Anda di halaman 1dari 4

Resume 8

DAMPAK GLOBALISASI EKONOMI TERHADAP NEGARA BERKEMBANGAN

Nurul Pebriani/93130218/ES/H

A. Pengertian Globalisasi Ekonomi

Globalisasi ekonomi adalah yang menyebabkan terjadinya perdagangan bebas antar negara
merupakan wujud nyata dari pengaruh global di bidang perekonomian. Perdagangan bebas
adalah salah satu bentuk globalisasi dalam bidang ekonomi.

B. Ciri-ciri Globalisasi Ekonomi

Berikut ini adalah ciri bahwa globalisasi ekonomi sudah berkembang di dunia:

1. Perkembangan teknologi sehingga mengubah konsep ruang dan waktu. Keberadaan telepon
genggam, televisi, satelit, hingga internet membuat komunikasi global terjadi begitu cepat. Kini
siapapun bisa berkomunikasi tanpa terhambat oleh jarak dan waktu.

2. Terjadinya ketergantungan pasar dan produksi ekonomi di negara yang berbeda sebagai
akibat dari adanya perdagangan internasional.

3. Adanya interaksi kultural mengenai aneka hal baru yang melintasi aneka ragam budaya.

4. Meningkatnya masalah yang menjadi perhatian bersama, seperti berhubungan dengan


lingkungan hidup, regulasi daerah, atau juga krisis multinasional.

C. Bentuk-Bentuk Globalisasi Ekonomi

Dr. Tanri Abeng, S.E., M.B.A adalah seorang pengusaha Indonesia. Beliau pernah menjabat
sebagai Menteri Negara Pendayagunaan BUMN pada Kabinet Pembangunan VII dan Kabinet
Reformasi Pembangunan.3 Menurut beliau, bentuk-bentuk dari globalisasi ekonomi terbagi
menjadi beberapa diantaranya sebagai berikut :
1. Globalisasi Produksi

2. Globalisasi Pembiayaan

3. Globalisasi Tenaga Kerja

4. Globalisasi jaringan informasi

4. Globalisasi Perdagangan

D. Dampak Positif dan Negatif

1. Dampak Positif

• Mendorong pertumbuhan ekonomi pada negara berkembang, salah satunya adalah


Indonesia.

• Mendorong pertumbuhan ekonomi dunia secara keseluruhan melalui perubahan lokasi


industri yang lebih efisien. Selain itu, penanaman modal internasional menjadi lebih terbuka.

• Menurunkan angka tingkat kemiskinan dunia. Hal ini dikarenakan dengan adanya peluang
naiknya pendapatan suatu negara hasil dari perdagangan bebas dengan skala internasional.

• Dengan adanya globalisasi, harapannya sebuah negara lebih efisien untuk bersaing di pasar
dunia.

• Meningkatkan pendapatan perkapita global.

• Meningkatkan variasi komoditi barang dan jasa di suatu negara. Seiring dengan banyaknya
jumlah negara yang menawarkan berbagai barang dan jasa, tentu variasi di dunia perdagangan
internasional menjadi lebih banyak. Dengan adanya variasi ini, kebutuhan penduduk suatu
negara dapat terpenuhi.

2. Dampak Negatif

• Meningkatkan ketimpangan pendapatan di sebuah negara karena biasanya yang terdampak


langsung oleh adanya globalisasi adalah lingkungan perkotaan. Walaupun dengan adanya
globalisasi dapat berdampak pada ekonomi secara menyeluruh, namun risiko ketimpangan ini
tetap saja bisa terjadi.

• Terjadinya ketimpangan pendapatan per-kapita antara negara maju dan negara berkembang.

• Tingkat keamanaan pekerjaan menjadi berkurang sebagai akibat dari ruang lingkup pasar
yang sangat besar sehingga sulit untuk memastikan keamanan ketika melakukan pekerjaan atau
transaksi.

• Meningkatkan sensitifitas dan instabilitas ekonomi terhadap berbagai fenomena, sebagai


contohnya adalah terorisme dan perang antar negara.

• Mekanisme penyesuaian ekonomi di sebuah negara menjadi tidak efektif. Hal ini terjadi
karena sebuah negara harus bersifat fleksibel jika ingin mengikuti perdagangan dunia.

• Kerusakan lingkungan tingkat dunia, globalisasi akan menembus batas negara dalam hal
eksploitasi sumber daya alam. Sayangnya eksploitasi yang terus menerus akan mempercepat
rusaknya lingkungan dunia. Eksploitasi yang berlebihan pada umumnya didorong karena
perusahaan ingin mendapatkan keuntungan yang lebih tanpa memperhatikan aspek
pemanfaatan sumber daya yang harmonis dan kebutuhan akan generassi selanjutnya.

E. Globalisasi dan Pengaruhnya di Bidang Perbankan

Globalisasi dan digitalisasi telah merubah lanskap perekonomian dunia secara keseluruhan.
Menghadapi digitalisasi ekonomi ke depan, para pengambil kebijakan, termasuk bank sentral,
perlu memahami perubahan-perubahan pemikiran ekonomi sehingga dapat melakukan respons
kebijakan secara tepat.Di bidang perbankan, globalisasi mereda dan membuat digitalisasi
perbankan semakin cepat bergerak. Apalagi, pandemi membuat interaksi antar orang menjadi
sangat terbatas dan beralih ke sistem teknologi informasi.
Ada empat karakteristik meredanya globalisasi dan meningkatnya digitalisasi yaitu :

1. banyaknya negara yang mengandalkan internal (domestik) dalam merespons ketegangan


perdagangan internasional.
2. Arus modal antar negara dan nilai tukar yang semakin bergejolak.

3. bahwa respons kebijakan bank sentral tidak dapat mengandalkan suku bunga. Mandat bank
sentral di beberapa negara tidak hanya menjaga inflasi tapi juga stabilitas sistem keuangan,
sehingga kebijakan makroprudensial menjadi penting.

4. semakin maraknya digitalisasi di bidang ekonomi maupun keuangan

Bank sentral dan pengambil kebijakan dalam merespons globalisasi dan digitalisasi
melalkukan tiga hal. Antara lain :

1. menerapkan bauran kebijakan bank sentral (policy mix)

2. memperkuat sinergi dan koordinasi antar pemangku kebijakan dengan meningkatkan


transparansi dan komunikasi.

3. perlunya memanfaatkan era digitalisasi untuk menjaga stabilitas dan mendorong


pertumbuhan ekonomi.

F. Pengaruh Globalisasi Ekonomi terhadap Perekonomian Indonesia

Dengan adanya globalisasi juga dapat mengubah pola perilaku pelaku ekonomi dalam proses
produksi.Pengaruhnya dapat meliputi efisiensi dan intensifikasi penggunaan faktor produksi.