Anda di halaman 1dari 6

TUGAS MATA KULIAH PENGANTAR BISNIS

NURFUADI (A031181511)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


DEPARTEMEN AKUNTANSI
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2019
RANGKUMAN

A. Pengertian Bisnis, Jenisnya dan ruang lingkup bisnis


- Bisnis adalah suatu kegiatan usaha individu yang terorganisir untuk menghasilkan
dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam
memenuhi kebutuhanmasyarakat.
-  Bisnis adalah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan
oleh masyrakat. 
- Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas
dan institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut jenisnya, bisnis terbagi dalam empat kelompok sebagai berikut:
1) Monopsoni
2) Monopoli
3) Oligopoli
4) Oligopsoni
 TujuanBisnis
Ketika seseorang atau perusahaan berbisnis, maka mereka memiliki tujuan dari
bisnis yang hendak mereka jalankan. Tujuan dari bisnis antara lain adalah:
-  Profit (keuntungan): berbisnis untuk memperoleh laba.
- Growth (pertumbuhan): berbisnis untuk pertumbuhan ekonomi.
- Continuity (berkesinambungan): berbisnis dengan tujuan kontinu.
- Stability (stabilitas): berbisnis untuk kestabilan keuangan.
-  Public service (pelayanan umum): berbisnis untuk membuka pelayanan
umum 
Tujuan bisnis secara umum dibagi 2, yaitu:
1. Tujuan ekonomi: memperoleh keuntungan
2.  Tujuan sosial: memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat.
 Unsur-unsur Penting Dalam Aktivitas Ekonomi
 Manusia (Men): sebagai pengendali aktivitas ekonomi dan tenaga kerja. 
 Modal (Money): sebagai jalan awal untuk suatu aktivitas ekonomi.
 Material: sebagai peralatan untuk membangun aktivitas ekonomi,
 Hakikat Bisnis
Hakikat bisnis yang sesungguhnya adalah mementingkan orang lain. Ini bukan
sekadar konsep kemuliaan dan spiritualitas. Ini konsep bisnis. Bahkan bisnis itu
sendiri pada hakekatnya adalah spiritualitas.
B. Pengertian dan bentuk-bentuk Badan Usaha di Indonesia
Perusahaan adalah  setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis
usaha  yang bersifat tetap dan terus menerus yang didirikan, bekerja, serta
berkedudukan dalam wilayah Negara Indonesia dengan tujuan memperoleh
keuntungan /laba, sedangkan
Badan Usaha adalah kesatuan yuridis dan ekonomi yang menggunakan factor
produksi untuk menghasilkan barang dan jasa dengan tujuan untuk mencari laba.
Pengusaha adalah Setiap orang perseorangan atau persekutuan atau badan
hokum yang menjalankan suatu jenis perusahaan.

Unsur Pokok perusahaan


1. Bentuk Usaha
Adalah Organisasi usaha atau badan usaha yang menjadi wadah pengerak
setiap jenis usaha
2. Jenis Usaha/Lapangan Usaha
Merupakan kegiatan dalam bidang perekonomian yang mencakup
perindustrian, perdagangan, jasa pembiayaan yang dijalankan oleh badan
usaha secara terus menerus.

 Bentuk Hukum Perusahaan di Indonesia


1. Perusahaan Perseorangan ( Single Proprietorship)
Perusahaan swasta yang didirikan dan dimiliki oleh pengusaha perseorangan.
- Usaha perseorangan berizin
- Usaha perseorangan yang tidak memiliki Izin.

2. Perusahan Persekutuan (Partnership) Bukan Badan Hukum


Yaitu Perusahaan swasta yang didirikan dan dimiliki beberapa orang
pengusaha secara kerjasama tetapi tidak termasuk dalam kategori badan usaha
yang berbadan hokum.
- Firma (Fa) 
Persekutuan perdata yang didirikan untuk menjalankan perusahaan dengan
nama bersama.
- Persekutuan Komanditer (CV)
        adalah firma yang mempunyai 1 atau beberapa orang sekutu komanditer.

3. Perusahaan Berbadan Hukum


     - Perseroan Terbatas
Badan hukum yang didirikan  berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan
usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan
memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang ini serta
peraturan pelaksanaanya.

Peran Badan Usaha dalam perekonomian indonesia sangat penting


guna mengembangkan perekonomian negara, meningkatkan kemakmuran
rakyat indonesia, memupuk keuntungan dan pendapatan, dan melaksanakan
program kebijakan pemerintah di bidang ekonomi

C. Pengertian lingkungan perusahaan diindonesia


 Perusahaan merupakan sebuah unit kegiatan produksi yang mengolah sumber-
sumber ekonomi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat dengan
tujuan untuk memperoleh keuntungan dan agar dapat memuaskan kebutuhan
masyarakat.
 Lingkungan perusahaan adalah sekumpulan sumber daya, kekuatan, dan
lembaga yang memiliki pengaruh dalam menciptakan nilai (value) barang
(goods) dan jasa (services).
 Masyarakat pluralistik adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang
mempengaruhi lingkungan perusahaan.
Jenis-jenis Letak Perusahaan dibedakan menjadi 4, yaitu :
 Terikat pada alam yaitu, pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan
bahan baku.Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.
 Terikat sejarah yaitu, Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu  daerah
tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah. Contoh :
Perusahaan batik, pekalongan. 
 Ditetapkan oleh pemerintah yaitu, Perusahaan yang didirikan atas dasar
pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan. Contoh : Perusahaan kimia,
limbah dampaknya dapat ditekan serendah mungkin. 
 Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi Yaitu yang bersifat industri antara
lain : ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal,
transportasi, kedekatan dengan pasar, dan kesesuaian iklim.

Macam-macam lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :


- Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap
kegiatan perusaan.
- Lingkungan internal adalah faktor-faktor yang berada dalam kegiatan
produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.

D. Pemangku kepentingan dan etika bisnis


- Pemangku kepentingan manunjukkan hubungan timbal balik secara
berlanjut antara aksi yang dilakukan perusahaan dengan reaksi yang
diberikan pemangku kepentingan
- Adapun pemangku kepentingan dalam pengelolaan perusahaan
dikategorikan menjadi dua , yaitu : inside stakeholders terdiri dari orang-
orang yang memiliki kepentingan dan tuntutan terhadap sumber daya
perusahaan serta berada didalam organisasi perusahaan sedangkan outside
stakeholders adalah orang-orang maupun pihak-pihak yang bukan pemilik
perusahaan, pemimpin perusahaan dan bukan pula karyawan.
- Etika bisnis merupakan penerapan etika secara umum terhadap perilaku
bisnis.
- Etika merupakan suatu konsepsi mengenai tindakan yang benar dan salah.
- Faktor-faktor yang mendorong timbulnya masalah etika bisnis
Empat faktor penyebab timbulnya masalah etika bisnis di perusahaan,
yaitu : mengejar keuntungan dan kepentingan pribadi (personal gain and
selfish interest): tekanan persaingan terhadap laba perusahaan (competitive
pressure on profits): pertentangan antara tujuan perusahaan dan nilai-nilai
perorangan (business goals versus personal values) : pertentangan etika
lintas budaya (cross-cultural contradiction).