting dalam perumusan
strategi. Tujuan Tahunan merupakan tujuan dasar untuk mengalokasikan sumber daya.
Kebijakan Kebijakan merupakan sarana sasaran tahunan yang akan dicapai. Kebijakan
mencakup pedoman, peraturan, dan prosedur yang didirikan untuk mendukung upaya-upaya
untuk mencapai tujuan yang dinyatakan.

Perubahan pada salah satu komponen utama dalam model dapat mewajibkan
perubahan pada salah satu atau seluruh komponen lainnya. Misalnya, perubahan ekonomi
dapat merupakan kesempatan yang besar dan memerlukan perubahan dalam jangka panjang
dan tujuan-tujuan strategi; kegagalan tahunan untuk mencapai tujuan dapat memerlukan
perubahan dalam kebijakan atau saingan utama dari perubahan strategi dapat memerlukan
perubahan misi yang kuat. Oleh karena itu, strategi formulasi, pelaksanaan, dan evaluasi
kegiatan harus dilakukan secara terus menerus, tidak hanya pada akhir tahun atau
semiannually. Proses manajemen strategi tidak pernah benar-benar berakhir. Penerapan dari
proses manajemen strategi-biasanya lebih formal dan lebih besar di organisasi yang besar.

Perusahaan yang memiliki banyak divisi, produk, pasar, dan teknologi juga cenderung
lebih formal dalam penerapan konsep manajemen strategi. Manfaat manajemen strategi
berikutnya adalah keunggulan utama manajemen strategi: Proactive dalam membentuk masa
depan perusahaan dalam melakukan tindakan merumuskan manajemen strategi yang lebih
baik (sistematis, logis, rasional pendekatan) dari sisi Keuangan: Meningkatkan produktivitas
Peningkatan penjualan Peningkatan profitabilitas.

2. TANGGAPAN PRIBADI
Manakah yang lebih utama apakah mencapai tujuan keuangan atau tujuan pemasaran,
berdasarkan perencanaan yang sistematis dengan menunjukkan peningkatan signifikan dalam
penjualan, profitabilitas dan produktivitas yang lebih utama adalah mencapai tujuan
keuangan untuk mengatur pencarian sumber-sumber dana yang dibutuhkan bagi perusahaan
dan kemudian mengatur penggunaan dari dana yang telah diperolehnya sehingga terdapat
pengendalian likuiditas dan rentabilitas yang pada akhirnya memaksimalkan keuntungan.

Dalam hal ini perusahaan harus mempertimbangkan berbagai konsekuensi dari keputusan
manajemen mereka terhadap laba, arus kas, dan pada keseluruhan kondisi keuangan
perusahaan dikarenakan kegiatan dari setiap aspek bisnis berdampak pada kinerja keuangan
perusahaan. Aktivitas Manajemen keuangan harus dievaluasi dan dikendalikan secara rutin
oleh pemilik dan manajer perusahaan agar tujuan keuangan itu sendiri bisa tercapai.

3. KESIMPULAN
Dari tinjaun tadi dapat kita simpulkan bahwa manajemen strategik penting merupakan faktor
penting untuk mengelola keuangan perusahaan. Pengelolaan keuangan harus direncanakan
dengan matang agar tidak timbul masalah di kemudian hari. Dengan manajemen strategik
untuk mengelola keuangan perusahaan, maka tidak hanya menjadi langkah-langkah untuk
mengembangkan perusahaan, dan juga menjadi perencanaan diawal namun juga untuk
memastikan bahwa perusahaan dapat mendapatkan keuntungan sesuai dengan tujuan yang
diharapkan.

Peran keuangan dalam keputusan operasional terutama semacam penilaian dan pemantauan.
Keuangan membantu manajer mengevaluasi alternatif operasional yang tersedia bagi
mereka, dan membantu mereka memantau keputusan yang diterapkan. Pemantauan seperti
itu sangat penting untuk evolusi strategi perusahaan, membantu manajer mengubah atau
menyesuaikan strateginya berdasarkan umpan balik dari strategi sebelumnya.

Hasil keputusan operasi yang dipikirkan secara matang dan dipantau secara cermat adalah
arus kas yang lebih tinggi di masa depan yang diharapkan bagi perusahaan. Keuangan
memainkan peran kunci dalam mengembangkan strategi pembiayaan, menilai alternatif, dan
memantau hasilnya. Tujuan dari strategi pembiayaan adalah untuk meningkatkan modal
dengan biaya terendah, yang pada gilirannya meningkatkan nilai pemegang saham.
Manajemen keuangan melibatkan pemahaman dan pengendalian, pengalokasian, dan
memperoleh aset dan kewajiban perusahaan dengan benar, termasuk memantau item-item
pembiayaan operasional seperti pengeluaran, pendapatan, piutang dan hutang, arus kas, dan
profitabilitas.

Manajemen keuangan strategis mencakup semua hal di atas ditambah evaluasi, perencanaan,
dan penyesuaian berkelanjutan untuk menjaga perusahaan tetap fokus dan berada di jalur
yang benar menuju sasaran jangka panjang. Ketika sebuah perusahaan mengelola secara
strategis, maka perusahaan menangani masalah jangka pendek secara ad hoc dengan cara
yang tidak menggagalkan visi jangka panjangnya.

4. REFERENSI
Suwarsono. 2020. Manajemen Strategik. Tangerang Selatan : Universitas Terbuka
https://www.jurnal.id/id/blog/mengenali-manfaat-dan-tujuan-manajemen-keuangan/
diakses pada tanggal 10 Mei 2021 pukul 22:12 WITA