Anda di halaman 1dari 4

BUKU JAWABAN TUGAS MATA KULIAH

TUGAS 2

Nama Mahasiswa : SITI ARPAH

Nomor Induk Mahasiswa/ NIM : 017670844

Kode/Nama Mata Kuliah : ASIP4208/Arsip Sejarah Lisan

Kode/Nama UPBJJ : Paringin

Masa Ujian : 2020/21.2 (2021.1)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
ASIP4208

NASKAH TUGAS MATA KULIAH


UNIVERSITAS TERBUKA
SEMESTER: 2020/21.2 (2021.1)

Fakultas : FHISIP/Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik


Kode/Nama MK : ASIP4208/Arsip Sejarah Lisan
Tugas :2

No. Soal
1 Lembaga kearsipan yang akan membuat program sejarah lisan harus membuat persiapan secara
matang agar programnya dapat berjalan. Hal itu karena biasanya pada kantor-kantor pemerintah
kegiatannya harus berdasarkan tahun anggaran karena berkaitan dengan anggaran tahunan. Kegiatan
program sejarah lisan meliputi penyusunan tim, pembuatan proposal, studi bahan pustaka, inventarisasi
tema, inventarisasi pewawancara, inventarisasi pengisah, pembagian tugas tim wawancara,
pelaksanaan wawancara, pengolahan hasil wawancara, dan evaluasi dan pembuatan laporan.
Buatkan jadwal kegiatan tersebut di atas dalam satu tahun anggaran
2022.
2 Wawancara sejarah lisan bukanlah hal yang mudah. Pengisah yang diwawancarai umumnya
merupakan
tokoh, pejabat, atau mantan pejabat. Karena itu pewawancara arus menyiapkan segara hal yang
diperlukan agar proses wawancara berjalan lancer dan tidak membuat pengisah merasa tidak nyaman
diwawancarai. Buatkan urutan apa saja yang harus dibawa ketika akan menemui pengisah untuk
wawancara.
3 Menghubungi pengisah bukan hal yang mudah, karena umumnya pengisah yang akan diwawancara
adalah pejabat atau mantan pejabat yang penuh dengan berbagai kesibukan.
Buatkan alur strategi bagaimana anda dapat menghubungi pengisah untuk meminta waktu wawancara.
4 Materi wawancara sejarah lisan ada yang bersifat terbuka dan ada yang tidak terbuka untuk umum. Hal-
hal sensitif yang berkaitan dengan isu-isu politik, biasanya pengisah tidak bersedia hasil wawancaranya
dibuka untuk umum. Ada yang membolehkan dibuka tetapi dengan berbagai persyaratan, misalnya
sesuai UU kearsipan yang dapat membuat informasi yang ditutup setelah 30 tahun setelah informasi
dinyatakan ditutup, atau membolehkan dibuka asalnya penggunanya minta ijin terlebih dahulu kepada
dirinya (pengisah). Karena itu setelah selesai proses wawancara, perlu dibuat berita acara persetujuan
pemanfaatan/penggunaan hasil wawancara untuk umum.
Buatlah berita acara yang menyatakan bahwa hasil wawancara dapat dibuka untuk umum/peneliti jika
pengguna terlebih dahulu meminta persetujuan kepada pengisah.

Jawaban:
1. Kegiatan program sejarah lisan.
- Penyusunan tim,
- Pembuatan proposal
- Studi bahan pustaka
- Inventarisasi tema
- Inventarisasi pewawancara
- Inventarisasi pengisah
- Pembagian tugas tim wawancara
- Pelaksanaan wawancara
- Pengolahan hasil wawancara
- Evaluasi dan pembuatan laporan
2. Wawancara langsung dapat dilakukan dengan metode-metode berikut.

a. Wawancara dilakukan dengan pertanyaan acak dan jawaban tidak ditentukan (pertanyaan terbuka).
b. Wawancara dilakukan dengan mengajukan pertanyaan dengan jawaban yang telah ditentukan
(pertanyaan tertutup).
c. Wawancara dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan lebih dahulu baru kemudian
responden menjawab satu per satu.
d. Wawancara dilakukan dengan cara mengajukan suatu pertanyaan, lalu responden langsung
menjawabnya. Setelah selesai, pewawancara mengajukan pertanyaan selanjutnya.
e. Wawancara dilakukan dengan menggunakan tape recorder yang dapat menyimpan kesaksian pelaku
atau saksi lisan itu.

3. Kontak dengan pengisah dimaksud untuk memperkenalkan diri, menyampaikan maksud dan tujuan, serta
sekaligus membuat janji wawancara. Ada baiknya sebelum kontak dilakukan, pewawancara berupaya
mengenal terlebih dahulu profil calon pengkisah, baik melalui orang-orang yang mengetahui tentang jati diri
pengkisah maupun melalui bacaan-bacaan. Kontak awal dengan pengkisah pada dasarnya akan turut
menentukan sukses tidaknya pengalian sejarah lisan yang akan dilakukan. Maka kontak awal dengan
pengkisah pun harus dilakukan secara hati-hati agar dapat menimbulkan kesan awal yang baik dari
pengkisah. Untuk mencapai itu semua, factor penampilan dan kesantunan dalam berbicara benar-benar
harus diperhatikan dengan baik. Haruslah diupayakan bahwa kontak awal tersebut dapat menimbulkan rasa
nyaman dan senang pada pengkisah. (Dienaputra, 2013:41-42)

4.

BERITA ACARA WAWANCARA

Dengan ini menerangkan bahwa pewawancara yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Siti Arpah
NRP : 0987029
Pekerjaan : Arsiparis
Instansi : Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota.

Telah melakukan wawancara dengan:


Nama : Ahmad Gafuri
Pekerjaan : Aktivis
Tempat Bekerja : LBH Mentari

Dalam rangka pengumpulan arsip-arsip tak tertulis tentang perjuangan pergerakan politik di periode tahun 2000
sampai 2010. Narasumber dalam wawancara ini memberikan izin atau persetujuan kepada pewawancara untuk
menggunakan data dan hasil wawancara sebagaimana mestinya dan sesuai dengan peraturan UU Kearsipan yang
berlaku.
Balangan, 24 Oktober 2020
Yang Diwawancara, Pewawancara

Ahmad Gafuri Siti Arpah

1 dari 1