Anda di halaman 1dari 7

MANAJEMEN KEUANGAN

WORKING CAPITAL MANAGEMENT

NURFUADI
A031181511

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS HASANUDDIN
2019
A. Pengertian Modal Kerja
Modal kerja adalah selisih antara aktiva lancar dengan hutang lancar. Dengan
demikian modal kerja merupakan investasi dalam kas, surat-surat berharga, piutang dan
persediaan dikurangi hutang lancar yang digunakan untuk melindungi aktiva lancar.

B. Konsep Modal Kerja


Menurut Munawir (2010:14) ada 3 konsep modal kerja yang umum digunakaan, yaitu :
1. Konsep Kuantitatif
Konsep ini menitik beratkan kepada kuantum yang diperlakukan untuk mencukupi
kebutuhan perusahaan dalam membiayai operasinya yang bersifat rutin atau
menunjukan jumlah dana (fund) yang tersedia untuk tujuan operasi jangka penpek.
Dalam konsep ini menganggap bahwa modal kerja adalah jumlah aktiva lancar
(gross working capital).
2. Konsep Kualitatif
Konsep ini menitik beratkan pada kualitas modal kerja, dalam konsep ini pengertian
modal kerja adalah kelebihan aktiva lancar terhadap hutang jangka pendek (net
working capital), yaitu jumlah aktiva lancar yang berasal dari pinjaman jangka
panjang maupun para pemilik perusahaan.
3. Konsep Fungsional
Konsep ini menitik beratkan fungsi dari dana yang dimiliki dalam rangka
menghasilkan pendapatan (laba) dari usaha pokok perusahaan.

C. Jenis Modal Kerja


Menurut WB. Taylor dan Bambang Rianto (1990:54-55) Modal Kerja digolongkan
dalam beberapa jenis yaitu :
1. Modal Kerja Permanen (Permanent Working Capital)
Yaitu modal kerja yang ada pada perusahaan untuk dapat menjalankan fungsinya antara
modal kerja ini terdiri dari :
a. Modal kerja primer (Primary Working Capital) : jumlah modal kerja minimum
yang harus ada pada perusahaan untuk menjaga kontinuitas usahanya.
b. Modal kerja normal (Normal Working Capital) : modal kerja yang dibutuhkan
untuk menyelenggarakan proses produksi yang normal.
2. Modal Kerja Variabel (Variable Working Capital)
Yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan keadaan.
Modal kerja ini dibagi:
a. Modal kerja musiman (Seasonal Working Capital) : modal kerja yang jumlahnya
berubah-ubah disebabkan oleh fluktuasi musim.
b. Modal kerja siklis (Cyclical Working Capital) : modal kerja yang jumlahnya
berubah-ubah disebabkan oleh fluktuasi konjungtur.
c. Modal kerja darurat (Emergency Working Capital) : modal kerja yang jumlahnya
berubah-ubah karena keadaan darurat yang tidak diketahui sebelumnya.

D. Faktor Yang Mempengaruhi Modal Kerja


Menurut Hampton (1989:180) perusahaan membutuhkan modal kerja ditentukan oleh 4
faktor:
1. Volume Penjualan
2. Musim dan Siklus
3. Perubahan dalam Teknologi
4. Kebijakan Perusahaan

E. Manajemen Modal Kerja (Working Capital Management)


Manajemen modal kerja merupakan manajeman terhadap harta lancar dan hutang
lancar. Terutama sekali bagaimana agar operasi perusahaan dapat berjalan dan
kewajiban lancar atau kewajiban yang harus dibayar dalam jangka pendek satu periode
atau satu tahun perusahaan mampu untuk melunasinya.
Modal kerja merupakan salah satu elemen yang penring bagi perusahaan, karena tanpa
modal kerja yang cukup operasi perusahaan akan terganggung.
Sedangkan kebijakan modal kerja merupakan kebijakan perusahaan intik investasi
dalam kativa lancar dan bagaimana mendanai aktiva lancar tersebut.

Ada dua penegrtian modal kerja yaitu :


1. Gross Working Capital/GWC
Adalah keseluruhan Total Aktiva Lancar atau Total Current Assets/TCA
2. Net Working Capital
Adalah Aktiva Lancar dikurang Utang Lancar atau kelebihan Harta Lancar di atas
Utang Lancar (TCA-TCL)
Sedangkan Modal Kerja operasi bersih adalah Aktiva lancar dikurangi kewajiban lancar
yang tidak dikenakan bunga (utang dagang dan kewajiban yang masih harus dibayar)
Menurut konsepnya Modal kerja dibagi menjadi tiga yaitu :
1. Konsep Kuantitatif : Modal kerja adalah keseluruhan harta lancar (Gross Working
Capital)
2. Konsep Kualitattif : Modal Kerja adalah kelebihan harta lancar di atas utang lancar
(Net Working Capital)
3. Konsep Fungsional : Modal kerja dalam usaha yang digunakan untuk menghasilkan
pendapatan periode tersebut.

Alasan Pentingnya Manajemen Modal Kerja


a. Bahwa sebagian besar waktu manajer keuangan tersita untuk kegiatan operasi
perusahaan (MMK)
b. Lebih separuh aktiva perusahaan merupakan aktiva lancar
c. Manajemen Modal Kerja sangat penting untuk keberhasilan perusahanan
d. Adanya hubungan langsung antara pertumbuhan penjualan dengan kebutuhan untuk
membiayai aktiva lancar
e. Kelebihan jumlah aktiva lancar bisa berakibat pada realisasi pengembalian
investasi di bawah standar yang ditentukan
f. Kekurangan kativa lancar dapat menimbulkan kesulitan dalam operasi.

Pada manajemen modal kerja ada dua prinsip mendasar dari pendanaan operasi
perusahaan :
a) kemampuan memperoleh laba berbanding terbalik dengan likuiditas
b) kemempuan memperoleh laba searah dengan risiko

F. Macam-macam Modal Kerja


a. Modal Kerja Permanen (Permanent Working Capital) adalah modal kerja yang
harus tetap ada agar perusahaan dapat menjalankan operasinya, sehingga dapat
memenuhi kebutuhan konsumen.
b. Modal Kerja Variabel (Variable Working Capital) yaitu modal kerja yang
diperlukan untuk menyelenggarakan luas produksi yang normal.

Working Capital merupakan berhubungan erat dengan operasi perusahaan sehari-


hari & juga menunjukkan Margin of Safety bagi para kreditor jangka pendek
perusahaan. Dengan Working Capital yang cukup memungkinkan perusahaan bisa
beroperasi dengan lebih efisien dan perusahaan tidak akan mengalami kesulitan.
Working capital (modal kerja) didefinisikan sebagai investasi jangka pendek bersih
yang dibutuhkan dalam melaksanakan setiap ativitas. Selama beberapa dekade,
pengukuran dan pengungkapan working capital dalam laporan keuangan telah dianggap
sebagai fungsi akuntansi yang tepat. Dan penggunaan konsep ini dalam analisis
keuangan pun diterima dengan hampir tanpa pertanyaan.
Namun dengan perkembangan yang seperti saat ini bukan berarti bahwa konsep
working capital tidak memenuhi masalah serius dalam sejarahnya.
Adapun beberapa kendala yang dihadapi adalah, sebagai berikut :
1. Ketidakkonsistenan dalam pengukuran berbagai macam komponen modal kerja,
2. Perbedaan opini atas unsur modal kerja,
3. Kekurangtepatan pengertian beberapa istilah yang terlibat dalam pendefinisian
Dengan adanya informasi Working Capital (modal kerja), Anda bisa mengelola
bisnis dengan baik serta membuat keputusan investasi yang tepat. Dengan menghitung
Working Capital, Anda juga dapat menentukan apakah sebuah perusahaan mampu
membayar kewajiban jangka pendeknya & dalam waktu berapa lama. Perusahaan yang
kekurangan atau tidak punya modal kerja (Working Capital) akan bermasalah di
kemudian hari. Perhitungan modal kerja sangat berguna untuk menilai apakah kegiatan
bisnis sudah cukup efisien dalam memanfaatkan sumber daya perusahaan.

Rumus Working Capital


Rumus untuk menghitung Working Capital (modal kerja) ialah:
Modal kerja = aktiva lancar – utang lancar

Tujuan Manajemen Modal Kerja :


1. M K  tuk memenuhi kebutuhan likuiditas persh
2. MD punya kemampuan memenuhi kewajiban persh pada waktunya
3. Memungkinkan persh punya persediaan yg cukup
4. Memungkinkan persh tuk memperoleh tambahan dana
5. Memungkinkan persh tuk memberikan syarat kredit yg menarik
6. Memaksimalkan aktiva tetap
Perputaran Modal Kerja :

                                                            Net Sales
Working Capital Turnuver  =  --------------------------------------
                                                            Working Capital

Komponen Laporan 2007 2008


Keuangan
Penjualan bersih (Net Sales) 3.850 4.150
Total Aktiva lancer (Current    865    800
Assetss

Thn 2007 =  4,45 x     ----à  dibulatkan  4,5 x  dapat diartikan setiap penggunaan  Rp. 1 
modal kerja menghasilkan penjualan sebesar  Rp 4,5
Thn 2008 =  5,18 x     ----à   dibulatkan   5,2 x   dapat diartikan setiap penggnaan Rp 1
modal kerja menghasilkan penjualan sebesar Rp 5,2
Untuk menghitung Kebutuhan modal kerja dng Metode saldo rata-rata :

                                               Net Sales


Working Capital  =   ---------------------------------
                                    Working Capital Turnover

                                          3.850


                             =  ---------------------
                                             4,45

                             =  865

REFERENSI
https://sdmindonesia.com/working-capital-management-manajemen-modal-kerja/
https://www.masterpendidikan.com/2016/12/pengertian-working-capital-dan-rumus-
working-capital.html