Anda di halaman 1dari 3

NAMA : Liana Septyani

NIM : 030270063

TUGAS TUTORIAL 2

Terdapat dua jenis tujuan yang sangat umum dalam organisasi, yaitu tujuan keuangan dan
tujuan pemasaran. Tujuan keuangan mencakup hal-hal yang terkait dengan pertumbuhan
pendapatan, pertumbuhan laba, dividen yang lebih tinggi, margin laba yang lebih besar, laba
atas investasi yang lebih besar, laba per saham yang lebih tinggi, harga saham yang naik, arus
kas yang lebih baik, dan sebagainya. Sedangkan tujuan pemasaran mencakup hal-hal seperti
pangsa pasar yang lebih besar, pengiriman yang tepat waktu dibandingkan dengan pesaing,
launching produk ke pasar yang lebih cepat dibandingkan dengan pesaing, biaya yang lebih
rendah daripada pesaing, kualitas produk yang lebih tinggi daripada pesaing, cakupan
geografis yang lebih luas daripada pesaing, keunggulan dalam penggunaan teknologi , secara
konsisten terus menghasilkan produk baru untuk dipasarkan dibandingkan pesaing, dan
seterusnya. Berdasarkan hal tersebut sering terjadi pertentangan antara fungsi keuangan dan
pemasaran dalam suatu organisasi. Oleh karena itu::

silahkan anda jelaskan, manakah yang lebih utama apakah mencapai tujuan keuangan
atau tujuan pemasaran?

JAWABAN TUGAS 2

Menurut pendapat saya keduanya merupakan hal yang utama. Jika tidak ada pemasaran,
produk yang dijual organisasi tersebut akan sulit untuk mencapai pasar, dengan begitu tujuan
keuangan tidak akan tercapai. Begitu juga sebaliknya., jika perusahaan hanya mengutamakan
tujuan keuangan dan mengesampingkan pemasaran, perusahaan atau organisasi tersebut tidak
akan mencapai tujuan tersebut. Untuk bisa mencapai hasil yang maksimal, keduanya harus
berjalan bersamaan.

Manajemen Keuangan adalah segala kegiatan perusahaan yang berhubungan dengan cara
memperoleh, menggunakan, serta mengelola keuangan perusahaan untuk mencapai tujuan
utama perusahaan. Manajemen keuangan merupakan hal yang penting untuk diterapkan pada
perusahaan. Hal ini dikarenakan, keuangan merupakan salah satu pondasi yang kuat untuk
pertumbuhan dan perkembangan perusahaan. Keuangan juga dapat dikatakan sebagai hal
yang paling riskan dalam suatu perusahaan. Oleh karena itu, keuangan harus dikelola dengan
baik oleh seorang manajer keuangan.

Tujuan Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan sangat penting jika Anda ingin sukses dalam bisnis. Tanpa manajemen
keuangan yang baik, semua kerja keras akan sia-sia dan tak memperlihatkan hasil.
Manajemen keuangan juga diterapkan dengan beberapa tujuan, yakni:
- Memaksimalkan keuntungan. Jika dalam kebijakan yang tepat, maka manajemen
keuangan dapat memaksimalkan keuntungan dalam jangka panjang.

- Menjaga Arus Kas (Cash Flow). Dalam bisnis tentu ada uang masuk dan uang keluar. Jadi
tujuan manajemen keuangan adalah untuk menjaga arus kas agar tidak terjadi ketimpangan
yakni lebih besar pengeluaran dari pemasukan.

- Mempersiapkan Struktur Modal. Dalam mempersiapkan struktur modal, maka manajer


harus menyeimbangkan pembiayaan yang dimiliki dengan dana yang dipinjam oleh
perusahaan.

- Memaksimalkan Manfaat Keuangan Perusahaan. Manajer keuangan akan mengawasi


penggunaan uang perusahaan. Anggaran dana yang digunakan untuk kegiatan yang tidak
menguntungkan perusahaan dapat dipangkas (cut).

Kemudian, dana tersebut dapat dialokasikan untuk kegiatan lain yang lebih menguntungkan
perusahaan, yaitu :

- Meningkatkan Efisiensi. Dalam menjalankan bisnis, maka efisiensi perlu diperhatikan.


Dengan penyaluran dana yang tepat pada semua aspek, maka efisiensi perusahaan akan
mengalami peningkatan. Dan ini juga akan menjadi tugas manajer keuangan.

- Memastikan Kelangsungan Hidup Perusahaan. Yang pasti adanya manajemen keuangan


adalah untuk membuat perusahaan bisa bertahan pada persaingan bisnis yang sangat
kompetitif. Kesalahan penggunaan keuangan dapat mengakibatkan hal yang fatal bagi
perusahaan. Bahkan, dapat mengakibatkan kebangkrutan.

Satu hal lagi yang penting dalam bisnis adalah manajemen pemasaran. Manajemen
pemasaran adalah bagaimana sistem pemasaran produk perusahaan dilakukan agar
memperoleh keuntungan sesuai target.

Pengertian manajemen pemasaran menurut Philip Kotler adalah analisis, perencanaan,


implementasi dan pengendalian program yang dirancang untuk menghasilkan pertukaran
yang diinginkan dengan pasar sasaran untuk tujuan mencapai tujuan organisasi.
Ini sangat bergantung pada perancangan organisasi yang menawarkan dalam hal target
kebutuhan pasar dan keinginan dan menggunakan harga, komunikasi, dan distribusi yang
efektif untuk menginformasikan, memotivasi dan melayani pasar.

Tujuan Manajemen Pemasaran adalah :


- Menciptakan Permintaan atau Demand.Tujuan pertama manajemen pemasaran adalah
untuk menciptakan permintaan melalui berbagai cara. membuat cara terencana untuk
mengetahui preferensi dan selera konsumen terhadap barang atau jasa yang diproduksi
untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
- Pencitraan Produk yang Baik di Mata Publik. Untuk membangun citra produk yang baik di
mata publik adalah tujuan manajemen pemasaran lainnya. Jika departemen pemasaran
menyediakan produk-produk berkualitas kepada pelanggan dengan harga yang wajar,
tentunya akan menciptakan citra yang baik pada pelanggan.
- Pangsa Pasar atau Market Share. Setiap bisnis bertujuan untuk meningkatkan pangsa
pasarnya, yaitu rasio penjualannya terhadap total penjualan dalam perekonomian.
Misalnya, Pepsi dan Coke saling bersaing untuk meningkatkan pangsa pasar mereka.
Untuk ini, mereka telah mengadopsi iklan inovatif, pengemasan inovatif, kegiatan promosi
penjualan, dll.
- Peningkatan Keuntungan. Departemen pemasaran adalah satu-satunya departemen yang
menghasilkan pendapatan untuk bisnis. Keuntungan yang cukup harus diperoleh sebagai
hasil dari penjualan produk yang ingin memuaskan. Jika perusahaan tidak menghasilkan
laba,maka tidakk akan mampu bertahan. Selain itu, laba juga diperlukan untuk
pertumbuhan dan diversifikasi perusahaan.
- Kepuasan Pelanggan. Manajer pemasaran harus mempelajari permintaan pelanggan
sebelum menawarkan barang atau jasa apa pun kepada mereka. Yang perlu dipelajari
adalah bahwa menjual barang atau jasa tidak sepenting kepuasan pelanggan yang
didapatkan. Pemasaran modern berorientasi pada pelanggan. Dimulai dan diakhiri dengan
pelanggan.
- Menciptakan Pelanggan Baru. Bisnis didirikan untuk menjual produk atau layanan kepada
pelanggan. Oleh karena itu, pelanggan adalah dasar dari sebuah bisnis. Pelangganlah yang
memberikan pendapatan kepada bisnis dan menentukan apa yang akan dijual perusahaan.
Menciptakan pelanggan baru berarti mengeksplorasi dan mengidentifikasi kebutuhan
pelanggan secara lebih luas. Jika suatu perusahaan ingin berkembang dan bertahan dalam
bisnis, menciptakan pelanggan baru adalah hal yang sangat krusial, Anda harus
menganalisis dan memahami keinginan mereka.