Anda di halaman 1dari 4

NASKAH TUGAS TUTON

UNIVERSITAS TERBUKA
SEMESTER: 2020.2
Fakultas : Ekonomi
Program Studi : Manajemen
Kode/Nama MK : EKMA4570/Penganggaran
Tugas : 2
Penulis Soal/Institusi : Nenah Sunarsih, S.E. M.Si/UT
Penelaah Soal//Institusi : Anfas, S.T., M.M./UT
TIU : Mahasiswa diharapkan mampu:
1. Menjelaskan dan memberi contoh perencanaan strategik dan
pengaruhnya terhadap anggaran
2. Menjelaskan dan memberi contoh kasus balanced scorecard
3. Menjelaskan dan memberi contoh posisi manajemen dalam proses
penganggaran dan fungsi anggaran dalamkegiatan manajerial

No Soal Skor
1. Terdapat keterkaitan antara perencanaan strategik dan anggaran.
Apa yang Anda ketahui mengenai perencanaan strategik dan pengaruhnya terhadap
30
anggaran? Berikan contohnya.

2. Balanced Scorecard membantu manajemen dalam menentukan tingkat pencapaian


15
perencanaan strategik. Apa yang Anda ketahui mengenai balanced scorecard?
Jelaskan dan berikan contoh kasus mengenai balanced scorecard di Indonesia. 20
3. Penyusunan anggaran disusun dengan melibatkan seluruh manajemen perusahaan.
Menurut Anda bagaimana posisi manajemen dalam proses penganggaran dan fungsi 35
anggaran dalam kegiatan manajerial? Berikan contohnya.
Skor Total 100
*) coret yang tidak perlu

Tugas 2 EKMA4570/Penganggaran
Nama : Rolisiade Roya
NIM : 031154073

Jawaban:

1. Maksimalkan pemasaran secara offline maupun online sehingga target pasar semakin besar,
usahakan menjalin komunikasi dengan masyarakat. Tujuannya agar masyarakat mengetahui
pelayanan perusahaan Anda terbaik dan produk yang ditawarkan kualitasnya terjamin. mie instan
karena andalan masyarakat menyantap makanan cepat saji, mengingat banyak produk mie instan
maka rencana stretagis penting di buat. Sebagai acuan, berikut ada contoh rencana strategis
perusahaan mie instan.

VISI
Mie instan menjadi solusi masyarakat mengatasi lapar saat waktu terdesak, apalagi mie instan
sudah berdiri sekitar tahun 1880 an sehingga peminatnya tersebar di berbagai negara. Selain
rasanya lezat dan mengenyangkan, mie instan memiliki takaran gizi seimbag sehingga bagus
untuk kesehatan.

MISI
Sebagai makanan cepat saji pilihan masyarakat, mie instan mengedepankan kualitas dan
kelezatannya. Pastinya tersedia berbagai rasa sehingga konsumen dapat memilih sesuai selera,
apalagi harganya terjangkau dan cocok untuk semua orang.

2a. Balanced Scorecard merupakan strategi manajemen untuk meningkatkan, mengidentifikasi,


dan mengukur beberapa fungsi internal bisnis dan bagaimana hasil eksternal dari bisnis tersebut.
Data yang digunakan dalam Balance Scorecard sangat penting untuk mendukung hasil kuantitatif
untuk dipertimbangkan oleh manajerial perusahaan sebagai bahan penentuan keputusan..

Scorecard mempunyai makna lain berupa kartu skor. Kartu skor yang dimaksud yaitu kartu yang
digunakan dalam merencanakan strategi berdasarkan skor yang diwujudkan pada masa yang
akan datang. Sedangkan Balanced memiliki makna seimbang, mengukur kinerja seseorang
secara seimbang dari sisi keuangan dan non keuangan, jangka panjang dan jangka pendek,
internal dan eksternal.

2b. Dalam mengembangkan usaha dan mencapai tujuan usaha PT. Garuda Indonesia, ada
beberapa 6 (enam) langkah rancangan Balanced Score Card, yaitu :
1. Langkah Pertama
Merupakan an Assessment of the Organization’s foundations, Its core beliefs, market
oppirtunities, competition, finansial position, short and long term goals, an and undestanding of
what satisfies customers. (Penilaian dari dasar organisasi, kepercayaan inti, menjual peluang, dan
pemahaman yang membuat kepuasan pelanggan).
Dalam langkah ini, organisasi mengidentifikasi suatu nilai, baik dari kekuatan, kelemahan,
peluang dan ancaman yang kemudian dikembangkan. Ini merupakan penilaian dasar organisasi.
a. Visi, misi dan nilai perusahaan
Dalam menjalankan usahanya Garuda Indonesia memiliki tujuan dan pedoman yang tercantum
dalam visi, misi dan nilai perusahaan, yaitu :
Visi Perusahaan
Menjadi perusahaan penerbangan yang handal dengan menawarkan layanan yang berkualitas
kepada masyarakat dunia menggunakan keramahan Indonesia.
Misi Perusahaan
Sebagai perusahaan penerbangan pembawa bendera bangsa (flag carrier) Indonesia yang
mempromosikan Indonesia kepada dunia guna menunjang pembangunan ekonomi nasional
dengan memberikan pelayanan yang professional.
Nilai Perusahaan
Tata nilai perusahaan Garuda Indonesia adalah FLY-HI, terdiri dari :
• eFficient & effective
Insan Garuda Indonesia senantiasa melakukan tugas yang diembannya secara teliti, tepat dan
akurat dalam waktu sesingkat mungkin dan tenaga serta biaya seefisien mungkin tanpa
mengorbankan kualitas. Hal ini didasari keyakinan bahwa Garuda Indonesia berupaya menjamin
pelanggan memperoleh layanan yang berkualitas.
• Loyalty
Insan Garuda Indonesia dapat melaksanakan setiap tugas yang didelegasikan kepadanya dengan
penuh dedikasi, tanggung jawab dan disiplin. Hal ini didasari keyakinan bahwa Garuda
Indonesia berupaya menjamin konsistensi kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan.

3. FUNGSI ANGGARAN & MANAJEMEN


Fungsi Anggaran antara lain :
Fungsi Anggaran merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan fungsi
perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan
perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
1) Pedoman Kerja
· Mendasarkan kegiatan-kegiatan pada penyelidikan-penyelidikan studi dan penelitian-
penelitian. Budget bermanfaat untuk membantu manajer meneliti, mempelari masalah-masalah
yang berhubungan dengan kegiatan yang akan dilakukan.
· Mengerahkan seluruh tenaga dalam perusahaan dalam menentukan arah/kegiatan yang
paling menguntungkan. Budget yang disusun untuk waktu panjang, akan sangat membantu
dalam mengerahkan secara tepat tenaga-tenaga kepala bagian, salesman, kepala cabang dan
semua tenaga operasional.
· Untuk membantu atau menunjang kebijaksanaan-kebijaksanaan perusahaan
· Menentukan tujuan-tujuan perusahaan. Manajemen yang dapat menentukan tujuannya
secara jelas dan logis ( dapat dilaksanakan) adalah manajemen yang akan berhasil. Penentuan
tujuan ini dibatasi oleh beberapa faktor. Budget dapat membantu manajemen dalam memilih :
mana tujuan yang dapat dilaksanakan dan mana yang tidak.
· Membantu menstabilkan kesempatan kerja yang tersedia. Seorang majikan yang baik
tidak akan pernah mengabaikan atau tidak mempedulikan kesejahteraan pegawainya.
Perencanaan kebutuhan tenaga kerja yang baik akan mengakibatkan dapat dihindarkannya
kelebihan dan kekurangan tenaga kerja.
· Mengakibatkan pemakaian alat-alat fisik secara lebih efektif. Dengan disusunnya
perencanaan yang terperinci, dapat dihindarkan biaya-biaya yang timbul karena kapasitas yang
berlebihan.
2) Alat Pengkoordinasian kerja
· Membantu mengkoordinasikan faktor manusia dengan perusahaan. Dalam beberapa
situasi mungkin faktor hubungan manusia dengan perusahaan ini adalah yang terpenting.
Seringkali terjadi kasus di mana manajer tidak tahu apa yang akan dilakukannya di tahun-tahun
mendatang. Akibatnya kadang-kadang manajer frustasi dan merasa makin lama semakin tidak
mampu mengatasinya. Penyusunan rencana yang terperinci (beruapa budget) membantu manajer
mengatasi masalah itu, sehingga ia kembali merasa adanya hubungan antara kemampuannya
dengan perusahaan yang dipimpinnya.
· Menghubungkan aktivitas perusahaan dengan trend dalam dunia usaha. Dalam
penelitian-penelitian yang telah dilakukan tampak bahwa trend keuntungan yang didapat oleh
perusahaan tergantung juga kepada keadaan dunia usaha pada umumnya. Karena itu dengan
disusunnya budget, dapat dinilai apakah rencana ter sebut sesuai denagn keadaan dunia usaha
yang akan dihadapi.
· Menempatkan penggunaan modal pada saluran-saluran yang menguntungkan, dalam arti
seimbang dengan program-program perusahaan. Untuk mengetahui kelemahan-kelemahan dalam
organisasi. Setelah rencana yang baik disusun dan kemudian dijalankan. Kelemahan-kelemahan
dapat dilihat untuk kemudian diperbaiki.
3) Alat pengawasan kerja
· Untuk mengawasi kegiatan-kegiatan dan pengeluaran-pengeluaran. Tujuan utama dari
perencanaan adalah memilih kegiatan yang paling menguntungkan. Kegiatan tersebut tidak
hanya direncanakan saja, tetapi di dalam peleksanaannya harus diadakan pengawasan agar betul-
betul seperti yang direncanakan.
· Untuk pencegahan secara umum pemborosan-pemborosan,
Kontrol terhadap pelaksanaan diharapkan dapat mengurangi pemborosan-pemborosan.