Anda di halaman 1dari 3

TUGAS INDIVIDU I

PELATIHAN DASAR CPNS TAHUN 2021

Mata Pelatihan : Isu Kontemporer


Fasilitator : Dr. Herita Dewi, M.M

1. Apakah yang dimaksud dengan Proxy War dalam tulisan ini ?


Proxy war atau perang proksi. Perang ini berupa konfrontasi antar dua kekuatan
besar dengan menggunakan pemain pengganti untuk menghindari konfrontasi
langsung, alasannya untuk mengurangi konflik yang berisiko menghasilkan
kehancuran fatal. Pelaku utamanya pun biasanya lebih suka menggunakan pihak
ketiga sebagai pemain pengganti, misalnya negara-negara kecil atau non state actors
(aktor tanpa negara) yang bisa berupa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM),
organisasi massa (Ormas), kelompok masyarakat, maupun perorangan. Akibatnya,
pihak yang diserang menjadi tidak dapat mengenali dengan jelas, siapa sebenarnya
kawan dan siapa lawan, karena musuh mampu mengendalikan dari jauh.
Kabarnya, proxy war telah berlangsung di Indonesia melalui berbagai bentuk, seperti
gerakan separatis dan isu SARA dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

2. Berikan satu contoh proxywar di dunia.


Contoh perang proxi didunia seperti slamic State of Iraq dan Syria (ISIS)
nternasional karena eksistensinya menimbulkan ancaman bagi perdamaian dan
keamanan dunia melalui berbagai tindakan radikal yang dilakukannya. Cita-cita
ISIS adalah mendirikan Negara Islam di Irak dan Syria (Suriah). Untuk mencapai
tujuan tersebut, salah satu upaya yang menjadi perhatian masyarakat dilakukan
adalah menyebarkan propaganda untuk mengajak seluruh umat Muslim dunia
melakukan jihad dan membantu perjuangan mereka dalam mendirikan Negara
Islam.
Munculnya isu ISIS yang menebar teror kemanusiaan juga menyebabkan buruknya
citra kawasan timur tengah, padahal islam adalah agama yang damai dan rahmat bagi
seluruh alam. Intervensi asing atara Amerika dan Rusia juga menyebabkan proxy war
antara Iran dan Iraq, serta perebutan ladang minyak mentah yang sangat berlimpah
3. Sebutkan beberapa bentuk Proxy War yang menyerang Indonesia.
 Melakukan Investasi besar-besaran ke Indonesia agar dapat mengeksploitasi dan
menguasai sumber daya alamnya.
 Menghancurkan generasi muda Indonesia dengan narkotika, budaya konsumtif,
judi online, situs porno, dan lain-lain
 Membeli dan menguasai media massa untuk melakukan pembentukan opini,
menciptakan rekayasa sosial, memutarbalikan sejarah, serta membuat
kegaduhan di masyarakat.

4. Berikan bebepa contoh bentuk Hard Power dan Soft Power dalam Proxywar di
Indonesia
 Secara hard poweryang dominan menggunakan kekuatan militer, maka posisi
militer Indonesia masih menguntungkan dalam mempertahankan kedaulatan
Negara. Misal terjadi penyerangan secara fisik yang bertujuan untuk
menghancurkan sebuah negara. Untuk menangkal serangan proksi yang datang
dengan menggunakan kekuatan hard power, kekuatan militer dan posisi tawar
Indonesia masih dapat dikatakan cukup menguntungkan
 Secara soft power melalui tekanan ekonomi dan teknologi informasi, Indonesia
masih lemah dalam hal ini. sebagai contoh orang Indonesia, lebih menyukai
produk buatan luar negeri. Dengan perilaku konsumen tersebut, dengan tanpa
disadari sudah mengakui superioritas Jepang. Dalam lingkup yang lebih besar,
Jepang pun akan mempengaruhi negara-negara lain dengan kekuatannya di
bidang produksi. Ininterlihat jelas dengan merambahnya tokoh-tokoh kartun
seperti Hello Kitty dan Pokemon yang sempat merambah dan sangat digemari
anak-anak di Indonesia dan sejumlah negara lainnya. Dengan cara ini, Jepang
tidak perlu repot-repot dan mengeluarkan biaya tinggi untuk kekuatan
militernya, malah bisa meraup untung besar dari kekuatan produksinya.

5. Merujuk kepada pendapat ahli perang Tiongkok Sun Tzu, berikan alasan kenapa
Indonesia selalu diserang oleh Negara luar secara Proxywar ?
Indonesia sebenarnya sudah berusaha untuk lepas dari cengkeraman perang
proksi ini. Gerakan Non Blok adalah salah satu wujudnya. Dengan tidak memihak
salah satu blok, maka tidak akan ada negara yang sengaja menunggangi Indonesia
untuk kepentingan-kepentingan mereka. Selain itu Kita mungkin memiliki Bhinneka
Tunggal Ika, namun untuk mewujudkan cita-cita itu bisa dibilang sangat sulit.
Bahkan butuh perjuangan yang tak sedikit. Keberagaman inilah yang digunakan
negara lain untuk menciptakan konflik. Mereka melakukan adu domba dengan isu-
isu tertentu (kalau kata Menhan isu LGBT adalah salah satu dari isu adu domba
ini). Dengan adanya isu ini, maka semua orang akan mudah bertengkar lalu lambat
laun negeri ini akan hancur.
Banyak sekali masyarakat di Indonesia yang hidup dalam kesusahan. Kemiskinan
di mana-mana terutama di daerah-daerah yang menghasilkan sumber daya alam
besar. Dari sini, negara atau kelompok tertentu masuk dan membuat sebuah
organisasi pembebasan atau milisi. Mereka memberi iming-iming kehidupan yang
layak hingga membuat mereka jadi semangat melakukan pemberontakan. Akhirnya
muncullah beberapa organisasi pembebasan di Indonesia. Membuat negeri ini harus
bersusah payah untuk mempertahankan apa saja yang ada. Konflik yang terjadi di
Indonesia sangat rawan tercipta pelanggaran-pelanggaran HAM. Hal ini semakin
memperburuk keadaan yang ada di Indonesia.
Satu keburukan yang tidak kita mungkiri lagi dari Indonesia. Bangsa ini mudah
sekali diprovokasi dengan isu-isu tertentu. Tak sekali dua kali bangsa ini heboh
dengan isu-isu yang sebenarnya palsu dan tak layak diperbincangkan.
Perkembangan media sosial di Indonesia juga menjadi pemicu mengapa isu-isu yang
memancing perpecahan begitu mudah untuk dibiakkan di Indonesia. Buruknya lagi,
orang Indonesia tidak memiliki budaya membaca yang sangat baik. Apa saja yang
diberikan langsung disantap begitu saja. Bahkan hanya dengan melihat headline
judul yang dipelintir langsung percaya. Padahal mencari tahu kebenaran sesuatu
adalah hal yang sangat penting. Sifat mudah terprovokasi ini mudah sekali
ditunggangi oleh kelompok atau bahkan negara tertentu untuk menguasai Indonesia.
Indonesia adalah negara yang tak boleh disepelekan begitu saja. Untuk masalah
ekonomi negeri ini sudah mulai bangkit, bahkan krisis besar di masa lalu bisa
dilalui dengan baik. Selanjutnya negeri ini juga memiliki kekuatan militer yang
sangat kuat, terutama di kawasan Asia Tenggara. Hal ini membuat beberapa
negara jadi gerah dan ingin membuat Indonesia jadi hancur bagaimana pun
caranya. Menghancurkan Indonesia sama halnya dengan menghancurkan Asia
Tenggara. Menguasai Asia Tenggara akan memberikan banyak keuntungan bagi
banyak negara. Selain masalah sumber daya alam, kawasan regional ini juga
dikenal sangat pesat dalam bidang perdagangan dan investasi. Memanggang
kawasan ini terutama Indonesia adalah jackpot yang sangat besar.