Anda di halaman 1dari 2

TUGAS 3 EKONOMI MANAJERIAL

NAMA : MIRANDA TOHIR

NIM : 041664318

1. Apa yang dimaksud dengan harga drajad tiga merupkan diskrimanasi harga karena
perbedaan permintaan berdasarkan segmen pasar, dan Berikan analisis pemahaman
mengenai tujuan suatu perusahaan melakukan diskriminasi harga derajat 3 dan berikan
contohnya! Bantu dengan kurva

2. Ongkos organisasi yang tinggi menurut Mansur olson dalam interest group theory
Berikan argumentasi dan analisis terkait regulasinya bagaiman teori ini dapat
mempengaruhi peran regulator.!

Jawaban :

1. Diskriminasi harga derajat 3 dilakukan dengan cara menerapkan harga yang berbeda
untuk setiap kelompok konsumen berdasarkan reservation price masing-masing
kelompok konsumen. Diskriminasi harga derajat 3 dilakukan karena perusahaan tidak
mengetahui reservation price masing-masing konsumen, tapi mengetahui reservation
price kelompok konsumen. Kelompok konsumen dapat dibedakan atas lokasi, geografis,
maupun karakteristik konsumen seperti umur, jenis kelamin, pekerjaan, dan lain-lain.
Contoh : barang yang dijual di pedesaan dan di perkotaan akan berbeda harganya.

Gambar 3. Grafik Diskriminasi Harga Derajat 3


Pada gambar 3 diatas menjelaskan tentang grafik diskriminasi harga derajat 3.
Diskriminasi harga ditetapkan berdasarkan perbedaan elastisitas harga. Permintaan yang lebih
inelastis dikenakan harga yang lebih tinggi.
2. Menurut Mancur olson merupakan ahli ekonomi yang berpengaruh di Amerika sekaligus
seorang ilmuwan sosial yang hingga pada kematiannya ia bekerja di University of
Maryland. Ia banyak berkontribusi di berbagai bidang ekonomi termasuk perpajakan,
fasilitas umum, perkembangan ekonomi, hak kontrak, dll. Olson memberikan beberapa
terobosan baru dalam hal di atas. Dalam buku pertamanya. "the Logic of
CollectiveAction: Public Goods and The Theory of Groups (1965)", ia berteori bahwa
"hanya sebuah insentif yang selektif yang akan menstimulasi seorangindividu yang
rasional di dalam kelompok tersembunyi untuk bertindak dengan berorientasi pada
kelompok tersebut". Pada tahun 1982, ia memberikan penjelasan lebih lanjut terhadap
bukunya "The Rise and Decline of Nations". Ide utamanya adalah koalisi gabungan
cenderung terbentuk dalam jangka waktu yang lama di beberapa negara. Gabungan-
gabungan buruh dan pekerja yang membentuk kelompok insentif akan mempengaruhi
kebijakan atas perlakuan kaum mereka. Kebijakan ini cenderung bersifat protektif dan
anti teknologi dan akan mencederai pertumbuhan ekonomi. Dalam buku terakhirnya
yaitu "Power and Prosperity", Olson membedakan antara efek ekonomi pada jenis
pemerintahan yang berbeda seperti tyranny, anarki, dan demokrasi. Olson menyatakan
bahwa "pencuri berjalan" (di pemerintahan anarki) memiliki biaya insentif hanya untuk
mencuri dan merusak, sedangkan "pencuri menetap" (di pemerintahan tyrani) memiliki
biaya insentif untuk memompa peningkatan ekonomi. "Pencuri menetap" ini juga
akhirnya berpengaruh pada fungsi awal pemerintahan yaitu perlindungan terhadap
penduduk dan properti. Peralihan "pencuri berjalan" dan "pencuri menetap",
menjembatani pemerintahan demokrasi yang meningkatkan biaya insentif untuk
pemerintahan yang baik dengan meluruskannya dengan harapan-harapan masyarakat."

Anda mungkin juga menyukai